Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.

Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.
64. Dua Wanita, Fransisca Dan Alesha.


__ADS_3

***Perusahaan A. Larzo Group***


Perusahaan A. Larzo Group memiliki beberapa anak perusahaan, 3 rumah sakit, 2 rumah produksi, beberapa hotel bintang 5 dan mall besar serta terkenal di beberapa negara.


Perusahaan A. Larzo adalah perusahaan milik keluarga Larzo yang di pimpin langsung oleh Alesha Larzo serta sang adik laki-lakinya Alvaro Larzo. Perusahaan A. Larzo adalah salah satu pesaing berat bagi perusahaan raksasa Golden Group, milik keluarga Fardhan.


Namun yang lebih membuat posisi perusahaan A. Larzo tidak dapat di pandang sebelah mata, yaitu campur tangan dunia hitam yang memang memiliki pengaruh besar bagi perusahaan A. Larzo Group itu sendiri. Keluarga Larzo memiliki sebuah organisasi hitam yang hingga kini menjaganya di balik layar.


Semua menginginkan untuk bekerjasama dengan perusahaan tersebut, banyak yang menginginkan bekerja pada salah satu anak perusahaan yang di pegang oleh Alesha Larzo. Terutama 2 rumah produksi yang di miliki oleh perusahaan A. Larzo Group, Banyak artis dan model papan atas dan ternama yang ingin masuk ke dalam rumah produksi tersebut.


Semua artis dan model yang bernaung di dalam rumah produksi A. Larzo akan sangat terkenal dan sukses menjadi artis atuapun model papan atas. Begitu juga yang di harapkan oleh seorang Fransisca Raiden yang baru beberapa bulan ini masuk ke dalam rumah produksi tersebut. Fransisca terobsesi menjadi artis dan model papan atas nomer 1 di dunia.


Namun masalah yang di hadapi oleh Fransisca tidak ada hentinya, hingga kini dirinya yang di nyatakan tengah berbadan dua akan menghambat karernya sebagai model dan artis terkenal. Fransisca tidak bisa berbuat apapun? Masa kontraknya hanya dua tahun, dan itu terhalangi oleh kehamilannya.


Hanya satu yang bisa dia lakukan saat ini, meminta pada Alesha Larzo sebagai pemilik rumah produksi tersebut untuk memberikannya keringanan. Agar mendapatkan cuti dan menunda sisa masa kontraknya selama beberapa bulan ke depan, dia juga berharap jika Alesha tidak akan memberikannya masalah untuk hal itu.


Seperti hari ini, setelah dia dari rumah sakit. Dia meminta asistennya untuk membuat janji temu kepada Alesha Larzo, agar dapat membicarakan hal tersebut. Sungguh keberuntungan baginya, janji temunya di setujui oleh Alesha Larzo langsung. Sehingga dengan hati yang bahagia dan kepercayaan diri yang tinggi, Fransisca datang ke perusahaan pusat A. Larzo Group.


"Silahkan, nyonya. Nona Alesha sudah menunggu anda di dalam." Ucap asisten pribadi Alesha dengan raut wajah yang datar dan dingin memandang Fransisca.


'Dasar bawahan yang tidak tahu sopan santun, bahkan dia lebih rendah dariku berani memasang wajah datar dan dinginnya melihat kepadaku. Kau belum tahu siapa aku?' Gumam Fransisca di dalam hatinya memandang remeh dan hina ke arah asisten pribadi Alesha.


Seorang pria yang cukup tampan berusia 30 tahun dan terlihat berwibawa, dengan postur tubuhnya yang tinggi dan atletis. Wajah tampan dengan rahang yang tegas dan tatapan mata coklatnya yang tajam, serta hidung mancung dan bibirnya yang tipis semerah buah cherry menambah ketampanan sang asisten. Siapa yang menyangka dia adalah seorang asisten pribadi dari nona Alesha Larzo.


Satu posisi yang tidak di ketahui oleh orang lain, asisten pribadi Alesha yang bernama Aristeo Carlos, biasa di panggil asisten Teo adalah wakil dari organisasi mafia Shadow World yang di miliki oleh keluarga Larzo. Seorang pria yang kejam dan bengis, dalam hidupnya semua yang pantas mati harus mati di tangannya. Sudah tidak terhitung lagi, sudah berapa orang yang tewas mengenaskan di tangan asisten Teo.


Dengan langkah pasti, Fransisca masuk beriringan ke dalam ruangan Alesha yang sangat besar dan mewah dengan barang-barang mahal di setiap sudut ruangannya. Alesha terlihat sedang bekerja di depan layar laptopnya.


"Maaf nona, nyonya Fransisca sudah datang." Ucap asisten Teo memberitahukan kedatangan Fransisca kepada atasannya tersebut.


Alesha menghentikan aktivitas mengetiknya. Lalu pandangan matanya tenang dengan wajah datar memandang Fransisca. Fransisca mencoba menampilkan senyum yang semanis mungkin.


"Selamat siang nona Alesha!!" Sapa Fransisca dengan sikap ramahnya.


'Kau bersikap ramah, sudah pasti ada yang kau inginkan.' Gumam asisten Teo di dalam hatinya, dia tidak suka melihat Fransisca, karena dia tahu Fransisca adalah wanita yang sangat licik dan sombong.

__ADS_1


'Apa yang kau ingin lakukan kali ini, wanita licik.' Gumam Alesha di dalam hatinya, namun tatapan matanya di buat setenang mungkin dengan raut wajah datarnya.


"Silahkan duduk." Ucap Alesha tegas.


Asisten Teo yang mengerti akan perintah dari sang atasan, dia segera menarik sebuah kursi yang ada di depan meja kerja Alesha untuk Fransisca duduk. Sekilas tatapan remeh Fransisca melihat ke arah asisten Teo, lalu segera duduk dengan anggunnya.


"Apa yang membawa nyonya muda Fardhan datang ke sini?" Tanya Alesha langsung.


Fransisca tersenyum. "Maafkan saya sebelumnya, nona Alesha. Jika kedatangan saya sudah menggangu waktu anda." Balas Fransisca.


"Silahkan langsung katakan, apa tujuan kedatangan mu ke sini? Waktu ku tidak banyak." Tanyanya dengan nada tegas.


Perkataan Alesha cukup memberikan peringatan tegas kepada Fransisca, jika kehadirannya di sana terpaksa untuk di terima oleh Alesha Larzo.


"Saya ingin membicarakan masalah kontrak yang sudah saya tanda tangani selama dua tahun ke depan."


Alesha diam menyimak dengan tatapan mata yang tidak lepas dari wajah Fransisca.


"Maaf sebelumnya, nona Alesha. Silahkan anda baca ini terlebih dahulu." Ungkap Fransisca sembari menyerahkan sebuah amplop putih ke hadapan Alesha.


"Cepat katakan apa tujuan mu?" Ucap Alesha tegas.


Fransisca tersenyum getir akan ketegasan Alesha, dia menelan salivanya karena sedikit tertekan saat ini.


'Jika bukan karena obsesiku yang ingin menjadi artis dan model papan atas nomer 1 di dunia. Aku tidak sudi bersikap ramah padamu. Wanita ini sungguh memiliki aura yang sangat kuat dan tidak dapat aku lawan.' Gumam Fransisca di dalam hatinya, dengan kepalan kuat kedua tangannya yang ada di atas pangkuannya.


Asisten Teo yang berdiri tepat di samping Fransisca, tersenyum tipis melihat kepalan kuat kedua tangan Fransisca. Itu menandakan Fransisca sedang tertekan dan terpaksa menahan semua yang ia rasakan saat ini dalam menghadapi Alesha Larzo. Dua wanita dengan auranya masing-masing.


"Sekarang saya tengah hamil muda. Beberapa bulan lagi perut buncit saya tidak akan bisa di tutupi lagi, apakah bisa saya mengajukan cuti hamil hingga saya melahirkan?" Ungkapnya dengan mencoba bersikap tenang, namun di dalam hati Fransisca sedang getar getir.


Sungguh bukan sikap yang di miliki oleh seorang Fransisca yang biasa angkuh, sombong dan licik. Di hadapan Alesha Larzo sebagai pemilik rumah produksi, Fransisca kalah talak. Dia tunduk dan mau bersikap ramah walaupun terpaksa, karena rumah produksi A. Larzo adalah jalur untuk membuat semua yang dia inginkan tercapai.


"Saya harap ada kebijakan dari anda untuk memberikan keringanan bagi saya. Nona Alesha." Ungkapnya dengan wajah yang di buat penuh harap, tentu saja itu adalah sandiwara yang di mainkan oleh Fransisca.


Memberikan sebuah keuntungan bagi Fransisca yang terbiasa acting, kemampuan acting sandiwaranya berguna untuk di gunakan pada saat seperti sekarang ini.

__ADS_1


"Berapa bulan cuti yang kamu inginkan?" Tanya Alesha tanpa merubah mimik wajahnya.


Ada sedikit kelegaan di hati Fransisca, saat Alesha mengatakan itu.


"Mungkin 6 sampai 8 bulan ke depan." Balas Fransisca dengan senyum kemenangan, dia merasa Alesha memudahkan jalannya.


'Aku tahu, kau tidak akan bisa menemukan artis dan model seperti diriku. Aku adalah brand ambassador dan aset berharga bagi rumah produksi mu saat ini, kau mendapatkan banyak keuntungan sejak aku masuk. Kau tentu tidak akan mau kehilangan diriku, ini sungguh menyenangkan karena setiap jalan yang aku tempuh mengikuti apa yang aku inginkan?' Gumam Fransisca di dalam hatinya, sembari tersenyum senang.


'Aku tahu senyum wanita licik seperti dirimu, kau tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa? Akan aku buat kau berada di atas sehingga kau tidak akan bisa menerima sedikitpun kehancuran karena terjatuh dari ketinggian.' Gumam Alesha di dalam hatinya. Sikapnya masih tenang dengan raut wajahnya yang datar.


"Teo, berapa bulan lagi masa kontrak nyonya Fransisca?" Tanya Alesha melihat ke arah Teo.


Sejak tahu maksud kedatangan Fransisca, Teo dengan segera melakukan pengecekan kontrak kerja Fransisca. Hingga dia dengan cepat tahu segalanya.


"1 tahun 9 bulan lagi." Balas Teo dengan cepat.


Fransisca dan asisten pribadinya tertegun, karena cukup terkesan akan sikap cepat tanggap Teo yang mengetahui dengan jelas sisa masa kontraknya.


"1 tahun 9 Bulan lagi sisa masa kontrak mu, dan saat ini kamu hamil 2 bulan. Jika kamu mengambil cuti paling lama selama 8 bulan, itu artinya kamu akan bekerja 1 bulan lagi. Apakah itu tidak terlalu cepat untuk cuti? Setahuku orang hamil akan kelihatan buncit di usia kandungan 4 atau 5 bulan." Balas Alesha dengan maksud yang hanya di ketahui oleh dirinya sendiri.


Fransisca tahu jika perkataan Alesha itu, hanya sikap keberatan akan masa cutinya yang cepat.


"Iya, nona Alesha. Namun di saat usia kandungan saya 4 bulan, beberapa pakaian atau gaun yang saya gunakan akan sangat terlihat jelek di tubuh saya. Perut yang sedikit buncit akan membuat tubuh saya terlihat buruk di depan camera, itu hanya akan merusak citra saya sebagai artis dan model di bawah naungan rumah produksi anda." Ungkapnya dengan alasan yang sudah dia siapkan sebelum datang menemui Alesha.


"Citra saya yang jelek, juga akan mempengaruhi nama baik rumah produksi anda yang sudah cukup terkenal dan memiliki nama yang tidak bisa di pandang sebelah mata oleh pesaing anda." Ungkapnya kembali mencoba memberikan pengertian kepada Alesha.


Alesha tersenyum, dia cukup terkesan akan perkataan Fransisca. Negosiasi yang cukup masuk akal dan tidak akan bisa di bantah lagi. Namun bukan Alesha Larzo, jika dia akan mengalah begitu saja akan kemauan dari Fransisca. Tidak ada yang boleh untuk mengatur dirinya, apalagi Fransisca? wanita yang sudah mendapatkan cap khusus dari Alesha Larzo.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....

__ADS_1


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2