CINTA INI TAK BERSYARAT

CINTA INI TAK BERSYARAT
83.Kegilaan Doni


__ADS_3

...🎀Happy Reading🎀...


Boooooooooooooooooooommmm...!!!


Seperti suara kembang api di kala Tahun Baru,disaat kita berada didekat kembang api raksasa radius dua cm.


Hati Doni sulit digambarkan,antara patah hati,kecewa,merana,sengsara,terluka dan tidak tau harus berbuat apa.


Perlahan Doni mundur tak kuasa menahan rasa bak belati tajam yang menusuk tepat dihatinya.


Praaaangggggggg...suara gelas pecah terdengar jelas.


Semua mata tertuju pada Doni yang tidak sengaja menabrak seorang pelayan yang melintas dibelakangnya,akhirnya Doni berbalik meminta maaf kepada pelayan yang sedang membawakan minuman kepada para tamu undangan.


"Aahh..maaf..maaf..aku tidak sengaja"


"Tidak apa-apa tuan,biar saya saja yang bereskan"


Akhirnya Doni bergegas keluar dari ruangan indah penuh dengan derita itu.


"Abangg..."


Ucap Alexa lirih melihat sesosok pria tampan yang sangat dia rindukan.


Abang..kamu datang?maafkan aku bang,andai kamu tahu bang,hati ini lebih sakit dari yang abang fikirkan,tolong..maafkan aku bang..


Doni memasuki mobilnya dan menghentakkan keras pintu mobilnya,membuat tamu undangan yang masih berdatangan terkejut melihatnya.


"Alexa..apa-apaan ini?lelucon apa yang kamu buat!"


Doni mengeratkan gigi dan mengepalkan tangannya,mukanya merah padam bukan karena malu,tapi karna amarah yang sudah memuncak.


"Setelah kau bersikap begitu manis terhadapku,dan mampu membuatku jatuh cinta kepada sosok gadis sepertimu,jadi inikah jawaban yang kau berikan padaku??"


"Aaaaaaahhhhhhhh....sial"


Doni menyandarkan kepalanya di kursi mobil,merasakan kepala yang dari kemarin sudah berat tambah dua bahkan tiga kali lipat lebih berat.


Vian dan Bening tak tega melihat Doni terpuruk seperti itu,mereka segera menyusul Doni ke mobil.


"Yank..seharusnya kamu jangan mengajak Doni kemari,lihat?kasihan kan dia kalau begini?"


Ucap Bening sambil berjalan cepat ke arah parkiran mobil.


"Yank..mau sekarang atau besok,Doni tetap harus mengetahuinya"


"Tapi kan nggak harus sekarang juga,Alexa tadi pasti melihatnya,dan pasti akan menjadi tambahan beban dihatinya"


"Terlalu lama Doni dan Alexa menyimpan perasaan,itu hanya akan menambah luka dihati mereka"


"Kenapa?mereka saling mencintai yank?"


"Cinta tidak dibutuhkan oleh keluarga Wilson,hanya harta dan tahta dipikirannya,jadi lebih cepat berakhir itu lebih baik"


"Haiiiiss..apa yang bisa kita bantu untuk mereka yank?"


"Lebih baik,kita jangan usik keluarga Wilson sayang,keselamatan keluarga kita bisa terancam"


"Tapi Alexa sudah aku anggap seperti adekku sendiri yank,apa kamu tahu?saat kamu kecelakaan dulu,kedua orang tuamu masih dalam perjalanan,dan stok golongan darahmu menipis waktu itu,Alexa yang benar-benar takut dengan jarum suntik,dia menawarkan diri mendonorkan darah untukmu,karena hanya dia yang memiliki golongan darah sama sepertimu, dengan rasa gemetaran juga ketakutan,dia tetap mendonorkan darahnya padamu yank!"


Jelas Bening panjang lebar mengingat kejadian waktu itu.


"Haaaahh..tapi apa yang bisa kita lakukan yank,keluarga mereka bukan sembarang orang,sangat sulit untuk mendekatinya apalagi berbuat sesuatu denganya,seperti masuk kekandang macan yang lapar tanpa memakai pengaman"


"Mati donk??"


"Enggak"


"Jadi??"


"Jogetan dangdut!"


"Yankkkk..aku serius?"


"Haaah...sudahlah,ayo kita masuk,kita hibur sapiku,kasian dia,padahal udah bucin akut sepertinya!"


"Sapi?"


Bening masuk mobil dikursi belakang dengan terheran.


Vian mengetuk pintu mobil dikursi pengemudi.


"Don..turunlah,biar aku saja yang nyetir"


"Tidak tuan muda,biar saya saja"


"Turunlah..aku belum mau mati"

__ADS_1


"Tidak tuan muda,aku masih bisa nyetir dengan benar"


Ucap Doni keras kepala.


"Donnnn..!!kau....?"


Tiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnn.....Doni menghantukkan kepalanya di stang mobil yang sudah menyala,dan menimbulkan suara klakson mobil dengan kerasnya.


"Heiiiiii...kau ingin mengejutkan semua tamu undangan disini hah??"


Ucap Bening memukul bahu Doni dari kursi belakang.


"Haaahh..aku ingin merobohkan gedung itu saat ini juga nona"


Ucap Doni melemas.


"Keluarrr atau kupotong gajimu seratus persen!"


Ucap Vian sambil memukul pintu mobil dengan paksa.


Doni membuka pintu mobil dan pindah ke kursi sebelah dengan muka yang tidak bisa di deskripsikan lagi bentuknya.


"Dasar sapi gila,mengejutkan ku saja?kamu mau bos mu ini terkena serangan jantung dadakan?"


"Maaf tuan muda"


Ucap Doni sambil menyandarkan kepalanya dikursi mobil dan memejamkan matanya yang terasa panas.


"Yank...apa tidak ada yang bisa kita lakukan sedikitpun untuk membantu sapimu itu?"


Ucap Bening mendekatkan kepalanya kedepan,dia paham sekarang siapa sapi itu.


"Ckkk..mereka sama-sama punya bisnis yang kuat,dan saling menguntungkan,akan sulit memisahkan apa lagi menggagalkan rencananya"


Ucap Vian sambil mengelus kepala Bening dengan tangan kirinya.


"Tapi yank,Alexa pernah bercerita,bahwa Kenand itu tidak baik,dulu dia baik tapi setelah pergi ke Amerika dia berubah menjadi sosok yang jahat"


Ujar Bening mengingat cerita Alexa.


Vian terdiam dan berpikir sambil terus menjalankan mobilnya.


"Donn..suruh anak buah kita,menyelidiki semua tentang pria itu!"


"Pria yang mana bos?"


Tanya Doni yang otaknya mulai tergeser kedengkul.


"Maaf Tuan muda"


"Ya Kenand lah Don,siapa lagi?pasti terjadi sesuatu di sana,hingga dia bisa berubah drastis seperti itu"


"Haaah..kamu memang istriku yang paling cantik dan pintar"


Ucap Vian tersenyum membanggakan istrinya yang lebih pintar untuk saat ini.


"Hehe..iya dong"


Ucap Bening tersipu malu.


"Uuuhh..jadi pengen peyuuukk tiummm"


Ucap Vian manja.


"Haaahh..Tuan muda,tolonglah jangan pamer sekarang!"


Doni mulai memasang muka bad moodnya.


"Ciiihhh..dasar sapi gila"


Ujar Vian tersenyum riang.


"Aahh..maaf sayang,kita lanjut nanti malam yah,kita buat malam ini menjadi malam panjang kita"


Ucap Vian makin menjadi.


"Aaaaahhhh dasar Bos tidak berperikemanusiaan"


Ucap Doni lirih sambil memalingkan wajahnya kejendela.


Bening hanya tersenyum merona mendengar ucapan suaminya.


Sedangkan didalam gedung,acara kembali berlangsung,suara MC yang mengalun merdunya membuat bisik-bisik tamu undangan terhenti,dan mulai mendengarkan.


"Baik,untuk acara selanjut adalah acara puncak malam ini,yaitu pemasangan cincin untuk kedua pasangan,kedua pasangan dipersilahkan untuk memasangkan cincinnya masing-masing"


Alexa menarik nafas,menahan segala tangis yang sudah tidak terbendung lagi,pikiranya sudah kacau,melayang jauh sampai dipelukan Doni,tapi itu hanya sebuah mimpi baginya untuk saat itu.

__ADS_1


"Waaah..kita ucapkan selamat untuk kedua pasangan,semoga dilancarkan sampai hari pernikahan nanti"


Ucap MC tersebut disambut tepuk tangan meriah dari semua tamu undangan yang hadir.


Alexa hanya bisa meneteskan air matanya perlahan,tanpa ada senyuman yang indah seperti pasangan yang bertunangan pada umumnya.


Berbeda dengan Kenand yang selalu tertawa riang bahkan selalu tersenyum bahagia saat ada kamera yang menyorot ke arahnya.


"Sayang..are you okey?"


Ucap mama Alexa berjalan mendekat dan melihat wajah putri kesayanganya yang terlihat merana.


Alexa hanya menggangukkan kepalanya dan menghapus air matanya dengan cepat.


"Semua pasti akan baik-baik saja sayang,percayalah,kamu yang kuat ya?"


Bisik mama Alexa ditelinga putrinya.


Saat malam datang,Alexa masih tertidur menggunakan gaunnya,dia terlalu lelah menangis dikamar sampai tertidur.


Ceklek...pintu kamar terbuka.


Kenand berjalan pelan mendekati kasur calon istrinya dengan senyum mengembang.


"Kamu akan jadi milikku seutuhnya,hanya milikku,tidak akan aku biarkan lelaki manapun mendekatimu"


Ucap Kenand mendekati bibir ranum Alexa,ingin segera menikmatinya.


Tiba-tiba mata Alexa terbuka merasakan hembusan nafas seseorang didepan mukannya.


"Aaaawwww....jangan mendekat!jangann..!"


Teriak Alexa histeris,dan beringsut mundur menjauh mengambil jarak dari wajah Kenand.


Kenand adalah sosok lelaki yang tampan juga mapan,dia sangat penyayang,penyabar dan selalu ceria membuat suasana menjadi hangat,itu kenapa dulu Alexa sangat mencintai dan menyayangi Kenand,itu dulu ya..sebelum Kenand ke Amerika dan berubah menjadi sosok lelaki yang tega menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia inginkan,termasuk semua wanita cantik dan seksi,kalau dia mau,tinggal petik jari saja wanita yang diinginkan sudah berjalan mendekat,kecuali Alexa,setelah kepulangannya dia selalu menghindar,itu kenapa Kenand membuat siasat bekerja sama dengan ayahnya Alexa yang terkenal gila bisnis,dan Kenand juga merupakan pembisnis muda yang berbakat meneruskan bisnis keluargannya.


"Sayang ini aku,kekasihmu?calon suamimu?kenapa kamu takut?"


Ucap Kenand mendekat.


"Tolong..jangan..tolong..jangan mendekat"


Ucap Alexa sambil menangis.


"Tapi aku ini...?"


Pertanyaan Kenand terputus mendengar suara dari arah belakang.


"Nak Kenand..bisa kita bicara sebentar?"


Ucap mama Alexa pelan,dia segera menuju kamar Alexa ketika mendengar suara teriakan dari kamar putrinya.


"Aah..baik tante"


Ujar Kenand mengikuti calon mertuanya berjalan keluar kamar.


"Nak Kenand,maaf atas perlakuan Alexa,dia masih belum begitu siap menerima perjodohan ini,beri dia waktu,dia pasti akan menerimamu dengan baik"


Ucap mama Alexa perlahan walau tidak yakin dengan ucapannya.


"Baik tante,tolong buat Alexa mengerti"


"Tentu nak..sekarang kamu bisa istirahat dulu,kamu pasti lelah,tante sudah menyiapkan kamar tamu untuk kamu istirahat,ayok..tante antar"


"Terima kasih tante"


Mama Alexa tersenyum kecut memikirkan apa yang akan terjadi dengan pernikahan putrinya kelak,sedangkan Kenand mendekat saja Alexa sudah ketakutan histeris seperti itu,bagaimana dia akan punya cucu pikirnya.


Sedangkan Alexa dikamar masih terus menangis sambil menelungkupkan mukanya dikedua kakinya.


Greeeeekkkk....


Jendela kamar Alexa seperti bergetar,ada bayangan hitam yang melintas dari arah balkon kamarnya,tiba-tiba angin berhembus dengan kencangnya menerpa ruangan kamar Alexa.


Alexa kembali beringsut mundur kebelakang,badannya kembali bergetar hebat,keringat dingin mulai menetes didahinya.


"To..to..tolong..ja..jangan sakiti a..aku"


Ucap Alexa lirih sambil bergetar ketakutan.


"To..tolonggg..awww...emmphhh"


Seseorang melompat dari arah jendela dan berlari mendekap mulut Alexa.


Waaah..siapa itu??


Tunggu next episode ya..🎃

__ADS_1


Jangan lupa beri dukungan LIKE,VOTE dan KOMEN kalian ya gaes..biar author lebih semangat updatenya.


Terimakasih😘


__ADS_2