CINTA INI TAK BERSYARAT

CINTA INI TAK BERSYARAT
46.Luar binasah


__ADS_3

...🧡🧡Happy Reading🧡🧡...


Saat Doni membalikkan badan,dia terkejut dibuatnya...



Doni Setyawan


"Haaaaahhhh...kamu mau mbegal dimana jam segini Alexa?"


ucap Doni terperangah melihat penampilannya.


Alexa keluar menggunakan celana jeans berwarna navy dengan atasan jaket kulit wanita dan tidak lupa menggunakan kaca mata hitamnya.


"Hehe.. aku tidak mungkin keluar dengan baju feminim seperti itu begitu saja, bisa habis aku diseret anak buah ayahku, bisa kelarr hidupku!"


ucap Alexa sambil nyengir.


"Astaga Alexa? jadi kemana gaun yang aku belikan untukmu?"


tanya Doni kesal, padahal dia pengen melihat seperti apa wujud asli seorang Alexa.


"Ini....!!"


ucap Alexa membuka jaket kulitnya dengan pedenya.


"Haaaaaahhhhhhh....ya Tuhan, ampunilah mahkluk anehmu yang satu ini, kamu merobeknya?astaga...Nyidam apalah dulu ibumu saat mengandungmu!"


ucap Doni prustasi sambil mengusap rambutnya kebelakang.


"Kenapa? ini terlihat kerenkan?"


ucap Alexa santai.


"Keren apanya? wooohh..Benar-benar gadis gila!!"


sungut Doni.


"Yang penting aku memakainya, aku menghargai pemberianmu bukan? btw seleramu bagus juga!!"


ucapnya cuek.


"Haaaahhhh...! kamu tahu harga gaun yang sudah kamu robek itu?"


ucap Doni kesal.


"Aaahhh kamu mah, gaun begini saja hitung-hitungan deh, ntar aku beli lagi dipasar Beringharjo banyak ini mah!"


ucap Alexa dengan santainya.


"Apa? pasarrr? owh ya Tuhan.. aku rasa kamu diciptakan Tuhan dari tanah sengketa alexa!luaarrrr binasah!"


ucap Doni pasrah.


"Sudahlah, ayo kita berangkat!!"


ajak Alexa.


"Haaaahhh!!"


Doni tidak bisa berkata apa-apa lagi.


Didepan pintu lift mereka bertemu dengan Vian dan Bening.


"Haii Alexa? keren sekali kamu malam ini? apa ini baju yang dibelikan Doni untukmu?"


ucap Bening melihat penampilan Alexa, Bening memang menyarankan Doni untuk mengajak makan malam romantis dan membelikannya sebuah gaun.


"Tuhkan? kak Bening bilang keren? aku bilang apa tadi!!"


ucap Alexa melihat Doni yang terlihat masih kesal.


"Heii Donn..selera kamu payah sekali, bukanya aku tadi menyarankan gaun limited edition perancang ternama dari Paris?"


ucap Vian menyela.


"Haaaaahhh.. Aku sudah membelikanya tuan muda! dan dia pun memakainya!"


ucap Doni lemas.


"Hahahha..Mana mungkin bajunya seperti itu!!"


ucap Vian tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


"Dia merobeknya..dan menggunakannya sebagai inner jacket kulitnya!"


ucap Doni mengusap mukanya.


"Hahahahhaahahhaha"


Bening dan Vian tertawa sampai mengeluarkan air mata.


"Kamu..memang luarr biasa Alexa!"


ucap Bening tak habis pikir, baju semahal itu dia gunting begitu saja dengan santainya.


Padalah harga baju itu bisa buat beli moge.


"Ya sudahlah, ayo kita berangkat!"


ucap Vian mengandeng istri tercintanya ke arah mobil.


Doni pun berjalan gontai mengikuti bos dan istrinya dari belakang.


"Tuan muda.. anda silahkan pergi berdua saja, aku dan Doni ganti tujuan saja!"


ucap Alexa yang sebenarnya masih malu pada keduanya.


"Kenapa? aku sudah memesankan kursi VIP juga untuk kalian!"


tanya Vian heran.


"Tidak apa-apa tuan muda, kalau saya mengajak Alexa dengan bajunya seperti ini juga, dia tidak akan diperbolehkan masuk, karena dikira bodyguard abal-abal"


ucap Doni asal.


"Enak aja kalau ngomong!"


ucap Alexa sambil mencubit pinggang Doni.


"Okey..Terserah kalian saja!!"


ucap Vian menggandeng tangan istrinya dan berangkat ke Restoran bintang lima.


Doni mengajak Alexa jalan-jalan di Petaling streat dan mencoba makanan-makanan khas yang dijajakan di streat foot dekat situ.


"Kamu mau coba makanan yang mana?"


tanya Doni.


ucap Alexa tersenyum riang.


Doni menggangguk dan membeli cemilan lain dan memasukkanya kekantong plastik dan segera mencari tempat untuk menikmati makan malam yang tidak sesuai dengan ekspetasinya.


"Waaahhhh...Disini cantik sekali!"


ucap Alexa tersenyum lepas.


"Dasar bocah ingusan, diajak pergi dinner ditempat yang mewah malah lebih Bahagia di tempat yang begini"


ucap Doni tersenyum.


"Ini apa namanya?"


tanya Alexa.


"Ini taman didekat Putra jaya!"


ucapnya.


"Hemmm..Udara malamnya menenangkan!"


ucap Alexa.


"Apa kamu menyukainya?"


tanya Doni.


"Iya..Aku lebih menyukai tempat bebas seperti ini, dari pada hidup dikeluarga yang serba mewah tapi dikekang!"


ucap Alexa bersedih.


"Ternyata benar orang bilang, bahwa berlimpah harta belum tentu bahagia ya?"


"Banyak harta tapi diselimuti banyak luka, malah lebih sengsara"


"Apa orang tuamu sekejam itu padamu?"

__ADS_1


"Sebenarnya bukan kejam, tapi semacam egois,hanya mementingkan bisnis, harta dan tahta saja"


"Hemmm..Horang kaya memang beda"


"Walau tidak semua, suami kak Bening dan keluarganya juga kaya, tapi tidak seperti itu juga"


"Sudahlah..Suatu saat nanti kamu pasti akan menemukan kebahagiaan lain walaupun bukan dari keluargamu! kamu yang sabar ya"


ucap Doni tersenyum.


"Semoga saja, itu bukan mimpi?"


ucap Alexa sambil menikmati makananya.


Mereka berdua menghabiskan malam terakhir di Malaysia ditemani cahaya lampu dan danau disekitarnya sampai larut malam karena besok mereka akan segera kembali ke tanah air.


Di sisi lain..


Vian dan Bening sudah kembali dari dinner romantisnya ke hotel, dan sudah mulai packing baju untuk dibawa pulang.


"Sayang apa mereka sudah benar-benar berpacaran?"


tanya Bening.


"Entahlah, aku pun sempat ragu, tapi melihat Doni dengan sikapnya yang agak berubah, aku rasa begitu"


ucap Vian.


"Hemmm..Semoga Alexa segera menemukan kebahagiaanya! kasian dia tuh yankk !"


ucap Bening bersedih mengingat semua cerita kehidupan Alexa.


"Dedekku lebih kasian lagi yank !"


ucap Vian sudah mulai memeluk pinggang Bening dan menaruh mukanya diceruk leher Bening.


"Kamu ini yankk, sudah sana mandi dulu!!"


ucap Bening mulai gerah.


"Nanti yankkk, kita berkebun aja dulu yukk?"


ucap Vian sambil mulai menyerang istrinya.


"Mana ada berkebun malam-malam yank!!"


ucap Bening tau maksud dari ucapan suaminya.


"Ada yankkdan ketika bercocok tanam dimalam hari akan lebih menghasilkan bibit unggul tau yank!!"


ucap Vian merayu.


"Diihhh..filosofi dari mana itu yank??"


ujar Bening pasrah.


"Itu dari pakar terbaik diseluruh negara!!"


ucap Vian mulai mencumbu dari ujung atas sampai kebawah.


"Awas aja kalau cuma pakar -pakar amatiran!!"


ucap Bening disela-sela desahan kenikmatanya.


"Kalau kamu nggak percaya? kita akan segera mencobanya!"


ucap Vian segera melempar baju Bening kesembarang arah.


"Pelan-pelan ya cangkulnya,jangan banyak-banyak nanamnya!besok pagi-pagi kita harus segera ke bandara!"


ucap Bening mengingatkan.


"Hemm..iya-iya, satu hektar aja ini planingnya"


ucap Vian dengan segala aktifitas menebar benih-benih kecebong dirahim istrinya.


Dan bukan Vian namanya kalau cuma melakukanya satu hektar saja, bahkan berhektar - hektar dia cangkul dan tabur semua bibit-bibit unggulnya, sampai Bening tertidur lemah tak berdaya dipelukannya.


Dasar babang Vian tau aja filosofi yang enak-enak😂😂😂


Jangan lupa mohon dukunganya ya gaess,ketik LIKE, VOTE, dan Coment kalian dibawah, terimakasih😊😊


Happy reading gaess😘😘

__ADS_1


__ADS_2