
***Hotel Angel Star***
Davin berusaha menahan gejolak yang ada di dalam hatinya, melihat Nitami duduk satu meja bersama dengan Nicolas yang tidak lepas saat memandangnya. Davin juga menahan rasa geram terhadap perkataan temannya sendiri, Leon Rayman mengatakan jika dia menginginkan Nitami untuk menjadi calon istrinya.
Begitu banyak pria yang menginginkan Nitami, Davin tidak pernah tahu atau berpikir tentang hal itu. Davin dari dulu selalu bersikap cuek dan tidak peduli pada Nitami. Kini di saat dirinya mulai dekat dan merasa nyaman pada Nitami, kenyataan lain yang ia terima.
Davin merasakan rasa cemburu dan tidak suka serta marah ketika mendengar atau membayangkan Nitami bersama pria lain. Davin tidak ingin Nitami yang merupakan istri pertamanya menjadi milik orang lain.
Nitami adalah miliknya, wanitanya, dan istrinya. Hanya dia satu satunya pria yang berhak untuk memiliki Nitami. Itulah yang ada di dalam hati dan pikiran Davin saat ini.
"apa kau pikir, dokter itu benar-benar tidak memiliki pasangan?" tanya Davin secara tiba-tiba.
Semua mata temannya memandang ke arahnya. Davin mengatakan sesuatu yang tidak pernah ada di dalam pikiran Leon dan juga Radhika.
"apa maksudmu Davin?" tanya Leon tidak mengerti menatap ke arah Davin.
"apa kau sudah pastikan, jika dokter Nitami tidak memiliki pasangan?" tanya Davin sekali lagi sembari menatap serius ke arah Leon.
Fransisca menelan salivanya.
'apa yang Davin ingin katakan? tidak mungkin dia akan mengatakan yang sebenarnya, jika wanita sialan itu adalah istri pertamanya.' gumam Fransisca di dalam hatinya melihat cemas ke arah Davin.
Ghani melihat kecemasan pada Fransisca, dia tahu betul apa yang ada di pikiran Fransisca saat ini? namun dia tetap diam. Dia suka melihat suatu kebenaran akan terungkap. Ghani sangat menikmati suasana saat ini.
Sedangkan Aldi Bastian yang tahu maksud dari perkataan Davin terdiam, dia tidak ingin ikut campur dalam urusan rumah tangga sahabatnya tersebut. Aldi dapat menangkap jika Davin saat ini merasa cemburu, tidak suka dan marah mendengar atau melihat Nitami bersama pria lain. Apakah Davin mulai melihat dan memperhatikan Nitami sekarang? itulah yang ada di dalam pikiran Aldi saat ini.
"ayolah kawan…mengapa kau tidak mendukungku, selama dia tidak menunjukkan dirinya memiliki seorang pasangan, kami masih bebas untuk mendekati dan mendapatkannya. Tidak ada salahnya kami melakukan itu, dia pantas untuk di jadikan seorang istri." ungkap Leon sekaligus menampar keras Davin.
Selama ini Davin tidak pernah memperlakukan Nitami sebagai seorang istri, mereka berdua seolah menjadi dua orang asing yang memiliki hubungan sah, tetapi seperti orang lain yang tidak saling mengenal. Sangat lucu, kini Davin merasa keberatan jika ada pria lain berusaha untuk mendekati Nitami.
"sayang, apa kau mencoba untuk mengatakan sesuatu saat ini?" tanya Fransisca secara tiba-tiba.
Tatapan mata Fransisca terlihat mencurigai Davin. Fransisca tidak ingin Davin mengatakan kebenaran yang selama ini mereka sembunyikan. Tatapan datar Davin melihat Fransisca, dia tahu maksud dari perkataan Fransisca kepadanya.
Semua mata temannya kini memandang Davin dan Fransisca secara bergantian. Mereka menangkap sesuatu yang ganjil, sesuatu yang ingin di sembunyikan.
"sebenarnya ada apa? apa kalian berdua mengenal dokter Nitami?" tanya Radhika ingin tahu, dia melihat ada yang aneh dari sikap Davin dan Fransisca.
__ADS_1
"tentu kami mengenalnya, dia…" ungkap Davin terhenti karena kedatangan seseorang yang tidak terduga bagi mereka.
"maaf jika saya mengganggu, dokter Aldi bisakah kita kembali ke rumah sakit sekarang. Ada seorang pasien gawat darurat yang harus segera di operasi." ungkap Nitami yang tiba-tiba datang dan sudah berdiri di hadapan mereka.
Semua orang terdiam akan kedatangan Nitami, semua mata melihat Nitami yang terlihat datar memandang Aldi. Nitami pun menjadi heran akan tatapan mata semua orang mengarah padanya.
"dokter Aldi, apa kau mendengarkan." Tegur Nitami karena Aldi ikut terdiam melihat ke arahnya. "ayo kita harus cepat." ucap Nitami sekali lagi.
Aldi kini sadar, dia segera bangkit. "ayo." ajak Aldi dengan segera.
Tanpa mengatakan apapun dan berpikir panjang lagi, Aldi dan Nitami segera pergi beriringan dengan langkah cepat dan panjang mereka. Kepergian mereka berdua di iringi oleh tatapan dari semua orang, khususnya Davin dan Nicolas dengan pandangan yang tidak rela melihat Nitami pergi bersama Aldi.
Apalagi di tambah melihat Nitami yang terlihat kesulitan dengan sepatu high heels dan gaun panjangnya, Aldi terpaksa membantu Nitami dengan menggenggam tangan Nitami. Nitami terlihat tidak merasa keberatan sama sekali, sebab Nitami dan Aldi adalah teman dekat.
Namun lain dengan Davin dan Nicolas yang terlihat tidak suka melihatnya. Baik Davin ataupun Nicolas tidak mengetahui bagaimana kedekatan Aldi dan Nitami, terlihat jelas mereka seperti tidak ada jarak sama sekali. Tidak seperti teman biasa, itulah yang ada di pikiran semua orang.
"apa mungkin Aldi dan dokter itu memiliki hubungan khusus? lihat Aldi begitu erat menggenggam tangan dokter itu, perhatian Aldi terlihat lebih dari sekedar teman kerja biasa." celetuk Leon sembari terus melihat kepergian Aldi dan Nitami yang semakin menjauh.
"kau benar Leon, mungkin saja apa yang kau ucapkan? adalah benar. Coba kau ingat perkataan Aldi tadi, dia begitu memuji dokter itu dan terlihat sangat kagum padanya." balas Radhika mengingatkan teman-temannya pada ucapan Aldi beberapa saat yang lalu.
"kau benar Radhika, sial…ternyata aku kalah cepat dengan Aldi." ucap Leon sembari menggelengkan kepalanya. Mimik wajahnya terlihat kecewa.
Davin yang tidak tahan lagi mendengar ocehan dari teman-temannya bangkit, tidak ada alasan dia tetap berada di dalam pesta itu lagi. Sebenarnya dia bertahan karena ingin mengawasi Nitami yang duduk berdua bersama Nicolas. Begitu dia melihat Nicolas pergi, Davin ikut bangkit.
Bahkan Davin tidak menghiraukan panggilan dari Fransisca. Davin tetap melangkah keluar dari aula tersebut, dia di temani oleh asisten Max yang selalu setia menemaninya kemanapun.
Davin mengikuti kemana Nicolas pergi?sedangkan Nicolas mengikuti kemana Nitami dan Aldi pergi? Nitami dan Aldi menggunakan mobil yang sama, karena dari awal mereka berdua sama-sama datang ke pesta menggunakan satu mobil. Itu atas saran Aldi yang juga berangkat ke pesta dari rumah sakit.
Aldi mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, kebetulan jalanan malam ini sedikit lengang. Jadi aman buat mereka mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Dua mobil mengikuti dari arah belakang mereka, Aldi tersenyum karena menyadari itu semua. Sedangkan Nitami tidak tahu sama sekali jika mereka di ikuti.
......................................
…Rumah Sakit Golden Healthy…
Sesampainya Nitami dan Aldi pada parkiran depan rumah sakit, Aldi lagi lagi menggandeng tangan Nitami untuk mengajaknya berlari. Nitami kesulitan dengan gaun panjangnya, sedangkan sepatunya sudah dia ganti dengan menggunakan sepatu milik Aldi yang kebetulan ada di dalam mobil.
Mereka harus cepat datang ke ruang operasi, karena pasien sudah berada di sana. Pemandangan itu di lihat jelas oleh dua pria tampan yang mengikuti mereka, dua pria yang ada di dalam mobil mewah mereka masing-masing.
__ADS_1
Kepalan kuat kedua tangan mereka berdua terlihat jelas, hingga buku-buku jari mereka memutih melihat Aldi dan Nitami bergandengan tangan selayaknya sepasang kekasih yang saling menjaga. Kedua pria tersebut geram dan kesal melihat pemandangan tersebut.
Davin yang tidak tahan lagi hanya berdiam diri di dalam mobil pun keluar, dia melangkah cepat dengan di ikuti juga oleh asisten Max masuk ke dalam rumah sakit. Davin ingin melihat jelas apa yang sedang di lakukan oleh Nitami dan Aldi?
Nicolas yang masih berada di dalam mobil bersama asisten pribadinya, sangat mengenali sosok Davin yang dia temui beberapa saat yang lalu. Nicolas merengutkan alisnya melihat Davin masuk ke dalam rumah sakit dengan langkah cepat dan panjangnya.
Nicolas tahu jika rumah sakit Golden Healthy adalah milik Davin, tetapi ada urusan apa Davin malam malam datang ke rumah sakit? Itulah pertanyaan yang ada di dalam benak Nicolas melihat Davin masuk ke dalam rumah sakit Golden Healthy.
Nicolas juga memutuskan untuk ikut masuk ke dalam rumah sakit tersebut, Nicolas di rundung rasa penasaran yang cukup tinggi akan semua yang dia lihat sekarang. Nicolas juga ingin melihat sedang apa Nitami saat ini?
Namun sayang sekali baik Davin ataupun Nicolas tidak dapat menemukan keberadaan Nitami dan Aldi. Davin yang kebetulan adalah pemilik dari rumah sakit tersebut, sangat di sambut baik oleh seluruh perawat dan dokter yang dia lewati. Langkah Davin lancar hingga menuju di mana ruang operasi berada.
Sedangkan Nicolas hanya bisa diam duduk menunggu di ruang tunggu yang ada pada loby rumah sakit, sang asisten tidak mengerti apa yang ingin tuannya lakukan di rumah sakit ini? Asisten pribadi Nicolas hanya mengikuti apa yang di perintahkan padanya oleh sang tuan?
"maaf tuan, apa anda mencari dokter itu?" tanya asisten Rey kepada tuannya.
Nicolas melihat sang asisten dengan tatapan dinginnya, namun tidak sama sekali membuat sang asisten takut. Dia sudah terbiasa.
"kebetulan saya memiliki saudara sepupu, yang bekerja menjadi salah satu dokter di rumah sakit ini." ucap asisten Rey kembali.
Mimik wajah dingin Nicolas berubah menjadi datar. Tanpa menunggu jawaban dari tuannya, asisten Rey tahu harus berbuat apa?
"akan saya hubungi dia sekarang juga." ucap asisten Rey.
Asisten Rey dengan segera menghubungi nomer saudara sepupunya, sangat kebetulan sekali orang yang mereka cari sedang piket malam ini. Dokter yang di maksudkan akan segera datang setelah menyelesaikan pekerjaannya sebentar lagi. Seorang dokter yang di harapkan oleh Nicolas dapat membantunya mencari keberadaan Nitami.
Nicolas tidak mengetahui apapun tentang Nitami? yang pergi begitu saja, Nicolas ingin mencari tahu tentang Nitami sedetail mungkin. Nicolas menginginkan Nitami untuk menjadi miliknya, Nitami harus menjadi pasangan hidupnya, karena Nitami telah mencuri hati Nicolas sejak pertemuan pertama mereka beberapa tahun yang lalu.
Nitami adalah wanita satu satunya yang sudah berhasil mencuri sekaligus pemilik hati Nicolas. Nitami harus menjadi milik dari seorang Nicolas Orlando, bagaimana pun caranya?
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
__ADS_1
Jangan lupa vote dan like nya.