
...🧡💛 Happy Reading 💛🧡...
...● HIDUP ini memang banyak pilihan, namun kamu tak harus memilih apa yang terlihat baik, pilihlah yang membuatmu BAHAGIA ●...
Siang ini di kediaman rumah Wilson sudah mulai dihiasi bunga - bunga segar berwarna putih dan hijau, keluarga mereka sepakat untuk mengadakan acara pesta pertunangan secara tertutup untuk menghindari rumor yang tidak sedap didengar, karena mengingat pertunangan pertama Alexa yang kandas dan berujung Kenand masuk ke dalam Bui.
Namun walaupun tertutup, acara itu tetap terlihat mewah dan meriah, karena keluarga besar Alexa semua hadir ikut meramaikan.
Sedangkan Doni karena dia yatim piatu, dia meminta Orang tua Vian yaitu Tuan Herlambang yang menjadi wali darinya dan dia telah menyuruh salah satu anak buahnya untuk menjemput adik semata wayangnya yang tinggal bersama uwaknya dikampung.
" Uncle bagaimana persiapannya? udah berapa persen?"
Tanya Alexa sambil duduk melihat persiapan dekorasi panggung.
" Udah delapan puluh persenlah, tinggal tunggu catering dan penataan kursi beres deh."
Ucap Joe yang menjadi penanggung jawab acara itu.
Wilson sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya bersama keluarga, dia sekarang sudah menyadari bahwa keluarga lah tempat dia mendapatkan kebahagiaan yang sebenarnya, bukan hanya harta yang membuatnya berkuasa.
" Home band nya ada kan nanti uncle?"
Tanya Alexa antusias.
" Tentu, aku sudah menyiapkannya, apa kamu mau mencobanya terlebih dahulu?"
Joe menawarkan Alexa untuk cek sound.
" Boleh deh, gimana kalau kita duet?"
Ucapa Alexa semangat.
" Siapa takut..! aku panggil personil Home bandnya dulu ya, biar mereka sekalian latihan."
Joe mengikuti Alexa naik ke atas panggung.
" Siiip deh!"
Alexa dan Joe naik di atas panggung, Alexa duduk di kursi dan Joe berdiri di sampingnya melihat lirik lagu yang akan dia nyanyikan di layar handphonenya.
Joe mengawali cek sound siang ini dengan lagu jawa yang terhits di akun sosial medianya, yang dipopulerkan oleh James dan Syahiba shaufa.
♡♡♡
#Joe sing..
Seumpomo aku ilang sedelo
( Seumpama aku hilang sebentar )
Opo bakal ono wong sing kelangan
( Apa akan ada orang yang kehilangan)
Senajan urip rung mulyo
( Walau hidup belum sukses )
Opo bakal ono sing sayang
( Apa akan ada yang sayang )
#Alexa sing...
Sayang
Sampean iki ngomongke opo
( Kamu ini ngomong apa )
Ra kabeh ing dunyo diukur karo bondo
( Tidak semua di dunia ini diukur dengan harta )
Belajar nrimo ing pandum
( Belajar terima Takdir )
Rejeki wonten sing ngatur
( Rejeki ada yang mengatur )
Pokok sampean sayang
( Pokok kamu sayang )
Aku ra kurang - kurang
__ADS_1
( Aku nggak kurang - kurang)
♡♡♡
Terlihat Doni memasuki kediaman rumah Alexa untuk memastikan persiapan acara pertunangannya malam ini.
Saat dia mendengarkan suara yang tidak asing baginya, dia berjalan ke arah panggung, benar saja disana terlihat Alexa berduet ria dengan paman gilanya.
" Ckkk.. beberapa hari nggak jumpa bukannya nyariin calon tunangannya malah asyik - asyikan nyanyi itu bocah..!"
Gumam Doni sambil berjalan ke arah panggung.
Tiba - tiba..
" Aduuuhh.. kamu calonnya Alexa ya? heii.. coba lihat calon keponakan kita, aduhh.. mani kaseeepp pisan!"
Ucap salah seorang saudara jauh Alexa.
" Walah.. Ganteng tenan lho ya, anak e sopo iki? ( anaknya siapa ini?), pinter lho Alexa milih calon bojo! ( Pinter Alexa memilih calon suami!)"
Ucap saudara lain Alexa sambil mencubit gemas pipi Doni.
Doni hanya bisa memejamkan matanya sambil cengar - cengir menahan malu.
" Sopo jenengmu le? ( siapa namamu nak?)
" Hah? artinya tante?"
" Nama.. namamu sopo?"
" Owh nama saya Doni tante."
" Wolaaah.. siapanya Doni Damara? artis di TV itu lho?"
Tanya Saudara yang lainnya lagi.
Doni benar - benar prustasi dikelilingi tante - tante genit itu, saat memandang ke arah Alexa dan Joe, terlihat mereka malah menertawakan dirinya yang menjadi artis dadakan.
" Alexa.. mau lihat aksi kekasihmu yang lebih spektakuler lagi kagak?"
Ucap Joe ingin membalas dendam dengan Doni yang kemarin berani mengancamnya karena Nay.
" Apaan tuh?"
Alexa yang antusias ingin mengerjai Doni sebelum resmi jadi tunangannya.
" Sini berdiri, kita duet mesra layaknya sepasang kekasih ya, kebakar - kebakar deh tu jenggot, haha.."
" Siapa takutt? "
Alexa ikut merangkul pinggang Doni dan menyandarkan kepalanya didada kekar Joe sambil menyanyi.
" Mas.. kasih nadanya selow ya, pakai biola dan gitar aja..!"
Ucap Alexa makin jahil.
♡♡♡
Sayang...
Sampean iki ngomongke opo
Ra kabeh ning dunyo diukur karo bondo...
♡♡♡
Suara Biola dari salah satu personel Home band mengalun indah meliuk - liuk mengiringi suara Alexa yang merdu, dan terlihat Doni yang sudah memanas dan berjalan membelah gerombolan tante - tante genit yang mengelilinginya tanpa peduli teriakan mereka.
" Mas musiknya ganti dangdut koplo ya..!"
Ucap Joe tersenyum licik.
" Tareeeeekkkkkk maaangggg.."
teriak Alexa sambil berjoged ria dengan Joe di atas panggung.
♡♡♡
Belajar nrimo ing pandum
Rejeki ono sing ngatur
Pokok sampean sayang
Aku ra kurang - kurang
Cendol.. cendol.. cendol..
__ADS_1
Cendol dawet segerrr..
Lima ratusan nggak pake ketan
Ji ro lu pat limo enem pitu wolu
Tak kintang kintang eukk.. tak kintang kintang euk..
Hokyaaaa...
" Hahahahaha.."
Alexa dan Joe tertawa terbahak - bahak.
" Sayaaaaangggggggg..! turun kagak..!"
Teriak Doni berlari menaiki panggung.
" Abang... kangeeeeen..!"
Alexa langsung memeluk Doni tanpa rasa malu di depan keluarga besar yang menyaksikan aksi gila mereka.
Doni clingak - clinguk melihat kanan kiri, semua mata melihat ke arahnya dan...
Suara sorakan berhasil membuat Alexa melepas pelukan Doni dan tertawa tanpa merasa malu sedikitpun.
" Kamu ini yank, kalau mau kangen - kangenan jangan disini, liat situasi dong!"
Bisik Doni di telinga Alexa sambil menahan malu, terlihat mukanya sudah memerah.
" Hehe.. biarin aja, ntar malem juga udah resmi jadi tunangan kan? santai aja bang, woless.."
Ucap Alexa masih dengan senyum bahagianya berhasil ngerjain Doni.
" Diihh.. kalau nggak ada orang dan nggak bulan puasa, udah abang lahap habis tuh bibir!"
Bisik Doni gemas.
" Idiiihh abang.. mau dongg! haha.."
Alexa makin meledek kekasihnya.
" Alexa.. duet lagi yuk! suruh pulang aja tuh calonmu, masih jam berapa ini sudah datang! kagak sabaran amat sih jadi manusia!"
Ucap Joe ikut menimpali ledekan keponakannya.
" Uncle sudah cukup ya! enak aja maen peluk - peluk calon tunangan orang! jemput sana si Nay.. ajak dia datang menghadiri pestaku!"
ucap Doni sengaja ingin mengundang Nay di acara pertunangannya agar Nay tidak berharap kepada dirinya lagi.
Joe terdiam mematung sesaat.
Apa iya ya? aku jemput saja Nay, tapi apa tidak terlalu kejam mengajaknya menghadiri pesta pertunangan orang yang dia kagumi bahkan mungkin dia cintai sekarang? tapi mungkin lebih cepat tahu lebih baik, aku akan menjemputnya.
Joe langsung turun dari panggung dan ingin bersiap menjemput wanita pujaannya.
" Dandan yang ganteng uncle, jangan sampai kalah ganteng sama aku, takutnya Nay malah kesengsem sama aku nanti!"
Ucap Doni meledek.
" Diih.. kenapa abang jadi genit sekarang!"
Ucap Alexa memukul dada Doni sekuatnya.
" Awww.. bercanda sayang, mau seribu wanita yang kesengsem sama abang, cuma kamu satu - satunya wanita di hati abang, yang paling abang cinta sepenuh hati."
Ucap Doni sambil merangkul Alexa.
" Cihhh.."
Joe tersenyum miring sambil berlalu.
Memang dia udah kesengsem sama elo dari dulu kamprett.
" Awas aja kalau ganjen ya, aku gantung abang ya!"
Ucap Alexa.
" Gantung dimana?"
Tanya Doni tersenyum.
" Di hati aku.. haha."
" Pengen cium batal puasa nggak sih?"
Ucap Doni gemes.
__ADS_1
Batal nggak ya? author juga pengen tahu? hehe..
Voteeeee... mana vote buat author kalian yang lemah ini🥺🥺🥺