
...ππ HAPPY READING ππ...
..." Apabila sebuah penyesalah merupakan sebuah pengalaman, maka hikmah adalah sebuah hal besar yang terkandung di dalamnya "...
Disebuah lorong sepi rumah sakit terdekat dari kantor, Joe berlari sekuat tenaganya keluar dari rumah sakit dan segera melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh.
Setelah Nay sudah dipindahkan ke ruang rawat inap, Joe baru bisa meninggalkan Nay sendiri di rumah sakit, dia tidak membawa Handphone dan handphone Nay pun tergeletak diruang meeting.
Joe tidak tahu harus menghubungi siapa, jadi dia yang menjamin semua yang berkaitan dengan Nay disitu, dia tidak bisa meninggalkan Nay saat masih diruang IGD atas saran dari suster jaga.
Saat sampai dikantor, gedung menjulang itu sudah sepi, hanya terlihat security yang berjaga didepan.
" Pak Joe? apa ada yang tertinggal?"
Tanya Security itu mengikuti Joe yang tengah berlari menuju ruang meeting.
" Handphoneku tertinggal diruang meeting, tolong carikan kuncinya."
Ucap Joe dengan nafas tersengal.
" Siap pak."
Security tersebut langsung membukakan pintu, dan Joe segera berlari mencari Hpnya dan Hp Nay untuk menghubungi keluarganya.
Saat Joe berulang kali mendail nomor Eveline, berulang kali juga mbak operator yang menjawabnya.
" Shiitt.. dia pasti marah ini."
Joe segera berlari menuju keparkiran mengambil mobil dan segera melaju ke apartement Eveline.
Hanya dengan waktu sekejap saja Joe sudah sampai didepan pintu apartement, dia mengerahkan segala tenaga agar cepat sampai untuk menemui kekasih hatinya.
Tok.. tok.. tok..
Sudah puluhan kali Joe mengetuk pintu namun tidak ada jawaban.
" Kenapa tidak ada orang? aah.. aku buka saja, aku ingat kata sandinya kan tanggal ulang tahun Alexa."
Joe langsung menekan sandi pintu apartement, akhirnya berhasil, pintunya terbuka dengan sempurna.
" Don..? Eveline..? sayang..? gemoyku..?"
Masih tidak ada jawaban, Joe segera berlari ke arah kamar Eveline.
" Sayanggg..? kamu dimana? moooyyy...? tiiiilllll... kuntiiiillllll...?"
Masih tidak ada jawaban, akhirnya Joe membuka pintu kamar, nihil, tidak ada sesiapapun didalam, bahkan kamar terlihat rapi.
" Kamu kemana sayang? Aaahh.. Doni? aku telpon saja dia!"
Gumam Joe langsung menghubungi Doni.
Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau sedang diluar jangkauan.
" Aaahhh... kemana si kakak beradik ini bersembunyi? aaahhh.. sialll..!"
Joe berlari keluar apartement dan segera kembali ke rumah Alexa.
Sesampainya didalam rumah, Joe berlari sambil teriak seperti orang kesetanan.
" Ale... Alexa..? kamu dimana?"
Teriak Joe.
" Apa sih uncle? berisik banget sih malem - malem, ntar bangunin ayah ama mama yang sedang istirahat lho!"
Jawab Alexa sambil menuruni tangga.
" Le.. tadi Eveline kesini nggak?"
Joe memegang kedua bahu Alexa dengan nafas ngos - ngosan.
" Enggak tuh? emang kenapa?"
Selidik Alexa heran melihat tampang amburadul pamannya yang tampan itu.
__ADS_1
" Doni? dimana dia? aku ke apartementnya kagak ada manusia satupun!"
Tanya Joe harap - harap cemas.
" Owh.. abang pergi ke Jepang, ada sedikit masalah dengan perusahaan disana."
Jawab Alexa santai, karena dia sudah diberitahu Doni sejak sore tadi.
" Trus Eveline ikut juga kesana?"
Tanya Joe ketar - ketir.
" Kayaknya enggak deh uncle, abang pergi sendiri kok!"
" Trus Eveline dimana?"
Tanya Joe prustasi.
" Manalah kutahu uncle..? aku dirumah saja sejak tadi, emang Eveline kenapa? kenapa uncle heboh sendiri gini?"
Tanya Alexa menyelidik, dia merasa ada yang aneh pada pamannya.
" Aaarrgghhh.. Dia pasti sudah salah faham!"
Joe menjambak rambutnya sendiri kebelakang.
" Salah faham kenapa emangnya?"
" Haaaiiss.. dia tadi melihat Nay memelukku----"
" APAAAAHHH..! uncle selingkuh? ya ampun uncle.. aku kan sudah bilang, jangan pernah sakiti Eveline! dia itu adek abang, kalau uncle main hati ama dia, uncle berurusan dengan abang! dan denganku juga!"
Belom sempat Joe menjelaskan, Alexa sudah nerocos seperti rem blong.
" Sstttt... diem dulu deh, dengerin dulu penjelasan uncle!"
Joe makin panik dibuatnya.
" Uncle.. maap - maap ni ye, tidak ada toleransi kalau sudah menyangkut soal selingkuh! No alasan apapun!"
" Siapa yang selingkuh! hati uncle udah mentok di Eveline, Le..!"
" So..? What are you doing?"
Tanya Alexa ketus.
" Nay tidak sengaja memelukku, karena dia sangat terpukul, ayahnya dituduh korupsi dan ibunya langsung masuk rumah sakit saat mendengarnya, dan saat itu Eveline datang dan pergi berlari tanpa mendengarkan penjelasanku dulu!"
Jelas Joe.
" Trus? nggak uncle kejar? kenapa bisa kehilangan jejak nya sampai sekarang?"
Tanya Alexa mulai menyimak cerita Joe.
" Saat aku ingin mengejarnya, tiba - tiba Nay ambruk pingsan, dan diruangan itu cuma ada aku dan Nay, terpaksalah aku yang menolongnya membawa kerumah sakit! kasian kan, masak aku tinggalin gitu aja orang pingsan!"
" Udah ditelpon belom?"
Tanya Alexa kembali.
" Itu dia, handphoneku tadi ketinggalan diruang meeting, baru ku ambil tadi, dan saat aku telpon nomor Eveline sudah tidak aktif lagi!"
Badan Joe terasa lemas sekali.
" Waahh..pasti marah banget tu bocah!"
" Trus gimana dong? coba kamu tanya Doni, diamana adeknya sekarang! please Le.. buruan!"
Joe sudah mengoyang - goyangkan badan Alexa.
" Abang pasti masih dipesawat uncle! kenapa nggak cari ke apartementnya aja!"
" Aku udah kesana tadi, tapi tidak ada orang!"
" Coba uncle tunggu aja disana, udah jam segini, pasti bentar lagi pulang tu bocah!"
__ADS_1
Saran Alexa.
" Bener juga ya, yawda uncle kesana lagi aja, kalau ada info dari Doni cepat hubungi paman ya!"
Joe berkata sambil berlari keluar.
" Iya.. ati - ati uncle!"
Ucap Alexa ikut khawatir dengan keadaan pamannya, baru sayang - sayangnya, ehh.. udah ada konflik aja.
Sudah sekitar tiga jam Joe menunggu dikamar Eveline, dan udah puluhan kali dia naik turun tangga mengecek ruang tamu, namun tidak ada penghuni masuk.
Joe melihat isi lemari Eveline, baju - baju masih tertata rapi disana, dia sedikit bisa bernafas dengan tenang, karena dia fikir Eveline tidak kabur darinya.
Karena yang Eveline bawa hanya celana training dan kaos polos koleksinya, nggak mungkin kan ikut Akademi Kepolisian pake dress?
Pastilah semua asesoris dan alat make up semua ditinggal.
Tulilut..
Tiba - tiba Hp Joe berbunyi di tengah malam yang sepi itu.
Alexa is calling...
" Hallo Le..? ada info apa? Eveline jam segini belum pulang ini!"
Tanya Joe to the point.
" Uncle coba buka akaun sosmednya Eveline deh, buruan!"
Ucap Alexa cemas.
" Emang ada apa?"
Tanya Joe penasaran.
" Buruan, dia Live beberapa jam yang lalu! habiss sudah nasipmu uncle! tamat sudah! aku angkat tanganlah!"
Ucap Alexa yang sudah menonton IG Eveline yang sedang viral, karena banyak orang yang membagikan disosmed mereka masing - masing, takjub dengan suara merdu Eveline.
Biasa, lagu sedih - sedih kan langsung jadi tranding topik di sosmed.
" Apah? okey, uncle cek dulu!"
Joe langsung mematikan telponnya dan membuka akaun sosmednya.
Bruuuukkkkk....
Badan Joe yang sudah kelelahan, terkuras energinya untuk berlari kesana kemari, langsung ambruk melorot kelantai ketika melihat wajah Eveline terpampang nyata diHpnya.
Air mata Joe seketika menetes dengan derasnya, bibir dan tubuhnya bergetar menahan sesak didadanya.
Joe menangis saat mendengar ucapan Eveline.
" Lupakan aku..!"
" Aku.. aku sayang kamu..!"
Ucapan Eveline untuknya, terngiang - ngiang berulang kali ditelinganya, rasa sesal menghantui dirinya saat itu, andai saja dia bisa menjelaskan semua dengan cepat, Eveline pasti tidak akan pergi mengikuti pendidikan.
Lagu lama berjudul Dibatas kota ini, yang dipopulerkan oleh Tomi J pisa itu menjadi ucapan selamat tinggal untuk Joe saat ini.
Dan Eveline benar - benar pergi meninggalkannya saat ini, entah hanya saat ini atau sampai seterusnya.
Joe hanya bisa pasrah, meratapi kepergian Eveline dengan segudang penyesalah yang ada dibenaknya.
" EVELINEEEEEEEE...! TOLONG JANGAN TINGGALKAN KAKAKKK..! AKU SAYANG KAMU..! AKU CINTA KAMU SAYANG..! KEMBALILAH PADAKU SAYANG... AARRGGGHHHH.."
Joe berteriak sekerasnya dari kamar Eveline dengan deraian air mata yang terus membanjiri wajah tampan Joe.
Kasianlah tetangga yang lagi nyenyak tidur itu!
Hemmm.. kasian juga uncleku yang tampan!
Yang sabar ya?
__ADS_1
Tolong kasih dukungan kalian dikolom komentar buat uncle kita yang kembali Joenes ya gaesπ