CINTA INI TAK BERSYARAT

CINTA INI TAK BERSYARAT
70.Pulau Jeju jadi saksi


__ADS_3

...🌻Happy reading 🌻...


Sinar matahari mulai menunjukkan kesempurnaannya dilangit Korea,sepasang suami istri yang sedang dimabuk rindu itupun masih tertidur pulas dibawah selimut.


Ketika matahari mulai meninggi bening terbangun dan menyeduh secangkir coklat panas untuk menghangatkan tubuhnya.


Bening menuju kearah balkon kamarnya,ternyata disana pemandangannya sangat indah,terlihat jelas hamparan laut Pulau Jeju yang memanjakan mata,dan melupakan sejenak rasa penat ditubuhnya setelah pertempuran dahsyat tadi malam.



"Sayang kamu sudah bangun??"


ucap Vian memeluk Bening dari belakang.


"Hemmm..kepalaku terasa berat sekali tadi,jadi aku keluar cari udara segar!"ucap Bening.


"Maaf ya sayang!"


ucap Vian sedikit merasa bersalah,sedikit banget yaa..selebihnya bahagianya luar biasa sudah berhasil membuat istrinya seperti macan tutul ekstra power malam tadi.


"Kenapa minta maaf,malah aku yang lepas kendali!aaahh...jangan bahas itu lagi,malu sekali kalau harus ingat itu!!"


ucap Bening sambil menutup mukannya yang merona.


"Tapi aku suka lohh,banget malah..!"


ucap Vian mengoda.


"Ciiiihhhhh...nanti aku mau beli obat tidur aja,biar nggak malu-maluin!"


ucap Bening malu.


"Dihhh..membahagiakan suami itu pahalannya berkali lipat tau!!"


ucap Vian tersenyum riang.


"Nanti kalau sudah mendingan kita jalan-jalan ya??"


ucap Bening sambil bergelayut manja dilengan suaminya.


"Apa masih pusing??"


tanya Vian khawatir.


"Sedikit..!"


ucap Bening.


"Maaf ya,ayook kita sarapan biar kamu cepet kuat lagi!!"


ujar Vian sambil mengacak rambut Bening.


Dilain sisi,Alexa yang sudah berpakaian rapi sedang duduk santai ditaman hotel sambil menikmati secangkir coffe latte kesukaanya.


"Dangsin-eun Indonesia salam-ibnikka?(apakah kamu orang indonesia?)"


tanya seseorang yang sedari tadi memperhatikannya dari ujung hotel.


"Aaahh...e...i'm sorry...i dont understand korean!but...yess,i'm from indonesia!"


ucap Alexa yang mendengar dia menyebut nama negaranya tercinta.


"Apa kamu tidak mengenaliku sama sekali??"


tanya pria tampan berjass mewah didepannya.


"Haaahhh...eehhh..?"


Alexa terkejut dan mengingat sesuatu.


"Apa kamu masih takut jarum suntik?Aaah..atau kamu masih suka naik pohon dan menangis saat akan turun??"


ucap pria itu dengan senyum mengembang.


"Uncle Joe!!"


teriak Alexa gembira.


"Yaaahh...aku uncle mu yang sering menggendongmu saat kau menangis diatas pohon!!"


ujarnya meledek.


"Uncle......aku sangat merindukanmu!!"


ucap Alexa sambil memeluk pria itu dengan erat.

__ADS_1


"Kamu sudah besar sekarang ya?mana cantik lagi??apa kamu masih bercita-cita jadi istri uncle lagi?"


ujarnya menggoda.


"Ahahaha..harapanku punah sudah,paman sudah menikah,aaah..aku malu mengingatnya!"


ucap Alexa tertawa renyah.


"Apa??jadi paman masih jomblo?"


"Dasar anak nakal"


"Hahahaha..senasip kita uncle"


Dari arah belakang Doni sudah menajamkan matanya bak pisau yang baru diasah,tajam dan mematikan.


"Eheeemmmm...Alexa,nona Bening mencarimu,sekarang juga!"


ucap Doni mendekat.


"Aahhh...ya,aku akan segera menemuinya!! "


ucap Alexa terkejut dan segera berbalik.


"Tunggu Alexa...berapa nomor hpmu??"


ucap uncle Joe.


"Ciiihhhh...dasar muka playboy!ini lagi satu,maen kasih aja nomor sama orang yang baru saja dikenal,dasar gadis ganjen!!"


ucap Doni lirih.


"Maaf,aku harus pergi dulu!"


ucap Alexa pamit.


"Oke..take care ya,,aku akan menghubungimu nanti!"


ucap uncle Joe sambil mengacak rambut Alexa.


"Haaiiisss...kau sudah ditunggu!!"


ucap Doni bohong.


ucap Alexa menirukan suara ayam kalkun.


"Awasss kau yaa,aku bukan pakdemu,kancil!!"


ucap Doni sambil menaruh lengannya dileher Alexa sambil berjalan.


"Aaaawww...mending kancil,lebih mahal dijual daripada ayam doang mah!!"


ucap Alexa sambil mencubit pinggang Doni sekuatnya.


"Dasarrr matre,ganjen lagi!"


ucap Doni.


"Dih..enak aja,rasaiin nih,hahahaha...!"


ucap Alexa menginjak kaki doni sekuatnya dan ngibrit kabur.


Uncle joe tersenyum manis melihat alexa bisa tertawa lepas dengan seorang laki-laki,dia tau betul apa yang sedang dialaminya,karena orang tua alexa sempat menghubunginya menanyakan keberadaan bocah tengil satu ini,dan dia merasa lega,tidak terjadi apa-apa dengan Alexa.


Bening yang sudah berdandan casual dengan baju putih tanpa lengan serta menggunakan celana jeans berwarna biru laut dan Vian yang hanya menggunakan kemeja putih dan celana pendeknya tetapi sudah memancarkan ketampanannya,mereka sudah siap untuk berkeliling Korea.


"Saayang are you ready??"


tanya Vian menghampiri istrinya.


"Of course...lets go..!!"


ucap Bening menggandeng lengan Vian.


"Maaf kak...aku tadi ditaman hotel?apa kakak sudah menunggu lama??"


tanya Alexa dengan nafas ngos-ngosan habis berlari maraton.


"Haaahh??e...apa aku mencarimu tadi??aah sudahlah,apa kamu dan Doni mau ikut jalan-jalan??"


tanya Bening yang sedikit heran.


"E...anu...e...kami belakangan aja kak,kakak silahkan berdua saja dulu!"


ucap Alexa yang sebenarnya mau ikut tapi sudah dipelototi oleh Vian.

__ADS_1


"Okey..kamu bisa pergi menyusul nanti sama Doni,sekalian pedekate..cieeee...!!"


ucap Bening meledek.


Alexa hanya nyengir mendengar gurauan bening dan segera masuk kekamar hotel tersebut.


"Oppa...aku mau makan teokboboki nanti ya??"


ucap Bening.


"Yankkk...!aku belum setua itu kamu panggil aku opa!!"


ucap Vian cemberut.


"Hahaha..itu artinya bukan kakek yank,kamu ini,makanya ngikutin kalau aku nonton film korea!"


ucap Bening tertawa.


"Ciiihhh...aku lebih suka membuat film denganmu daripada hanya sekedar menonton film!!"


ucap Vian dengan senyuman liciknya.


"Aaahh..nanti malem buat film genre apaan ya?yang keren??"


ujar Vian memberi kode.


"Libur lah dulu yankk...jebol nanti perahunya,kamu dayung terus menerus!!"


ucap Bening malas.


"Kan biar disini cepet numbuh dedek lagi?jadi kita harus rajin-rajin buat PR kan yankk!!"


ucap Vian tersenyum.


"E...apa kita tidak menunda dulu saja yank!e..aku......"


ucap Bening lirih.


"Sayang..apa kamu masih marah denganku??"


tanya Vian sambil berlutut didepan Bening.


Bening menggelengkan kepalanya.


"Lalu?kenapa kamu ingin menundanya?sayang..aku minta maaf,aku benar-benar ingin memelukmu waktu itu,tapi..kalau aku melakukannya,wanita ular itu akan lolos lagi dariku,dia sangat sulit dicari,karena dia punya hubungan dengan orang bawah,dan dia bisa pergi keluar negri bebas dengan jet pribandinya kapanpun itu,dan hanya saat itu kesempatan terakhirku menangkapnya."


ucap Vian menjelaskan.


"Aku tau yank,aku bukan marah..hanya sedikit takut mengingatnya!"


ujar Bening lirih.


"Maafkan aku yank,maafkan aku..."


ucap Vian memeluk Bening.


"Sudahlah yank..ini semua sudah berlalu,kamu tertembak juga karena menyelamatkanku,aku tau..perempuan ular itu sebenarnya mengincarku,tapi kamu malah memelukku!jadi kamu yang tertembak!hiks..hiks.."


ucap Bening mengingat kejadian hari itu.


"Sayang...aku suamimu,apapun yang terjadi kamu prioritas utamaku,jadi..kamu jangan merasa bersalah seperti itu,ini sudah kewajibanku!"


ucap Vian menenangkan istrinya.


"Suamiku memang the best dong!!"


ucap Bening tersenyum.


"Tapi.....?"


ucap Vian.


"Tapi apa??"


tanya Bening mulai curiga melihat gelagat suaminya.


"Aku mau nanti malam,kamu...bekerja lebih ekstra lagi!!haha....."


ucap Vian menoel hidung istrinya sambil berlari menghindari pukulan dari Bening yang siap mendarat.


Akhirnya mereka berlari sambil kejar-kejaran ditemani ombak kecil yang seakan-akan ikut tertawa bersama mereka.


Waah..mata author bersinar kalau melihat yang bening-bening kek gini nie😂😂


Jangan lupa tinggalkan like kalian ya gaes😍sentuhan jempol kalian sangat berarti buat author😘

__ADS_1


__ADS_2