
Melewati ribuan rintangan tak menyurutkan Darrell untuk membuka seluruh tabir rahasia tentang kepemilikan AX Corporation. Melalui penyelidikan panjang, akhirnya terbukti bahwa Sharron adalah pemilik sesungguhnya. Dialah anak dari Samuel Alexander yang hilang beberapa puluh tahun yang lalu.
Ya, sesuai kesepakatan bahwa Darrell akan membebaskan Blair dari tahanan dan memberikan tempat yang layak. Itu pun sudah dilakukan olehnya.
Kisah sebenarnya mengenai kematian mertua Blair bukan karena tangannya, tetapi itu semua atas otaknya yang sudah menyusun strategi itu untuk mendapatkan seluruh AX Corporation. Pelaku sebenarnya adalah Bellatrix sendiri. Wanita itu merasa ditentang karena memutuskan untuk meminta papanya mengangkat suaminya menjadi CEO perusahaan. Sebenarnya baik Blair atau Bellatrix sama-sama gila harta. Sehingga setelah Blair bebas, maka dia pun kembali ke mansionnya.
Hari ini merupakan waktu di mana semua orang akan mengetahui siapa pemilik AX Corporation yang sebenarnya. Pihak Javer pun telah mengundang beberapa wartawan untuk meliput acara ini.
"Sayang, apa kamu sudah siap?" tanya Allegra.
Penampilan yang memukau di malam yang istimewa. Ya, malam ini adalah penyerahan perusahaan AX Corporation yang akan dilakukan oleh pihak pengacara perusahaan. Selama ini rupanya mereka baru menyadari kalau anak kandung dari Samuel Alexander rupanya masih hidup.
Bagi mereka yang mengetahui kalau nona muda perusahaan telah datang dan bersuamikan seorang Darrell Wesley membuat banyak pasang mata merasa cemburu. Sharron sangat cantik sekali dengan gaun malamnya yang begitu indah dan memukau.
Beberapa wartawan yang akan melangsungkan konferensi pers sudah disiapkan berjajar rapi di hadapannya. Tinggal menunggu bagian inti dari keluarga besar Wesley.
Setelah semuanya siap, maka Javer pun mempersilakan Darrell untuk memulai acaranya.
"Selamat malam. Pada malam ini, kami dari keluarga besar Wesley akan mengumumkan hal yang sangat penting untuk diketahui semua orang. Sebelumnya, kami meminta maaf telah membuat acara yang sangat mendadak ini. Perlu kalian tahu bahwa sebelumnya AX Corporation dipimpin oleh seorang pria hebat seperti tuan Blair Wilmer. Setelah melalui beberapa penyelidikan, ternyata penerus dari mendiang tuan Samuel Alexander yang dinyatakan hilang selama puluhan tahun," jelas Darrell.
Sesekali Darrell mencoba melirik istrinya yang gugup itu. Ini tidak mudah harus masuk ke kantor dan bekerja di sana. Sekelas AX Corporation harus memiliki orang dengan identitas yang benar-benar pakem untuk mengurus perusahaan. Itu sudah dipikirkan oleh Javer secara matang-matang.
"Maka dari itu, malam ini kalian akan mengenal nona muda dari AX Corporation. Dialah nona Sharron Alexandria yang selama ini telah dicari banyak orang. Dialah penerus AX Corporation. Anak dari pasangan mendiang tuan Samuel Alexander dan Nyonya Philipia Maureen."
Ini merupakan kejutan yang tidak diduga. Gosip yang beredar bahwa pemilik sebelumnya, Blair Wilmer telah ditangkap oleh pihak kepolisian. Setelah melakukan persidangan berulang kali maka dia telah divonis bebas sesuai janji yang diberikan Darrell padanya. Asalkan Blair mau melepaskan AX Corporation yang sudah ditinggalkan beberapa waktu dan mengalami banyak kejadian yang menyebabkan beberapa aset dibawa kabur oleh karyawannya.
__ADS_1
Setelah penyampaian singkat itu, beberapa orang bertepuk tangan mengucapkan selamat atas kembalinya Sharron menjadi pemimpin AX Corporation. Lalu, selanjutnya adalah sesi tanya jawab.
"Nona, bagaimana perasaan Anda saat ini?"
Sharron melirik Darrell sejenak. Dia berharap akan mendapatkan kekuatan dari sana.
"Rasanya masih tidak menyangka jika aku adalah anak dari pemilik AX Corporation yang sebenarnya. Namun, ada hal yang membuatku bersedih. Di saat aku menerima kebahagiaan ini, nyatanya aku sudah lama kehilangan orang terpenting dalam hidupku," jawab Sharron.
"Lalu, apakah Anda akan mengurus perusahaan itu sendiri? Melihat sejarah Anda yang tidak mengerti sama sekali dunia bisnis."
Lagi-lagi tatapan Sharron pindah ke papa mertuanya. Javer lekas menganggukkan kepalanya tanda setuju. Entah, sebenarnya komunikasi apa yang sedang mereka lakukan saat ini?
"Tidak. Aku akan menyerahkan perusahaan pada suamiku. Kalian semua pasti sudah mengenal tuan Darrell Wesley, kan? Dialah yang akan meneruskan perusahaan."
Terdapat keraguan di wajah para wartawan lantaran mereka tahu jika Darrell bukanlah keluarga besar Alexander. Dia hanya menantu.
Glek!
Pertanyaan menyudutkan model apa ini? Tentu saja Sharron percaya penuh pada suaminya itu.
"Jujur, pertanyaan Anda sangatlah menyudutkan suamiku. Dia tidak akan mungkin memanfaatkan istrinya. Karena kami telah memiliki bukti pengikat yang sangat kuat sekali. Kami tidak akan mungkin terpisahkan," balas Sharron.
Hal itu membuat semua orang kagum pada keputusannya. Dia wanita muda yang percaya penuh pada pasangannya.
"Ada lagi yang ingin ditanyakan?" tanya Darrell.
__ADS_1
"Ehm, bagaimana keputusan Anda mengenai perusahaan yang Anda pimpin sebelumnya, Tuan? Kami semua juga tahu bahwa Anda di sini memiliki perusahaan."
"Aku akan menyerahkan kepemimpinan pada asistenku, Tuan Alan Clarence. Dialah yang selama ini mendukung semua perjuanganku. Dia berhak mendapatkannya."
Tepuk tangan para tamu undangan menjadikan suasana riuh sekali. Namun, pandangan mata mereka tertuju pada satu hal yaitu wanita muda yang tidak jauh dari tempat Darrell berdiri. Wanita muda itu pernah menjadi primadona oleh beberapa pengusaha. Mereka sangat tidak asing sekali.
"Maaf, Tuan. Kalau boleh tahu, siapa wanita itu?"
Jujur, pertanyaan ini sangat menyimpang sekali. Alan yang mengerti maksud dan tujuannya lantas mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Maaf semuanya. Fokus kalian hanya pada Tuan Darrell dan Nona Sharron. Soal wanita itu, tidak ada hubungannya dalam acara ini," tegur Alan.
Padahal selain menguak kisah kelam Sharron Alexandria, wanita itu pun sangat menarik. Karena pemilik acara sudah memberikan warning, maka mereka pun beralih pada sepasang suami istri itu.
Sharron yang merasakan perutnya kram karena kelelahan berdiri, maka dia mengadu pada suaminya.
"Sayang, perutku rasanya kram," keluhnya.
Darrell pun lantas menggendong istrinya untuk keluar dari acara. Beberapa wartawan banyak yang bertanya-tanya mengenai yang dialami oleh istri Darrell itu.
"Maaf, istri tuan Darrell mendadak mengalami kram perut. Kami meminta maaf kalau acara harus diakhiri mendadak seperti ini. Kami dari keluarga besar Wesley mohon bantuannya untuk selalu mendukung kemajuan AX Corporation dan perusahaan yang akan diteruskan oleh Alan, asisten dari tuan Darrell," jelas Javer. Dia yang mengambil alih keadaan.
"Wah, apakah ini kabar bahagia yang dinanti-nanti?" tanya salah seorang wartawan.
"Iya, nona Sharron sedang mengandung cucu keluarga Alexander dan juga Wesley. Doakan saja berjalan lancar."
__ADS_1
Acara hari ini berlangsung dramatis ketika Darrell menggendong istrinya. Itu pun menjadi pemandangan semua orang bahwa Darrell terlihat sangat mencintai Sharron. Banyak dari para wartawan yang ingin mengulik kisah kehidupan Darrell sampai detik ini. Yang mereka tahu bahwa Darrell adalah seorang pria yang mengalami kecelakaan bersama istri yang sebelumnya.