Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.

Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.
48. Usaha Dan Cara Nicolas.


__ADS_3

***Rumah Sakit Golden Healthy***


Nitami menatap lekat Aldi yang ada di hadapannya.


"dokter Aldi tahu sendiri, selama ini bagaimana hidupku yang ada pada bayang-bayang keluarga Fardhan? Bahkan untuk hidup bahagia dan tenang, aku tidak bisa. Perasaan apa yang akan ada di dalam hatiku untuknya?" ungkap Nitami dengan mimik yang terlihat sedih.


Aldi tahu bagaimana hidup Nitami selama dia menjadi istri Davin yang di sembunyikan? Nitami hidup seorang diri, tanpa keluarga ataupun teman dekat yang bersama dengannya. Nitami menjalani hidupnya mengikuti alur garis kehidupan yang sudah di takdirkan.


"apa dokter Aldi juga berpikir, jika aku tidak pantas untuk hidup bahagia? Memiliki seseorang yang akan bersamaku di masa depan, memiliki sebuah cinta yang bisa aku dapatkan dari seorang pria, bisa merasakan cinta yang bisa aku berikan kepada seseorang? Apa aku tidak pantas untuk itu?" tanya Nitami dengan raut wajah yang sedih.


"tidak. Dokter Nita pantas untuk meraih kebahagiaan di dalam hidup, pantas untuk mendapatkan sebuah cinta, pantas merasakan dan memberikan cinta kepada seorang pria yang akan menjadi pendamping hidup dokter di masa depan." jawab Aldi dengan kejujuran di dalam hatinya.


Bagaimana pun Nitami adalah wanita, adik kelas dan rekan kerja yang sangat baik selama mereka menjadi teman dekat? Nitami adalah wanita yang memiliki hati tulus, baik dan mudah merasakan penderita dari orang lain. Wanita yang pantas menjadi istri idaman setiap pria.


Jika saja Nitami bukanlah istri dari sahabatnya Davin, mungkin saja Aldi juga akan jatuh cinta dan menyukai Nitami karena sikap baik dan lembut Nitami. Hanya saja sikap lembut dan hangatnya tidak dia perlihatkan kepada semua orang, hanya orang orang yang Nitami anggap pantas di perlakukan lembut serta baik olehnya.


Namun seiring berjalannya waktu, Aldi menganggap Nitami hanya sebagai adik perempuan yang dia sayangi dan kagumi secara diam diam. Sebenarnya dia juga menginginkan Nitami lepas dari belenggu pernikahannya bersama Davin, tetapi sayang kuasa yang dia miliki tidak dapat melawan kuasa yang di miliki oleh keluarga Fardhan.


"terima kasih." balas Nitami dengan senyum yang tulus. Senyum yang membuat jantung Aldi berdebar. Senyum manis yang menawan.


'cantik, dia sungguh cantik. Davin yang bodoh tidak bisa melihat sebuah berlian yang ada di depan matanya.' gumam Aldi mengagumi kecantikan wajah Nitami yang cantik alami.


"jika dokter Nita, tidak memiliki perasaan apapun terhadap Davin? bagaimana nantinya dokter akan bersikap kepada Davin?" pertanyaan yang membuat Nitami sulit untuk menjawabnya.


Nitami terdiam dan menundukkan kepalanya sejenak, dia berpikir. Apa yang di katakan oleh Aldi? Adalah benar.


"biarlah waktu yang akan menjawabnya, dokter Aldi. Karena Tuhan yang lebih tahu mana yang baik untuk hambanya? Aku harus percaya akan hal itu, dan hanya bisa menjalaninya dengan sebaik mungkin." ungkap Nitami dengan jujur apa yang ada di dalam hatinya?


"itu lebih baik, selalu berpikir positif adalah tindakan yang sangat baik saat ini untuk di lakukan. Kita tidak tahu ke depannya akan seperti apa? Hidup dan Cinta adalah milik Tuhan, dan kita hanya bisa menerima dan menjalankannya dengan sebaik mungkin." balas Aldi dengan senyum yang tulus.


Nitami menganggukkan kepalanya tanda setuju akan perkataan Aldi, mereka berdua tersenyum bersama sembari saling memandang. Saling memberikan dukungan sesama teman adalah tindakan yang benar saat ini.


Mereka pun melangkah keluar dari ruangan dengan perasaan lega dan senyum yang mengembang di bibir mereka masing-masing. Tidak ada lagi pembahasan mengenai Davin yang berubah dan rencana yang akan Nitami lakukan. Mereka menjalankan tugas mereka sebagai seorang dokter, pada poli mereka masing-masing.


Hingga mereka berdua berpisah menuju ke tempat mereka masing-masing. Tanpa mereka sadari beberapa orang sedang memperhatikan kedekatan dan sikap mereka berdua.

__ADS_1


Beberapa orang akan sangat senang melihat kedekatan kedua dokter yang terlihat serasi bila bersama. Ada juga beberapa orang yang akan sangat tidak suka, iri dan kesal melihat kedekatan mereka berdua. Sebenarnya mereka berdua adalah pasangan dokter yang serasi dan selama ini di jodoh-jodohkan oleh beberapa rekan yang menganggap mereka pantas menjadi pasangan.


Namun baik Aldi dan Nitami yang tahu posisi mereka, hanya menanggapi biasa saja akan perjodohan tersebut. Aldi masih menghargai Nitami sebagai istri dari Davin sahabatnya, dan mengaggumi Nitami sebagai adik perempuan serta rekan sesama dokter di rumah sakit Golden Healthy.


Sedangkan Nitami menganggap Aldi sebagai kakak laki-laki yang terkadang melindunginya dan ada di saat Nitami sedang dalam masalah. Nitami menghormati dan menganggumi Aldi sebagai rekan dokter serta kakak kelas yang selalu baik dan hangat kepadanya. Tidak ada hubungan lebih di antara mereka berdua.


...--------------------------------...


Pagi ini Nitami melakukan pemeriksaan rutin ke setiap pasiennya yang berada di dalam kamar perawatan. Kini pasien terakhir yang harus Nitami periksa adalah tuan muda Nicolas Orlando, dia yang di temani oleh perawat Lia yang menjadi asisten perawatnya hari ini.


Di dalam ruangan sudah ada kedua orang tua dari Nicolas Orlando, dan juga asisten pribadinya Rey. Nitami masuk dengan sikap dan salam ramahnya terhadap pasien beserta keluarga yang mendampingi di sana.


"selamat pagi tuan dan nyonya." sapa Nitami kepada tuan dan nyonya besar keluarga Orlando yang berdiri menyambut kedatangannya dengan sikap ramah mereka.


"selamat pagi dokter." balas mereka secara bersamaan dengan senyum ramah mereka.


Nitami mendekati Nicolas yang sedang duduk bersandar di atas ranjang perawatannya. Tatapan teduh dan senyum tipis Nicolas dapat Nitami lihat dengan jelas, mengingatkan dirinya pada perbincangan dirinya dan Aldi beberapa saat yang lalu.


"contoh lainnya, semalam saat Davin melihat dokter Nita mengobati tuan Nicolas, dia benar-benar menahan rasa kesal dan cemburunya melihat tatapan teduh tuan Nicolas ke arah dokter. Davin juga marah dan kecewa karena dokter Nita tidak ingin mengikuti perintahnya, untuk melepaskan tuan Nicolas agar tidak menjadi pasien dokter. Itu adalah awal mula akar dari permasalahan dan sikap Davin pagi ini." itulah perkataan Aldi yang Nitami ingat kembali.


"selamat pagi tuan Nicolas!!" sapa Nitami tenang dan ramah dengan senyum manisnya.


"bagaimana perasaan anda saat ini, tuan…?" tanya Nitami bersikap ramah sama seperti biasanya kepada setiap semua pasiennya.


"perasaanku baik, karena ada dokter di sini." balas Nicolas yang membuat Nitami menatapnya heran. Sedangkan perawat Lia tercengang, lalu beberapa detik kemudian tersenyum tipis mendengarkan ucapan Nicolas yang menjurus seperti sedang merayu.


Kedua orang tua Nicolas tersenyum karena tahu maksud dari perkataan putranya tersebut. Sangat terlihat jelas dari sikap ramah, senyum binar bahagia dari wajah Nicolas dan jawaban yang baru saja di berikan oleh putranya, jika kini Nitami adalah seseorang yang di anggap istimewa oleh Nicolas.


Sedangkan Rey hanya diam berdiri di samping ranjang tuannya, dengan sikap tenang dan wajah yang datar serta dingin. Namun dia tahu dan mengerti bagaimana perasaan tuannya saat ini? kepada dokter cantik yang sudah berhasil menjadi ratu di hati tuannya tersebut.


Nitami tidak ingin berpikir yang tidak benar, dia mencoba bersikap tenang dan profesional sebagai seorang dokter kepada pasiennya. Sedangkan Nicolas akan terus berusaha dengan berbagai cara, untuk mendekati dan mendapatkan Nitami agar menjadi miliknya. Inilah usaha dan cara yang akan Nicolas lakukan, menjadi dekat dan mengenal baik wanitanya.


"maaf tuan, bisakah anda berbaring sebentar. Saya ingin memeriksa luka di perut anda." ucapnya lembut.


Dengan senang hati Nicolas melakukan semua yang di perintahkan oleh Nitami kepadanya.

__ADS_1


"silahkan lakukan apapun yang ingin dokter lakukan padaku?" ucapnya sembari perlahan membaringkan tubuhnya.


Semua orang di dalam ruangan tersebut tahu jika Nicolas dengan senang hati, melakukan apapun yang di perintahkan oleh Nitami?


Tanpa banyak memikirkan tingkah laku dan ucapan Nicolas, Nitami segera melakukan pemeriksaan pada luka perut yang semalam dia operasi. Semuanya terlihat baik dan tidak terjadi kesalahan sedikitpun pada luka tersebut.


"semuanya baik, lukanya akan mengering beberapa hari lagi. Jadi anda masih tinggal di rumah sakit ini untuk beberapa hari ke depan." ungkap Nitami sembari menyelesaikan untuk menutup luka operasi Nicolas.


"tentu, aku akan tinggal lebih lama di sini juga tidak ada masalah." balas Nicolas tanpa melepaskan pandangannya pada wajah cantik Nitami.


Nitami mengerti akan ucapan Nicolas, karena sudah sering dia mendengar perkataan seperti itu. Selama Nitami menangani pasien VVIP sudah tidak terhitung, berapa pasien yang dengan terang-terangan merayunya. Bahkan ada juga yang dengan terang-terangan meminangnya untuk di jadikan seorang istri.


Jadi Nitami sudah terbiasa akan hal itu, begitupun perawat Lia yang selalu menemani Nitami saat pemeriksaan. Jadi Nitami maupun Lia menganggap itu adalah hal biasa.


Hanya kedua orang tua dan Rey yang tahu jika Nicolas, sedang serius pada perkataan dan rayuannya tersebut. Sikap yang tidak pernah di tunjukkan oleh Nicolas sebelumnya yang selalu datar, dingin, angkuh, arogan dan kejam kepada semua orang, kecuali kedua orang tua dan adik perempuannya.


"dokter Nita adalah dokter yang sudah membantuku. Jadi aku ingin mengundang dokter untuk makan siang bersama di ruangan ini. Sebagai tanda terima kasih ku padamu dokter." ungkap Nicolas tanpa keraguan sama sekali.


Nitami diam dengan raut wajah yang masih ramah menatap pasiennya tersebut. Dia kembali mengingat sesuatu yang harus dia lakukan saat ini. Nitami diam dan sedang berpikir tindakan apa yang harus dia lakukan?


"maaf tuan, itu sudah tugas saya sebagai seorang dokter yang harus menyembuhkan setiap pasien saya. Jadi itu tidak perlu, terima kasih sebelumnya atas undangan anda." balas ramah Nitami dengan senyum tulusnya.


Dia harus bertahan untuk menghadapi tingkah laku dan sikap Nicolas yang menunjukkan jelas sikap ramah, tatapan teduh dan rasa sukanya terhadap Nitami.


"tolong jangan menolak dokter, hanya hari ini saja." ucapnya dengan mimik wajah yang memohon.


Rey sungguh terkejut melihat mimik tuannya yang selalu datar, angkuh, arogan dan dingin, kini berubah dengan mimik memohon pada seorang wanita yang sudah berhasil menaklukkan tuannya tersebut . Sungguh perubahan yang sangat langka pada seorang Nicolas Orlando.


'tuan, anda sudah menemukan pawang yang bisa menaklukkan sikap angkuh, arogan, dan dingin anda itu. Nona Nitami anda wanita hebat yang secara tidak langsung bisa menjadi wanita istimewa di dalam hati seorang tuan muda Nicolas Orlando.' gumam Rey di dalam hatinya melihat ke arah tuannya dan Nitami secara bergantian, dengan mimik wajah datar yang tidak dapat di baca dan di tebak oleh orang lain.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…

__ADS_1


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2