Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.

Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.
130. Season 2… Pasangan Baru.


__ADS_3

Season 2…


***Aula Istana Damaresh***


Gaun panjang biru malam dengan kombinasi putih pada bagian atasnya. Gaun yang memiliki belahan cukup tinggi, hingga memperlihatkan kaki putih dan jenjang sang pemilik terlihat indah saat melangkah.


Wanita yang begitu cantik dan anggun dengan rambut panjang hitamnya yang terikat setengah bagian. Wanita yang terlihat seperti seorang putri kerajaan kini tengah melangkah anggun selayaknya seorang model papan atas.


Wanita cantik yang tengah melangkah beriringan sembari merangkul lengan tuan Alex Massimo. Mengalihkan semua pandangan mata semua orang yang hadir di dalam pesta. Wanita yang benar benar cantik dan memiliki aura kuat dan berkharisma selayaknya seorang putri kerajaan.


Wanita itu adalah Nitami Adreena Saila. Wanita yang membuat pandangan mata Nicolas dan Levi tidak berkedip sama sekali. Bagaimana bisa Nitami datang bersama dengan Alex Massimo? Itulah pertanyaan yang ada di dalam pikiran mereka.


Nitami yang menghilang beberapa bulan ini, kini datang secara tiba-tiba dan hadir bersama Alex Massimo, putra kedua keluarga Massimo. Bagaimana itu bisa terjadi? Hanya Nitami dan Alex yang tahu.


"Selamat malam tuan tuan." Sapa Alex kepada semua orang yang melihat kedatangannya bersama Nitami tanpa berkedip sedikitpun.


"Selamat malam tuan Alex." Balas Leon yang mewakili mereka.


"Selamat malam, dan selamat datang di pesta ini, dokter Saila." Sapa Leon pada Nitami.


Beberapa orang yang mengenal nama Saila cukup terkejut mendengar nama itu kembali mereka dengarkan. Beberapa sesepuh dari keluarga bangsawan cukup terpaku, melihat wajah cantik Nitami yang terlihat mirip seseorang yang dulu mereka kenal.


"Selamat malam, tuan Leonardo Misel." Balas Nitami dengan senyum manis dan ramahnya.


Nicolas dan Levi masih diam terpaku dan tidak berkedip sedikitpun akan kehadiran Nitami di hadapan mereka. Mereka tidak percaya Nitami kini benar benar ada di hadapan mereka, di saat beberapa bulan ini telah mencarinya dan tidak menemukan titik keberadaan Nitami sama sekali.


Nitami melirik sekilas dan tersenyum kepada mereka berdua. Ia tahu baik Nicolas ataupun Levi kini terkejut melihat kehadirannya malam ini. Nitami juga tahu jika Nicolas dan Levi mencari keberadaannya beberapa bulan ini, namun mereka tidak dapat menemukan di mana pun Nitami berada? Itu karena bantuan dari seseorang yang sangat ahli dalam menyembunyikan seseorang.


"Dokter Saila. Apakah nona ini yang anda maksudkan, tuan Leon?" Tanya Regio ingin tahu.


Leon dan yang lainnya kini melihat ke arah Regio yang bertanya. Leon tersenyum, kemudian ia mengulurkan tangannya ke arah Nitami. Tentunya dengan senang hati Nitami menyambut uluran tangan Leon dengan senyum yang terlihat manis dan menawan. Senyum yang mampu menghipnotis beberapa pasang mata.


"Benar tuan. Perkenalkan, dia adalah Nitami Adreena Saila. Dokter bedah umum yang baru saja masuk ke dalam tim dokter Erick. Satu hal penting yang harus anda ketahui tentang dokter Saila." Ucap Leon sembari membantu Nitami mengalungkan tangan ke lengan kanannya.


"Dokter Saila adalah adik sepupu saya." Ucap Leon yang sukses membuat semua orang terkejut akan kebenaran tersebut.


"Adik sepupu anda." Ulang Regio.


"Benar. Saila adalah cucu dari adik perempuan Opa, yaitu Oma Debora Misel yang sudah lama meninggal dunia karena sebuah tragedi yang mengerikan." Ucapnya menekan kalimat terakhirnya. Namun pandangan matanya dingin dan tajam ke arah tuan Dickson.


Semua cukup diam dengan keterkejutan mereka. Cukup hening beberapa saat, tetapi kembali Regio mencairkan suasana tersebut.


"Wah…sungguh sangat mengejutkan sekali." Ucap Regio dengan senyum canggungnya.


"Selamat datang, nona Saila." Sapa Regio ramah dengan senyum yang terlihat berbeda.


"Selamat malam tuan." Balas Nitami terlihat tenang.


"Semoga anda menikmati pesta malam ini, nona Saila."


"Tentu tuan. Terima kasih." Balas Nitami cukup tenang dengan senyum ramahnya.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu, kami permisi." Pamitnya. Regio mulai tidak nyaman akan situasi mereka.


"Silahkan." Sahut Leon.


Beberapa orang memberikan salam hormat mereka saat Regio meninggalkan tempat itu.


Semua pandangan mata anggota keluarga Massimo melihat ke arah Nitami. Mereka seakan meminta penjelasan atas kejutan yang baru saja terjadi.


"Baiklah Saila. Apa kamu akan ikut kakak atau tetap diam di sini bersama tuan Alex?" Tanya Leon memberikan pilihan kepada Nitami.


Nitami melihat ke arah Leon, lalu beralih melihat ke arah Nicolas dan Levi secara bergantian.


"Setelah perkenalan tadi, tidak akan ada yang berani mengusikmu. Bagaimana juga mereka sudah tahu siapa kamu yang sebenarnya? Mereka harus berpikir panjang untuk bisa mengusikmu. Apa kamu mengerti?" Tanya Leon sekaligus memberikan sebuah pengertian untuk Nitami.


"Aku mengerti kak…Terima kasih." Balas Nitami merasa bersyukur dan senang mendapatkan perhatian dan perlindungan dari Leon.


"Baiklah. Sepertinya lebih baik kamu berada di sini bersama tuan Alex dan keluarga Massimo serta keluarga Orlando." Ucapnya sembari melirik ke arah Nicolas yang tidak hentinya melihat ke arah Nitami. begitu juga Levi.


"Sepertinya ada yang menantikan penjelasan darimu. Lihatlah, kamu sudah membuat mereka terkejut." Ucap Leon lagi lagi melirik ke arah Nicolas dan Levi.


Nitami melihat sejenak ke arah Nicolas dan Levi secara bergantian. Dia tahu apa yang di katakan oleh Leon adalah benar. Dua pria di hadapannya menatap tanpa berkedip dan seakan meminta penjelasan darinya.


"Tuan Alex, Terima kasih karena sudah membawa dan mendampingi adik saya dengan selamat. Selanjutnya, anda tidak akan sendiri lagi." Ucapnya dengan senyum melihat ke arah Nicolas dan Levi.


Alex juga melihat ke arah yang di maksudkan oleh Leon, dan ia sangat mengerti.


"Baiklah Saila, kakak pergi dulu." Pamitnya sembari membelai lembut pucuk kepala Nitami.


Meninggalkan Nitami dengan tatapan datar dari beberapa orang anggota keluarga Massimo dan Orlando yang mengenal dirinya.


"Mmmmm…!!" Nitami berdeham, dia cukup gugup oleh tatapan mata yang mengarah kepadanya.


"Alex, bisa jelaskan semua ini?"


"Tentu Pa…Tapi tidak di sini, akan aku jelaskan nanti di rumah." Balas Alex dengan raut wajahnya yang serius.


"Satu yang harus kalian ketahui. Mulai saat ini, nona Saila akan menjadi tanggung jawab keluarga Massimo, dengan dukungan dari keluarga Misel. Nona Saila akan segera menjadi anggota keluarga kita." Ungkap Alex.


Kembali membuat mereka terkejut, bagaimana bisa tiba tiba Nitami akan menjadi salah satu anggota keluarga mereka.


"Apa maksud mu Alex?" Tanya Daniel ingin kejelasan.


Alex melihat ke arah Nitami yang juga melihat ke arahnya. Alex seakan meminta persetujuan dari wanita cantik yang kini menjadi pusat perhatian dari Nicolas, Levi dan beberapa pasang mata pria lajang yang ada di dalam pesta.


Setelah perkenalan Nitami yang di akui oleh Leonardo Misel sebagai adik sepupunya, kini banyak pasang mata yang menginginkan Nitami agar dapat menjadi pasangan mereka para pria lajang. Siapa yang tidak ingin menjadi anggota keluarga Misel? Keluarga bangsawan dengan posisi kedua di antara para keluarga bangsawan lainnya.


"Nona Saila akan menjadi calon menantu di keluarga kita." Ucap Alex kembali membuat semua anggota keluarga Massimo dan Orlando terkejut untuk kesekian kalinya.


Nitami yang di bicarakan tampak tenang dan terlihat sudah tahu akan hal itu.


"Calon menantu." Ulang Daniel masih tidak mengerti. Tiba-tiba akan menjadi calon menantu keluarga mereka.

__ADS_1


"Calon istri siapa dia?" Tanya Daniel menatap serius ke arah Nitami dan Alex.


Alex terdiam, matanya melihat ke arah Nitami. Nitami tahu harus apa? Semua itu sudah di sepakati olehnya, Alex dan juga Leon. Tetapi baik Nitami dan Alex tidak tahu, apakah kesepakatan perjodohan itu akan di setujui oleh seseorang?


Nitami menarik dan menghembuskan nafasnya secara perlahan, sebelum akhirnya mengatakan sesuatu yang cukup penting dan membuat seseorang terkejut bukan main.


"Maaf tuan Daniel, karena tidak meminta ijin dan memberitahukan pada anda terlebih dahulu." Ucapnya. Kemudian tatapan mata Nitami melihat ke arah Nicolas.


Tentunya Nicolas yang melihat Nitami tanpa mengalihkan pandangan matanya ke arah lain. Terus memandang wanita yang sudah membuatnya gila selama beberapa bulan ini, Nicolas gila karena tidak dapat menemukan wanita itu. Nicolas gila akan kehilangan Nitami beberapa bulan ini.


"Saya adalah calon istri Nicolas Orlando." Ucapnya dengan sekali tarikkan nafasnya.


Nicolas terlihat tenang tanpa respon apapun. Nitami tahu jika Nicolas pandai mengendalikan diri dan emosinya.


"Bagaimana bisa seperti itu? Nicolas akan bertunangan dengan nona Edmee Ballard." Ucap Daniel mengingatkan jika Nicolas akan di jodohkan dengan Edmee Ballard.


Nitami tahu kebenaran itu, ia pun melihat intens Nicolas. Tatapan matanya seakan meminta Nicolas memberikan jawaban dan keputusan tentang masalah itu.


"Tidak Opa. Sejak dulu aku tidak setuju akan perjodohan itu, karena aku memiliki jodoh pilihan ku sendiri." Ucap Nicolas membalas, namun tatapan matanya tidak lepas dari memandang wajah cantik Nitami.


"Calon istriku adalah Nitami Adreena Saila." Ucapnya tegas.


Tatapan mata Nitami dan Nicolas tidak terputus sama sekali. Nitami cukup senang jika Nicolas menerima dirinya. Sedangkan Nicolas tentunya sangat bahagia dan menerima dengan segenap hati wanita yang sudah membuat dirinya tergila-gila selama beberapa tahun ini.


Semua anggota keluarga melihat ke arah Nicolas dan Nitami yang masih saling memandang secara bergantian. Mereka dapat melihat ada ikatan kuat di antara keduanya. Terutama Levi, nyonya Navya dan juga tuan besar Orlando, yang tahu bagaimana besar rasa suka dan cinta Nicolas terhadap Nitami.


"Apa kalian serius?" Tanya Daniel ingin kepastian.


Sebenarnya dia juga tidak buta. Daniel dapat melihat ada ikatan kuat di antara Nicolas dan Nitami. Ada cinta di dalam sorot mata mereka berdua, terlihat sangat jelas.


Nicolas melihat sekilas ke arah Opanya. Kemudian kembali melihat ke arah Nitami, sembari mengulurkan tangannya ke arah wanita yang ada di hadapannya itu.


Senyum Nicolas merekah untuk menyambut kedatangan wanita yang begitu sangat ia cintai. Tentunya Nitami menyambut dengan senang hati uluran tangan Nicolas. Senyumnya merekah untuk Nicolas yang tidak menolak dirinya.


Nitami dan Nicolas menautkan kedua tangan mereka dengan erat. Ada kelegaan dan kebahagiaan tersendiri yang mereka rasakan di dalam hati masing-masing.


"Kami serius Opa. Kami mohon doa restu dari Opa." Ucap Nicolas sembari menggenggam erat tangan Nitami. Dia berjanji tidak akan melepaskan tangan itu lagi.


Daniel terdiam sejenak. Diapun kalah dan akhirnya menghembuskan nafasnya perlahan.


"Baiklah. Opa merestui kalian berdua." Katanya pasrah akan keteguhan hati yang ia lihat dari pasangan baru di hadapannya tersebut.


Beberapa dari mereka senang akhirnya Nicolas mendapatkan wanita yang sangat ia cintai. Tetapi tidak dengan seseorang yang begitu menatap marah ke arah pasangan baru tersebut.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....

__ADS_1


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2