
***Mansion Keluarga Orlando***
Nyonya Orlando, ibu Sisil dan Rey berdiri tepat di depan ruang kerja Nicolas yang kedap suara. Mereka tidak bisa mendengar sama sekali apa yang Nicolas dan Nitami bicarakan berdua di dalam sana?
Nyonya Orlando khawatir sesuatu terjadi pada Nitami, belum lagi hatinya yang masih sedih akan kehilangan sang putri membuat nyonya Orlando tiba-tiba terduduk di atas lantai dengan tangisan yang terdengar sedih.
"Nyonya, apa anda baik baik saja?" Tanya khawatir ibu Sisil ikut duduk di atas lantai memegang pundak nyonya Orlando yang masih bergetar akan tangisannya.
"Nadira. Nadira…mama menyesal tidak mencegah kepergianmu." Ucap sedih nyonya Orlando dengan linangan air mata di atas pipinya.
"Nyonya, ayo bangun. Saya antar anda ke kamar untuk beristirahat." Bujuk ibu Sisil pada sang nyonya yang selama beberapa tahun ini dia layani.
"Itu benar nyonya, sebaiknya anda istirahat. Biar di sini saya yang jaga." Kini giliran Rey yang berbicara dan khawatir akan keadaan sang nyonya.
"Rey…Nadira…aku harus bagaimana? aku tidak bisa menerima kenyataan ini. Nadira sudah…" Ucapnya tidak kuasa mengatakan kata meninggal.
Nyonya Orlando semakin bergetar dan menangis pilu akan kepergian sang putri satu-satunya. Bagaimana pun dia menyesal karena gagal mencegah kepergian sang putri saat memutuskan hubungan mereka karena lebih memilih pria yang dia cintai.
"Nadira…" Panggil pilu nyonya Orlando di sela sela tangisan sedihnya.
Nyonya Orlando yang tidak bisa menerima kenyataan dan terlalu bersedih akhirnya jatuh pingsan. Ibu Sisil dan Rey terkejut.
"Nyonya." Panggil Rey dan ibu Sisil secara bersamaan.
"Bagaimana ini tuan Rey?" Tanya ibu Sisil khawatir.
"Biar nyonya saya yang angkat ke dalam kamar, ibu Sisil tolong hubungi dokter." Ucap Rey sembari mengangkat tubuh nyonya Orlando yang tidak sadarkan diri.
Ibu Sisil yang masih khawatir segera menghubungi dokter pribadi keluarga Orlando. Rey membawa tubuh nyonya Orlando ke dalam kamarnya yang ada di lantai atas.
Setelah itu Rey akan memberitahukan ini kepada Nicolas sembari menunggu dokter pribadi keluarga Orlando datang.
Sedangkan di dalam ruang kerja Nicolas, perbincangan antara Nitami dan Nicolas masih berlanjut.
"Apa maksud anda, tuan?" Tanya Nitami tidak mengerti maksud Nicolas.
"Kau cukup tahu keluarga Dickson. Ternyata kau tidak bisa di pandang sebelah mata. Siapa sebenarnya dirimu?" Tanya balik Nicolas menaikan sebelah alisnya.
__ADS_1
"Maaf, tuan. Saya tidak mengerti apa maksud anda?"
Nicolas tersenyum, karena Nitami cukup kuat menyembunyikan tentang pengetahuannya tersebut. Ataukah Nitami memang benar tidak tahu apapun tentang keluarga Dickson? Atau dia hanya sekedar pernah mendengar nama keluarga Dickson saja.
"Tidak sembarang orang yang tahu siapa itu keluarga Dickson? Kecuali orang tersebut berasal dari keluarga bangsawan dan keluarga atas yang kaya raya. Kau termasuk di dalam golongan apa?" Ucap tanya Nicolas ingin tahu jelas dari mana Nitami mengetahui tentang keluarga Dickson?
"Jika kau mengatakan tahu dari keluarga Fardhan. Tentu saja itu tidak mungkin." Ucapnya dengan senyum yang meremehkan.
"Keluarga Fardhan tidak cukup memiliki standar kuat yang harus tahu atau mengenal keluarga Dickson." Ungkapnya.
Nitami masih tidak mengerti, dia mengerutkan keningnya heran.
"Saya benar-benar tidak mengerti tuan, bisa jangan terlalu berbelat Belit seperti ini. Katakan secara langsung." Balas Nitami tidak bisa lagi di ajak berteka teki ria.
Nicolas masih tersenyum, namun kemudian senyumnya tersebut menghilang. Kini raut wajahnya serius dan tenang.
"Keluarga Dickson adalah keluarga yang berasal dari dua keluarga bangsawan kerajaan, yaitu kerajaan Jepang dan kerajaan Inggris. Mereka masih masuk dan ada pada aturan di bawah dua kerajaan tersebut. Tidak sembarang orang bisa mendekati mereka, ataupun tidak sembarang orang yang bisa mereka kenal." Ungkapnya. Nitami kini dapat sedikit mengerti.
"Kecuali mereka yang juga berasal dari keluarga bangsawan dua kerajaan itu. Atau keluarga golongan atas yang memiliki kekayaan yang setara dengan keluarga kerajaan. Publik tidak banyak tahu tentang keluarga Dickson, mereka cukup terkenal hanya di kalangan atas dan kerajaan saja. Mereka tidak bisa menarik perhatian dari banyak orang, itu tidak boleh mereka lakukan, sehingga keluarga itu cukup tertutup dari masyarakat. Tentunya keluarga Dickson jauh dari jangkauan keluarga Fardhan. Jadi dari mana kau bisa mengetahui asal usul keluarga Dickson dengan sangat baik, siapa dan dari mana kau tahu itu semua?" Ungkap Nicolas memandang curiga Nitami.
Nitami terdiam dan teringat akan seorang teman yang mengantarkan dirinya untuk bertemu dengan keluarga Dickson dan beberapa keluarga bangsawan Jepang dan Inggris lainnya, pada beberapa tahun yang lalu.
Nitami hanya membantu dan menjadi bagian dari kelompok dokter yang terpilih pada saat itu. Menjadi salah satu dokter yang membantu penanganan dua orang pasien yang merupakan keluarga bangsawan tersebut. Dokter yang seharusnya di rahasiakan identitasnya dan merahasiakan kejadian tersebut.
Bagaimana bisa kini dia bertemu dengan seseorang yang juga mengenal baik salah satu keluarga bangsawan kerajaan yang pernah Nitami temui? Nitami mencoba mengingat jika pernah sekali bertemu seorang tuan besar dan tuan muda yang di perkenalkan sebagai tuan dari keluarga bangsawan Dickson.
'Kalau tidak salah tuan besar dan tuan muda Dickson datang ke rumah sakit milik salah satu keluarga bangsawan tersebut, mereka datang karena perintah khusus dari pihak kerajaan karena harus melihat langsung beberapa dokter yang datang untuk menangani dua pasien VVIP kerajaan. Aku tidak tahu pasti apa tujuan mereka datang, yang pasti kedatangan keluarga Dickson di sambut baik oleh para bangsawan kerajaan lainnya yang hadir. Jadi tidak ada yang mencurigakan tentang mereka.' Gumam Nitami di dalam hatinya saat mengingat kembali kejadian beberapa tahun yang lalu.
Kedatangannya ke Inggris selain menjadi dokter relawan, Nitami juga datang sebagai dokter yang di undang secara rahasia langsung oleh ketua tim dari dokter rahasia itu. Nitami setuju karena dia percaya penuh pada seorang teman yang memerlukan bantuan darinya.
'Kalau tidak salah, dua pasien VVIP itu adalah putri dan putra bangsawan kerajaan Inggris. Keduanya mengalami sebuah kecelakaan yang membuat keduanya mengalami koma, beberapa luka pada organ pitalnya cukup sulit bagi kami operasi pada saat itu. Beberapa kali operasi kami lakukan, dan pada saat itu juga kami benar-benar ada pada sebuah tekanan yang cukup sulit dan berat bagi kami sebagai tim dokter dari keluarga bangsawan tersebut. Itu pengalaman yang cukup sulit bagiku selama hidupku.' Gumam Nitami di hatinya mengingat kembali kejadian yang menegangkan tersebut.
'Tetapi aku sama sekali tidak melihat tuan Andreas Aozora Dickson, karena bukan dia yang datang pada saat itu. Lalu siapa tuan muda Dickson yang datang ke sana?' Gumamnya kembali, diapun tidak tahu berada pada posisi seperti apa sekarang?
"Mengapa kau diam?" Tanya Nicolas tiba-tiba yang sukses membuyarkan lamunan Nitami.
Nitami kembali pada kenyataan dan melihat ke arah Nicolas. Apa yang harus dia jawab? dia tidak boleh membocorkan rahasia yang selama ini sudah dia simpan rapat. Akankah rahasia yang menjadi seorang dokter dari keluarga bangsawan kerajaan Inggris akan menjadi sebuah ancaman baginya? Hidup Nitami akan semakin rumit, karena tidak mudah melawan keluarga bangsawan kerajaan.
__ADS_1
"Maaf tuan, saya bukannya tidak ingin menjawab. Saya hanya tahu dari seorang teman yang kebetulan tahu tentang keluarga Dickson. Saya tidak sengaja bertemu mereka beberapa tahun yang lalu saat berada di Inggris." Itulah jawaban yang paling tepat saat ini untuk Nitami utarakan.
Dirinya tidak sepenuhnya berbohong dan tidak juga sepenuhnya membongkar rahasia yang seharusnya dia simpan selama ini.
"Apa benar seperti itu?" Tanya Nicolas tidak percaya. Nicolas yakin ada yang sedang Nitami sembunyikan saat ini.
Nicolas tahu betul tidak sembarang orang bisa bertemu dengan keluarga Dickson ataupun keluarga bangsawan kerajaan Inggris lainnya. Kemungkinan di dalam pikiran Nicolas saat ini, Nitami bukan tidak sengaja bertemu. Namun sudah pernah bertemu tetapi harus dia rahasiakan.
'Terlalu banyak rahasia yang harus kau simpan, dan hidupmu kini di dalam masalah. Jika benar kau pernah bertemu dan bertatap muka dengan keluarga Dickson atau salah satu keluarga bangsawan kerajaan Inggris tersebut. Sudah di pastikan jika hidupmu harus tetap waspada.' Gumam Nicolas di dalam hatinya, dia mencurigai Nitami kalau dirinya pernah bertemu dengan keluarga Dickson secara langsung, tetapi harus dia rahasiakan.
"Tentu saja. Apa aku terlihat menyembunyikan sesuatu?" Tanya Nitami dengan tatapan tenang tanpa ragu sedikitpun.
Nicolas menatapnya intens. Lalu tersenyum tipis. 'Dia cukup pandai menempatkan diri, sepertinya dia sudah terlatih dalam hal ini. Apa dia pernah berhubungan dengan seorang mafia sehingga bisa bersikap tetap tenang dalam situasi seperti sekarang?' Gumam Nicolas kembali di dalam hatinya.
Nicolas hanya bisa percaya pada Nitami untuk saat ini. 'Sepertinya kedepannya banyak yang akan terjadi padanya, kau harus menjadi milikku dan selalu berada di sisiku. Agar hidupmu tidak mudah terusik oleh orang lain.' Gumam Nicolas melihat intens wajah Nitami yang masih menatapnya dengan tenang.
"Baiklah. Aku percaya." Ucap Nicolas. Nitami masih diam dengan raut wajah yang tenang.
"Bagaimana dengan putri dari Nadira?" Tanya Nicolas ingin tahu tentang putri dari adik kecilnya, yang merupakan keponakan sendiri.
"Dia cukup baik, fisik dan sikisnya sudah mulai membaik. Angel putri yang cukup kuat dan dapat menerima kebenaran tentang kematian kedua orang tuanya. Walaupun awalnya dia terguncang dan terus menangis sedih. Namun dia bisa melewati semua itu, kini dia mulai menata hati dan menikmati hidupnya untuk saat ini." Balas Nitami memberitahukan tentang keadaan Angel selama dalam pengasuhannya.
"Itu karena ada kau di sisinya." Balas Nicolas dengan sorot mata yang tulus.
'Setidaknya Angel tidak memiliki nasib seperti diriku.' Gumamnya di dalam hati. Nitami menatap intens Nicolas.
Dia merasa Nicolas sebenarnya tidaklah buruk. Dia memiliki sisi yang cukup tenang dan ramah pada seseorang yang mungkin nyaman baginya. Itu yang Nitami tangkap pada sosok Nicolas sekarang.
"Angel adalah korban di sini. Dia pantas mendapatkan pertanggung jawaban penuh." Jawab Nitami.
Nicolas membenarkan apa yang di katakan oleh Nitami? Angel adalah korban yang kehilangan kedua orang tuanya di saat usianya masih terlalu kecil. Dia tidak akan menyia-nyiakan putri dari adik kecilnya. Nicolas berjanji akan mengasuh dan membahagiakan Angel, bagaimana juga Angel bagian dari keluarga Orlando, putri kandung dari Nadira Orlando sang adik.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
__ADS_1
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.