CINTA INI TAK BERSYARAT

CINTA INI TAK BERSYARAT
12.Will you maried me??


__ADS_3

...💐💐Happy Reading💐💐...


Jrengggggggg...


Vian mulai memetik gitar akustiknya dengan sempurna, petikan demi petikan dia lakukan dengan lincahnya.


"Bening.. silahkan buka penutup matanya"


Ucap Vian bersuara dari atas panggung, menggunakan mic dari atas.


"Haaaahhh.. ya ampun.."


Setelah membuka penutup matanya dengan perlahan, Bening terkejut dan mendekap mulutnya dengan kedua tanganya, dia hampir tak percaya dengan apa yang dilihatnya malam ini.


"Ini mimpi apa bukan, indah sekali"


ucap Bening lirih.


Vian tersenyum sejuta watt dan mulai menyanyikan lagunya yang dipilihnya.


O-o-ohh...


Kini ku menemukanmu


Diujung waktu ku patah hati


Lelah hati menunggu


Cinta yang selamatkan hidupku..


Kini ku tlah bersamamu


Berjanji tuk sehidup semati


Sampai akhir sang waktu


Kita bersama tuk selamanya...


Bening berjalan menyusuri lilin-lilin kecil ke atas panggung dengan senyum yang tidak pernah redup, indah sekali, benar-benar malam yang sempurna baginya.


Vian menyambut tangan Bening untuk keatas panggung.


Tangan kiri memegang tangan Bening,tangan kanan membawa sebuket bunga mawar merah yang wangi sekali.


"Bening.. Walaupun perkenalan kita begitu singkat, tapi kamu telah membuat hatiku bergetar hebat dan tak henti-hentinya memikirkanmu, terima kasih selalu membuatku tersenyum, terima kasih karena kamu telah hadir di hidupku"


"Bening... Will you maried me ?"


Ucap Vian sambil menekuk lututnya dihadapan Bening dan memegang tangan mulusnya juga memegang kotak cincin yang mewah.


Bening tersenyum sambil menitikkan cairan putih di kedua sudut matanya, dia terharu, dia bahagia sekali, bahkan sulit diungkapkan dengan kata-kata.


"Yesss... I will"


ucap Bening terisak bahagia, tidak ada alasan untuk mempertimbangkan apalagi menolak laki-laki didepan matanya, yang sudah berlalu lalang dipikirannya akhir - akhir ini.


Mereka kemudian berpelukan, dan kedua tangan vian mulai memegang pipi Bening dan...


"Cup"


Vian mencium bibir Bening, seketika lampu dikafe semua menyala dengan sempurna, suara sorak gemuruh pengunjung memenuhi seisi kafe, mereka semua menjadi saksi Keromantisan dua insan yang sedang dilanda asmara, ada yang memfoto,ada yang merekam, bahkan mereka ada yang live di social media mereka masing-masing.


Diraihnya jari manis tangan bening, dipasangkan cincin bermatakan berlian yang mengkilap yang sudah pasti mahal harganya.


Dikecupnya jari jemari Bening,dan mereka kembali berpelukan dengan erat, tanpa mempedulikan banyak sorot mata yang tertuju padanya.


"Terima kasih"


ucap Bening, dia tidak tau apa yang harus diucapkan, serasa ngeblank otaknya malam ini, BAHAGIA hanya itu yang dia rasakan.


"Ilove u Bening"


"I love you too.. i love you so much"

__ADS_1


Tak henti-hentinya air mata bahagia Bening mengalir dengan derasnya melihat sosok tampan didepannya.


Bahagia itu selalu datang bersama orang-orang yang Sabar.


Alloh selalu punya rencana yang jauh lebih indah, yang tak pernah kita duga sama sekali.


Cukup bersyukur apapun nikmat dan cobaan yang telah Tuhan berikan, Alloh lah yang akan mengatur kebahagian kita.


Hidup kita ibarat Petani, kita hanya perlu menabur benih dan merawatnya, Alloh yang akan menumbuhkan pohonnya, tanpa harus kita menarik tunasnya agar cepat berkembang,begitu juga dengan hidup kita, kita hanya perlu menambah doa dan bersyukur, Alloh akan melakukan yang tidak bisa dilakukan hambanya.


Janji Alloh itu pasti.


"Kita duduk disana ya?"


ajak Vian.


"Heermm.."


Bening menganggukan kepalanya sambil tersenyum bahagia.


Digengamnya erat jari jemari Bening melewati lilin-lilin kecil menuju meja mereka yang sudah terhidang makanan terspecial dari kafe tersebut.


Sebuah meja dengan dihiaskan bunga dan lilin berbentuk love, dan dua buah piring berisikan Tenderloin yang sungguh menggoda lidah.


"Apa kamu menyukainya?"


Tanya Vian sambil menikmati hidangannya.


"Tentu aku suka sekali."


"Apa kamu bahagia sayang? maaf kalau ini terkesan mendadak."


"Malam ini mungkin aku lah wanita yang paling beruntung bisa mendapatkan pria sepertimu."


"Benarkah?"


"Tentu.. aku tidak menyangka, pria gesrek sepertimu bisa romantis juga, hehe.."


"Aku lihat di drama-drama korea kesukaanmu, jadi aku sedikit mengikutinya."


"Sedikit ya.. hanya hal romantis saja"


"Kenapa tidak sekalian dengan bergaya seperti oppa korea? biar terlihat sempurna dramanya?haha.."


"Ciiihhh.. itu bukan styleku, aku tidak mau, masak harus mengecat rambut kayak pelangi, yang benar saja, apa kata seluruh karyawanku jika melihatnya?"


Ucap Vian mengoceh sambil menampilkan wajah cemberutnya, yang terlihat imut itu.


"Hehe.. aku hanya bercanda,kamu imut banget deh kalau cemberut."


Ucap Bening gemas sambil menoel hidung mancung kekasihnya.


"Masak harus cemberut terus biar kamu suka."


"Aku menyukaimu apa adanya, tanpa syarat apapun itu."


"Hemmm.. benarkah? makin cinta deh ama kamu"


"Diiihhh..gombal."


"Aku belajar banyak darimu."


"Belajar apaan?"


"Gombalan recehmu, haha"


"Mana ada aku gombal, kamu itu yang sering niruin gaya abegeh jaman now."


"Tapi kamu suka kan?"


"Hmm..sedikit."


"Yaaaahh..masak sedikit, penonton kecewa nih"

__ADS_1


"Diiihh..gitu amat, maksudnya sedikit ruang yang tersisa, selebihnya syukakk!"


"Cieeee...mulai deh."


"Haiiis kamu ini."


"Hehe.. owh ya, kamu maunya kapan kita lamaran resminya?"


"Nanti aku tanyakan hari baiknya pada Romo dulu ya?"


"Lebih cepat lebih bagus ya sayang?"


Sayang..?kenapa hatiku selalu ser-seran saat dia memanggilku dengan sebutan sayang.


"Cieee.. udah ngebet banget nih ceritanya?"


"Hal yang baik tidak bagus ditunda-tunda,ini kan termasuk ibadah sayangku."


Astaga..sayangku?aahh.. jantungku, tolong kondisikan debaranmu itu.


"Hehe..baiklah, nanti kita bicarakan lagi soal ini"


"Aku tunggu kabar baik secepatnya ya?"


"Tentu."


"Habiskan makananmu, setelah ini kita mampir dulu ke suatu tempat"


"Kemana?"


"Rahasia"


"Dihhh.. sukanya bikin penasaran."


"Itu hobiku, akhir-akhir ini."


Banyak dari penonton yang mengucapkan selamat atas lamaran yang romantis malam ini.


Mereka memang terlihat serasi sekali, Vian dengan kemeja putih yang digulung sampai siku dan dipadukan dengan jeans biru, sederhana tapi sangat tampan, sedangkan Bening menggunakan dress berbahan jeans dibawah lutut yang berhiaskan renda-renda cantik, dengan rambut panjang dicurly bagian bawahnya, sederhana tapi mewah.


Benar-benar pasangan yang serasi dan selaras.


Akhirnya Vian mengajak Bening mampir disuatu tempat di dataran tinggi, disana dia bisa melihat cahaya lampu diberbagai penjuru kota dan terlihat seperti bintang bertaburan yang indah berwarna warni.


"Waaooww..indah sekali."


"Kamu suka tempat ini?"


"Suka banget, tenang, damai, dan indah sekali, kamu kok tau tempat indah seperti ini?"


"Tanya mbah gogle,ini kan lagi viral di medsos, hehe.."


"Memang pantes diberi Piala mbah gogle,selalu memberi tahukan semua yang kita tidak tahu."


"Apa aku harus datang dan mengucapkan terimakasih padanya?"


"Emang kamu tahu dia seperti apa?"


"Mungkin seperti bidadari?"


"Cihh.. itu sih mau mu"


"Tapi aku cuma mau satu bidadari didepanku saat ini"


Ucap Vian sambil memeluk Bening dari belakang.


"Hehe..terima kasih sayang"


Bening tersenyum-senyum sendiri.


Selamat ya mba Bening dan mas Vian


dr author😘😘

__ADS_1


Jangan lupa dukungannya gaess, ketik Like, Vote dan komen kalian.


Terima kasih😘


__ADS_2