Belenggu Cinta Hot Daddy

Belenggu Cinta Hot Daddy
Bab 129. Akhir


__ADS_3

Darrell dan Sharron sudah melewati lika-liku kehidupannya. Sehingga dua tahun setelah kejadian itu, mereka pindah ke mansion barunya. Kondisi Sharron belum memungkinkan untuk memiliki anak karena dia masih mengalami trauma kehilangan.


Marcello sudah mendapatkan hukumannya. Dia dipindahkan ke tempat tinggal asalnya di Swiss. Lain halnya dengan pasangan suami istri Blair dan Bellatrix.


Setelah Blair keluar dari penjara, Bellatrix memutuskan untuk bercerai. Pria itu sudah mendapatkan apa yang dijanjikan Darrell padanya. Namun, dia mengalami sakit yang berkepanjangan.


Sementara Javer dan Allegra sedang menikmati kebersamaannya dengan keluarga besarnya di mansion yang baru.


"Kita sudah melewati perjalanan panjang ini, bukan? Lalu, kenapa kalian masih di situ saja?" tanya Javer. Di usia senjanya itu belum memiliki cucu sama sekali.


"Aku malas, Pa. Seharusnya kita sudah memiliki cucu. Namun, sampai saat ini kita tidak dikaruniai sama sekali. Noelle pun tidak mau menikah," keluh Allegra.


"Bukan salah Mama, Pa. Kami yang bersalah. Kami belum bisa membahagiakan kalian," sahut Darrell.


Hari ini keluarga besar Wesley sedang mengadakan jamuan makan malam untuk keberhasilan merger perusahaan milik Darrell dan juga Sharron. Perusahaan itu kini di namakan Wesley Group. Alan pun tetap menjadi asistennya.

__ADS_1


"Apakah semua makanan sudah siap? Alan, pastikan semuanya aman!" perintah Javer saat tahu semua makanan sudah tersedia di halaman Mansion.


"Siap, Tuan. Semua kebutuhan tamu undangan dan fotografer pun sudah siap."


Sebenarnya acara ini hanya untuk anggota keluarga inti, tetapi Javer tidak mau. Dia ingin mengundang semua orang untuk melihat kebahagiaan yang dimilikinya.


Para tamu undangan sudah hadir. Saatnya Javer memberikan sambutan singkat atas keberhasilan putranya menjadikan dua perusahaan semakin berkembang dengan baik.


Acara dilanjutkan dengan makan-makan kemudian berfoto bersama. Ini merupakan kebahagiaan yang tiada terkira.


Padahal tamu undangan sedang menunggu untuk melakukan sesi foto bersama, tetapi mereka menyempatkan waktu untuk berbincang sebentar.


"Tidak masalah, Darrell. Pertemuan kita adalah sebuah kesalahan yang diciptakan Callie di masa lalu. Kalau sekarang kita tidak mendapatkan apa yang diinginkan, mungkin itu sebagian dari kutukan yang dilontarkan Callie padamu. Aku juga minta maaf jika selama ini belum bisa menjadi istri yang baik dan sempurna di matamu," ucap Sharron.


"Kak, ayo kita ke sana. Semua orang sudah menunggu kalian!" panggil Noelle.

__ADS_1


Sejak tadi papanya terus saja mengomel lantaran sepasang suami istri itu tampak menjauh dari kerumunan.


"Tunggu dulu, Noelle. Kakak masih ingin berbincang dengan Sharron."


Noelle tidak sabar. Dia menarik tangan kakaknya supaya maju ke hadapan banyak orang. Mereka akan melakukan sesi foto bersama untuk membuat kenangan indah bahwa mereka pernah berjaya.


Drama sok romantis terjadi di depan mata Darrell. Semula Noelle hendak jatuh karena high heels-nya tersangkut gaun indahnya itu. Namun, Alan sigap untuk menangkapnya.


"Makanya hati-hati!" tegur Alan.


Sikap keduanya yang bertolak belakang sudah pernah diupayakan untuk bersatu, tetapi keduanya tidak mau. Dari sisi Noelle memiliki penolakan khusus. Sementara Alan, tidak mau karena wanita itu yang tidak mau dengannya.


Setelah drama sejenak itu, kemudian beberapa orang melanjutkan sesi foto bersama. Kali ini kebahagiaan milik mereka bersama setelah melalui kehidupan yang tidak biasa.


-TAMAT-

__ADS_1


Mohon maaf buat semua reader yang sudah berkenan mengikuti cerita ini sampai akhir. Masih banyak kekurangannya. Terima kasih 🙏


__ADS_2