
***Mansion Keluarga Fardhan***
Sejak saat itu, Nicolas Orlando dan Alesha Larzo, serta satu pengusaha lain yang namanya masih di rahasiakan. Menjalin kerja sama untuk membuat masalah dan menghancurkan perusahaan yang ada pada daftar Alesha Larzo.
Beberapa perusahaan besar maupun kecil mendapatkan masalah yang cukup serius kali ini, bahkan hampir di ambang kebangkrutan perusahaan mereka. Beberapa saham mereka di beli dan di ambil alih dengan berbagai cara, kini hanya tiga perusahaan besar yang masih kokoh berdiri, yaitu perusahaan Angel Star Group milik keluarga Orlando, perusahaan A. Larzo Group milik keluarga Larzo, dan satu perusahaan luar yang masih dirahasiakan.
Beberapa perusahaan dalam satu minggu mengalami masalah serius, termasuk perusahaan Golden Group milik keluarga Fardhan, perusahaan Raiden Blue Group milik keluarga Raiden, dan perusahaan Sachio Star Group milik keluarga Sachio. Ketiganya tengah di guncang masalah hebat hingga terancam kehilangan perusahaan mereka jika tidak ada suntikkan saham dan dana yang cukup besar.
Hanya Golden Group yang masih bisa bertahan walaupun kehilangan setengah dari saham perusahaan mereka. Namun mampu membuat sang pemilik harus memutar otak dan bekerja keras untuk mengembalikan kembali saham yang sudah hilang.
Itulah masalah yang kini di sangkut pautkan kepada Nitami. Keluarga Fardhan khususnya tuan Markus dan Fransisca menuduh Nitami lah biang kerok di balik itu semua, dengan alasan dan bukti photo photo kebersamaan Nitami bersama beberapa pengusaha ternama yang di tunjukkan oleh Fransisca dan juga tuan Markus.
Namun Nitami yang tidak merasa melakukan itu semua, tentu saja menolak semua tuduhan tersebut. Nitami tidak merasa melakukan hal itu kepada perusahaan Golden Group, karena memang ia tidak tahu menahu tentang masalah yang tengah di hadapi oleh perusahaan keluarga Fardhan dan beberapa perusahaan lainnya.
Namun ia tahu pasti ini ulah dari sahabatnya Alesha Larzo, karena dia tahu jika Alesha lah yang terus bersemangat untuk menghancurkan perusahaan milik keluarga Fardhan sebagai balas dendam untuknya. Dia hanya akan diam tanpa bertanya pada Alesha, dia ingin menikmati bagaimana perbuatan Alesha kali ini?
Terlihat jelas Fransisca yang awalnya ingin memojokkan dan memberikan masalah kepada Nitami, kini berbanding terbalik dengan keadaan Nitami. Photo photo kemesraan Fransisca dan Ghani Sachio pada saat perselingkuhan mereka di sebuah kamar hotel beberapa bulan yang lalu, kini tersebar keseluruhan ponsel anggota keluarga Fardhan.
Davin dan tuan Markus terlihat marah dan murka pada Fransisca akan photo photo itu. Namun Fransisca, tentu saja akan menolak keras tuduhan tersebut. Di dalam hati dan pikirannya hanyalah kehancuran Nitami bukanlah kehancuran dirinya.
"Fransisca jelaskan apa semua ini?" Tanya tuan Markus terlihat geram melihat tajam ke arah Fransisca yang duduk terpojok pada sebuah sofa tunggal.
Davin masih berdiri menantang dengan raut wajah yang cukup dingin dan tatapan tajam matanya. Dia sudah cukup muak pada Fransisca.
"Photo itu bohong pa…!" Kilah Fransisca masih tidak ingin kebusukannya di ketahui.
"Pasti wanita j*l*ng itu yang sudah merekayasa semua photo itu." Tunjuk Fransisca ke arah Nitami yang masih duduk dengan anggun tidak jauh dari tempatnya duduk.
'Plak.' Bunyi sebuah tamparan keras pada pipi Fransisca. Davin tidak tahan lagi menghadapi sikap Fransisca yang selalu menuduh dan berkata kasar terhadap Nitami.
Fransisca memegangi pipinya yang terasa kebas akibat sakitnya tamparan dari tangan Davin. Tatapan penuh amarah dan kebencian kini terlihat jelas pada kedua pasang mata mereka berdua. Saling menyalahkan dan mengintimidasi.
"Kau menamparku." Ucap Fransisca pelan menekan kata-katanya. Ia pun bangkit dari duduknya dan berdiri menantang di hadapan Davin, dirinya tidak terima atas tamparan yang di berikan oleh Davin. Pria yang pernah ia cintai.
"Kau berani menamparku, Davin. Demi wanita j*l*ng itu…!!" Ucap keras Fransisca sembari menunjuk ke arah Nitami.
__ADS_1
'Plak.' Sekali lagi Davin melayangkan sebuah tamparan kepada Fransisca, dia sungguh muak akan sikap keras, sombong dan bohong Fransisca.
"Kau wanita j*l*ng di mataku…!!" Balas Davin menekan setiap kata-katanya. Tatapan tajam membunuhnya tidak dapat di tawar lagi di hadapan Fransisca.
"Apa…!! aku wanita j*l*ng…!!" Ucap Fransisca menekan setiap kata-katanya. Senyumnya menyeringai meremehkan.
"Wanita j*l*ng yang pernah kau cintai. Hahaha…!" Ucap Fransisca kembali, dia merasa dirinya sudah gila akan perkataan Davin yang mengatakan jika dirinya wanita j*l*ng.
Semua mata memandang ke arahnya yang masih tertawa, ada apa dengan Fransisca? Trik apa yang ingin di mainkan olehnya?
"Oooo sayangku …!! Apakah kau tidak mempercayai ku lagi? Apa kau tidak mencintai ku lagi? Mengapa kau tega mengatakan itu? Dan kau percaya akan bukti photo photo itu." Ucapnya masih menginginkan kepercayaan Davin, jika ini hanyalah salah paham di antara mereka berdua.
Fransisca masih meyakini jika Davin masih mencintai dirinya. Bahkan Davin sangatlah mencintai dirinya seperti dulu. Kepercayaan diri Fransisca sungguh sangat tinggi.
"Davin…tatap mataku…!" Pinta Fransisca dengan meraih tangan kanan Davin dan menggenggamnya erat serta mesra di letakkan pada pipinya.
"Apakah aku akan bisa mengkhianati mu? Aku sangat mencintaimu Davin, dan kau tahu itu. Jadi tidak mungkin aku yang berada di dalam photo itu, kau salah paham. Aku begitu mencintaimu, aku tidak akan mungkin bersama pria lainnya. Percayalah padaku, Davin …!!" Bujuk Fransisca berusaha merayu Davin, dan mengelak keras apa yang di tuduhkan kepadanya?
Tatapan Davin tidak berubah sama sekali, masih tajam dan dingin memandang intens wajah Fransisca yang mulai mengiba dan berusaha merayunya. Tentu itu adalah acting darinya, Davin sebenarnya sudah tahu sejak lama perselingkuhan Fransisca dan Ghani.
Davin tahu perselingkuhan Fransisca dan Ghani beberapa bulan sebelum kecelakaan dirinya terjadi. Namun pada saat itu dia masih mendalami dan menyelidiki perselingkuhan tersebut. Sampai semua bukti yang nyata ia dapatkan dari berbagai sumber, serta dari beberapa anak buah yang di tugaskan mengawasi Fransisca dan juga Ghani.
Bagaimana bisa Davin akan percaya pembelaan yang di lakukan oleh Fransisca saat ini? Jika dirinya saja sudah tahu akan semua kebusukan Fransisca dan juga Ghani Sachio yang ternyata diam diam mencintai serta menyukai istrinya sejak lama. Bagaimana bisa Davin akan menahan ini semua? Jika istri dan sahabatnya sendiri menikamnya dari belakang dengan cara perselingkuhan mereka berdua.
Tentu saja balas dendam untuk pengkhianatan mereka, itulah yang di inginkan oleh Davin.
Alih alih menjawab ucapan Fransisca, Davin malah memanggil Max sang asisten pribadinya.
"Max…!!" Panggil Davin dengan nada tegas, masih ada amarah pada nada panggilan tersebut.
"Iya tuan." Balas Max dengan segera datang mendekat.
"Tunjukkan semua padanya." Perintah Davin yang sukses membuat semua pandangan mata tertuju pada dua pria yang ada di hadapan mereka.
"Baik tuan." Balas Max mengerti perintah sang atasan.
__ADS_1
Max segera mengeluarkan sebuah Tab yang biasa dia bawa kemanapun dirinya pergi. Dengan gerakan jemarinya yang lincah menari di atas layar Tab tersebut. Hingga beberapa saat kemudian, terdengar beberapa nada dan geter pada ponsel setiap orang yang ada di dalam ruangan tengah mansion keluarga Fardhan.
Max telah melakukan semua perintah yang di inginkan oleh bosnya tersebut. Dia mengirimkan beberapa bukti photo dan video yang ia dapatkan dari berbagai sumber terpercaya. Beberapa bukti kebusukan atas perselingkuhan Fransisca dan juga Ghani, tidak hanya itu saja.
Davin juga mengetahui jika Fransisca tidak menjalin hubungan terlarang itu bersama Ghani Sachio saja. Namun, Fransisca menjalin hubungan terlarang itu dengan beberapa pria lainnya. Tentu saja pria yang bisa di manfaatkan oleh Fransisca untuk kesuksesan di bidang keartisan dan modelingnya.
Bahkan ada bukti yang menunjukkan jika Fransisca pernah beberapa kali hamil, lalu menggugurkan kandungan pada beberapa klinik yang ada di luar negeri. Itu sudah cukup menjadi bukti untuk membuat Fransisca tidak bisa berkelit lagi.
"Apa apaan ini?" Terlihat tuan Markus sangat shock dan menggenggam erat ponsel yang ada di tangannya, dia tidak percaya akan apa yang ia lihat saat ini? Semua bukti kebusukan sang menantu kesayangan yang selama ini dia bela dan sayangi, ternyata lebih busuk dari seorang wanita j*l*ng dan pengkhianat kotor.
Begitu juga dengan nyonya Sandra dan Diana yang juga tidak bisa mempercayai itu semua. Wanita yang selama ini terlihat anggun dan cantik, tidak ubahnya seperti wanita j*l*ng yang kotor dan murahan karena berhubungan dengan banyak pria.
Namun tidak dengan Nitami.
'Ternyata dia sudah tahu sejak lama kebusukan istrinya.' Gumam Nitami di benaknya. Nitami tidak pernah menyangka jika Davin sebenarnya juga tahu akan kebusukan dari istrinya tersebut.
'Jadi ini alasan akan perubahan sikapmu padaku. Ternyata kau mulai baik dan perhatian padaku karena mengetahui Fransisca sudah mengkhianati mu, kau licik Davin.' Gumam Nitami di benaknya.
Nitami semakin tidak suka pada Davin yang bersikap licik, tidak ada ketulusan yang ada di hati Davin saat pria itu mendekati Nitami. Itulah yang di yakini oleh Nitami saat ini. Namun tidak dengan Davin, yang mulai memiliki perasaan di saat kedekatannya bersama Nitami.
Davin menyesal dan menginginkan Nitami kembali, begitu dia menyadari jika ada perasaan suka terhadap istri pertamanya itu di dalam hatinya. Di saat beberapa bulan kedekatan mereka, tetapi sayangnya itu sudah terlambat bagi Davin Attala Fardhan untuk mendapatkan hati Nitami kembali. Terlalu banyak luka yang telah Davin torehkan terhadap Nitami.
"Davin, jelaskan semua ini." Ucap tuan Markus ingin kejelasan dari putranya. Dia masih menahan amarah terhadap sang menantu kesayangan yang kini akan berubah menjadi sang menantu pengkhianat.
Davin perlahan membalik tubuhnya, namun tatapan matanya malah bertemu dengan tatapan dingin mata Nitami yang tepat duduk pada posisi di belakang tuan Markus berdiri.
Tatapan dingin Nitami seakan menusuk hati Davin, tatapan yang tidak pernah ia harapkan dari mata wanita yang mulai masuk ke dalam relung hatinya, wanita yang mulai ingin ia raih kembali menjadi wanita miliknya. Walaupun Nitami saat ini masih berstatus sebagai istri pertamanya yang sah secara hukum dan agama baginya, namun ada rasa takut kehilangan saat Nitami memandang dirinya dengan tatapan dingin menusuk hatinya.
Iya, Davin tidak ingin kehilangan wanita yang pernah ia sia-siakan selama ini. Wanita yang dulu selalu dia benci, tetapi wanita yang kini ia sukai bahkan mulai ia cintai. Wanita yang sudah sukses memporak-porandakan hatinya dalam beberapa bulan ini. Bisakah Davin berharap jika Nitami akan menjadi miliknya, seutuhnya kali ini.
...****************...
... ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
__ADS_1
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.