Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.

Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.
98. Rencana Kerja Sama Tiga Perusahaan.


__ADS_3

***Restoran Milik A. Larzo Group***


…Beberapa hari yang lalu…


Semua pengusaha muda dan tua dari berbagai kota dan negara pasti mengenal baik, seorang pengusaha wanita muda Alesha Larzo. Seorang pengusaha wanita muda dengan latar belakang dunia mafia, dunia yang menjaga semua aset dan bisnis keluarga Larzo dari balik layar.


Sama halnya dengan pengusaha ternama Nicolas Orlando. Ia dan sang papa memang berada pada dunia yang sama dengan Alesha Larzo. Namun keduanya tidak pernah saling menjatuhkan, mereka berdua hanya pernah bekerjasama satu kali beberapa tahun yang lalu.


Kini Alesha Larzo sendiri yang berencana mengundang sang pengusaha mafia tersebut untuk datang, dengan tujuan untuk menjalin kerja sama di antara mereka berdua. Alesha akan menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin, dan dia juga yakin jika Nicolas tidak akan menolak pengajuan kerja sama darinya.


Keduanya kini sudah berada di dalam ruangan VVIP sebuah restoran ternama yang di miliki oleh perusahaan Alesha Larzo. Tempat itu di yakini tempat yang aman untuk mereka berdua, karena akan membicarakan sebuah kerja sama rahasia yang akan mereka jalin.


"Selamat siang dan selamat datang, tuan Nicolas Orlando…!!" Sapa Alesha dengan senyum yang menawan sembari mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.


"Selamat siang." Balas Nicolas menyambut uluran tangan Alesha dengan raut wajah sedatar mungkin.


'Wajahnya begitu datar, pantas saja terkenal dengan julukan 'Mafia Businessman'. Bagaimana tidak, dia terlihat angkuh, kejam dan juga dingin. Apakah pria ini akan bisa bersanding bersama temanku Nitami.' Gumam Alesha di dalam hatinya mengomentari Nicolas.


"Silahkan duduk, maaf jika jamuan yang saya berikan tidak mengikuti selera anda, tuan Nicolas." Ucapnya berbasa basi.


Tanpa membalas, Nicolas segera duduk pada kursi yang ada di dalam ruangan tersebut. Mereka hanya berempat. Alesha Larzo bersama dengan Teo sang asisten pribadinya, dan Nicolas bersama dengan Rey sang asisten pribadinya juga.


"Langsung pada intinya, Ada apa kau mengundang ku datang ke sini? Aku harap sesuatu yang setimpal dari mu, karena kau sudah berani mengganggu waktu berharga ku." Ungkap datar serta dingin Nicolas.


Kedua pengusaha muda tersebut, tidak merasa takut sama sekali pada lawan bicara yang ada di hadapan mereka.


Alesha tersenyum, begitulah sikap angkuh dan tegas Nicolas. Si Mafia Businessman.


"Aku ingin mengajukan sebuah kerja sama untuk menghancurkan beberapa perusahaan." Ungkap Alesha langsung pada intinya, seperti yang di inginkan oleh Nicolas.


Nicolas terdiam, bukan berarti dia tidak mengerti akan ucapan Alesha. Dia juga tahu siapa Alesha Larzo yang memiliki organisasi mafia di balik layar? organisasi mafia Shadow World. Sebuah organisasi yang bisa di katakan kejam pada setiap musuhnya, namun masih memiliki hati nurani seorang manusia biasa.


"Apa alasan mu untuk menghancurkan beberapa perusahaan tersebut?" Nicolas balik bertanya.


Tidak semudah mereka membalikkan telapak tangan, jika ini sudah menyakut perusahaan lain. Apalagi ingin menghancurkannya?


Alesha sangat malas untuk beramah tamah dalam hal ini, bekerja dengan cepat dan rapi itulah yang paling ia sukai di dalam dunia bisnis.


Alesha menghela nafasnya, lalu beralih pada sang asisten pribadinya yang berada duduk di sebelahnya.


"Teo berikan berkas itu padanya." Ucap perintah Alesha pada sang asisten pribadinya.


Teo bangkit dan menyerahkan beberapa berkas yang sudah mereka siapkan beberapa hari yang lalu. Dengan sigap Rey meraih berkas yang di berikan, lalu menyerahkannya kepada Nicolas yang ada di sampingnya.

__ADS_1


"Ini tuan." Ucap Rey sembari membuka satu berkas yang paling atas untuk bosnya tersebut.


Nicolas membaca sejenak berkas yang ada di hadapannya, di sana tertera beberapa daftar perusahaan yang ingin di hancurkan oleh Alesha, tiga perusahaan di dalam daftar tersebut termasuk perusahaan besar yang cukup sulit jika di hancurkan seorang diri tanpa bantuan dari perusahaan lain.


"Apa alasan mu? Apa kau sadar dengan apa yang akan kau lakukan ini?" Tanya Nicolas menutup kembali berkas tersebut setelah membaca daftar perusahaan yang ingin di hancurkan oleh Alesha.


Di dalam daftar tersebut, ada perusahan Golden Group milik dari keluarga Fardhan, perusahaan Raiden Blue Group dari keluarga Raiden, dan perusahaan Sachio Star Group dari keluarga Sachio. Ada juga beberapa perusahaan kecil yang bekerjasama dengan ketiga perusahaan besar yang masuk di dalam daftar Alesha.


Mengapa Alesha Larzo ingin menghancurkannya? Ini bukan seperti Alesha Larzo yang tidak suka mengusik perusahaan lain yang tidak ada hubungan kerja sama dengan perusahaannya.


"Aku sangat sadar, tuan. Untuk itu aku menginginkan bantuan darimu dan juga satu perusahaan yang sudah setuju dengan kerja sama ini." Balas Alesha dengan senyum yang mengembang pada wajahnya.


Tatapan mata Nicolas dingin dengan raut wajah datarnya. Dia tahu Alesha serius akan hal ini. Hanya saja ia perlu alasan yang kuat untuk menyetujui dan ikut bergabung dengannya.


Nicolas tidak mengetahui jika Alesha dan Nitami adalah sepasang teman baik, yang akan selalu saling mendukung. Nicolas pada saat ini tidak tahu apapun tentang hubungan dekat kedua wanita tersebut? bagaimana jika Alesha mengatakan jika alasannya adalah ingin membantu Nitami Adreena Saila? Apakah Nicolas tetap akan menolaknya?


"Katakan alasan mu dengan jelas. Jika tidak, sebaiknya aku pergi dari sini. Tidak ada gunanya membuang waktu berharga yang aku miliki, hanya karena tujuan yang tidak jelas." Ungkap Nicolas yang tidak suka menjalani tujuan yang hanya akan membuatnya rugi dan ada di dalam masalah.


Alesha tersenyum akan sikap tegas Nicolas, sedangkan Nicolas tidak suka melihat senyum Alesha tidak pada situasi yang tepat. Dia ingin bangkit dan pergi dari tempat itu, dia merasa dirinya hanya membuang-buang waktunya untuk hal yang tidak penting. Dia beranggapan Alesha hanya akan memberikannya masalah yang tidak seharusnya terjadi.


Namun jauh dari lubuk hatinya yang paling dalam, Nicolas sangat ingin menghancurkan perusahaan milik keluarga Fardhan yang kini di pimpin oleh Davin Atalla Fardhan, pria yang menjadi saingan beratnya dalam mendapatkan wanita pujaan hatinya. Nitami Adreena Saila.


"Kau pasti mengenal baik dokter Nitami Adreena Saila." Ucap Alesha yang tentu saja sukses menghentikan gerakan Nicolas yang ingin beranjak dari duduknya.


'Aku tahu kau tidak akan bisa menolaknya dan menghindar, jika nama ini sudah aku sebutkan.' Gumam Alesha di dalam hatinya.


Dia merencanakan itu semua tanpa sepengetahuan Nitami. Ini murni ide darinya, sebagai seorang pengusaha muda yang juga memiliki nama besar di dunia bisnis, itulah naluri yang ia gunakan dan pikirkan.


Nicolas menatap dingin Alesha, dia ingin tahu maksud nama Nitami yang di sebutkan olehnya.


"Apa maksudmu?" Tanya Nicolas. "Katakan dengan jelas." Tekanan pada ucapannya.


"Aku dan Nitami adalah teman baik. Tentu kau tahu Angel keponakan mu yang sedang di asuh oleh Nitami, kini mereka tinggal di mansion ku." Ucap Alesha langsung pada keterangan intinya.


"Jika kau tidak percaya, silahkan selidiki semua informasi yang aku katakan ini. Tentunya kau sangat ahli dalam bidang ini." Ucap Alesha kembali. Dia melihat keraguan dari raut wajah Nicolas, dan Alesha tahu jika seorang Nicolas tidak akan mudah percaya akan apa yang ia katakan tadi?


"Aku butuh bukti akurat untuk percaya saat ini juga." Ucapnya tegas.


"Teo berikan itu padanya." Perintah Alesha pada Teo, dia tahu Nicolas akan meminta sebuah bukti dan dia sudah mempersiapkannya.


"Baik nona." Balas Teo. Teo menunjukkan sebuah video yang ada di dalam Tab yang ia bawa kepada Nicolas.


Alesha mempersiapkan sebuah video untuk di perlihatkan pada Nicolas. Dia sudah bisa menebak jika Nicolas pasti akan meminta sebuah bukti yang akurat. Video dirinya yang bermain bersama Nitami, Angel, Kiara dan juga Alvira sang adik saat waktu senggang di mansionnya.

__ADS_1


Nicolas tahu video itu bukanlah video rekayasa, itu adalah video asli. Yang menunjukkan artinya Alesha dan Nitami adalah seorang teman dan tinggal bersama. Diapun mengingat perkataan Angel kemarin saat Nitami dan Angel berkunjung ke mansionnya, jika Nitami dan Angel tidak tinggal bersama Davin. Melainkan mereka berdua tinggal bersama di tempat lainnya. Inilah bukti kebenaran dari perkataan Angel kemarin.


Di dalam hatinya Nicolas senang, jika Nitami dan Angel tidak tinggal bersama dengan Davin, tetapi tinggal bersama Alesha Larzo di mansionnya. Tidak ada alasan Nicolas untuk menolak kerja sama yang di ajukan oleh Alesha Larzo padanya.


"Bagaimana tuan, apakah video itu tidak cukup menjadi bukti untuk anda?" Tanya Alesha ingin cepat menyelesaikan urusannya.


"Baiklah, aku setuju. Kirimkan berkas yang harus aku pelajari, dan rencana yang ingin kau lakukan ke email ku. Rey akan membantu mu." Balasnya setuju.


"Tapi ada satu syarat." Ucap Nicolas.


Membuat Alesha mengerutkan keningnya melihat ke arah Nicolas, mengapa Nicolas meminta sebuah syarat? Apakah Nicolas tidak benar benar peduli dan suka kepada nitami?


"Syarat apa tuan?" Tanya Alesha.


"Jaga Nitami dan Angel dengan baik untuk ku, dan aku ingin menempatkan beberapa pengawal bayangan ku, mengikuti pengawal yang kau miliki. Aku tahu kau pasti menempatkan seorang bodyguard untuk menjaga Nitami dan Angel, Bagaimana?" Ucap permintaan Nicolas.


Alesha tersenyum akan sikap protektif Nicolas terhadap sahabatnya. Tidak ada alasan buat Alesha untuk menolak keinginan Nicolas.


"Tentu tuan. Aku setuju, semasih itu untuk kebaikan Nitami dan Angel. Pasti akan aku setujui tanpa syarat."


"Terima kasih." Ucap Nicolas lega. Dia akan bisa tahu di mana posisi Nitami dan sedang melakukan apa saja?


Alesha sontak terkejut mendengar ucapan terima kasih dari seorang Nicolas. Bukan karena sifatnya yang ramah, tetapi itu rasa terima kasihnya untuk sang pujaan hati. Untuk wanita yang ia sayangi dan cintai. Juga untuk sang keponakan satu satunya.


"Baiklah, dengan ini kita sudah sepakat untuk menjalin hubungan kerja sama. Aku juga akan mengenalkan pada seseorang yang sudah setuju untuk membantu kita padamu."


"Baik." Angguknya setuju.


Mereka pun telah mencapai kesepakatan kerja sama untuk menghancurkan perusahaan serta orang orang yang ingin menghancurkan dan menghalangi perjalanan Nitami.


Dari sinilah Nicolas mengetahui keberadaan Nitami, di manapun Nitami berada? Anak buahnya dan anak buah Alesha kini saling bekerja sama. Jika semua untuk kebaikan Nitami, tidak ada alasan mereka untuk menolaknya.


Dari sinilah awal kehancuran dari beberapa perusahaan yang sudah masuk dalam daftar yang di buat oleh Alesha. Tiga perusahaan raksasa bekerjasama dalam menghancurkan tiga perusahaan yang sudah masuk dalam daftar hitam mereka.


...****************...


...                                                                         ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.

__ADS_1


__ADS_2