
***Perusahaan Nyonya Sandra***
Nitami dan nyonya Sandra masih berada di dalam ruangan yang tersembunyi, ada di dalam ruangan Presdir yang di miliki oleh perusahaan nyonya Sandra.
Sebuah papan mengalihkan semua perhatian Nitami saat ini, dia yang ingin mencari sebuah kebenaran tentang siapa kedua orang tuanya? Membaca semua artikel, berita koran dan majalah lama yang tertempel rapi pada papan tersebut. Nitami membaca semuanya.
Berita tentang nama besar seorang dokter jenius pada masanya di Inggris, yaitu dokter Hektor Saila. Seorang dokter kepercayaan dari keluarga bangsawan Damaresh kerajaan Inggris. Berita tentang terbunuhnya seluruh keluarga Saila oleh sekelompok mafia yang di ketahui berasal dari negara Italia.
Berita pembantaian yang hanya beredar satu hari saja, karena berita tersebut segera di tekan oleh pihak yang berkuasa dan menghilang begitu saja bagaikan di telan bumi. Beberapa artikel mengenai putri Helena Damaresh yang menderita sebuah penyakit mematikan, hingga akhirnya meninggal dunia. Berita itu sebenarnya adalah berita bohong, karena putri Helena Damaresh seharusnya ikut tewas di saat pembantaian keluarga Saila.
Beberapa artikel, berita koran dan majalah lama yang menuliskan sebuah berita duka untuk keluarga bangsawan Damaresh selama sepekan. Beberapa berita tentang keluarga Damaresh, dari berita pernikahan putra pertama hingga kelahiran cucu pertama dari keluarga bangsawan Damaresh, yaitu putri Valeria Damaresh.
Nitami sungguh tidak menyangka dan tidak percaya akan kebenaran tersebut. Yang menjadi pertanyaan darinya, jika berita pembantaian itu terjadi sebelum ia di lahirkan, bagaimana cara kedua orang tuanya bisa selamat dari pembantaian tersebut? Kebakaran hebat yang meluluh lantahkan rumah keluarga Saila, membuat seluruh keluarga Saila terbakar tanpa tersisa satupun. Lalu bagaimana bisa kedua orang tuanya hidup hingga dirinya di lahirkan?
"Bagaimana mungkin ini terjadi?" Tanya Nitami.
Nyonya Sandra melihat ke arah Nitami, dia tahu pertanyaan itu akan terlontar begitu saja. Nyonya Sandra menarik dan menghembuskan nafasnya perlahan dan menjawab.
"Ketika pembantaian dan kebakaran itu terjadi, tidak ada yang tahu jika mama dan papamu tidak berada di kediaman keluarga Saila. Mama dan papamu pada saat itu, berada di luar dan bertemu tante yang sedang berkunjung ke Inggris untuk urusan bisnis." Ungkapnya. Nitami masih diam untuk menyimak semuanya.
"Tante meminta pada mama dan papamu untuk menemani tante beberapa hari di Inggris, karena hanya mereka berdua yang tante kenal. Mereka pun setuju dan ikut menginap di apartemen tante, keesokan paginya kami mendengar berita kebakaran dan pembantaian itu. Kami cukup terkejut akan berita tersebut, seluruh keluarga dan kediaman Saila terbakar tanpa sisa. Tanpa mereka ketahui jika masih ada dua orang keluarga Saila yang selamat dari bencana itu." Ungkap nyonya Sandra menatap intens Nitami.
"Tentu saja papamu terpukul akan bencana yang menimpa seluruh keluarganya, tidak ada yang selamat dari pembantaian dan kebakaran itu. Namun sayangnya berita itu hanya beredar satu hari saja, dan menghilang bagaikan di telan bumi. Aku meminta mama dan papamu untuk tinggal di dalam apartemen hingga semuanya aman kembali. Tetapi…!!" Ungkapnya terhenti. Tatapan nyonya Sandra berada pada sebuah majalah dan koran lama, di mana terdapat berita mengenai putri Helena Damaresh.
"Beberapa minggu setelah kejadian itu, berita mengenai putri Helena Damaresh yang sedang di rawat pada salah satu rumah sakit khusus untuk keluarga bangsawan kerajaan Inggris, putri Helena di nyatakan mengidap sebuah penyakit yang mematikan, satu minggu kemudian berita tentang kematian putri Helena Damaresh pun di rilis dan berita itu benar-benar memukul hati mamamu yang masih hidup, dan papamu mencurigai sesuatu akan kejadian tersebut." Ungkapnya. Nitami menatap intens koran dan majalah yang ada di hadapannya.
"Apa maksud tante?" Tanya Nitami.
"Papamu mencurigai sesuatu tentang kejadian yang menimpa keluarganya. Ini semua bukan sebuah kecelakaan yang murni. Ini adalah sebuah kecelakaan yang memang di rencanakan oleh seseorang. Seseorang yang ingin menyingkirkan mereka karena suatu alasan, papamu pun berusaha menyelidiki semuanya secara diam-diam."
"Kau tahu Nitami …" Ucapnya, Nitami melihat ke arah nyonya Sandra.
__ADS_1
"Tidak ada yang tahu, jika papamu adalah orang yang sangat jenius sama seperti dokter Hektor Saila. Namun papamu ahli di bidang bisnis dan juga ahli di bidang IT, tanpa kami ketahui dia memiliki sebuah anggota organisasi yang tersembunyi. Sebuah organisasi yang ada di dunia maya dan dunia bawah, dengan kata lain dia memiliki anggota organisasi mafia yang bekerjasama dengan seseorang yang dia kenal dari dunia maya." Ungkapnya sembari tersenyum.
"Papaku bekerja bersama organisasi mafia." Ucap Nitami menatap nyonya Sandra.
"Iya. Itu semua tidak di sengaja, papamu hanya berniat membantu seorang teman yang membutuhkan bantuan darinya. Papamu pada saat itu tidak mengetahui jika teman yang ia tolong adalah putra dari salah satu anggota mafia yang cukup kuat. Perusahaan yang di miliki oleh teman papamu itu dalam masalah, semua sistem pengamanan perusahaannya kebobolan dan mendapatkan serangan virus, sehingga perusahaan itu hampir di ambang kebangkrutan. Beberapa bisnis gelapnya pun di serang oleh pihak yang menjadi musuh mereka." Ungkapnya sembari melangkah mendekat ke arah meja monitor yang ada di ruangan tersebut dan mengaktifkannya.
Nitami hanya diam dan mengikuti arah ke mana nyonya Sandra melangkah.
"Papamu membantu semampunya, dan dia berhasil menyerang balik virus itu dan menyelamatkan perusahaan temannya. Hanya beberapa bisnis gelapnya saja yang hancur, tetapi itu tidak menjadi masalah. Sejak itulah papamu dan temannya itu menjadi lebih dekat dan saling membantu." Ungkapnya.
"Temannya yang memang memiliki koneksi luas di dunia bawah, dengan mudah membantu menyelidiki kasus pembantaian dan kebakaran keluarga Saila. Mereka dengan mudah menemukan titik terang dari kasus itu, ini semua bukan sekedar kecelakaan atau pembantai biasa tetapi rencana pembunuhan." Ungkapnya yang sukses membuat Nitami terkejut.
"Rencana pembunuhan." Ulang Nitami.
"Iya, rencana pembunuhan."
"Siapa yang melakukannya?" Tanya Nitami ingin tahu jelas.
Ada amarah di hatinya, kepalan kuat tangannya terlihat jelas. Nyonya Sandra dapat melihat itu semua, lalu menatap intens wajah Nitami.
"Keluarga Damaresh."
"Iya. Keluarga Damaresh dalang dari semua ini, lebih tepatnya adalah Duke Wilmer Damaresh dan Duke Helios Damaresh. Opa dan paman tertua mu." Balas nyonya Sandra dengan tegas.
"Apa semua ini mungkin? Bagaimana bisa anggota keluarga mencelakai putri dan adiknya sendiri?" Ungkap tanya Nitami tidak percaya.
Nyonya Sandra tersenyum tipis, lalu berkata.
"Bahkan keluarga terdekat adalah musuh yang tidak terlihat jelas. Kau tahu apa alasan dari semua itu?" Ucap nyonya Sandra memberikan sebuah pertanyaan untuk Nitami.
Nitami diam tidak bereaksi, wajahnya masih terlihat terkejut sekaligus marah akan apa yang menimpa keluarganya.
__ADS_1
"Pernikahan mama dan papamu. Cinta mereka adalah akar permasalahan dari semua ini." Ucapnya.
"Mengapa?"
"Pernikahan mereka tidak di setujui oleh Duke Wilmer Damaresh, namun tidak dengan putri Joanna Damaresh. Dia malah merestui pernikahan tersebut karena putri Joanna tahu, jika papamu memiliki keistimewaan seperti yang di miliki oleh dokter Hektor Saila. Dokter kepercayaannya sekaligus anak buah yang menjadi tangan kanannya." Ungkap nyonya Sandra sembari mengetik sebuah password pada layar monitor yang ada di hadapannya.
"Aku semakin tidak mengerti semua ini."
"Dokter Hektor Saila adalah tangan kanan dari putri Joanna Damaresh, dialah yang selalu membantu putri Joanna untuk melakukan segalanya, agar keluarga Damaresh tetap berada pada posisi keluarga bangsawan kelas atas nomer 1, di antara keluarga bangsawan lainnya. Putri Joanna Damaresh adalah satu satunya keturunan dari keluarga Damaresh selanjutnya yang mewarisi tahta menjadi kepala keluarga Damaresh. Sedangkan opa mu adalah putra ketiga dari salah satu keluarga bangsawan kerajaan Inggris, yang kini sudah tidak memiliki kekuasaan lagi. Mereka di jodohkan oleh dukungan dari beberapa keluarga bangsawan lainnya. Putri Joanna menjalani pernikahan politik dan bisnis untuk mempertahankan sekaligus memperluas kekuasaan keluarga Damaresh." Ucapnya, lalu berbalik melihat ke arah Nitami.
"Kamu tahu Nitami, pernikahan politik dan bisnis seperti ini biasa terjadi. Bukan di hanya di dalam keluarga bangsawan dan kerajaan saja. Bahkan ini juga terjadi di dalam keluarga kaya raya seperti kami, contohnya tante dan om Markus. Kami juga adalah pasangan suami istri yang di jodohkan dan melakukan pernikahan politik dan bisnis, untuk mempertahankan dan meningkatkan kekuasaan, kekayaan dan bisnis kami agar tetap stabil dan tambah berkembang." Ucapnya tersenyum getir karena mengingat masa lalunya. Nitami masih diam.
"Asal kamu tahu Nitami, putri Joanna Damaresh tidak tahu sama sekali kebusukan suami dan putra kandungnya itu. Bahkan berita penyakit dan kematian dari putri Helena adalah ide dari mereka berdua, Putri Joanna pada saat itu sedang berkabung dan bersedih atas kematian putri Helena yang dia ketahui ikut di dalam kebakaran keluarga Saila. Putri Joanna tidak dapat berpikir jernih pada saat itu dan hanya bisa menyerahkan segalanya pada suami dan putranya untuk di atur sebaik mungkin." Ucapnya. Kini nyonya Sandra sedang mengetik sebuah alamat email di layar monitornya.
"Hingga berita kematian putri Helena Damaresh di rilis karena menderita penyakit yang mematikan. Tidak satupun komentar yang keluar dari mulut putri Joanna, dia terlalu bersedih karena kehilangan putri semata wayangnya. Putri yang di harapkan sebagai ahli warisnya untuk menggantikan posisinya di masa depan." Nitami mengerutkan keningnya tidak mengerti, bagaimana bisa seorang putri menjadi ahli waris sedangkan putri Joanna memiliki seorang putra yang lebih berhak atas itu?
"Mungkin kamu heran akan hal ini." Ucapnya. Nitami hanya masih setia pada diamnya.
"Silsilah keluarga Damaresh sejak awal hanya akan di wariskan pada putri pertama keturunan dari keluarga bangsawan Damaresh, dan itu terjadi sudah beberapa keturunan mereka. Keluarga Damaresh adalah keluarga bangsawan satu satunya yang di kendalikan dan di pimpin oleh seorang wanita, dan itu tidak berubah sejak awal hingga beberapa keturunannya. Putri pertama yang di lahirkan akan naik tahta sebagai ahli waris, baik itu putri pertama ataupun cucu pertama mereka." Jelas nyonya Sandra.
"Jika mamamu masih hidup, dialah ahli waris selanjutnya. Bukanlah kakak pertamanya yang terlahir sebagai putra pertama Keluarga Damaresh. Itu salah satu penyebab dan alasan kuat pamanmu nekat melakukan semua ini, menyingkirkan adik perempuannya sendiri. Dia sudah termakan akan ucapan dan hasutan dari Duke Wilmer Damaresh, opa mu sendiri."
"Jahat sekali. Apa mereka berdua seorang manusia?" Ucap Nitami dengan nada dingin dan marah yang sudah memuncak di dalam hatinya.
Nyonya Sandra dapat melihat kilat amarah itu pada sorot mata Nitami. Semua ini memang harus terjadi, Nitami harus melakukan sesuatu untuk kedua orang tuanya. Nyonya Sandra sebagai sahabat dari kedua orang tua Nitami, mengharapkan sebuah keadilan untuk kedua sahabatnya yang sudah tiada.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
__ADS_1
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.