Belenggu Cinta Hot Daddy

Belenggu Cinta Hot Daddy
Bab 100. Mengharukan


__ADS_3

Suasana apartemen dihias sedemikian rupa. Setelah Noelle mengetahui kenyataan bahwa dia adalah anak dari keluarga Wesley, Allegra ingin tinggal bersamanya.


Cara ini adalah yang paling tepat untuk memberitahukan pada Darrell tentang adik kandungnya. Walau bagaimanapun pria itu harus menerima kenyataan bahwa sahabat istrinya ternyata saudara kandungnya.


"Alan, apakah Darrell bisa datang?" tanya Allegra.


Ya, hari ini adalah hari libur. Allegra sengaja meminta bantuan Alan untuk menyiapkan segala sesuatunya. Termasuk makanan yang dihidangkan guna menyambut kehadiran anak sulungnya itu.


"Apa dia tidak curiga? Maksudku, karena aku memintanya untuk datang ke apartemen Noelle," ucap Allegra lagi.


"Nyonya jangan khawatir. Tuan Darrell pasti datang. Dia tidak akan mengabaikan undangan Anda karena Nona Noelle, ehm maksudku Nona Maggia sudah bekerja keras untuk suatu hal," jelas Alan.


Seperti yang sudah direncanakan. Semuanya siap sempurna. Tinggal menunggu kedatangan Darrell dan istrinya saja.


Walaupun menunggu adalah hal yang membosankan, tetapi tidak untuk kali ini. Rasa bosan berganti dengan kebahagiaan. Harapan Allegra setelah ini adalah kebahagiaan yang melimpah.


"Sayang, apa kamu siap bertemu dengan kakakmu?" Allegra mengelus puncak kepala Noelle.


Sementara suaminya dan Alan sedang menunggunya di ruang tamu. Mereka pun sedang berbincang-bincang.


"Noelle tidak tahu. Ini harus senang atau justru sedih. Ternyata selama ini Noelle hidup bersama keluarga sendiri. Tapi, Noelle tidak menyadarinya."


"Tidak masalah, Sayang. Masih banyak cerita yang ingin Mama dengarkan darimu," ucap Allegra.


Awalnya Noelle memang menolak kenyataan seperti ini. Dia tidak mungkin bagian dari keluarga Wesley. Takdir berkata demikian. Dia sempat mengurung diri di dalam kamar karena gejolak hatinya belum sepenuhnya bisa menerima.


Selain itu tentang dirinya sendiri yang bukan wanita baik-baik. Mungkinkah dia sanggup hidup berdampingan dengan keluarga kandungnya dengan apa yang selama ini sudah dialaminya. Banyak kisah buruk dan tidak baik dijalaninya.


Alan lah yang menjadi orang pertama untuk membujuk Noelle. Dia yang mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja. Setelah mereka tinggal bersama, barulah Noelle bisa menceritakan kisah hidupnya.


Waktu yang ditunggu tiba. Darrell datang membawakan beberapa buah tangan. Selain buah, ada beberapa makanan. Mereka disambut oleh Alan dan Javer.


"Sebenarnya ada perayaan apa ini? Sejujurnya aku sangat terkejut ketika kalian memutuskan untuk mengadakan jamuan makan bersama di apartemen Noelle. Apakah Noelle sedang berulang tahun?" tanya Darrell.


Sharron menggandeng mesra tangan suaminya. Mereka tidak tahu kalau misteri tentang Maggia sudah terpecahkan. Tinggal misteri mengenai Sharron Alexandria dan Samuel Alexander yang belum menemukan titik terang.


"Halo Papa, Alan, senang bertemu kalian di sini," sapa Sharron. "Ehm, Noelle dan mama di mana?"

__ADS_1


"Mereka ada di kamar. Sedang bersiap," jawab Javer.


"Sayang, aku jemput mereka dulu, ya," pamit Sharron pada suaminya.


Apartemen Noelle masih sama saat Sharron meninggalkannya. Sampailah dia di depan pintu kamar utama yang biasa di tempati Sharron dan Noelle selama ini.


Tok tok tok.


"Noelle, apa aku boleh masuk?" tanya Sharron.


Allegra ternyata yang membukakan pintunya.


"Kamu sudah datang, Sayang," sapa Allegra kemudian memeluk menantunya.


"Iya, Ma. Baru saja sampai. Oh ya, apa kabarmu, Noelle? Aku belum sempat menjengukmu lagi setelah hari itu," ucapnya setelah melepaskan pelukannya.


"Aku baik, Sharron. Ehm, maksudku karena mama mertuamu ada di sini."


Allegra memang merawat Noelle dengan sangat baik. Dia seperti merawat putrinya sendiri. Sesekali wanita paruh baya itu membuatkan makanan untuknya.


"Apakah kalian akan terus mengobrol di sini? Para pria sudah menunggu kita. Ayo," ajak Allegra.


Tibalah saatnya mereka berkumpul di ruang tamu. Sempat terdiam beberapa saat sampai akhirnya Javer buka suara.


"Sebenarnya tujuan kalian berkumpul di sini karena ada sesuatu yang ingin Papa sampaikan. Terutama untuk keluarga besar Wesley. Mengingat beberapa puluh tahun yang lalu keluarga kami kehilangan sosok yang sangat kami rindukan. Darrell pun tahu siapa yang kami maksud." Javer menjeda ucapannya.


"Maggia? Apa Papa sudah menemukan di mana dia berada? Atau, Alan sudah menemukan jejaknya?" tanya Darrell. Binar mata bahagia terlihat jelas di matanya.


Noelle sempat melihat kebahagiaan pria yang selama ini dianggap sebagai orang lain, ternyata malah kakak kandungnya sendiri. Keluarga besarnya ternyata sangat mengharapkan kehadirannya. Lalu, bagaimana nasib Sharron selanjutnya? Informasi mengenai keluarganya pun belum bisa ditemukan lagi.


Melupakan Sharron, lebih baik fokus pada kebahagiaan yang akan diterima oleh Darrell dan istrinya. Semacam kejutan yang luar biasa.


"Papa tidak menemukan jejak ataupun keberadaannya," jawab Javer.


Darrell langsung terlihat lesu. Betapa besar harapannya pada adiknya untuk memberikan kebahagiaan yang besar pada orang tuanya.


Noelle pun melihat kesedihan di wajah Darrell alias kakaknya. Betapa beruntungnya memiliki keluarga seperti ini. Mata Noelle sempat berkaca-kaca, tetapi setelah itu dia mampu menguasai dirinya kembali.

__ADS_1


"Alan, berikan suratnya!" perintah Allegra.


Alan sudah tahu akan terjadi seperti ini. Keluarga Wesley pun tidak mampu mengatakannya secara langsung.


"Apa ini?" tanya Darrell. Walaupun sebenarnya dia sudah tahu kalau ini adalah semacam surat dari rumah sakit yang berisi tentang kondisi kesehatan seseorang. Dia tidak berpikir bahwa ini adalah surat hasil tes DNA yang didapatkan keluarganya.


"Bacalah!" perintah Javer.


Perlahan Darrell membuka amplopnya. Kemudian dia membuka lembaran itu dengan sangat hati-hati. Sharron yang kebetulan berada di sebelahnya ikut penasaran sehingga melihat kertas yang dibuka suaminya.


Deg!


Suasana menjadi hening. Darrell membaca hasil tes DNA itu dengan seksama. Sorot matanya kemudian tertuju pada Noelle. Tatapan yang penuh tanda tanya besar. Namun, lidahnya kelu untuk mengatakannya.


"Ini pasti bohong, kan? Ini cara kalian untuk membuatku terharu kemudian menghempasku ke dasar jurang terdalam, kan? Jangan bercanda! Ini tidak lucu," ucap Darrell yang kehilangan kepercayaan diri.


Sharron kemudian mengambil kertas itu karena rasa penasarannya yang cukup tinggi. Mengapa tiba-tiba suaminya seperti berubah aneh begitu?


Deg!


Sharron pun seperti tidak percaya dengan apa yang dibacanya. Pantas saja suaminya berubah seperti itu. Rupanya kertas ini mengejutkan sekali.


"Apakah ini benar? Bukan prank semata, kan?" Sharron pun ikut tidak percaya. Mana mungkin Noelle yang selama ini menjadi sahabatnya ternyata adalah adik iparnya sendiri. Ingin bahagia atau terharu, Sharron pun masih bingung.


Darrell masih tidak percaya dengan hasilnya. Dia terlambat menyadari bahwa selama ini orang yang bersinggungan dengannya adalah orang yang dicarinya selama ini.


"Kenapa kalian bisa mengetahuinya dengan cepat?" tanya Darrell.


"Alan yang tahu," jawab Allegra.


"Alan? Kau tahu, tetapi malah menyembunyikan ini dariku? Bagaimana caramu mengetahuinya?" selidik Darrell. Dia masih tidak percaya atas apa yang dilihatnya di dalam selembar kertas.


Alan pun menceritakan tentang tanda yang tak sengaja dilihatnya ketika Noelle menyingkap rambutnya. Tanda lahir yang pernah digambarkan dengan jelas oleh Javer. Namun, Alan ragu. Kemudian dia mengusulkan untuk melakukan tes DNA. Pihak keluarga Wesley menyetujuinya.


Darrell merasa bersalah baru menyadarinya. Sebenarnya masih banyak pertanyaan yang ingin diajukan, tetapi itu nanti dulu. Yang lebih penting sekarang memberikan pelukan hangat pada adiknya yang selama ini ditunggu kehadirannya.


"Kau adikku, Noelle. Aku masih tidak percaya ini. Tapi, hasil tes itu pun bukan sebuah kebohongan. Maafkan kakak yang terlambat menyadari kehadiranmu," ucap Darrell sembari memeluk Noelle dengan sangat erat sekali.

__ADS_1


Suasana haru menyelimuti seluruh orang yang ada di ruang tamu itu. Mereka masih tidak bisa mempercayai apa yang terjadi hari ini. Kejutan seumur hidup yang tidak akan pernah dilupakan oleh keluarga Wesley.


__ADS_2