CINTA INI TAK BERSYARAT

CINTA INI TAK BERSYARAT
52.Munculnya pengganggu


__ADS_3

...🌲🌲🌲 Happy Reading 🌲🌲🌲...


Seorang wanita berjalan tersenyum melenggak- lengok bak model mendekati Vian yang sedang menikmati hidangannya.


"Haiiiii.. boleh aku duduk disini?"


sapa seorang wanita mendekati Vian.


"Kamu siapa?"


tanya Vian ketus.


"Ahhh.. aku adalah wanitamu sayang!"


ucap Devina dengan tak tahu malunya, langsung duduk dikursi depan Vian.


"Kamu jangan bohong, aku sudah punya istri!"


ucap Vian tegas.


"Hah...Dia memang istrimu, yang telah merebutmu dariku!"


ucap Vina mengepalkan tangannya.


"Apa maksudmu?"


tanya Vian heran.


"Sayang..Apa kamu lupa? kita sudah berpacaran sejak lama, dan perempuan yang kamu bilang istrimu itu hanyalah wanita jalang yang menjebakkmu disebuah hotel dan memaksamu untuk mempertanggung jawabkan apapun yang tidak kamu lakukan!"


hasut Vina dengan wajah yang meyakinkan.


"Kau bilang apa?"


tanya Vian terkejut.


"Dia bukan wanita baik-baik sayang, dia hanya ingin menguasai hartamu, setelah itu dia akan mencampakkanmu, dia itu wanita murahan yang suka gonta ganti pasangan, dia hanya akan mengambil hartanya dan membuang semua laki-laki yang diincarnya seperti sampah!"


ucap Vina berapi-api.


"Kenapa aku harus mempercayaimu!"


ucap Vian.


"Aku ini kekasihmu,yang terpaksa kamu tinggalkan, karena harus menikahi wanita jalang yang menjebakmu waktu itu sayang? apa kamu lupa?"


ucap Vina meyakinkan hasutannya.


Vian sedikit berpikir, tapi dia tidak mengingatnya sama sekali.


"Nama perempuan sialan itu Bening kan? dia hanya perempuan busuk yang berpura - pura polos didepanmu, dia tidak benar-benar mencintaimu Vian, hanya aku yang tulus mencintaimu sejak dulu!"


ucap Vina.


"Lihat ini, ini foto kita dulu, kamu begitu sangat mencintaiku sayang!"


ucap Vina mengeluarkan air mata buayanya.


Dia mengambil foto itu dari salah satu akun sosial medianya yang sudah tidak aktif lagi.


Vian terkesima melihat foto mesra mereka, dia jadi bimbang dan ragu.


"Pinjam dulu hpmu?"


ucap Vina.


"Untuk apa?"


tanya Vian.


"Perempuan itu pasti sudah memblokir namaku, agar kamu tidak bisa menghubungiku!"


hasut Vina.


Vian menyerahkan hpnya, dan Vina sudah mengotak -atik hp Vian, ternyata benar nomor Vina sudah diblokir.


Tetapi sebenarnya bukan Bening yang melakukan itu, justru Vian sendiri yang memblokir wanita setengah siluman ini.


"Lihatlah..Begitu liciknya wanita jalang itu!"


ucap Vina memperlihatkan hp Vian, dan tersenyum dengan segala manipulasinya.


"Hemmm..!"


Vian masih bimbang,akan mempercayai atau tidak wanita didepannya itu, tapi melihat foto kemesraan mereka berdua tadi Vian jadi sedikit tergoyahkan imannya.

__ADS_1


"Aku sudah menyimpan kembali nomorku, kita bisa memulainya lagi dari awal sayang,jangan pedulikan wanita murahan itu, aku masih sangat mencintaimu!"


ucap Vina dengan liciknya.


Vian mulai memakan nasi gorengnya sambil memikirkan sesuatu.


"Ternyata kamu masih suka sama nasi goreng seafood ya sayang, itu makanan faforitmu kan?"


ucap Vina mengoda.


"Kenapa kamu bisa tahu?"


"Hehe..Kita berpacaran sudah bertahun-tahun sayang, mana mungkin aku tidak tahu, kamu juga suka coklat panas kan? aku dulu sering membuatkanmu makanan, dan kamu selalu menyukainya!"


ucap Vina berbohong, dia tidak pernah bisa memasak, masak air saja gosong.


"Namamu siapa?"


tanya Vian mulai goyah.


"Aku Vina sayang, Devina Maharani Nugroho, kita dulu satu SMA, dan kita juga mengambil jurusan yang sama ketika kuliah, kita selalu menghabiskan waktu bersama? kenapa kamu bisa lupa?"


ucapnya bersandiwara.


"Aaahh..Maaf, aku pernah mengalami kecelakaan, dan sedikit mengalami gangguan ingatan!"


ucap Vian.


"Ya ampun sayang? apa kamu baik-baik saja, mana yang luka? pantas saja kamu tidak mengingatku!"


ucap Vina mengeluarkan omong kosongnya.


"Hemm.. aku baik-baik saja, dan aku pasti bisa mengingat semuanya kembali"


ucapnya.


"Tidak akan kubiarkan, aku akan merebutmu kembali, apapun caranya!"


Vina berucap dalam hati.


"Aah.. hari sudah mulai sore, aku akan pulang, terima kasih sudah menceritakan masalaluku!"


ucapnya pamit.


"Aku akan membantumu memulihkan ingatanmu terhadapku, pulanglah, nanti aku akan menghubungimu!"


"Aah.. Baiklah, aku juga akan pulang,sampai jumpa!!"


ucap Vina mulai mengatur strategi untuk menaklukkan Vian kembali.


Semenjak pulang dari luar negri dia sudah merencanakan semuanya dengan matang.


Tidak disangka Vian malah hilang ingatan, dan mempermudahkan rencana busuknya.


Dihalaman rumah Vian.


Terparkir mobil sport mewah berwarna putih, dan keluarlah seseorang bertampangkan blasteran dengan wajah tampan dan tinggi mempesona memakai jas putih dan kaca mata hitamnya melengkapi kesempurnaan anugrah Tuhan yang tidak terkira.


Tok..tok..tok..


Ceklek...


Bening membukakan pintu rumahnya, dia sebenarnya baru saja kembali dari resto dan baru saja ingin melangkah keruang tamu, pintu sudah diketuk.


Hening...


Mereka berdua sama-sama mengadu pandang, mengingat sesuatu yang sudah lampau, hingga akhirnya...


"Beninggg...?"


"Albertttt...?"


ucap mereka bersamaan.


"Ahahaha...kamu? kenapa bisa disini? kamu siapanya om Herlambang?"


tanya Alberto penasaran.


"Ahahah.. Aku menantunya, apakah kamu masih saudara ayah mertua?"


"Wooww..Ternyata kamu istri Vian gila itu, dari dulu aku penasaran, siapa perempuan yang bisa meluluhkan pria sombong sepertinya, ternyata kamu Bening?"


ucap Alberto.


"Duduklah, btw kamu saudara dari mana? tapi waahhh..Kamu pake jas dokter? apa kamu menjadi dokter?"

__ADS_1


tanya Bening antusias bertemu teman SMA nya.


"Aku dokter pribadi keluarga ini, mereka sudah aku anggap keluarga, orang tua kami berteman, jadi aku sering main kesini dulu!"


jelas Alberto.


"Hemm..Kamu hebat ya, bisa jadi dokter,tapi memang otak kamu jenius dari dulu, hehehe..."


ucap Bening mengingat sosok temannya itu.


"Hahah..Bukannya kita sering saingan dulu?"


"Tapi kamu selalu mengalahkanku!"


ucap Bening pura-pura kesal.


"hahahah.. Aku memang tiada ada lawan!"


"Iyaalahh tu!"


"Owh ya..Bagaimana perkembangan suamimu itu?"


"Hahhhh, dia belum mengingat apapun!"


ucap Bening dengan senyuman memudar.


"Tenanglah..Dia pasti akan segera mengingatnya, aku datang kemari untuk memberikan rawatan secara intensif, agar suamimu cepat mengingat semua kembali"


ucap Alberto sambil merangkul Bening menenangkan sahabat sekolahnya dulu.


"Tolong bantu sembuhkan suamiku Al? aku sangat menyayanginya!"


ucap Bening memegang lengan Alberto.


Dari depan pintu, Vian melihat jelas keduanya, dia tidak mendengar begitu jelas percakapannya, tapi dia hanya mendengar mereka tertawa lepas dan seperti orang bermesraan, karena Alberto merangkul Bening, dan Beningpun menyambut lengan Alberto.


Jederrrrrr....


Vian sengaja menjederkan pintunya dengan keras dan berjalan masuk tanpa melihat dua orang yang duduk diruang tamu.


Keduanya terkejut melihat siapa yang datang, dengan sedikit berlari Bening menyusul Vian.


"Sayang..kamu sudah pulang?"


panggil Bening dan segera meminta tas kantor untuk dibawakan ke atas.


"Apa pedulimu!"


ucap Vian ketus menghentikan langkahnya.


"Aahhh.. sini aku bawakan tasnya!"


ucap Bening meraih tas Vian.


Braaakkkk.......Awwwwww..


Bening mengaduh, lebih ke terkejut karena Vian sengaja menjatuhkan tasnya mengenai kaki Bening.


"Urus saja laki-laki mu itu, jangan perdulikan aku!"


ucap Vian melangkah kekamar meninggalkan Bening yang terpaku ditempat.


"Bening? are you okey?"


ucap Alberto yang menyaksikan kejadian itu.


"Aku tidak apa-apa, semenjak dia bangun dari komanya, dia memang jadi sedikit kasar, tidak seperti Vian yang ku kenal dulu!"


ucap Bening sambil menitikkan air mata.


"Heemm.. Mungkin itu efek dari benturan keras dan pendarahan dikepalanya, aku sudah membawakan obatnya, kamu suruh dia minum ini tiga kali sehari, jangan sampai telat!"


ucap Alberto.


"Apa kamu tidak mau memeriksanya dulu?"


tanya Bening.


"Besok aku akan memeriksanya kembali, sekarang mungkin moodnya sedang memburuk, bujuk dia, aku akan menemui om Herlambang diruangannya!"


ucap Alberto.


Ngamuk lagi nggak ya gaes babang Vian?πŸ˜‚


tunggu kelanjutannya, dan mohon dukungan LIKE, VOTE, dan komen kalian yaa..

__ADS_1


Terima kasih😘😘


__ADS_2