
...🌼🌼🌼Happy Reading🌼🌼🌼...
Dua minggu telah berlalu,masa nifas Bening setelah kuret pun selesai dengan cepat,saat Vian diberi tahu dia langsung merencanakan honeymoon kembali.
"Yank..Bangun sudah pagi,kita sholat subuh yuk??"
ajak Bening.
"Hoaahemm..Emang kamu udah boleh sholat?"
tanya Vian masih mengantuk.
"Udah donk..aku sudah selesai nifasnya!"
ucap Bening tersenyum memainkan pipi tirus suaminya.
"Benarkahhhh?jadi kita bisa berangkat honeymoon lagi donk!!"
sorak Vian bangun dan memeluk Bening dengan kuat.
"Kyaaaaaa...remuk badanku nanti mas!"
"Panggil yank terus aja kenapa?kalau mas itu kayak mas-mas jualan cilok keliling itu kesannya!"
sungut Vian.
"Ciiih...Dulu bukannya kamu jijik kalau aku panggil sayank?"
"Nggak usah diingetin,itu kan masa lalu kelam"
"Tetap saja masih membekas disini nih!"
Bening menunjuk dadanya.
"Maaf..itu diluar kendaliku,mana-mana yang sakit,biar kulihat dulu?"
Ucap Vian sambil meraih kancing baju Bening.
"Ehh..ngapain sih mas?"
"Katanya sakitnya disitu,aku mau lihat,coba sini"
"sudah-sudahlah,sama ajalah itu,ayo kita sholat,keburu siang,ntar niatnya jadi beda lagi!kamu mah bisanya modua teross"
ucap Bening tdak meladeni permintaan suaminya.
Akhirnya mereka sholat berjamaah,dan setelah selesai Bening keluar ke balkon kamarnya menikmati indahnya surya yang muncul mengangatkan suasana pagi.
"Sayang bobok lagi yukk!masih dingin nih..!"
ucap Bian sambil memeluk Bening dari belakang.
"Liat itu..Matahari aja udah mulai naik masak mau tidur lagi sih?"
ucap Bening sambil mengusap kepala suami yang menempel dipundaknya.
"Yank..Apa aku sudah boleh menanam saham lagi?"
ucap Vian sambil menciumi leher istrinya.
"Apa sepagi ini klien kamu sudah berangkat ke kantor??"
tanya Bening heran.
"Haha..bukan dikantor yank!"
ucap Vian tergelak.
"Jadi?"
ucap Bening penasaran.
"Disinii..!"
ucap Vian menunjuk perut Bening.
"Aaaahhh kamu mah bikin orang bingung ajah,kirain beneran bahas saham!"
"Selain bikin bingung aku juga bisa bikin kamu melayang kelangit ke tujuh!"
ucap Vian yang sudah membopong Bening.
"Viiihhh..Kamu mah,ahli kalau dibidang peternakan!!"
ucap Bening pasrah.
"Aku sudah semedi selama dua minggu ini!!"
ucap Vian sambil menarik baju tidur istrinya.
"Untuk apah??"
tanya Bening.
"Untuk menciptakan bibit unggul dipeternakan kecebongku lah,biar mereka mencari pasangan yang tepat didalam sini!!"
__ADS_1
ucap Vian mengelus perut istrinya yang rata.
"Kecebong bukannya anak katak ya yank?berati kamu kataknya dong!!haha.."
ucap Bening yang tertawa sekaligus merasakan sensasi permainan tangan Vian dibawah sana.
"Dan kamu istrinya katak!"
ucap Vian sambil menenggelamkan wajahnya dibagian bawah sana setelah tangannya mulai basah karena hujan lokal.
"Yankkk..ngapain kamu disitu?"
ucap Bening sudah tak tahan dengan perlakuan Vian yang membuatnya serasa menggila.
"Lagi liat jalan yank,takut nanti nuklirku salah jalan!!"
ucap Vian tersenyum licik.
"Yankk..udah yank..Aku.....!"
ucapan Bening terhenti.
Tok..tok..
"Non Bening?nyonya menunggu anda dan tuan muda dibawah?"
ucap simbok.
Hening..
Hanya suara tarikan nafas yang menggebu yang keluar.
"Nona?apa anda masih tidur?maaf tapi nyonya minta anda dan tuan muda segera bangun?"
ucap simbok lagi.
"Haaaahh..Shitt!!"
ucap Vian segera bangun dari aktifitasnya dan menggunakan kaosnya kembali.
"Iya mbok,tunggu bentar lagi!!"
teriak Bening setelah mengambil nafasnya yang tertahan diujung.
"Pokoknya yank,besok kita berangkat bulan madu ya!!"
ucap Vian kesal.
"Mau bulan madu kemana?"
"Katanya kamu pengen ke Korea?"
"Yessss!!"
ucap Bening kegirangan.
"Seneng banget?emang disana ada apanya??"
tanya Vian penasaran.
"Ada Le min hoo!!"
ucap Bening cepat.
"Siapa itu le min hoo??"
tanya Vian yang tidak tahu menahu artis korea.
"Dia mantan kekasihku!!"
ucap Bening tertawa.
"Kita tidak jadi pergi ke Korea!"
ucap Vian berdiri dan mulai beranjak.
"Yaaaah..Kenapa yank,aku pengen sekali makan teokboboki dan kimchi yank"
ucap Bening dan menarik Vian kembali.
"Kalau aku bilang enggak ya enggak?kamu sudah bersuami,ngapain baper-baperan sama mantan!!"
ucap Vian kesal.
"Yank..Le min hoo itu,pacar dari semua gadis-gadis yang mencintai drakor!!"
ucap Bening asal.
"Sehebat apa dia?sampai semua orang suka padanya,pokoknya kita nggak jadi ke Korea,kita ke Jepang atau ke Paris saja!!"
ucap Vian dengan muka kusut.
"Yankkk?apa kamu percaya Le min hoo itu mantan kekasihku?haaaaa.."
Bening tak habis pikir dengan itu.
__ADS_1
"Ciiihh..Aku tidak akan membiarkanmu bertemu dengan semua mantan-mantanmu lagi,cukup sijabrik itu aja udah buat aku kesal dan ingin sekali memotong lidahnya karena mendengar semua obralan janjinya itu!"
ucap Vian keluar kamar dengan santai dan memasukkan tangannya ke kedua kantong celananya.
"Omooooo..daebaaakk,aku termakan bercandaan yang ku kira lucu ini!!"
ucap Bening menepuk jidatnya sendiri dan berlari mengejar suaminya.
"Yankkkk..Le min ho itu artiss!!"
teriak Bening.
"Aku tidak per...dulii!!"
Vian menekankan ucapannya.
"Yankk..dia bukan mantanku,aku cuma bercanda yank?kita ke Korea saja ya!!"
pinta Bening.
"Sekali enggak ya enggak!!"
ucap Vian berlari menjauh dari Bening.
"Heiiiiiiiiiiiiii...Kamu kira istrimu ini mampu menandingi ketenaran Park shin ye apahh,kenapa dengan mudahnya percaya omongan receh ku!aaaaahhh...yankkk!"
teriak Bening.
"Beningg,kenapa pagi-pagi sudah berteriak?apa kamu kira ini dihutan?"
ucap mami sambil mnyiapkan sarapan.
"Habis mas Vian itu nyebelin mi!!"
sungut Bening sambil menarik kursi disamping Vian.
"Yaa udah tuker tambah aja ama tukang bubur ayam didepan itu aja?buburnya enak lho,mami beli ini,dikasih bonus ekstra ayam dan bawang goreng,sama krupuk juga lho?baik tuh orangnya?gimana?"
tanya mami meledek.
"Mamiiiiiiiii.....!"
teriak Bening.
"Hahhahahaha...!!"
Vian bukannya marah malah tertawa dengan ledekan maminya.
"Diiihhh malah ketawa!!"
ucap Bening melihat Vian dengan tawanya dan memasukkan bubur ke mulutnya.
"Beneran enak lho mi?tuh..yank?jadi tukar tambah kagakk?entar bisa makan bubur seenak gini tiap hari gretongan plus tidur melukkin gerobak-gerobaknya sekalian!!haha...!"
Vian dan kedua orang tua Bening tertawa.
"Mbokkkkkk...Bening mau dibikin mie goreng pake telor aja!!"
teriak Bening pada simbok didapur.
"Atau tuker tambah ama abang tukang bakso didepan gang situ aja?enak juga lho buat tambah toping mie goreng!"
ledek Vian kembali.
"Diem nggak!!"
Bening sudah memasang muka juteknya.
"Mbokkkk..Maaf nggak jadi mienya,ganti roti bakar aja!!"
teriak Bening.
"Eemmm..Kalau abang tukang roti bakar entar malam yank adannya,jadi ngak bisa tukar tambah sekarang!!"
ucap Vian kembali.
"Awaaaassss yaaa,kalau minta jatah,nggak akan aku kasihh!"
ucap Bening menyenderkan kepalannya dikursi.
"Yaaaah...Kok bawa-bawa jatah,bercanda yankk!Masak gitu aja dimasukin kehati,ntar cepat keriput nggak glowing lagi lho?"
ucap Vian.
"Bomattt..!"
"Hahahahaaaha"
Kedua orang tua Bening tertawa terbahak-bahak sambil sarapan bubur.
Orang tua Bening merasa sangat bahagia melihat anaknya kembali seperti dulu lagi.
Apa kabarnya dengan babang Doni yaa?
Jangan lupa tinggalkan like,vote dan komen kalian ya,terimakasih😘
__ADS_1