
...🍃🍃🍃Happy Reading🍃🍃🍃...
Pagi menjelang Vian sudang bersiap untuk pergi kekantor dan sudah menggunakan kemeja kerjanya.
"Sayang..Pilihkan aku dasi yang cocok untuk kemejaku hari ini!!"
ucap Vian manja.
"Baik..Tuan muda!"
ucap Bening memilihkan dasi dan ingin memakaikannya di leher suaminya,tapi karena tinggi badan Bening kalah jauh dengan tinggi badan Vian, Bening kesusahan memakaikannya.
"Sini aku bantu!!"
ucap Vian yang sudah mengangkat Bening kedalam gendongannya.
"Makannya jadi orang jangan seperti pohon bambu, jadi kasiankan istrinya memakaikan dasi!"
ucap Bening sambil melingkarkan kakinya dipinggang suaminya dan segera memakaikan dasinya.
Cup
"Kan malah gampang nanti kalau mau ngambil mangga dikebun belakang!"
ucap Vian sambil mengecup kening istrinya.
"Hahaha..Ide yang bagus ya, bisa buat ngerujak nanti, diihhh seger kayaknya!"
ujar Bening menelan ludahnya membayangan asemnya mangga dicampur sambel rujak.
"kalau kamu mau, kamu tinggal nyuruh bibi aja beli ditukang rujak ujung sana yank, ngapain susah-susah bikin!"
ucap Vian.
"Aaahh...sudahlah, ayo kita sarapan, udah siang ini, nanti kamu terlambat"
ucap Bening.
"Walaupun terlambat, nggak ada yang berani memarahiku!!"
ucapnya enteng.
"Aku bilangin ayah kamu nanti lho, anaknya males-malesan kerja!"
ucap Bening.
"Ciihhhh...Dasar pengadu, aku tidak takut, tinggal bilang aja ke ayah kalau aku sedang gencar-gencarnya membuatkan cucu untuknya!aahh..Dia pasti akan sangat senang!"
ucap Vian santai.
"Waaahhh...Kamu memang tuan muda yang cerdass!!"
ucap Bening mengejek.
"Tampan juga kak?"
ucap Vian pede.
"Iya in aja deh..Biar cepet!"
ucap Bening meninggalkan suaminya yang manja itu ke ruang makan.
"Sayang aku berangkat ya? rencanamu hari ini mau ngapain?"
tanya Vian setelah menyelesaikan sarapannya.
"Eemm..Kayaknya mau ngecek resto deh yank, udah hampir seminggu lebih aku tidak kesana!"
ucap Bening membawakan tas kantor suaminya.
"Yawda..Jangan kelayapan kemana-mana setelah itu ya? saat aku pulang, kamu harus sudah ada dirumah!"
ucap Vian nggak mau dibantah.
"Siaaappp komandan!"
ucap Bening memberikan hormat.
Vian segera melaju ke kantor menggunakan mobil sport mewahnya.
Setelah sampai di depan pintu lift, Doni sudah menyambutnya.
"Selamat pagi Tuan muda? sepertinya cuaca hari ini cerah ceria!!"
ucap Doni mengejek.
"Kamu punya katarak ya donn, nggak liat diluar sedang gerimis!!"
ucap Vian heran.
"Haha..Maksud saya cuaca hati anda yang mulia raja!"
ucap Doni kembali meledek.
__ADS_1
"Dasar asisten gila!"
ucap Vian yang sudah menempati kursi kekuasaannya.
"Gimana? kalau tadi malam ada kegiatan apa lagi?"
ucap Doni kepo.
"Hisss...Kamu ini, kerja sana, nanya-nanya nanti pengen bisa berabe, ada perawan tua lewat kamu embat nanti!"
ucap Vian meledek.
"Diiihh...Boss kira aku nggak laku apa, harus ngembat prawan tua!"
ucap Doni kesal.
"Hahahahhaha..."
Vian tertawa puas.
Sambil mengerjakan pekerjaannya yang sudah beberapa hari tertunda karena pergi ke negara tetangga sambil honeymoon.
"Aaahh...Jam berapa ini?"
ucap Vian lirih sambil menyenderkan badannya kekursi empuknya.
"Emmm...Sedang apa istriku? baru setengah hari tidak melihatnya, aku sudah merindukannya!"
ucap Vian mengambil hpnya dan segera menelpon istrinya.
"Hallo sayang"
ucap Bening dibalik telponya.
"Emm..Kamu sedang apa? aku kangeeennn!!"
ucap Vian manja.
"Ciihh...Ini masih siang yank! udah kangen aja, emang nggak ada kerjaan?"
tanya Bening tersenyum.
"Pengennya ngerjain kamu ini"
ucap Vian dengan suara paraunya.
"Diiihh..Nggak jelas banget kamu ini yank!"
"Yank!"
"Apa?"
"Kangen?"
"Iya..Aku juga sayang"
"Yank!"
"Kenapa lagi sayang?"
"Dateng sini !"
"Ngapain?"
"Lowbet ini yank!"
ucap Vian manja.
"Apanya? Hp? Ya tinggal dicaslah? emang mati lampu disana?"
ucap Bening heran.
"Masak perusahaan Herlambang group mati lampu yank, kamu ini..!"
ucap Vian kesal.
"Trus yang lowbet apanya?"
tanya Bening.
"Aku lah! butuh amunisi ini"
rengek vian.
"Haaaahhh...Mau gimana lagi, punya suami manjanya selangit!"
"Biariiinn...cepat datang..Temenin aku makan siang!"
ucap Vian nggak mau dibantah.
"Baikk tuan mudaku tersayang!"
ucap Bening menggeleng serta bersiap datang kekantor Vian.
__ADS_1
Bening sudah sampai dikantor Vian dan segera menuju keruangan suaminya, semua orang menunduk karena sudah mengetahui dia nona muda diperusahaan ini, dengan menggunakan dress warna navi selutut dan jaket jeans corp setengah badan juga kaca mata hitam yang bertengger dihidung mancungnya membuatnya terlihat anggun dan cantik menawan.
"Heii donn !"
sapa Bening ketika melihat Doni keluar dari ruangan suaminya.
"Ini dia amunisinya, hai nona..Tuan muda bucin anda sudah menunggu dari tadi..!"
ucap doni kesal karena bossnya dari tadi sudah tidak konsen bekerja, entah kenapa hari ini bosnya tidak seperti biasanya dan sering termenung, mungkin karena merindukan istrinya, biasalah pengantin baru masih anget-angetnya pikir Doni menyimpulkan.
"Ciiihhh...Kamu ini, aku sumpahin ntar kamu bucin gila sama Alexa!!"
ucap bening kesal.
"Dalam angan-angan anda nona muda!"
ucap Doni tersenyum meledek.
"Awas ajaa, kalau nanti kamu minta bantuanku yaa!"
ucap Bening.
"Tidak akan nona !"
ucap Doni melangkah pergi.
"Ciihhh dasar asisten sombong!!"
ucap Bening sambil membuka pintu ruangan suaminya.
"Aaaaa...Sayang akhirnya kamu datang! kenapa lama sekali!!"
ucap Vian merentangkan tangannya dan disambut hangat oleh Bening.
"Emangnya aku punya pintu Doraemon, begitu buka langsung sampai? diluar masih gerimis yank, aku ngeri bawa mobil kencang kalau musim hujan.
"Besok kita beli pintu ajaib yaa?"
ucap Vian memeluk Bening sangat erat, entah kenapa hari ini dia tidak ingin jauh dari Bening.
"Kamu belum makan?"
tanya Bening.
"Belum.. gimana kalau kita keluar makan dikafe langganan aku, disana banyak makann lezat!"
ajak Vian.
"Okey, kita berangkat!"
ucap Bening semangat sambil menggandeng tangan suaminya.
Mereka berjalan beriringan keluar kantor dengan tangan Bening yang tak pernah lepas dari genggaman Vian.
"Donnn..Aku makan siang di luar aja, aku ingin mengajak kesayanganku kekafe langganan kita!"
ucap Vian saat bertemu Doni dibawah.
"Tapi saya sudah membelikan makan siang untuk tuan dan nona!"
ucap Doni menunjukkan bungkusan makananya..
"Kamu kasih aja kepacarmu itu! pasti dia akan bahagia!!"
ucap Vian melangkah pergi ke mobilnya dan segera meluncur kekafe faforitnya.
Vian membukakan pintu untuk Bening dan segera memayunginya, karena diluar masih gerimis mengundang😅
Saat sudah berjalan beberapa langkah, Bening lupa membawa tasnya di mobil.
"Sayang..tasku ketinggalan dimobil, aku ambil dulu ya?"
ucap Bening.
"Enggak usah, kamu tunggu disini, aku akan mengambilnya!"
ucap Vian.
Saat Vian sudah mengambil tas Bening dan akan menutup pintu mobilnya, dia melihat arah belakang mobilnya dari kaca spion, terlihat seseorang memakai topeng hitam dan mengarahkan pistolnya ke arah Bening.
Dan......
Doooooooorrrrrrrrrrrrrrrrr
Suara tembakan menggema diarea kafe, semua orang terkejut dan berteriak histeris.
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh!"
Suara siapa kah itu? tunggu kelanjutanya gaes..
Jangan lupa klik LIKE,VOTE,dan COMENT kalian gaes😊
Mohon dukukungannya😘😘
__ADS_1