Belenggu Cinta Hot Daddy

Belenggu Cinta Hot Daddy
Bab 27. Mengubah Kesepakatan Kontrak


__ADS_3

Sharron sudah memesan makanan. Sebentar lagi makanan itu akan segera terhidang di mejanya. Makanan fast food tidak memerlukan waktu yang lumayan lama sampai terhidang di hadapannya.


"Dad, kau mau mencobanya?" Sharron memamerkan sebuah hamburger yang siap untuk dimakannya.


Darrell menggeleng. Rasanya akan kesulitan memakan makanan yang tidak ada di dalam list kehidupannya.


"Kau makan saja! Aku tidak tertarik," tolaknya.


Kalau sudah seperti ini, Sharron mana peduli. Lagi pula makanan ini pun tidak akan rela dibagi dengan orang lain. Biarkan saja kalau Darrell melihatnya seperti anak kecil yang menginginkan makanannya tidak akan disentuh oleh siapapun.


Sharron sangat menikmati makanannya. Dia lebih peduli menghabiskan fast food-nya ketimbang mengurusi penolakan Darrell. Namun, ketika sedang melihat Sharron makan, dari jauh pandangan Darrell seperti menangkap seseorang yang sangat dikenalnya selama ini. Ya, dia adalah Callie, istrinya.


"Sharron, kau tunggu di sini. Jangan kemana-mana! Aku lekas kembali."


Sharron yang sedang menikmati kunyahan makanan favoritnya itu hanya bisa mengangguk pasrah. Sementara Darrell langsung saja meninggalkan Sharron demi mengejar ke mana perginya sang istri barusan.


Rasa penasarannya sangat tinggi ketika tahu kalau Callie rupanya bertemu dengan Alan, asistennya. Darrell tidak bisa terlalu mendekat ditakutkan Alan akan curiga kepadanya.


Dari jauh, Darrell melihat Callie memberikan penyambutan pada Alan dengan mencium pipi kiri dan kanan pria itu. Ini sungguh pemandangan langka. Mungkinkah asistennya itu ada affair dengan sang istri?


Alan pun terlihat memperlakukan Callie seperti sepasang kekasih yang sedang dimabuk asmara. Bayangan perselingkuhan yang dilakukan Callie dibelakangnya membuat Darrell yakin kalau dia akan mempertahankan Sharron. Dia perlu menyelidiki alasan dibalik permintaannya untuk mencari rahim pengganti dan yang terpenting, alasan mengapa Callie yakin untuk memaksanya mencari wanita lain? Mungkinkah ini alasan supaya affair-nya dengan Alan bisa berjalan dengan mulus?


Aku tidak tahu lagi harus memperlakukanmu selalu sebagai Ratu di hatiku atau tidak, Callie? Sejujurnya aku kecewa telah melihatmu sangat mesra dengan Alan. Mungkin juga kau sudah tahu bahwa aku memiliki wanita idaman lain, tetapi mengapa kamu membalasnya berhubungan dengan Alan? Tidak adakah pria lain yang lebih dari Alan?


Tidak mau terlibat terlalu jauh, Darrell memutuskan kembali kepada Sharron dengan hati yang gundah. Dia tidak menyangka kalau asisten dan istrinya selama ini ada main di belakangnya.


"Dad, kau kenapa?"


"Tidak, aku baik-baik saja. Oh ya, bisakah hari ini kita menginap untuk semalam di hotel? Aku ingin tidur denganmu, Sharron?" bisik Darrell padanya.


"Tidur? Bukankah kita selalu tidur bersama, Dad?" tanya Sharron. Permintaan Darrell kali ini membuatnya sedikit aneh.

__ADS_1


"Tidak seperti itu, aku ingin malam ini kau memuaskan aku. Sebagai bayarannya, aku akan memberikan uang tambahan dua kali lipat ke dalam debit card-mu. Kamu bebas menggunakannya. Kalau habis, katakan padaku supaya bisa mentransfer kembali."


"Kalau ingin menyentuhku, Daddy harus menggunakan pengaman karena aku tidak mau hamil tanpa pernikahan. Setuju?"


"Ya, baiklah."


Sepulangnya dari pusat perbelanjaan, Darrell mampir untuk membeli apa yang dibutuhkan untuk nanti malam. Dia ingin menyalurkan hasratnya pada Sharron karena rasa kesalnya telah dikhianati asisten dan istrinya.


...***...


"Dad, sebenarnya apa yang terjadi? Kurasa kau sedang tidak baik-baik saja?" tanya Sharron ketika sudah berada di kamar hotel.


"Istriku selingkuh," jawabnya.


Sharron jelas saja tertawa. Ini bukan hal yang luar biasa lagi melainkan hal biasa. Apalagi Darrell sudah lebih dulu bermain hati dengannya.


"Kenapa kau menertawakanku?" Darrell terlihat kesal.


"Kau setuju pada keputusannya?"


"Tentu saja sangat setuju. Malam ini kita berdua di dalam kamar hotel? Untuk apalagi selain berselingkuh kemudian menikmati malam panas berdua dengan bertukar peluh. Masih tidak sadar juga, Dad?" Sharron mulai mengikuti tingkah Noelle yang semakin berani pada pasangannya.


"Masalahnya bukan hanya berselingkuh saja, tetapi pria yang menjadi selingkuhannya. Kau pasti kenal, Sharron."


Darrell berusaha mencurahkan semua perasaannya supaya bisa lebih tenang. Beberapa kali ponselnya berdering karena panggilan dari nama cintaku diabaikan begitu saja. Masih kesal, tentu saja. Pria mana yang mau diperlakukan seperti ini oleh istrinya.


"Dad, angkat dulu ponselnya. Kalau tidak, lebih baik dimatikan saja. Sangat menggangu telingaku," ucap Sharron.


"Dengarkan aku. Callie berselingkuh dengan Alan."


"Hah? Benarkah? Daddy pasti bercanda!" Selama ini Sharron tahu bahwa Alan bukanlah laki-laki yang seperti itu.

__ADS_1


"Kau mau tahu mengapa aku meninggalkanmu tadi?"


Sharron ingat ketika makan fast food, mendadak Darrell pergi entah ke mana. Selagi fast food yang dinikmati masih ada, tidak peduli Darrell mau pergi ke belahan planet manapun.


Darrell pun menceritakan kronologisnya sampai sangkaan selingkuh istrinya itu dibenarkan dengan ciuman pipi kiri dan kanan.


"Dad, kau bahkan mencium bibirku dengan sangat mesra. Sudahlah lupakan Callie untuk beberapa waktu. Setelah bertemu dengannya, kau bisa bertanya langsung daripada hanya mengira-ngira saja. Siapa tahu pertemuannya dengan Alan tidak sengaja."


Sharron benar. Kalaupun Callie tidak mau jujur setidaknya dia mempunyai alasan dan jawaban yang tepat.


"Dad, aku mau istirahat. Kalau malam ini kita tidak jadi berbuat mesum, setidaknya izinkan aku tidur lebih awal. Kau tahu, aku sangat lelah!" ucap Sharron lagi.


"Bersihkan dirimu dulu. Malam ini kita akan mengobrol. Aku ingin kau membantuku menyelesaikan beberapa masalah yang sedang kuhadapi. Bagaimana?"


"Sepakat! Curhat plus-plus harus ada bonus tambahan juga, bukan? Maaf, aku jadi semakin materialistis kan jadinya."


Setelah mengenal Darrell, semua kemewahan memang didapatkan oleh Sharron. Tidak salah kalau Sharron selalu menilai apapun sikap Darrell padanya dengan sejumlah uang, uang, dan uang. Dia tak ubahnya seperti Noelle yang mendapatkan pekerjaan sebagai sugar baby yang menjalankan tugasnya untuk memuaskan sugar daddynya sesuai kesepakatan kontrak. Itulah mengapa Sharron tidak canggung lagi seperti pertama kali bersama Darrell. Sebelum dia kehilangan keperawanannya dalam satu malam.


"Tidak masalah. Kalau malam ini aku meminta kepuasan secara pribadi, aku akan menambahkan bonus yang banyak. Oh ya, aku akan mengubah kesepakatan kontrak kita. Setelah aku tahu Callie selingkuh, aku tidak akan pernah lagi mewujudkan keinginannya untuk memberikan seorang anak. Apalagi itu darimu. Biarkan hubungan ini tetap berjalan seperti ini."


"Berubah bagaimana?"


"Kau tidak akan mengandung anakku lagi, tetapi kau akan menjadi wanita pemuas ranjangku setiap aku membutuhkan. Dan, satu hal lagi, kontrak hubungan kita ini akan berlangsung cukup lama sampai aku yang akan memutuskan hubungan kontrak ini akan tetap berlanjut atau berakhir."


Deg!


Itu artinya Sharron akan menjadi sugar babynya Darrell sampai pria itu yang bosan terhadapnya. Dia juga tidak boleh berdekatan atau mengenal pria lain selain dirinya.


...🍒🍒🍒...


Sambil menunggu update, yuk kepoin karya teman Emak.

__ADS_1



__ADS_2