CINTA INI TAK BERSYARAT

CINTA INI TAK BERSYARAT
23.Sebenarnya aku juga ingin


__ADS_3

...🌺🌺Happy Reading🌺🌺...


Sore menjelang, dibukanya pintu kamar dikantor Vian, terlihat Bening tertidur karena menunggunya.


Bening masih terlihat cantik walaupun sedang tidur.


Vian duduk disamping Bening,disibakkannya rambut yang menutupi pipi manisnya.


"Semoga kamu adalah pilihan terakhirku Bening, semoga kamu tidak menyakitiku seperti perempuan pada masalaluku sayang...i love u Bening"


diciumnya kening Bening lama.


Diangkatnya tubuh Bening kedalam dekapanya, dia tak sampai hati membangunkan kekasihnya yang tertidur lelap, dia akan segera mengantarkanya pulang.


Saat hendak keluar melewati pintu ruanganya, kepala Bening terhantuk pintu, karena kedua tangan Vian membopong tubuh Bening.


Jederrrr...


Kepala Bening terhantuk pintu saat akan melintas.


"Aaawwwww sakittt..! haahh..Kenapa kamu menggendongku yank! turunkan aku!"


teriak Bening sambil membenarkan posisi berdirinya.


"Maaf sayang, coba aku lihat? apa kepalamu terasa sakit?"


Ucap Vian, ditiup-tiupnya kepala Bening sambil diciuminya.


Doni yang sedang membicarakan jadwal kerja bosnya dengan sekertaris Vian dibuat melonggo berjamaah.


"Nggak nyangka, si boss bisa so swett banget?"


ucap sekertaris Vian lirih.


"Apa kurang puass dia bermesraan daritadi, masih lanjutt lagi kah? apa harus seperti itu kalau lagi jatuh cinta!"


ucap Doni tanpa sadar.


"Aku nggak papa yank, ayok kita pulang?"


ajak Bening dengan tersenyum malu.


"Maaf yaa sayang, aku tidak sengaja, tadi aku tidak tega membangunkanmu, jadi aku menggendongmu? malah kesenggol pintu? apa masih sakit sayang? tanya Vian sambil mengelus kepala Bening.


"Udah enggak kok yank, yuuk kita pulang!"


ajak Bening


"Okey sayang!"


ucap Vian sambil meranggkul pinggang Bening,melewati begitu saja tanpa mempedulikan dua orang yang sedari tadi melonggo memperhatikan keromantisan mereka berdua.


"Duuuhh..Nggak nyangka big boss bisa perhatian dan seromantis itu dengan wanita? jadi pengen punya pacar seperti boss deh!"


ucap sekertaris Vian.


"Selesaikan pekerjaanmu dan pulanglah!Ngelanturr aja kamu ini"


titah Doni.


"Baik pak"


ucapnya tersadar.


"Aku juga menginginkannya Tuhan..dekatkan jodohku sekarang juga!"


ucapnya Doni dalam hati.


(Dasarrr para jombloo haluu! kata author 😂😂)


Sesampainya dirumah Bening, Vian berbicara santai dengan bapak Bening diteras belakang.


"Pak boleh saya menanyakan sesuatu?"


ucap Vian kepada Handoko.


"Tentu nak? apa yang ingin kamu tanyakan?"


"E....Kapan saya dan keluarga saya bisa datang membicarakan hubungan yang lebih lanjut saya dengan bening pak?"


tanya Vian ragu.


"Eeemmm.. Apakah kamu sudah benar-benar memantapkan hatimu dengan Bening?"


"Iya pak, saya sudah memutuskan untuk segera menikahi Bening atas ijin dari bapak!"


ucap Vian mantap.


"Apa kamu tidak terpaksa karena ayahmu menjodohkanmu?"

__ADS_1


"Sebelum ayah menjodohkan, saya sudah mulai tertarik dengan Bening pak!"


ucap Vian menjelaskan.


"Apa kamu benar-benar menyayangi anak saya?"


"Tentu pak, dengan segenap hati saya, saya sangat menyayangi putri bapak"


ucap Vian mantap.


"Kalau begitu malam minggu besok, datanglah bersama keluargamu kesini, kita musyawarah bersama, bapak akan mempersiapkannya!"


ucap Handoko.


Dia merasa lega, ternyata keputusanya tidak salah, karena dia juga sudah membicarakannya dengan Bening sebelumnya.


"Terima kasih pak"


"Nak vian? boleh bapak minta satu hal?"


"Tentu pak"


"Dia satu-satunya putri kesayangan kami,dia tumbuh besar penuh dengan kasih sayang kami, Tolong jangan sakiti Bening, jaga dia,sanyangi dia seperti kami menyayanginya, jika suatu saat nanti kamu sudah tidak mencintainya lagi...beritahu aku saja, aku yang akan menjemputnya pulang kerumah kami.."


ucap ayah Bening sambil meneteskan air mata dikedua sudut matanya.


"Mohon doa restunya pak, Insya Alloh atas ridho Alloh, aku akan menyayangi, mencintai dan menjaga Bening seumur hidup saya pak.."


ujar Vian juga ikut menitikkan air matanya terharu akan pesan dari pak Handoko.


Mereka berdua berpelukan, terlihat ayah bening sangat mencintai putri kesayangannya itu.


"Qaaahhh...Ada apa ini?"


ucap Bening sambil membawa dua cangkir teh hijau, Bening terkejut melihat mereka berpelukan.


Mereka berdua menunduk sambil segera mengusap air mata yang mengalir tanpa pamit itu.


"Aah..Tidak ada nak, bapak mau masuk kedalam aja, cuacanya sudah mulai dingin, kalian ngobrolah, bapak mau istirahat!"


ucap ayah Bening.


"Tapi tehnya romo?"


tanya Bening.


ucap Handoko sambil berlalu masuk kedalam rumah.


"Ngobrol apa tadi yank sama romo??"


"Biasalah..Obrolan pria, perempuan mana boleh tahu!"


ledek Vian.


"Diiihhh..ngeselin deh!!"


"Kamu beruntung punya ayah yang sangat menyayangimu!"


ucap Vian sambil memegang kedua tangan Bening.


"Ini kenapa lagi? ayah cerita apa?"


tanya Bening heran.


"I love u.. Semoga kita bisa langgeng sampai ajal memisahkan kita sayang!"


ucap Vian tersenyum.


"Ini kenapa jadi melow gini sih yank, kok kamu jadi nangis sih? ada apa?"


tanya Bening makin heran apalagi melihat Vian meneteskan air mata.


"Nggak papa, aku seneng aja punya calon mertua kayak ayah kamu, dan punya calon istri secantik kamu!"


"Jadi kalau nggak cantik nggak mau nih?"


tanya Bening meledek.


"Emang kalau aku jelek kamu mau?"


"Yaa.. jangan jelek-jelek amat dong yank!"


balas Bening.


"Diiihhh.. pake nawar lagi, dikira jualan cabai apa?".Hahaa...


Mereka tertawa bersama sambil meminum teh hijau dan menikmati suasana sore hari.Sampai malam tiba dan Vian pamit pulang.


Keesokan harinya, ketika Bening sedang olahraga pagi, ayah Bening menelponya.

__ADS_1


Tring....


"Hallo, assalamualaikum romo? ada apa?"


"Sayang coba lihat dimeja makan ada dompet romo tidak??"


ucap Handoko direstoranya.


"Oohh..iya, ada romo, dompet kulit warna coklatkan?"


"Iya sayang,coba lihat ada blackcard romo disitu?"


"Ada romo!"


"Gini aja..Kamu tolong ambilkan uang dibank sebesar seratus juta ya! trus bawa kerestaurant sekarang!"


pinta romo


"Kenapa nggak ditransfer aja sih romo?"


"Romo hari ini berjanji mau kasih bonus ke seluruh karyawan kalau omsetnya naik, jadi romo mau kasih cash aja!"


"Dompet romo juga tertinggal pula sayang, kelamaan nanti kalau harus bolak balik, apa kamu ada acara hari ini?"


"Belom ada sih romo"


"Jadi boleh romo minta tolong dong?''


"Tentuu romo,buat romo apa yang tidak, Bening akan segera meluncur kesana ya"


"Gitu dongg ,baru putri romo yang cantik"


ucap Handoko.


Satu jam kemudian, Bening sudah keluar dari Bank dengan membawa sekoper uang pesanan romonya.


Tanpa sepengetahuan Bening ada dua Orang berjaket kulit hitam dan kaca mata yang mengawasinya sedari tadi.


Saat ingin memasuki mobil Bening, tiba-tiba ada seseorang yang menarik kopernya.


Braaaakkkkkk..!!!!!


Dengan sekali tendangan Bening tersungkur membentur pintu mobilnya dan kopernya berhasil diambil paksa laki-laki berjaket hitam tadi.


Aaarrrrrrrrrrrggggggghhhhh........


Tolongg...Jambretttt...tolonggg....tolong....


Terlihat seseorang bertopi dan berkaca mata menghadang dua preman tersebut.


"Kembalikan koper itu!


ucap seseorang bertopi tadi.


"Sini kalau berani!"


tantang kedua preman itu.


Dan terjadilah perkelahian sengit, dua lawan satu, Bening yang melihatnya segera mengambil hape disakunya,dan segera menelpon polisi.


Tak disangka, tak diduga,dua preman tadi tersungkur dengan luka-luka pukulan disekujur tubuhnya.


Dan tidak berselang lama polisi datang dan membawa mereka ke kantor polisi.


Bening dan seseorang misterius itu juga ikut kekantor polisi menjadi saksi menggunakan mobil Bening sendiri.


Saat didalam mobil..


"Emm..Terima kasih banyak yaa, kamu sudah menolong saya, kalau tidak, mungkin koper saya sudah hilang ntah kemana!"


ucap Bening tersenyum.


"Aaahhhh tidak masalah!"


ucapnya sambil membuka topi dan dikibaskanya rambut panjangnya.


Sontak Bening terkejut mendengar suaranya,saat ditolehnya.....


"Haaaaahhhhhh...Kamu ceweeekkkk?


"seru Bening melongo.


Siapa itu ya?


Tunggu next episode ya😊


Jangan lupa tinggalkan like,vote dan komen kalian gaes.


Terima kasih atas dukungan kalian🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2