Cinta Di Atas Kontrak

Cinta Di Atas Kontrak
Jatah?


__ADS_3

Putri sudah mandi pagi-pagi sekali.


Ia membayangkan nikmatnya makan buah strawberry.e


"Ayo sayang, cepet bangun" Kevin menarik selimutnya sampai menutup mukanya.


Putri menarik selimut itu.


Tapi lagi-lagi, Kevin mengelak.


Usaha Putri untum membangunkan Kevin tidak berhasil.


"Kamu, kalau tidak mau menuruti keinginanku, jangan sampai minta jatah lagi"


ancam Putri.


"Jatah?" ucapan Kevin meninggi.


"ya, dan jangan dekat-dekat sama aku. Aku mau pulang ke ruko saja" ucap Putri kesal.


Mendengar itu, Kevin langsung bangun, ia lupa kalau belum memakai apa-apa.


"Viiiiin" teriak Putri.


Kevin langsung lari masuk ke kamar mandi.


Putri hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku Kevin yang suka semena-mena.


"Sayaaaaang..."


teriak Kevin.


Putri sudah tau kebiasaan Kevin, dan memberikan handuk kepadanya.

__ADS_1


Kevin keluar kamar mandi dan mencium kening Putri.


"Thank you, honey" ucapnya


"Sudah siap?" tanya Putri.


"Ayolah, daripada gak dapat jatah dan gak boleh tidur bareng" ucap Kevin merangkul pundak Putri.


Pagi itu, Kevin terkejut, ternyata pasar tradisional yang dipikirannya sangat berbeda.


Mata Kevin tertuju pada mangga muda. Ia membelinya, bukan sedikit, tapi 3 kg.


"Aku udah selesai. yok pulang." ajak Putri.


Sepanjang jalan, Putri hanya menyantap strawberry yang dibelinya.


"Enak?" tanya Kevin.


Putri mengangguk.


"Tadi aku melihat kau membeli mangga muda. Buat apa?" tanya Putri.


"Yang aku tau, wanita hamil suka makan mangga muda. Siapa tau kau ingin itu, kan tinggal ambil saja" ucap Kevin yang konsentrasi dengan jalanan.


Sampai di rumah, Kevin meminta si mbak membawakan belanjaan yang ada di dalam mobil, dan ia segera menyalin bajunya, ia teringat bahwa pagi ini ia harus meeting dengan pemilik saham. Termasuk papinya, Hary O'Leary.


Sementara Putri menyiapkan sarapan untuk Kevin, Ia bergegas memilih baju yang akan dipakainya, dan segera keluar dari kamarnya.


Putri dengan sigap merapikan baju Kevin.


"Sarapannya, bos" ucap Putri.


"Aku sarapan di kantor saja ya sayang, aku kesiangan" ia menyeruput teh susu buatan Putri dan mencium kening putri. Ia segera mengeluarkan mobilnya.

__ADS_1


"Tumben sendirian, biasanya bareng Ajin." ucapnya sambil masuk ke dalam rumah.


Di dalam kamar, Putri merapikan handuk Kevin yang masih ada di atas kasur.


"Kebiasaan sekali. Kapan dia bisa berubah" gerutunya sambil mengambil handuk itu.


Entah kenapa, rasa kantuknya datang, Ia berbaring di atas kasurnya, dan tak lama ia tertidur pulas.


Dalam mimpinya, Ia melihat darah di mobil Kevin.


"Vin.. Vin..." teriaknya.


Si mbak yang kebetulan sedang di dekat kamar majikannya itu, segera menghampiri Putri.


"Nona, nona.. Bangun," sapa si mbak.


Putri tampak mengeluarkan banyak keringat.


"Nona, minum dulu" ucap si mbak menyodorkan minum untuk majikannya itu.


"Mbak.. aku takut." ucap Putri.


"Ada apa non?"


"Aku mimpi, melihat mobil Kevin yang dibawanya tadi penuh dengan darah" cerita Putri.


"Sudah non, itu hanya mimpi. Jangan dipikirin. Sekarang yang harus dipikirkan, non mau makan apa, biar saya gak salah masak, non" ucap si mbak sambil tertawa kecil.


"Aku belum kepikiran mau apa mbak. Nanti saja kalau aku mau, aku bilang ya. Oh ya, terima kasih ya mbak. Sudah membangunkan aku dari mimpi buruk itu" ucap Putri menggenggam tangan si mbak.


****Semoga hanya mimpi ya guys.


Gimana kalau terjadi apa-apa sama kevin? 😭😭

__ADS_1


Yok, terus vote, biar cerita ini makin seru.. 😍😍**


__ADS_2