Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.

Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.
89. Cerita Angel Dan Kecurigaan Nyonya Navya.


__ADS_3

***Mansion Keluarga Orlando***


Rasa sedih, haru dan kerinduan nyonya Navya dan tuan Nixon, kini terobati akan hadirnya sosok Angel di tengah-tengah keluarga Orlando. Terlihat kebahagiaan di wajah mereka, begitu pun Angel yang selalu tersenyum bahkan tertawa riang gembira akan canda tawa bersama Oma dan Opa yang akan menyayangi Angel selamanya.


Nitami bersyukur dan ikut bahagia melihat Angel berada di tengah-tengah keluarga yang hangat dan mencintainya. Setidaknya dia bisa bersyukur kalau nasib Angel tidak seperti dirinya yang sebatang kara setelah kehilangan kedua orang tuanya.


Ketika berada di tengah tengah kebahagiaan Angel, Nitami bangkit dan meminta izin untuk menerima sambungan telepon.


"Maaf, saya permisi sebentar. Ada sambungan telepon yang harus saya terima." Ucap Nitami menghentikan aktivitas dan mengalihkan perhatian semua orang yang ada di ruangan tersebut.


Angel sontak merubah raut wajahnya menjadi terlihat cemas. Di dalam hati Angel cemas kalau Nitami akan meninggalkannya.


"Angel ikut tante." Ucap Angel dengan wajah yang terlihat cemas akan di tinggal pergi.


"Tante tidak ke mana mana, sayang, Tante hanya menerima telepon ini sebentar." Balas Nitami tahu kecemasan yang Angel rasakan saat ini.


"Benar sayang, tante cantik tidak akan ke manapun dan tidak akan meninggalkan Angel." Ucap nyonya Navya mengerti kecemasan sang cucu yang terlihat takut untuk di tinggalkan oleh Nitami. Dia tahu tidak mudah untuk memisahkan Nitami dan Angel.


"Benar Oma!!" Balas Angel ingin kepastian.


"Benar sayang, nanti tante akan kembali lagi. Angel main bersama Oma dan Opa dulu. Apakah Angel tidak suka bermain bersama Oma dan Opa?" Tanya nyonya Navya dengan raut yang di buat sedih untuk mengambil hati Angel.


"Tidak Oma, Angel sayang sama Oma. Tapi…" Ucapnya terputus dan memandang intens wajah Nitami yang sudah bangkit dari duduknya.


"Tapi kenapa sayang." Ucap nyonya Navya.


"Angel takut tante cantik ninggalin Angel. Nanti Angel tidak punya mama lagi." Ucapnya dengan nada polos dan raut wajah yang terlihat sedih.


Perkataan Angel sukses menyentuh hati Nitami, dia sangat bahagia Angel menganggap dirinya sebagai seorang mama. Nitami melangkah mendekati Angel yang ada di atas pangkuan sang Opa, yang setia menjaga agar Angel tidak jatuh dari atas pangkuannya.


Nitami merendahkan tubuhnya di hadapan Angel dan berkata.


"Sayang, terima kasih sudah menganggap tante seperti mama Angel. Tante senang punya anak yang cantik dan baik seperti Angel. Tante tidak akan kemanapun tanpa Angel, apa Angel bisa percaya pada tante?" Tanyanya dengan senyum yang tulus dan penuh akan cinta.


"Iya tante Angel percaya." Angguknya.


"Anak yang baik dan manis, di sini dulu sama Oma dan Opa ya.…!!"


"Iya tante."


Begitu Angel tenang dan percaya padanya yang tidak akan meninggalkannya. Nitami bangkit dan melangkah sedikit menjauh untuk menerima sambungan telepon dari seseorang yang akan menyampaikan hal penting untuknya.


Semua yang di lakukan dan dikatakan oleh Nitami mendapatkan perhatian penuh dari Nicolas yang hanya diam membisu tanpa berkata apapun? Dia tetap setia pada wajah datar dan diamnya, walaupun tidak bisa di pungkiri di dalam hati Nicolas senang atas kedatangan Nitami ke mansionnya, senang atas perhatian dan kasih sayang Nitami kepada Angel putri dari adik kecilnya.


Nicolas terlihat beberapa kali mencuri pandang ke arah Nitami. Namun dengan cepat dia mengalihkan pandangan matanya ke arah lain. Nicolas tidak ingin membuat Nitami merasa tidak nyaman berada di mansionnya tersebut.


"Apakah kau hanya akan diam saja, Nico…?" Tegur sang mama yang melihat Nicolas hanya diam sejak awal kedatangan Nitami dan Angel.


Nicolas melihat ke arah sang mama.


"Tidakkah kamu melakukan sebuah usaha yang bisa melegakan hatimu. Mama tahu kamu menyukai dokter Nitami." Ucap sang mama mengutarakan kecurigaannya akan sikap sang putra. Nicolas tahu jika mamanya akan peka pada perasaan hatinya.

__ADS_1


Nyonya Navya masih ingat jika Nitami adalah istri seseorang sekarang, tetapi dia tidak tahu jika hubungan suami istri yang di jalani oleh Nitami dan Davin bukanlah hubungan yang sesungguhnya. Nyonya Navya ikut bersedih, karena cinta sang putra tidak akan pernah di sambut oleh wanita yang ia sukai.


"Ingat nak…dia adalah istri seseorang yang tidak akan bisa kamu miliki. Mama tidak ingin kamu menjadi orang ketiga di antara hubungan dokter Nitami dan suaminya." Ucap nyonya Navya mencoba untuk menasehati.


Tuan Nixon yang sudah mengetahui itu dari sang istri, hanya bisa diam dan ikut menyimak saja. Bagaimana juga perasaan hati tidak bisa di paksakan begitu saja?


Nicolas hanya diam, namun tatapan datarnya masih setia pada sang mama. Dia tahu nasehat sang mama hanya ingin dirinya menjadi orang yang baik dan ada di jalan yang benar.


"Nico tahu apa yang harus di lakukan. Mama tidak perlu mengkhawatirkan Nico." Balas Nicolas dengan sikap tenangnya.


"Tapi nak, jangan menyiksa dirimu seperti ini. Belajarlah untuk melupakan rasa suka dan cinta mu terhadap dokter Nitami."


"Ma…tolong…!" Ucap Nicolas sembari bangkit dari duduknya.


Nicolas melangkah mendekati Angel dan duduk merendahkan dirinya agar sejajar dengan tinggi Angel yang ada di pengakuan sang Opa. Nicolas tersenyum sejenak melihat putri cantik dari sang adik yang ia sayangi.


"Aku tahu harus apa? Jangan pikirkanku, lebih baik mama pikirkan cucu mama yang cantik ini." Balas Nicolas menatap serius ke arah sang mama, lalu tersenyum dan menyentuh pipi gembul Angel yang ada di hadapannya.


"Angel, malaikat kecil ini lebih memerlukan perhatian dari mama, sebagai Omanya. Iyakan cantik." Tanya Nicolas ke arah Angel.


Angel diam sejenak mencerna apa yang di katakan oleh Nicolas? Dia dapat melihat ketulusan dan kehangatan dari sentuhan telapak tangan Nicolas yang membelai pipi gembulnya.


"Iya. Om Nico." Angguk Angel setuju akan perkataan Nicolas.


"Anak yang baik." Ucapnya dengan mengacak sedikit pucuk kepala Angel.


"Angel mau hadiah apa dari om Nico?" Tanyanya.


"Apa boleh?" Tanya balik Angel setelah berpikir keras sejenak.


"Tentu saja, Angel bisa meminta apapun yang Angel inginkan?"


"Angel ingin jalan-jalan ke taman bermain dan ke pantai." Ucapnya yang membuat semua orang tercengang.


Bukannya sebuah mainan layaknya anak anak lainnya, Angel meminta jalan jalan ke taman bermain dan ke pantai, ada apa dengan Angel?


"Jalan jalan ke taman bermain dan ke pantai." Ulang Nicolas dengan tatapan yang heran melihat ke arah Angel.


"Iya om, tapi jalan jalannya bersama Kiara dan tante cantik. Tapi kalau om Nico, Oma dan Opa mau ikut juga boleh." Balasnya dengan senyum yang bahagia.


"Siapa Kiara?" Tanya Nicolas ingin tahu.


"Sahabat sekaligus saudara Angel."


"Kiara putrinya tante cantik?" Tanya curiga nyonya Navya. Dia curiga jika Nitami yang sudah menikah pasti memiliki seorang putri atau putra, itu wajar di dalam sebuah pernikahan.


"Bukan. Kiara anak dari tante Kirana dan om Paul." Jawab Angel cepat.


"Apa tante cantik punya anak yang lainnya?" Tanya selidik nyonya Navya. Nicolas hanya diam menyimak apa yang ingin di ketahui oleh sang mama dari kehidupan Nitami?


"Tidak Oma, tante cantik tidak punya anak satupun, karena anak tante cantik hanya Angel dan juga Kiara."

__ADS_1


"Tapi tante cantik punya suami kan."


"Suami…?" Tanya Angel bingung akan kata suami yang tidak ia ketahui artinya.


"Itu lo…apa tante cantik punya pria atau om yang selalu dekat dengannya di rumah." Selidik nyonya Navya ingin tahu kehidupan Nitami.


Nicolas sangat di untungkan akan penyelidikan sang mama. Setidaknya dia akan tahu apakah ada pria lain selain Davin di dekat Nitami?


"Banyak Oma, ada om Alvaro, om Teo, om Paul, om Aldi, om Rio, om Max dan juga om Davin si om tampan tapi kejam." Ucap Angel mengingat nama pria yang sering dan pernah ia temui bersama dengan Nitami.


Nicolas membulatkan matanya, kepalan kuat tangannya menahan rasa cemburu akan pria yang di sebutkan oleh Angel. Sedangkan nyonya Navya cukup terkejut akan beberapa pria yang ternyata bersama dekat dengan Nitami.


"Bukan itu maksud Oma, sayang. Maksud Oma om yang pernah duduk bersama di dalam satu sofa atau satu mobil dan ruangan." Ucap nyonya Navya ingin memperjelas maksudnya.


Angel terdiam dan mencoba mengingat kembali. Lalu menjawab setelah dia mendapatkan ingatannya kembali.


"Oya ada Oma, om Davin yang selalu membelikan Angel banyak mainan, makanan dan baju bagus." Ucap Angel terlihat bahagia.


Namun sukses membuat kesal dan cemburu Nicolas, karena Angel seakan membanggakan Davin yang baik kepadanya.


"Om Nico juga bisa membelikan Angel banyak mainan, makanan dan baju yang bagus lebih banyak dari dia." Balas Nicolas dengan nada ketus karena merasa cemburu.


Nyonya Navya dan tuan Nixon dapat menangkap kecemburuan Nicolas pada Davin, pria yang menjadi suami sah Nitami saat ini.


"Tapi Angel tidak suka om Davin ada dekat tante cantik. Walaupun om Davin baik pada Angel, tapi om Davin suka marah marah sama tante cantik, sampai tante sedih dan selalu menangis." Ucap Angel mengakui dan mengingat apa yang ia lihat? Selama Nitami dan Davin berada dekat atau satu ruangan bersama mereka.


"Om Davin suka marah marah sama tante cantik." Ucap nyonya Navya menimpali.


"Iya Oma, kasihan tante cantik yang selalu sedih dan menangis kalau om Davin datang. Om Davin selalu marah marah."


"Maksud Angel datang ke mana? Pulang bekerja."


"Tidak Oma, om Davin dan tante cantik tidak tinggal bersama, karena tante cantik selalu tinggal bersama Angel."


"Maksud Angel." Ucap nyonya Navya terkejut mendengar penuturan dari Angel.


"Om Davin tinggal di rumah yang besar bersama tante lainnya, yang tidak pernah suka pada tante cantik dan juga Angel. Tante cantik dan Angel tinggal di rumah yang ada jauh di belakang rumah besar om Davin."


Perkataan Angel sukses membuat nyonya dan tuan Orlando terkejut. Bagaimana bisa sepasang suami istri tinggal terpisah? Jika nyonya dan tuan Orlando terkejut, tidak dengan Nicolas yang sudah tahu kebenaran tersebut. Nicolas hanya diam menyimak akan percakapan lugu sang keponakan yang tidak akan bisa berbohong. Nicolas ingin tahu lebih detail hubungan sedekat apa yang di miliki oleh Nitami dan Davin?


Namun tanpa di sengaja perkataan Angel, melengkapi laporan sang anak buah yang menjadi mata matanya di kediaman mansion keluarga Fardhan. Senyum tipis terbit tanpa di ketahui oleh siapapun? kecuali sang papa yang sangat mengenal bagaimana dan siapa putranya tersebut? Tuan muda Nicolas Orlando yang terkenal dingin, angkuh dan kejam pada setiap orang yang tidak ia sukai.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.

__ADS_1


__ADS_2