Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.

Berbagi Cinta. AKU ISTRIMU BUKAN TUMBAL.
133. Season 2...Menjadi Pusat Perhatian.


__ADS_3

…Season 2…


***Aula Istana Damaresh***


Kejutan yang tidak terduga datang di bawa oleh keluarga bangsawan Misel. Leonardo Misel datang membawa wanita yang wajahnya begitu mirip dengan putri Helena Damaresh, dan putri Joanna Damaresh di masa muda sang putri dulu.


Sang putri tidak dapat berkata bohong atau menolak semua yang ia lihat dengan jelas. Wajah yang begitu sangat ia rindukan, kini berada tepat di hadapannya. Saat ia ingin mendekati Nitami dan memeluknya. Langkahnya terhalang oleh cekalan kuat dari seseorang di belakangnya.


Sang putri terdiam dan melihat ke arah orang yang telah berani mencekal tangannya. Dia adalah Duke Wilmer Damaresh. Sang Duke menghalangi putri untuk datang mendekati Nitami, dan semua orang dapat menyaksikan itu.


"Kendalikan diri anda putri." Bisik lembut Duke Wilmer Damaresh kepada sang putri.


"Bersikaplah seperti seorang putri." Ucapnya kembali dengan senyum yang penuh akan peringatan baginya.


Putri Joanna melihat intens dan serius suaminya itu, perkataan yang di katakan Duke Wilmer ada benarnya. Mereka kini sedang berada di hadapan umum dan di saksikan oleh banyaknya para tamu undangan. Tidak baik jika membuat suatu kehebohan di tempat itu.


Sang putri yang mengerti, secara perlahan melepaskan cekalan tersebut. Ia adalah seorang putri yang terhormat dan di hormati selama puluhan tahun. Jadi dia tahu bagaimana seharusnya bersikap dan mengambil keputusan. Siapa pun tidak berhak mengatur hidupnya.


"Aku tahu bagaimana seharusnya bersikap. Duke Wilmer Damaresh." Balasnya pelan dengan penekan pada setiap kata-katanya.


Putri tetap melangkah dan mendekati Nitami serta Leon yang masih berdiri di sana.


Putri tersenyum setelah dapat mengembalikan perasaan dan mimik wajahnya yang tadi sempat terkejut.


"Senang berjumpa dengan anda tuan Leon, nona muda." Sapa putri kepada Leon, lalu beralih ke arah Nitami secara bergantian.


Putri segera meraih kedua tangan Nitami dan menggenggamnya erat serta hangat. Kemudian ia mencium dengan sopan kedua pipi Nitami.


Nitami tahu jika sikap ramah sang putri harus terlihat wajar padanya. Ia pun mengerti dan harus seperti apa? Mengikuti jalannya permainan malam ini, adalah hal yang akan dia lakukan.


"Terima kasih yang mulia, senang berjumpa dengan anda malam ini. Terima kasih atas sambutan anda, suatu kehormatan bagi hamba." Balas ramah Nitami menampilkan senyumnya yang hangat.


Tentunya membuat hati Sang putri bergetar melihat senyum hangat Nitami. Sungguh senyum yang sudah lama tidak ia lihat setelah kepergian putri Helena puluhan tahun silam.


Leon tahu bagaimana situasi mereka, dan dia akan mulai mengambil langkah selajutnya.


"Saila. Perkenalkan dirimu dengan baik kepada yang mulia." Perintah Leon seakan memberikan isyarat untuk Nitami agar terus maju ke depan.


"Maaf yang mulia. Mohon ijin, perkenalkan saya Nitami Adreena Saila. Adik sepupu Leonardo Misel dari garis keturunan Debora Misel Saila." Ungkapnya dengan sikap sopan dan hormat.


Kini sikap sang putri terlihat normal dan tidak terkejut sama sekali. Dia harus pandai untuk bisa mengendalikan diri dan emosinya.

__ADS_1


"Saila salah satu dokter spesialis bedah umum yang baru saja bergabung bersama tim dokter Erick, yang mulia." Timpalnya dengan cepat.


"Oya. Senang jika dapat di tangani oleh dokter cantik seperti nona Saila." Balas Sang putri.


"Suatu kehormatan bagi hamba, jika itu benar adanya, yang mulia." Balas cepat Nitami.


Putri tersenyum senang, Nitami dapat mengikuti aturan permainannya. Ia pun memberikan sebuah isyarat dari jari tangannya. Datang segera seorang wanita yang cukup cantik dan dewasa.


"Hamba yang mulia." Ucapnya saat sudah berada di dekat Sang putri.


"Apakah jadwal pertemuan untukku bersama dua tim dokter di rumah sakit Palace sudah di atur?" Tanya Sang putri pada sekretarisnya tersebut.


"Siap yang mulia, sudah. Dua hari lagi pada pukul 10 pagi. Jadwal pertemuan sekaligus pemeriksaan rutin anda dan putri Valeria, yang mulia." Balasnya pelan.


"Baiklah. Ingatkan lagi untuk jadwal tersebut. Jangan lupa untuk menghubungi semua anggota tim dokter yang ada."


"Siap laksanakan, yang mulia." Balasnya, dan segera undur diri setelah mendapat isyarat perintah dari Sang putri.


"Sampai jumpa dua hari lagi, nona Saila." Ucapnya kepada Nitami. Sebuah harapan bertemu kembali ada di dalam kalimat tersebut.


"Tentu saja yang mulia. Terima kasih atas perhatian anda." Balas Nitami sopan.


Waktu mereka telah habis. Waktu yang singkat namun penuh akan arti yang dapat melancarkan semua rencana yang telah di susun dengan rapi.


Kepergian Nitami menjadi perhatian khusus oleh pandangan mata putri Joanna. Melihat ke arah punggung Nitami, ia kembali mengingat bagaimana postur tubuh putri Helena terlihat sama seperti yang di miliki oleh Nitami.


"Mari putri, kita kembali duduk." Ajak Sang Duke merangkul lengan putri Joanna dengan lembut dan penuh perhatian.


Tanpa berkata, putri Joanna melangkah dan kembali ke tempat duduknya. Acara berlangsung seperti semestinya, salam dari semua para undangan datang silih berganti.


Salam perkenalan yang penuh akan maksud di dalamnya. Semua bersikap sebaik mungkin di hadapan putri Joanna. Seorang putri yang terlahir dari garis keturunan salah satu pangeran kerajaan Eropa, dan nona muda pewaris keluarga bangsawan Damaresh. Membawa namanya pada posisi seorang putri yang berada di atas semua keluarga bangsawan beberapa kerajaan yang bergabung di wilayah tersebut.


Posisi putri Joanna Damaresh ia dapatkan langsung dari pemberkatan 5 pemimpin kerajaan yang saling bekerja sama. Posisi yang ia dapatkan murni dari kelahirannya, yang terlahir dari garis keturunan beberapa pewaris tahta keluarga para bangsawan, dan keturunan murni dari garis keturunan 5 kerajaan.


Posisi putri Joanna Damaresh adalah posisi tertinggi setelah posisi keluarga kerajaan. Posisi yang tidak dapat di pandang remeh. Posisi terhormat yang akan selalu di hormati oleh para bangsawan yang ada di bawah keluarga bangsawan Damaresh. Posisi yang hanya dapat di tempati oleh seorang wanita yang telah menikah, wanita keturunan pertama di dalam keluarga bangsawan Damaresh.


Kedudukan tertinggi dan kekayaan yang di miliki oleh keluarga bangsawan Damaresh, adalah salah satu faktor utama banyak dari mereka yang menginginkan untuk masuk ke dalam keluarga bangsawan tersebut. Namun tidak mudah bagi mereka, karena harus masuk mengikuti aturan turun temurun yang sudah di tetapkan oleh pihak keluarga sebelumnya, dan telah berjalan sejak beberapa keturunan mereka.


Acara demi acara berlangsung. Kini acara pesta dansa yang di buka oleh pasangan baru yang telah bertunangan 2 tahun yang lalu. Putri Valeria Damaresh dan tuan muda Edward Ballard.


Putri Valeria Damaresh adalah satu-satunya putri yang lahir di dalam keluarga Damaresh. Itu artinya putri Valeria lah yang akan mewarisi tahta dari putri Joanna Damaresh, setelah ia menikah nantinya bersama tuan muda Edward Ballard yang menjadi tunangannya.

__ADS_1


Namun jika benar Nitami juga memiliki darah keturunan dari keluarga Damaresh, yang terlahir dari putri Helena Damaresh seperti yang di ketahui oleh Nitami dari video pesan kedua orang tuanya. Jika Nitami terbukti memiliki darah keturunan Damaresh, itu artinya Nitami lah yang lebih berhak menduduki tahta tersebut. Menjadi putri selanjutnya pemegang tahta keluarga bangsawan Damaresh.


Inilah satu masalah baru yang datang menghampiri seseorang yang tidak suka akan kehadiran Nitami. Orang tersebut tidak akan tinggal diam jika semua yang ia telah jalani dan kendalikan selama ini hancur serta gagal karena kehadiran Nitami.


Dia akan bertindak tegas, jika perlu ia akan melakukan hal yang sama seperti yang dulu pernah ia lakukan. Menyingkirkan semua yang menghalangi jalannya hingga tidak terlihat di depan matanya.


Apakah hal itu dan kekejaman dari orang tersebut akan dapat Nitami hadapi? Apakah Nitami menginginkan tahta yang menjadi perebutan hingga mampu menghilangkan banyak nyawa yang tidak bersalah? Apakah Nitami akan meraih tahta tersebut atau menginginkan sesuatu hingga berusaha mendekatkan diri ke dalam keluarga Damaresh? Hanya Nitami yang tahu apa yang sedang ia lakukan sekarang.


Di sinilah awal Nitami harus berada, di dalam pesta yang terselenggara pada aula Istana Damaresh. Mendekatkan diri untuk mencari apa yang ingin ia ketahui kebenarannya.


Setelah putri Valeria dan tuan muda Edward membawakan dansa pertama mereka. Pesta dansa di lanjutkan kembali oleh semua para undangan, pengikut dan beberapa orang yang telah hadir di tempat itu. Kemudian acara jamuan bebas dengan iringan musik.


Nitami dan Nicolas melakukan dansa bersama pertama mereka. Pandangan mata mereka saling memandang dengan teduh dan hangat. Tubuh keduanya bergerak seirama dengan musik yang melantun lembut dan merdu.


Semua mata khususnya putri Joanna melihat ke arah mereka. Melihat ke arah Nitami yang terlihat sangat lihai dalam berdansa mengikuti alunan musik. Berpasangan bersama Nicolas Orlando yang tidak pernah sekalipun membawa seorang wanita atau gadis untuk berdansa. Kini menjadi pasangan dansa Nitami, wanita cantik yang terlihat anggun selayaknya putri kerajaan. Pusat perhatian ada kepada mereka berdua.


"Terima kasih, anda menerima saya untuk menjadi pasangan anda malam ini." Ucap Nitami merasa aneh tidak mengatakan apapun, setelah ia tiba-tiba mengatakan jika dia adalah calon istri Nicolas malam ini kepada seluruh anggota keluarga Massimo dan Orlando.


Nicolas menatapnya dengan teduh dan hangat. Rasa gugup itulah yang kini Nitami rasakan.


"Maaf tuan. Jika anda merasa terbebani, ijinkan hanya terjadi malam ini saja." Ucap Nitami pada akhirnya. Diamnya Nicolas di salah artikan oleh Nitami.


"Apa aku mengatakan keberatan?" Ucap Nicolas pada akhirnya. Ia tidak ingin Nitami salah mengartikan diamnya.


Pria itu diam karena ingin mengamati wajah cantik yang sangat ia rindukan. Wajah cantik yang selalu datang di dalam mimpinya setiap malam. Wajah cantik yang begitu lama ia dambakan untuk menjadi miliknya.


"Apa kamu ingin mempermainkan aku?" Tanya Nicolas ingin tahu jelas tentang keputusan yang tadi Nitami ucapkan. Keputusan untuk menjadi calon istrinya di masa depan.


"Tidak tuan. Saya tidak bermaksud mempermainkan anda. Saya serius mengatakan jika akan menjadi calon istri anda, tetapi jika anda tidak suka. Anda bisa menolaknya." Balas Nitami mencari kalimat yang aman.


Nicolas terdiam mendengar perkataan Nitami. Setelah mengatakan keputusan untuk menjadi calon istrinya, itu artinya sebuah ikatan yang tidak akan Nicolas lepaskan begitu saja. Tidak akan mungkin ia menolak lamaran dari wanita yang ia tunggu setelah sekian lamanya. Itu tidak akan pernah terjadi, mulai detik ini Nitami adalah miliknya. Hanya untuknya.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.

__ADS_1


__ADS_2