
...🌹🌹Happy Reading🌹🌹...
Doni yang hatinya berbunga-bunga setelah mendapat pesan dari Alexa dengan nomor baru beberapa saat yang lalu,tiba-tiba wajahnya menjadi masam,mukanya memerah tanduknya mulai keluar,asapnya mulai mengepul dan siap meledak saat ini juga.
"Alexaa..!"
Suara Doni melengking merdu,membuat dua manusia yang lagi asyik bercanda menoleh dengan segera.
"Hai sayang..?"
Beeeeeerrrrrr.....hawa sejuk tiba-tiba menyelimuti tubuh Doni,bunga-bunga seperti bermekaran di kanan-kirinya,kupu-kupu berterbangan mengitari tubuh gagahnya,teriakan panggilan sayang dari Alexa mengubah dunianya saat itu.
"Haah..sayang?siapa yang kamu panggil sayang?"
ucap Joe terheran.
"Dia kekasihku uncle,pujaan hatiku,belahan jiwaku,sekaligus pengobat luka dan rinduku!"
ucap Alexa lebay selebay-lebaynya.
"Cihhh..aku pengen muntah mendengarnya!"
Doni berjalan mendekati Alexa dengan senyum terindahnya,tidak ada lagi umpatan-umpatan jelek yang tadi dia susun rapat saat melihat keakraban mereka berdua.
"Abang..kenalin ini pamanku yang di Korea saat itu"
"Haah..Korea?"
Doni mengingat-ingat liburannya di Korea.
"Iya..yang hari itu ketemu di kafe hotel,yang minta nomor hp"
"Oh yaa"
Doni menggaruk tengkuknya.
Jadi pria saat itu adalah pamannya,ahh..dulu aku kira gadis ini menggatal,astaga Alexa,maafkan pikiran kekasihmu yang tampan ini.
"Uncle..sekarang uncle boleh pergi,nanti malam kalau urusan uncle selesai,uncle bisa menghubungiku,kita pulang bareng ya"
"Kamu ngusir uncle?Aah..jadi ini rencana busukmu itu"
ucap Joe mencubit pipi Alexa dengan gemas.
"Hehe..uncle udah janji mau membantuku kan?"
"Kapan uncle bilang janji?"
"Aaah..pokoknya uncle harus merahasiakan ini dari ayah,kalau tidak jangan panggil aku Alexa lagi"
"Memang,aku akan memangilmu kelinci nakal"
ucap Joe sambil membelai rambut Alexa dengan lembut.
"Eheeeemmm..ehemmm"
Doni berdehem keras,seperti tidak terima melihat wanitanya dibelai-belai rambutnya dengan mesra.
"Haaahh...tiba-tiba hawanya jadi panas"
ucap Joe yang memang sedang membuat drama.
"Masak sih uncle,perasaan disini sejuk deh,apa jangan-jangan uncle demam karena kurang istirahat?"
Alexa ikut bermain drama,dipegangnya kening Joe,dan diusap-usapnya pipi Joe dengan lembutnya.
"Eheemmm..Alexa,kita harus pergi sekarang!"
Ucap Doni sambil menarik tangan Alexa ke arahnya.
"Maaf om..saya pamit bawa Alexa dulu ya"
ucap Doni membungkukkan kepalanya tanda hormat.
"Hemm..baiklah,jaga dia,jangan sampai ada yang lecet sedikitpun,atau aku akan menguliti tubuhmu!"
"Tentu om,saya akan menjaga kekasihku,walaupun nyawa taruhannya"
"Ciihh..gayamu,nyawamu double?"
"Permisi om"
Doni menarik tangan Alexa,dan mulai berjalan lurus kedepan.
Alexa tersenyum riang dan menoleh ke arah Joe sambil mengerlingkan matanya sebelah,Joe yang melihatnya hanya geleng-geleng kepala melihat kekonyolan keponakan tersayangnya.
Benar-benar om dan keponakan yang kompak konyolnya.
"Alexa..cuci tanganmu"
"Kenapa?tanganku bersih kok"
"Cepat cuci!"
Doni membawa ke arah tempat cuci tangan di mall itu.
Enak saja,aku nggak mau memegang tangannya setelah meraba-raba wajah om genitnya itu.
Alexa menurut saja mencuci tangannya,toh ini bagus juga,menjalankan protokol kesehatan dimasa pandemi seperti sekarang pikirnya.
"Kamu mau makan dulu yank?"
ucap Doni memandang gadis yang dia rindukan.
"Emm..boleh,pokoknya aku mau habisin sepanjang hari ini dengan abang"
"Tentu sayang"
ucap Doni sambil mencubit gemas hidung mancung wanitanya itu.
"Apa tuan muda Vian tidak marah?"
"Aku sudah meminta izin dengannya,jadi aku bisa menemanimu seharian penuh"
"Baguslah..lets go kita pacaran!"
__ADS_1
seru Alexa tersenyum riang.
Mereka berjalan bergandengan mengelilingi stand-stand di mall itu sambil tertawa dan bercanda,sejenak melupakan kisah kelam mereka.
Terdengar suara bisik-bisik orang disekitar mereka.
"Wah..tampan sekali om nya,baik lagi mau nganterin jalan-jalan"
"Apa itu om nya?atau kekasihnya?"
"Aah..kalau dilihat dari cara penampilannya mungkin omnya?"
"Ahhh..tampan sekali dia,boleh nggak ya kenalan dengan dia"
"Ahh..aku juga mau,ganteng sekali dia"
Telinga Alexa benar -benar panas mendengarnya.
"Huuffttt...sayangkuu..!"
Alexa mengeraskan panggilan sayang dan segera mengandeng tangan Doni dengan manjanya.
"Eehh..ada apa?"
Doni terkejut sekaligus gembira mendengarnya.
"Kenapa kamu pakai baju formal gini sih?"
bisik Alexa.
"Emang kenapa?"
ucap Doni sambil mengamati setelan jasnya yang berwarna biru dongker dengan kemeja berwarna senada.
"Liat itu,pada ngeliatin kita semua"
"Biarkan saja,mereka punya mata kok"
"Hisss..abang mah,ayok ikut aku kesana"
Alexa melihat stand yang menjual berbagai celana jeans disana.
"Mau ngapain kesini sih?"
"Seetttt..abang tunggu disini bentar"
Alexa menuju ke arah penjaga toko itu.
"Mbak boleh tolong carikan celana jeans yang terbaru dan paling bagus untuk ukuran pria yang dibelakang saya itu"
ujar Alexa menunjuk ke arah Doni.
"Tentu nona,mohon tunggu sebentar"
"Terima kasih mbak"
Tak selang beberapa lama,Alexa membawa celana jeans itu ke arah Doni dan menyuruhnya mengganti celananya.
Doni keluar dari ruang ganti membawa setelan jasnya dan menyisakan kemeja dibadannya dengan bawahan jeans yang dipilihkan Alexa.
Ucap Alexa mendekati Doni dan membuka dua kancing paling atas kemeja Doni dan membantu menggulungkan kedua lengan bajunya sampai siku.
"Apa aku terlihat tua memakai setelan jas itu?"
"Tidak,hanya saja penampilan abang terlalu mencolok mata para wanita genit disekitar sini!"
"Apa kamu cemburu?"
"Diihhh..abang ge er"
"Heemm..kalau gitu,abang mau kenalan juga deh sama cewek-cewek disana tadi"
"Abangggg..!"
Teriak Alexa sambil mencubit pinggang Doni.
"Awww..tadi katanya nggak cemburu?brati boleh dong?"
"Iihh..abang nyebelin"
Wajah cemberut Alexa terpampang nyata.
"Hehe..imutnya?maaf-maaf,tadi setelah menerima pesan darimu,abang buru-buru langsung kemari,jadi nggak sempat pulang ganti baju"
"Dimaafkan,sekarang kita cari makan yuk"
"Baik lah gadis imutku,ayok kita makan"
Tiba-tiba ponsel Doni berbunyi.
"Hallo tuan muda"
Jawab Doni langsung mengangkat panggilan bos besarnya.
"Dokumen yang dari Hotel di Malaysia itu dimana?"
Tanya Vian disebrang telpon.
"Aahh..saya simpan di apartement tuan muda"
"Kirimkan sekarang juga,aku membutuhkannya!"
Perintah Vian.
"Tapi Tuan,saya sedang ada di luar"
"Pulang dan kirimkan lewat email sekarang juga!"
"Baik tuan muda"
Ucap Doni tidak bisa menolak perintah tuan mudanya.
"Alexa..kita bungkus aja makanannya ya,aku harus segera pulang"
"Jadi kita nggak jadi jalan-jalan bang?"
__ADS_1
"Nanti ya,setelah aku kirimkan dokumen itu ke bos,sekarang kita ke apartemen abang dulu"
"Baiklah"
Doni segera melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh,setelah membungkus sepaket ayam goreng kriuk kesukaan Alexa.
"Alexa..kamu makan dulu aja,abang harus memindahkan dokumen dan mengirimnya lewat email dulu ya"
Ucap Doni setelah mereka sampai di ruangan kerja di apartemen Doni.
Alexa mengganguk dan memandangi wajah tampan Doni yang sedang serius menatap layar laptopnya.
Abang..apa mungkin aku bisa melihat wajahmu seperti ini setiap hari kelak,apa mungkin kita bisa bersatu sesuai dengan harapan kita,walaupun itu sulit,aku harap abang bisa berjuang untuk membawaku keluar dari kandang serigala itu,tolong aku bang..hanya abang harapanku,tiada kata indah selain namamu dihatiku bang,i love you...
"Apa kamu membayangkan sesuatu?"
Ucap Doni melihat Alexa yang sejak tadi memandangnya.
"Aahh..tidak,aku hanya..hanya ingin makan ayam ini"
Ucap Alexa tersadar dari lamunan.
Doni menutup laptopnya,dan mulai berjalan mendekati Alexa.
Haap..
Doni membopong tubuh Alexa dan membawanya duduk disofa dengan tetap berada didalam pangkuannya.
"Eehhh..abang,mengagetkanku saja,aku bisa jalan sendiri abang"
Ucap Alexa terkejut,sambil membawa sepotong ayam goreng ditangannya.
"Aku merindukanmu Alexa"
Doni mendekatkan wajahnya di wajah cantik Alexa.
"E..a..anu bang.."
Cup
Bukan bibir yang Doni dapatkan,tapi sepotong ayam goreng crispy yang menempel dibibirnya.
🐸
"Alexaaaa....?"
"Hehe..maaf bang,aku mau makan dulu,ntar kalau dingin ayam dan kentang gorengnya tidak enak lagi"
"Hiissshh..kamu ini"
Doni menoyor kening Alexa dengan gemas.
"Turunkan aku dulu,aku makan dulu"
"Enggak mau!"
"Trus gimana ini makannya?"
"Makan pake tangan,apa salahnya dengan posisi tubuhmu?"
"Bang ini sulit,bisa tersedak nanti bahaya,nggak lucu kan kalau nanti kerumah sakit gara-gara tersedak ayam goreng"
"Yang lucu itu kamu,kalau lagi manyun kek gini"
ucap Doni gemas sambil menghadapkan Alexa kedepan,dan memeluknya dari belakang tapi tetap masih dalam pangkuannya.
"Biarkan aku duduk didepan situ bang"
"Disini juga udah bisa makan kan?"
"Tapi ini..?"
"Atau mau aku suapi?"
"Haahhh?"
"Pake bibir?"
"Diiihh..abang mesum deh"
Alexa tersipu malu sambil mengunyah ayam goreng dipangkuan kekasih tercintanya.
"Aku mau juga"
"Ayamnya?"
"Kamunya!"
Ucap Doni sambil mencium kedua pipi alexa yang mengembung karna mengunyah ayam gorengnya.
"Sampai lebaran juga nggak akan habis nie ayam kalau gini ceritannya"
Alexa meletakkan ayam goreng ditangannya,dan segera menyeruput minumannya.
Doni langsung menyambar bibir merah Alexa yang masih basah karna minuman sodanya.
"Mau tau rasa minumanmu itu"
Ucap Doni memberi jeda.
"Gimana rasanya?"
"Rasanya,aaahhh..mantappp!"
Ucap Doni tertawa bahagia.
Maaf..aku khilaf,sebentar saja,aku hanya ingin melepas rindu bersamamu.
Mereka melepas rindu sejenak,melupakan jalan-jalan yang tadi Alexa rencanakan.
Khilafnya jangan banyak-banyak ya babang Doni,ingat Dosa😂😂😂
Bagaimana kelanjutan kisah cinta mereka,tunggu next episode ya..
Jangan lupa,tinggalkan jejak kalian ya
__ADS_1
Terimakasih🥰