Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.

Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.
76. Keluarga Dickson.


__ADS_3

***Mansion Keluarga Orlando***


Nitami dan Nicolas masih saling menatap. Rey mulai waspada pada tindakan yang akan di lakukan oleh atasannya tersebut, sedangkan nyonya Orlando bangkit dan terlihat khawatir. Apa yang ingin di lakukan oleh Nicolas pada Nitami? dia khawatir putranya berbuat sesuatu pada wanita yang ia yakini telah berhasil menyentuh hati Nicolas.


'Nico, apa yang coba kamu lakukan nak…? Semoga kamu bisa menahan emosimu? Apa saat ini dia merasa kecewa karena tahu nona Nitami adalah istri seseorang? Sungguh malang nasib cintamu putraku.' Gumam nyonya Orlando di dalam hatinya merasa khawatir.


Nyonya Orlando merasa kasihan terhadap nasib cinta putranya tersebut. Baru saja sang putra menaruh perasaan khusus terhadap seorang wanita, kini dia di hadapankan akan kenyataan yang sungguh pahit, wanita itu ternyata istri pria lain. Itulah yang ada di dalam pikiran nyonya Orlando saat ini.


"Apa yang anda lakukan, tuan?" Tanya Nitami berusaha melepaskan lengannya dari cekalan kuat tangan Nicolas.


Namun cekalan kuat Nicolas beriringan dengan rasa cemburunya saat mengingat jika Nitami adalah istri dari Davin Attala Fardhan. Nicolas di bakar api cemburu, dia merasa tidak rela saat Nitami ingin pergi.


"Tuan anda menyakiti saya." Ucap Nitami yang masih berusaha melepaskan cekalan kuat Nicolas, namun sedikitpun Nicolas tidak melonggarkan pegangan tangannya.


"Tuan, lengan saya sakit." Ucap Nitami dengan suara yang sedikit keras dan terus berusaha melepaskan cekalan kuat Nicolas yang hanya diam dengan tatapan tajamnya.


"Kita perlu bicara berdua saja." Ucap Nicolas pada akhirnya.


Belum sempat Nitami berbicara, tubuhnya terasa melayang ke udara dengan gerakan yang begitu cepat, sehingga Nitami tidak dapat celah sedikitpun untuk melawan.


Rey, ibu Sisil, nyonya Orlando dan beberapa pelayan yang ada di sekitar mereka terkejut akan tindakan tidak terduga yang di lakukan oleh Nicolas. Tubuh Nitami di gendong di atas pundak Nicolas seperti sebuah karung beras. Nitami yang terkejut akan tindakan Nicolas secara tiba-tiba tersebut, hanya bisa berontak dengan memukul punggung Nicolas dengan kedua tangannya. Kedua kakinya yang bebas melayang ke arah atas dan ke bawah sebagai bentuk protesnya.


"Tuan apa yang anda lakukan." Bentak dan berontak Nitami di dalam gendong Nicolas.


Kepala Nitami yang menghadap ke bawah berusaha dia tegakkan. Namun percuma gendongan Nicolas cukup kuat dengan langkahnya yang cepat dan panjang.


"Diam, atau akan aku jatuhkan tubuh kecilmu ini." Balas Nicolas, dengan gertakan sedikit mencondongkan tubuh bagian kepala Nitami ke belakang.


Sukses Nitami memegang jas Nicolas dengan kuat karena takut, Nicolas yang cukup tinggi membuat Nitami merasa ngeri akan ancaman Nicolas kepadanya. Kepalanya jika harus jatuh terlebih dahulu, sudah di pastikan akan gegar otak. Nitami tidak ingin itu terjadi.


'Tunggu dulu, tubuhku di katakan kecil? Apa dia buta? Dengan tinggi tubuhku yang 175 cm dan langsing berisi, tidaklah terlihat kecil. Enak sekali dia mengatakan tubuhku kecil.' Gumam Nitami di dalam hatinya merasa keberatan atas ucapan Nicolas yang mengomentari tentang tubuhnya.


"Tuan jangan asal bicara, turunkan saya. Apa yang anda lakukan? Tuan…!" Teriak histeris Nitami tidak terima atas perlakuan buruk Nicolas yang menggendongnya seperti karung beras di atas pundaknya.


Nicolas tidak menjawab dan terus melangkah memasuki sebuah ruangan. Begitu pintu di tutup dan dia kunci dari dalam. Kunci pintu tersebut dia cabut lalu menyembunyikan kunci itu di dalam saku celananya. Nicolas melepaskan tubuh Nitami ke atas sofa yang ada di dalam ruangan tersebut.


Nitami coba untuk bangkit begitu tubuhnya menyentuh sofa. Namun Nicolas lebih cepat bergerak untuk menahan tubuh Nitami agar tidak bisa kemana-mana. Kedua lengan Nicolas mengurung tubuh Nitami dengan posisi berdiri sedikit menunduk, sehingga wajah mereka manjadi sangat dekat.


Nitami terkejut akan tindakan Nicolas yang begitu dekat, Nitami coba untuk memundurkan kepalanya sejauh mungkin, tetapi itu hanyalah sia-sia saja karena sandaran sofa yang sudah mentok pada belakang kepalanya, dengan terpaksa Nitami menahan dada bidang Nicolas agar tubuh mereka berdua memiliki jarak yang cukup jauh.


"A…Apa yang anda lakukan, tuan?" Tanya gugup Nitami karena mereka begitu dekat dan terlihat intim.

__ADS_1


Kini tatapan tajam Nicolas menghilang begitu saja, tatapan hangat dan mesra terlihat jelas pada sorot matanya. Nitami gugup di tatap seperti itu, dia dengan susah payah menelan salivanya karena rasa gugupnya.


"Kau terlalu berani menguji kesabaranku." Jawabnya dengan tatapan yang masih sama.


'Apa maksudnya?' Gumam Nitami di dalam hatinya.


"Jangan coba untuk lari dariku." Ucapnya dengan suara yang lembut untuk Nitami dengar.


"Tuan, bisakah sedikit menjauh." Hanya itu yang bisa di ucapkan oleh Nitami yang terus berusaha menahan dada bidang Nicolas dengan kedua tangannya. Namun Nicolas terus saja berusaha mendekat dan memangkas jarak di antara mereka berdua.


"Kenapa?" Tanya Nicolas kini semakin memajukan wajahnya ke arah wajah Nitami.


Nitami dengan cepat memalingkan wajahnya dan sedikit menggeser tubuhnya ke arah samping hingga menyentuh lengan Nicolas yang sedang mengurungnya.


"Tuan, saya mohon. Bisakah kita duduk dan bicara dengan baik. Jangan seperti ini, saya tidak nyaman." Ucap Nitami masih memalingkan wajahnya, karena wajah Nicolas ada tepat di sampingnya. Jika Nitami nekat untuk melihat wajah Nicolas, sudah di pastikan kedua wajah mereka pasti akan bersentuhan.


'Sial, apa yang sedang dia lakukan? Aku tidak nyaman seperti ini, apa harus aku tendang saja tubuhnya? agar menyingkirkan tubuhnya dari tubuhku.' Gumam Nitami di dalam hatinya.


"Jangan coba berpikir dan melakukan hal yang aneh." Ucap Nicolas seakan tahu apa yang baru saja Nitami gumamkan? Nicolas tersadar akan ucapan nitami yang merasa tidak nyaman akan tindakannya.


Nicolas tidak ingin seperti itu, dia tidak ingin membuat Nitami tidak nyaman berada di dekatnya. Perlahan Nicolas bangkit dan berdiri. Nitami kini dapat bernafas lega, dan segera memperbaiki posisi duduknya. Begitu juga dengan baju serta rambut panjangnya yang sedikit berantakan.


"mmm…!" Nitami berdehem sembari kembali menelan salivanya untuk merilekskan dirinya.


Nicolas masih menatap Nitami dengan lembut dan hangat. Nitami semakin gugup dan tidak mengerti akan tindakan Nicolas. Sebentar marah dengan tatapan yang tajam, lalu dengan cepat berubah bersikap baik dengan tatapan yang lembut dan hangat.


Nitami mengalihkan pandangan matanya ke arah lain. Tepat pada sebuah photo yang ada di atas dinding, photo sepasang kakak dan adik. Photo Nicolas dan Nadira yang saling merangkul dengan senyum bahagia. Terlihat jelas mereka saling menyayangi.


"Dia satu-satunya adikku. Adik kecilku yang lama menghilang karena mencintai seorang pria yang tidak seharusnya dia cintai." Ucap Nicolas kini dengan raut wajah yang sedikit sedih. Nicolas tahu ke mana arah pandangan mata Nitami.


"Nadira lebih memilih mencintai pria itu dari pada kami keluarganya." Ungkapnya kembali dengan suara yang terdengar parau.


Nicolas kembali mengingat jika sang adik kini telah tiada. Seorang adik kecil yang sangat ia sayangi kini telah berada di dunia lain. Mereka tidak akan lagi bisa berjumpa, dia kehilangan adik kecil cantiknya.


Nitami melihat kesedihan terlihat jelas pada raut wajah Nicolas. Terlihat jelas Nicolas kehilangan sang adik yang sangat ia sayangi.


"Kenyataan ini terlalu pahit untuk kami terima. Apa lagi ketika nanti papa mengetahuinya? Papa pasti sangat merasa bersalah, karena dialah yang keras tidak merestui Nadira menikahi pria itu, putra dari musuh bebuyutan papa." Ungkap Nicolas mencoba menceritakan, bagaimana Nadira bisa keluar dari keluarga Orlando.


Nitami masih diam mengamati, dia tidak tahu harus bagaimana untuk menjawab? Nitami tidak tahu menahu tentang masalah yang sedang di hadapi oleh keluarga Orlando.


"Dua tahun kepergiannya, kami sadar jika dia sangat berarti bagi kami. Hati papa, mama dan akupun luluh mencoba untuk menerima keputusan dan kemauan Nadira. Kami ingin dia kembali bersama dengan Andreas. Kami merestui hubungan mereka yang kuat." Ungkapnya. Nitami masih setia diam dan mendengarkan.

__ADS_1


"Tapi kenyataan ini, tidak pernah kami harapkan."


"Mengapa anda tidak mencari tahu di mana nyonya Nadira dan suaminya berada?" Tanya Nitami secara tiba-tiba. Bukankah Nicolas memiliki anggota mafia yang cukup besar dan terkenal di beberapa negara besar termasuk Inggris.


Lalu mengapa Nicolas tidak bisa menemukan sang adik dengan cepat? Jika mereka ada niat untuk mencoba menerima hubungan Nadira dan suaminya.


Nicolas melihat ke arah Nitami, lalu berkata.


"Andreas Aozora Dickson. Kau tidak tahu siapa dia?" Balas Nicolas dengan raut wajah seriusnya.


"Andreas Aozora Dickson." Gumam ulang Nitami.


Dia berpikir sejenak kerena merasa pernah mendengar nama itu. Saat mengingatnya Nitami membulatkan matanya dan mulutnya sedikit terbuka karena terkejut.


'Dickson' Nama keluarga Dickson cukup terkenal di kalangan mafia dan dunia bisnis Asia Eropa. Keluarga mereka cukup terkenal akan kecerdasan dan keahlian dari tuan muda Dickson yang ahli di bidang IT. Cukup ahli untuk mengendalikan dunia maya di tangannya.


Apa karena itu? Alesha dan anggota ahli IT nya kesusahan dalam mencari data mengikuti KTP yang mereka temukan di lokasi kecelakaan. Data keduanya telah di sembunyikan oleh Andreas Aozora Dickson yang ahli di bidang IT, dunia maya dan bayangan teknologi.


"Suami nyonya Nadira, adalah tuan muda Andreas Aozora Dickson." Ucap Nitami ingin memperjelas.


Nicolas menangkap jika Nitami mengenal nama keluarga Dickson yang tidak banyak di tahu oleh publik. Keluarga Dickson terkenal di kalangan atas pembisnis dan dunia bawah. Permainan mereka banyak di lakukan di dunia maya, kerjasama bisnis mereka tidak langsung bertatap muka, tidak banyak yang mengetahui bagaimana sosok dari tuan besar dan tuan muda keluarga Dickson, jika mereka bukan keluarga bangsawan atau keluarga golongan atas kaya raya.


Keluarga Dickson adalah keluarga keturunan dua bangsawan Jepang dan Inggris. Keluarga Dickson adalah salah satu kerabat keluarga kerajaan Jepang dan kerajaan Inggris yang menetap di Inggris. Tuan besar Dickson adalah kerabat dekat dari keluarga kerajaan Jepang, sedangkan nyonya besar Dickson adalah saah satu putri bangsawan kerajaan Inggris.


"Sepertinya kau tahu keluarga Dickson?" Tanya Nicolas menatap intens Nitami.


"Siapa yang tidak tahu keluarga Dickson? Salah satu keluarga yang berasal dari pernikahan dua keluarga bangsawan kerajaan, yaitu kerajaan Jepang dan kerajaan Inggris." Jawab Nitami dengan tenang.


"Kau cukup menarik. Apa kau sadar apa yang baru saja kau katakan? karena mengetahui siapa itu keluarga Dickson?" Ucap Nicolas dengan menaikkan sebelah alisnya.


Nitami tidak tahu, jika tidak sembarang orang mengenal siapa itu keluarga Dickson? keluarga yang sangat tertutup di kalangan publik, karena mereka masih terikat dengan dua kerajaan besar, mereka tidak ingin dan tidak boleh menarik perhatian publik. Mereka harus tetap berada di bawah pengawasan dan aturan dua kerajaan tersebut. Jadi tidak sembarangan orang yang berani menyentuh atau menyebutkan nama keluarga Dickson.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.

__ADS_1


__ADS_2