
...🥀🥀Happy Reading🥀🥀...
Doni baru saja selesai mandi dan berdiri disamping jendela melihat matahari pagi dihari Minggu,sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk ditangannya.
Pikiran Doni melayang jauh,masih memikirkan semua tentang Alexa.
Ceklek..
Pintu terbuka,dengan reflek Doni berbalik melihat kearah pintu,siapa yang pagi-pagi sudah datang kekamarku.
"Abang.."
"Haaahh...Alexa??"
Doni melempar handuk kesembarang tempat dan berlari menghambur memeluk Alexa dengan erat.
"Heii bang,ada apa?kenapa?"tanya Alexa bingung.
"Aku kira kamu sudah pergi?aku kira ini hanya mimpi?"
"Hehe..abang lebay deh,aku cuma ke dapur buat sarapan bang?abang sudah mandi kah?"
"E..maaf,aku kira kamu pergi,Tolong jangan pergi,temani aku disini"ucap Doni menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Emang abang nggak kerja?"
"Ini kan hari minggu?"
Hari minggu,ini mungkin jadi hari terakhir aku bersamamu bang,akan ku ukir kenangan indah hari ini bersamamu bang,walau kita tidak bersama,setidaknya kita pernah bahagia bersama.
"Baiklah..kalau begitu ayo kita sarapan,aku sudah buatkan abang nasi goreng seafood?apa abang menyukainya?"ucap Alexa memegang lengan Doni dan mengajaknya turun ke meja makan.
"Tentu..aku suka semua masakan dari hasil tanganmu"ujar Doni tersenyum bahagia.
Andai setiap pagi aku selalu bisa melihat senyummu Alexa,hari-hariku pasti terasa menyenangkan,aku bahagia bisa mengenalmu Alexa,aku akan terus berusaha menaklukkan hatimu,dan menjadi pengobat luka dihatimu.
"Hemm..nasi gorengmu enak sekali Alexa?"
"Benarkah?hehe..aku sudah belajar banyak dari koki direstoran kak Bening"
"Kamu sudah pantes jadi ibu?"
"Haaah..kok ibu?emang mukaku sudah setua itu kah?"ucap Alexa sambil memanyunkan bibirnya.
"Ibu dari anak-anak kita nanti?"Doni tersenyum senang bisa menggoda Alexa di pagi hari.
Alexa menunduk,terlihat perubahan raut di wajahnya menjadi lemas tidak malu-malu seperti biasanya saat Doni goda.
"Alexa kamu kenapa?"
"Hmm..nggak papa bang,owh ya..abang hari ini libur kan?"
"Iyah"
"Mau nggak kalau seharian ini,kita habiskan waktu berdua buat jalan-jalan"
"Asiaap tuan putri?tapi.."
"Tapi apa?"
"Ada syaratnya?"
"Apa?"
"Cium dulu pipi abang!"
"Kyaaaaaaa..abang modus deh!males iihh"
"Haaah..kalau nggak mau ya sudah,tiba-tiba abang jadi pengen tidur aja,sambil meluk kamu kayak bantal guling"
"Dihhh..abang kok gitu sih?nggak asyik deh"
"Padahal abang mau lho,nemenin kamu kemanapun kamu mau?"ucap Doni pura-pura kecewa.
"Yaudah..ayok kita jalan-jalan kalau gituh"
"Yaudah cium dulu!apa susahnya"Doni tersenyum dengan liciknya.
Ya Tuhan,ampuni aku,aku khilaf sedikit,hari ini aku ingin mengukir kenangan indah bersama abang untuk terakhir kalinya.
Cup
"Yang satunya?"
Cup
"Good girl"ucap Doni menerbitkan senyum kemenangannya sambil mengacak rambut Alexa.
"Abang modus gila"
"Mau lagi,disini?"Doni menunjuk bibir merahnya.
"Enggak!Nggak jadi jalan juga nggak papalah,abang mah ngelunjak"
"Cieee...gitu aja ngambekan deh"
"Bodo' lah"
"Jadi kita mau jalan kemana hari ini?akan abang beri seluruh waktu abang untuk gadis kesayangan abang hari ini"
Apa abang bilang?gadis kesayangan?uuh..abang manis banget,ya Tuhan boleh nggak aku egois,sedikit saja?aah..mustahil,akan ada banyak orang yang terluka jika aku terus seperti ini,sabar Alexa,kuatkan hatimu,kamu pasti bisa.
"Emm..aku mau jalan-jalan ke pantai Parangtritis?bolehkan bang?"
"Untukmu apa yang nggak boleh"ucap Doni mencubit hidung mancung Alexa sambil melanjutkan makan.
Setelah selesai mereka bersiap untuk segera jalan-jalan.
"Cuaca jam segini masih panas banget kalau ke pantai,gimana kalau kita ke Hutan Pinus dulu yang udaranya sejuk,nanti sorenya baru kita ke pantai Parangtritis?"
"Boleh deh..lets go abang!mari kita bersenang-senang hari ini"
Doni terus tersenyum hari ini sambil menyetir mendengarkan ocehan Alexa sepanjang jalan.
Destinasi pertama Hutan Pinus
"Wuaah..udaranya seger banget bang"
__ADS_1
"Kamu suka?"
"Suka banget"
"Lebih suka Hutan ini atau Abang?"
"Abanglah!eeh..."
Doni tersenyum bahagia mendengar jawaban Alexa yang keluar tanpa disengaja,mereka berjalan bergandengan tangan menyusuri Hutan pinus yang masih asri.
Tak lupa mereka mengabadikan foto kebersamaanya dihp mereka masing-masing.
"Bang laperr"ucap Alexa seperti anak kecil.
"Imutnya..Ayok kita cari makan,sebelum kita nyore dipantai"
"Bang pengen makan bakso deh"
"Pengen makan abang kagak?"
"Diiihhh abang gaje deh"
"Kirain mau bilang pengen?hahaha.."Doni tertawa lepas membuat Alexa terpanah melihatnya.
"Tampan"
"Hahh?apa?"
"Haah..e..itu ada anak kecil lewat,lucu dan tampan sekali"
"Aaahh..kirain abang yang tampan"
Memang abang,hanya abang,aku ingin abang.
"Aahh..abang mah kepedean"
"Biarin..ayok kita makan,dari pada kamu yang kumakan?"
Mereka pun segera makan di warung terdekat dari kawasan wisata itu.
Destinasi kedua paralayang.
"Bang..aku pengen naik paralayang"
"Kamu nggak takut?itu tinggi lho?"
"Aku lebih takut sama abang!haha.."
"Kenapa?abang belum juga gigit dan makan kamu?kenapa sudah takut?"
"Tuh kan..abang ngeri?udah kayak kanibal ajah,pemakan segala"
"Kamu belum tau aja rasanya"
"Apa?"
"Rasanya aaahhh mantappp!"
"Dihh..abang korban tok-tok deh"tawa Alexa pecah melihat Doni memeragakan jempolnya seperti di sosmed.
"Kamu aja deh yang naik,abang liat kamu seneng aja udah ikut seneng banget"
"Jangan diperjelas,malu didengar orang"
"Hahahahaha...ternyata abang punya malu"
"Ciiihh...kalau aku tak punya malu udah aku cium kamu disini,didepan orang banyak"
"Huuuuu...atutttt"
Alexa benar-benar menaiki paralayang itu dengan didampingi oleh instruktur yang sudah ahli,Alexa melayang-layang diudara menghilangkan rasa gundah dihatinya.
Doni sibuk mengambil gambar dan video Alexa dari bawah,dia duduk diatas tebing paralayang dan bisa memandang luas ke arah pantai Parangtritis dari atas.Begitu sempurna segala ciptaan Tuhan.
Destinasi ketiga Pantai Parangtritis Yogyakarta disore hari.
"Waaaoo..cantik banget pemandangannya,ada kudanya juga tuh"
"Kamu mau naik itu?"
"Mauk,tapi abang ikut kan?"
"Iya..kita naik Delman itu saja menyusuri pantai"
Akhirnya mereka menaiki Delman sambil menyusuri indahnya pantai disore hari,melihat matahari terbenam dengan indahnya,jari jemari Alexa tak lepas dari genggaman tangan Doni,mereka benar-benar merasakan indahnya kebersamaan dengan orang yang paling mereka sayangi.
"Aahh..tak terasa,sudah malam aja ya bang"rutuk Alexa yang tidak ingin kebahagiaan hari ini cepat berakhir.
"Apa kamu lelah?"
"Tidak"
"Apa kamu suka?"
"Suka,banget malah"
"Lain kali kita hunting lagi,kita cari destinasi wisata yang lebih bagus lagi"
Mungkin itu hanya dalam mimpiku abang.
Alexa hanya menundukkan kepalanya,terlalu berat meninggalkan lelaki disampingnya saat ini.
"Ayok..kita cari kafe dekat sini?"
"Hmm"
"Kamu mau makan apa?"
"Apa aja asal sama abang"
"Cieeee...udah mode on nih?"ledek Doni.
"Bang..jika nanti aku pergi?apa kamu akan membenciku?"
"Cihh..kamu mau pergi kemana?"
__ADS_1
"Yaa..bisa saja nanti aku pergi jauh dari abang kan?manusia hanya bisa berencana,selebihnya bukannya Tuhan yang sudah mengaturnya"
"Kemanapun kamu pergi,aku pasti bisa menemukanmu Alexa,kamu lupa siapa aku?terlalu mudah menemukan gadis tengil seperti kamu"
"Jika abang menemukan gadis lain sepertiku,apa abang akan melupakanku"
"Heii..kenapa daritadi ngomongnya ngelantur aja?"
"Ehh..e.."
"Walaupun ada banyak gadis jelek sepertimu,banyak gadis tengil sepertimu,banyak gadis menggemaskan sepertimu,tetapi tetap kamu,hanya kamu,yang selalu ada dihati abang Alexa"
Abang..i love you,love you so much,love yo more,everything forever.
"Terima kasih bang"
"Abang harusnya yang bilang terimakasih,kamu sudah membuat hari-hari abang berwarna dengan segala tingkah konyolmu itu"
"Aku akan selalu merindukanmu bang"
"Cieeeee..hati-hati lho,rindu itu berat,nanti kamu nggak kuat?haha"
Memangpun,dan itu akan aku rasakan mulai besok.
"Aah..sampai,bagus nih kafenya,ada live musiknya juga,kamu pasti suka"
"Bang nanti aku mau nyanyi lagi buat abang"
"Lagi?"
"Ehh..pokoknya lagu buat abang,hehe"
"Jangan lagu dangdut ya,ntar kamu bikin cowok-cowok gatel merapat semua"
"hehe.."
Mereka memesan makan malam,dan mulai menikmati hidangan spesial dikafe tersebut.
Seperti janji Alexa tadi,sekarang dia sudah duduk manis dikursi mini,disudut panggung kafe itu.Alexa memilih menyanyikan lagu "Harus memilih" untuk malam yang akan selalu dia kenang sepanjang hidupnya.
....
Kamu tak pernah tahu,bahagianya aku
Setelah ku menemukan dirimu
Rasanya seperti bermimpi,bisa mencintaimu
Yang indah..ha..a..a..a..a..
Bila ku harus memilih
Antara hidup dan mati
Seperti aku memilih
Denganmu atau ku pergi
Haruskah aku terluka
Untuk kesekian kalinya
Tuhan cukup,cukup sudah
Aku pun ingin bahagia
....
Alexa tak terasa meneteskan air matanya,mengingat kisahnya dengan pria yang dari tadi pandangannya tak lepas dari sesosok wanita cantik yang sedang bernyanyi diatas panggung.
....
Dan kamu pun tak tahu,hancurnya hatiku
Saat diriku harus melepasmu
Rasanya seperti terbangun dari mimpi-mimpiku
Yang indah ha..a..a..a..a..
Yang indah hu..wo..hu..wo..
....
Alexa menyudahi aksinya bernyanyi dengan deraian air mata,setelah mengucapkan terimaksih pada owner dan pemain gitar,Alexa berjalan turun menghapus air matanya dan dengan gontai berjalan menuju ke arah Doni.
Doni berdiri memberikan tepuk tangan dan pengunjung lainnya pun ikut bertepuk tangan kagum dengan suara merdu Alexa.
Tiba-tiba Alexa berlari dan memeluk Doni dengan erat.
Piiiiwwwwwiiiittttt...waaaow..pasangan yang so sweet,romantis banget mereka,terdengar suara komentar dari netizen-netizen disekelilingnya😁
"Abangggg.."ucap Alexa menangis dipelukan Doni.
"Heeiiii..kenapa menangis?suara kamu bagus banget,aku suka"
Doni membalas pelukan Alexa dan memberikan hadiah kecupan dipuncak kepala Alexa.
"Bang..aku ingin pulang,antarkan aku pulang sekarang"
"Harus sekarang?"
"iya"
"Baiklah"
Doni akhirnya mengantar Alexa kembali kerumah belakang restoran Handoko group.
"Abang..jangan lupakan aku ya"
"Heiii..tentu,kamu kayak mau pergi jauh aja sih?kamu mau kemana?"
"Aku akan selalu ada dihati abang"
"Haaahh?"
Aku mau juga ada dihati babang Doni🤣🤣
Nantikan kisah selanjutnya ya geng.
__ADS_1
Jangan lupa hadiahkan Like,Vote dan Koment kalian buat author amatir kalian ini☺☺
Terimakasih😘