Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.

Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.
134. Season 2...Edmee Ballard.


__ADS_3

…Season 2…


***Aula Istana Damaresh***


Tatapan mata keduanya begitu dalam, teduh, dan hangat. Baik Nitami dan Nicolas menikmati kedekatan mereka berdua malam ini. Tidak peduli pada pandangan semua orang yang menjadikan keduanya pusat perhatian bagi mereka yang melihat. Mereka menikmati suasana pesta dengan tenang dan bahagia yang tidak dapat di utarakan oleh kata-kata.


"Jangan pernah coba untuk lari dariku." Kata Nicolas dengan tatapan teduh dan hangatnya.


Nitami melihat mata itu dengan intens.


"Sejak awal aku mengatakan jika kamu adalah calon ibu asuh untuk Angel. Sejak itulah kamu akan selalu berada pada ikatan kuat antara kita berdua. Jadi, begitu kamu menyambut ikatan itu dengan baik, apa ada alasan untuk aku melepaskannya?" Tanya Nicolas.


Nitami terdiam. Dia mengingat jelas di saat pertama kalinya Nicolas mengutarakan untuk menikahinya. Itu sebuah lamaran pernikahan yang terjadi secara tiba-tiba.


"Apakah seperti ini caranya, tuan muda Nicolas Orlando melamar seorang wanita?" Tanya Nitami dengan tersenyum tipis.


Nicolas menatap dengan pandangan aneh atas pertanyaan Nitami kepadanya.


"Apa kamu ingin aku melamarmu dengan cara yang romantis?" Tanya balik Nicolas dengan tatapan mata menggoda wanita yang terus memancing dirinya.


"Apakah di dunia ini, ada seorang wanita yang tidak ingin di lamar dengan cara yang romantis?" Kini mereka saling menjawab dengan sebuah pertanyaan.


Nicolas tersenyum lebar mendengar pertanyaan yang sekaligus menjadi jawaban dari Nitami.


"Tentu saja aku tahu, setiap wanita ingin di lamar dengan cara yang romantis. Begitunpun dirimu. Aku akan berusaha." Ungkap Nicolas dengan senyuman yang menambah aura ketampanannya.


Nitami ikut tersenyum. Suasana di antara mereka berdua mencair dan jadi semakin menghangat, tidak terlihat kaku serta tegang seperti sebelumnya.


Banyak orang yang hadir di sana, khususnya para kaum hawa terpesona melihat senyum langka yang di perlihatkan oleh Nicolas. Pria yang selalu dingin dan datar.


Tanpa mereka ketahui, seorang gadis melihat tajam serta tidak suka interaksi mereka. Gadis itu adalah Edmee Ballard, gadis yang menjadi calon tunangan Nicolas seperti yang sudah di rencana oleh para sesepuh mereka.


Gadis cantik itu menahan gejolak amarah dan kecewanya saat ini. Terlihat jelas genggaman kuat tangannya pada tas pesta yang sedang ia pegang.


"Sepertinya sainganmu kali ini sangat berat sekali, nona Edmee." Ucap seorang pria menghampiri Edmee Ballard.


Pria tampan dengan rahang tegas dan memiliki raut wajah campuran dua negara, Asia Barat. Pria itu adalah Johan Aozora Dickson. Tuan muda Dickson yang menjadi musuh bebuyutan keluarga Orlando dan keluarga Massimo.


Edmee melihat ke arah Johan yang sedang menyesap minumannya, sembari memandang ke arah Nicolas dan Nitami yang baru saja menyelesaikan dansa mereka dan duduk pada tempatnya.


Edmee hanya diam dan kembali melihat ke arah Nicolas dan Nitami. Dia bukan gadis yang bodoh, yang tidak tahu situasi apa yang terjadi saat ini.


Edmee tahu informasi dari asisten pribadinya mengenai siapa jati diri Nitami. Wanita yang kini tengah dekat bersama Nicolas, wanita yang menjadi pesaing beratnya untuk menjadi pasangan dari Nicolas Orlando. Wanita yang berasal dari keluarga Misel, keluarga bangsawan kedua di atas posisi keluarga bangsawannya.


Apakah bisa Edmee mendapatkan Nicolas yang sudah lama sangat ia cintai? Bagaimana caranya ia mendapatkan Nicolas untuk menjadi miliknya? Bisakah ia mengalahkan dan menyingkirkan Nitami yang berasal dari keluarga Misel dengan mudah? Banyak pertanyaan yang terlintas di dalam pikirannya saat ini.

__ADS_1


"Seharusnya sejak awal, nona Edmee mendekati Nicolas dan bukan hanya diam menunggu pria itu datang kepada anda." Ucap Johan ingin memprovokasi Edmee.


Edmee masih diam. Dia mendengar dan dapat mengerti maksud perkataan Johan.


"Jika seperti ini. Apa yang akan anda lakukan?" Tanya Johan dengan sedikit berbisik pada telinga Edmee dengan senyum liciknya melihat ke arah Nicolas dan Nitami.


Edmee masih diam, tetapi rahangnya mengeras akibat terprovokasi oleh Johan.


"Aku akan melakukan apapun untuk bisa mendapatkannya lagi." Balas Edmee pada akhirnya menjawab semua perkataan Johan.


"Kau harus tahu, tuan muda Johan Aozora Dickson." Kata Edmee melihat ke arah Johan yang ada di sampingnya.


"Bagaimana juga, aku mengenal Nicolas sejak kami kecil hingga dewasa. Aku lebih mengenal baik Nico dari pada orang lain. Jadi jangan khawatir. Nico sejak awal adalah milikku, dan akan menjadi milikku." Balas Edmee melihat tajam jauh ke arah Nicolas dan Nitami.


Johan tersenyum jahat mendengar perkataan Edmee. Dalam hatinya pun berkata.


'Kita akan lihat, apa yang bisa di lakukan nona muda manja seperti anda, nona Edmee Ballard?Kau bahkan tidak tahu siapa Nicolas yang sebenarnya? Kau tidak cukup baik dalam mengenali seseorang, nona Edmee.' Gumam Johan di dalam hatinya.


"Perhatikan aku baik baik Johan. Jika aku tidak mendapatkan Nico menjadi milikku, jangan panggil aku Edmee Ballard." Balas Edmee. Dia pun melangkah ke arah di mana Nicolas dan Nitami duduk.


Johan tersenyum licik serta jahat melihat tindakan yang akan di lakukan oleh Edmee Ballard. Nona muda manja yang hanya bisa berlindung di balik keluarga besar Ballard, nona muda yang tidak dapat melakukan apapun seorang diri, tanpa bantuan dari keluarganya.


Apakah ia mampu untuk mendapatkan Nicolas Orlando, dan merebut pria itu dari genggaman Nitami? Semua akan terlihat dari tindakan yang akan Edmee lakukan malam ini dan selanjutnya.


"Selamat malam Nico, selamat malam Tami." Sapa Edmee setelah berdiri di hadapan Nicolas dan Nitami.


"Selamat malam Edmee, kau hadir di sini juga." Sambut hangat Nitami mendekati Edmee dan merangkul gadis cantik itu.


Edmee membalas rangkulan Nitami, namun tatapan matanya mengarah kepada Nicolas yang menatapnya datar.


Edmee hanya menganggukkan kepalanya setelah melepaskan pelukkan mereka. Nitami tahu siapa Edmee Ballard saat ini? Nitami telah mengantongi semua informasi tentang Edmee Ballard yang menjadi temannya beberapa tahun yang lalu, di saat dirinya menjadi dokter relawan di Amerika. Di sanalah pertama kalinya mereka bertemu dan menjadi dekat selayaknya seorang teman hingga kini.


"Kau juga datang malam ini, dan aku sangat terkejut mengetahui jika kau adalah adik sepupu dari tuan muda Leonardo Misel." Balas Edmee dengan raut wajahnya yang di buat terkejut, itu hanyalah sandiwara yang di buat oleh Edmee.


Nitami tersenyum tipis. Ia tahu jika Edmee hanya pura pura terkejut, ia tahu jika Edmee saat ini pasti tidak suka melihat interaksi dirinya bersama Nicolas. Dia tahu jika gadis di hadapannya itu begitu tergila-gila terhadap Nicolas Orlando.


"Aku hanya adik sepupu dari garis keturunan saudara wanita keluarga Misel." Balas Nitami ingin merendah.


"Tetap saja kau adalah salah satu keluarga samping dari keluarga bangsawan Misel. Tidak bisa di pungkiri jika darahmu juga mengalir darah keturunan dari keluarga Misel." Sahut Edmee dengan senyuman palsunya. Sebenarnya hatinya begitu geram dan ingin segera menyingkirkan Nitami dari sisi Nicolas.


"Ayo silakan duduk Edmee, tidak nyaman kalau berdiri saja. Kita bisa berbincang dengan santai." Ajak Nitami berusaha ramah.


Dua wanita yang sama-sama ahli dalam bersandiwara untuk tujuan mereka masing-masing. Sedangkan Nicolas hanya diam dan mengamati interaksi dua wanita di hadapannya itu.


"Tentu saja." Balas Edmee sembari duduk tepat di hadapan Nicolas dan Nitami.

__ADS_1


"Apa kabar mu Nico? Mengapa kau diam saja?" Tanya Edmee kepada Nicolas yang hanya diam saja sejak awal kedatangannya.


Nicolas tidak suka Edmee datang di saat waktu berduanya bersama Nitami. Nicolas kesal karena merasa terganggu akan kedatangan Edmee.


Nitami tahu, Edmee itulah yang awalnya akan menjadi calon tunangan Nicolas di masa depan. Namun Nitami juga tahu jika Nicolas tidak suka dan menolak perjodohan tersebut. Sehingga Nitami beranggapan jika hubungannya bersama Nicolas sekarang tidaklah salah. Di antara Edmee dan Nicolas belum dan tidak ada hubungan dekat apapun yang mengikat keduanya. Jadi Nitami berada pada jalurnya yang tepat dan tidak salah berada di antara mereka.


"Sayang, kenapa diam saja. Jawab, kamu pasti sudah mengenal Edmee. Edmee adalah temanku di Amerika beberapa tahun yang lalu." Tegur Nitami dengan nada yang lembut dan mesra.


Sontak Nicolas melihat ke arah Nitami yang tersenyum ke arahnya. Senyuman yang penuh akan isyarat, jika dia harus mengikuti permainan wanitanya kali ini. Tentunya Nicolas bahagia mendengar kata sayang yang terlontar dari mulut Nitami, wanita yang ia sayangi.


"Aku baik." Balas Nicolas seketika berubah datar kembali saat melihat ke arah Edmee.


Perubahan raut wajah Nicolas begitu kentara. Dari senyum dan ramah ke arah Nitami, menjadi datar tanpa ekspresi ke arah Edmee.


"Edmee, apa kamu juga mengenal Nicolas?" Tanya Nitami pura-pura tidak tahu tentang Nicolas dan Edmee yang akan di tunangkan.


Edmee melihat serius dan intens ke arah Nitami. Dia tersenyum lalu menjawab sembari melihat ke arah Nicolas.


"Tentu saja kami saling mengenal. Kami kenal dan menjadi teman sejak kecil hingga saat ini." Balasnya sembari melihat ke arah Nicolas dan Nitami secara bergantian.


"Oya. Itu sangat bagus, kita semua teman." Sahut Nitami dengan senyum bahagianya.


Nicolas heran melihat sikap Nitami yang tidak biasanya ramah seperti itu.


"Tapi satu yang kamu harus tahu, Tami." Ucap gadis itu dengan raut wajahnya yang serius.


"Apa itu, Edmee?" Tanya singkat Nitami.


"Aku adalah teman sekaligus calon tunangan Nicolas." Ucapnya dengan kepercayaan diri yang tinggi.


Nitami pura-pura terkejut akan kebenaran yang sudah ia ketahui. Pasalnya sejak awal Edmee tidak pernah mengenalkan dirinya dengan nama Edmee Ballard. Nitami dan teman lainnya tahu namanya hanyalah Edmee.


"Jadi kamu, nona muda Edmee Ballard dari keluarga bangsawan Ballard." Ucap Nitami terlihat sangat terkejut hingga menutup mulutnya dan membulatkan matanya sempurna. Tentunya itu hanya sandiwara Nitami.


Nicolas sontak semakin heran melihat sikap Nitami yang tidak seperti biasanya. Ada apa dengan wanitanya itu?


Sedangkan Edmee tersenyum bangga sudah mengatakan apa yang seharusnya Nitami ketahui tentang siapa dirinya? Edmee bangga memperkenalkan dirinya sebagai putri kedua keluarga bangsawan Ballard, dan bangga menjadi calon tunangan Nicolas Orlando. Tanpa ia ketahui jika semuanya sudah ada di dalam permainan yang sedang di mainkan oleh Nitami sekarang.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....

__ADS_1


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2