CINTA INI TAK BERSYARAT

CINTA INI TAK BERSYARAT
84.Maafkan aku Abang.


__ADS_3

...🌸🌸Happy Reading🌸🌸...


Setelah kepulangan dari acara pertunangan Alexa dan Kenand,Doni mampir kesalah satu club ternama,dia memesan ruangan vvip disitu,dia menenggak habis cairan nista itu sampai beberapa botol,baru kali ini Doni benar-benar terpuruk gara-gara seorang wanita,dia terkapar sendirian diruangan itu.


Saat kesadarannya sudah setengah kembali,baru setengah ini lho ya😁


Doni keluar dari club setelah membayar minuman racun dunia itu,dia melangkah sempoyongan memasuki mobilnya.


"Alexa...jangan tinggalkan aku"


Racau Doni melajukan mobilnya.


"Alexa..aku akan mendapatkanmu kembali,Alexaaa......!"


Doni menjerit seperti orang gila didalam mobilnya.


Tanpa terpikir olehnya,mobilnya terhenti disamping salah satu rumah mewah,tapi bukan rumahnya.


Rumah siapa??


Kediaman keluarga Rudy Wilson.


Doni melihat situasi disekitar rumah Alexa,penjagaan hanya ada didepan gerbang utama,dilihatnya diatas masih ada cahaya lampu disebuah kamar,ada sebuah pohon beringin besar yang tumbuh disamping kamar itu.


Dengan mengembalikan seluruh tenaganya,Doni melangkah keluar mobil,dipanjatnya pagar rumah Alexa perlahan dan melompat keranting besar pohon beringin itu,dia lakukan mulus seperti film spiderman kesukaannya.


Saat melihat situasi disekelilingnya,ada samar-samar bayangan seseorang didalamnya,Doni melompat dengan lincahnya kebalkon kamar Alexa.


Dia memastikan dulu siapa yang ada didalamnya dan benar itu adalah wanita yang sudah membuatnya gila saat ini.


Ternyata nasib baik berpihak pada orang yang sedang patah hati,jendela kamar tidak dikunci.


Haappp..


Doni melompati jendala kamar dan segera berlari mendekap Alexa yang akan berteriak.


"To..tolong..aawwwwww....emmphh"


Doni berhasil mendekap mulut Alexa dan memeluknya dari belakang serta tangan kirinya meraih gagang kunci pintu kamar Alexa.


Ceklikkk...pintu kamar terkunci dengan sempurna.


"Alexa..sayang..ini aku,abangmu"


Alexa yang sudah hafal betul dengan suara pria dibelakangnya segera menoleh kebelakang.


"Abangg.."


Suara Alexa yang parau terdengar ketika tangan Doni sudah membuka dekapan tangannya.


"Sayang.."


"Abanggg..maafkan aku bang,maaf.."


Tangis Alexa pecah saat memeluk orang yang benar-benar dia rindukan ada didepan matanya.


Jujur hanya Doni lah yang memang dia butuhkan saat ini,dia selalu nyaman berada didekat pria yang satu ini.


Cup


Kecupan manis mendarat dipuncak kepala Alexa.


"Sudahlah..sekarang ceritakan semuanya padaku,kenapa kamu tiba-tiba bertunangan?apa yang terjadi?"


Tanya Doni menginvestigasi seperti detektif dadakan.


"A..aku dijodohkan oleh ayahku bang"


Jawab Alexa sambil menangis terisak dipelukan Doni.


"Sejak kapan?"


"Sudah sejak lama bang,aku kan sudah cerita dengan abang?"


"Tapi bukannya kamu menolaknya?kenapa kamu jadi menerima perjodohan ini tiba-tiba?


"Aku terpaksa bang"


"Kenapa?"


"Aku tidak mau ada yang sengsara dan terluka karna keinginan ayahku"


"Maksudnya?"


"Abang ingat kejadian direstoran kak Bening?"


"Iya..ingat"


"Itu semua ulah asisten ayahku,dan jika aku tidak kembali kerumah ini dan menerima perjodohan ini,ayah mengancamku akan menghancurkan restoran itu beserta pemiliknya..hiks..hiks.."


Tangis Alexa kembali pecah mengingatnya.


"Astaga.."


"Aku tidak mau melihat keluarga mereka terluka karena keegoisanku,ayahku tidak pernah main-main dengan ucapannya,aku harus gimana bang?aku takut?"


Alexa mengeratkan pelukannya ditubuh Doni,sambil menumpahkan segala rasa.


"Hmmm..."


Doni menghela nafas panjang,dan memikirkan sesuatu.


"Apa kamu tau dimana alamat laki-laki bajingan itu di Amerika?"


"Tau bang..aku pernah menyuruh anak buah ayah untuk menyelidiki keberadaannya"


Jawab Alexa mengingat awal mula dia bisa tahu kelakuan Kenand yang bejat itu disana,dia diam-diam menyuruh salah satu anak buah ayahnya yang sering mengawalnya menyelidiki segala aktifitas Kenand.


"Beri tahu aku,aku akan menyelidikinya,pasti ada yang tidak beres dengannya"


"Baik bang"


"Owh ya..kenapa nomormu tidak aktif beberapa hari ini,kamu sudah membuat aku gila Alexa,harusnya kamu jujur dengan ku,abang pasti akan selalu membantumu"


"Aku cuma tidak ingin abang terluka juga karena ku"


"Haaaaah..aku sangat menghawatirkanmu Alexa?"


"Maaf..maafkan aku bang"


"Aku sangat..sangat merindukanmu Alexa?"

__ADS_1


Ucap Doni memegang kedua pipi Alexa.


"Aku pun sama bang"


Kedua mata mereka bertemu,seakan terlihat sorot mata kerinduan yang terpancar dari keduanya.


Cup dan yaa...(selanjutnya kalian tahu dong🤣🤣)


Setelah seperskian menit mereka berciuman dengan asyiknya,menyalurkan rasa rindu yang tertahan tembok penghalang yang begitu kejam.


"Alexa..aku mencintaimu?"


Ucap Doni setelah menyudahi aksinya,dan menempelkan keningnya di kening Alexa.


"A..aku juga bang"


"Juga apa?"


"Juga sama"


"Sama apa?"


"sama itu"


"Itu apa?katakan sayang?aku ingin mendengarnya?"


"A..aku juga..e.."


Doni mengeratkan pelukan dipinggang Alexa,dan mendekatkan wajahnya ke wajah Alexa.


"Katakan sayang..?"


Doni mengeluarkan senyum termanis yang dia punya,yang selalu membuat Alexa tersihir olehnya.


"A..aku ju..juga men..mencintaimu bang"


Ucap Alexa langsung menyembunyikan wajahnya didada Doni untuk menyembunyikan rona malu diwajahnya.


"Akhirnya.."


Doni tersenyum puas sambil mengeratkan pelukan ditubuh Alexa yang langsing itu.


"Aku pasti akan memperjuangkanmu Alexa,apapun caranya,aku tidak mau kamu jauh dariku lagi,aku sungguh tersiksa beberapa hari tidak melihat senyumanmu"


"Tapi bang,aku tidak mau kamu terluka karena ku"


Ucap Alexa merenggangkan pelukannya.


"Tenanglah..semua pasti akan baik-baik saja,ganti nomormu dengan yang baru,dan cepat hubungi aku"


"Baik bang"


"Aku sangat merindukanmu Lexa.."


Ucap Doni sambil memiringkan kepalanya ingin mengulangi aksi gilanya kembali.


Tiba-tiba..


Tok..tok..tok...suara pintu kamar Alexa diketok.


"Haaaahh bang,gimana ini?"


Ucap Alexa gelagapan.


Ucap Doni kesal.


Cup


Enggak dapat ciuman mesra nggak papa,tetap dia tinggalkan kecupan manis seperti buah cery dibibirnya.


"Jangan lupa cepat hubungi aku,I love u sayang"


Ucap Doni sambil mengacak rambut Alexa dan melompat kearah balkon kamar Alexa.


Setelah keadaan aman,Alexa segera membuka pintu kamarnya.


"mama?ada apa?"


Ucap Alexa lega,ketika melihat mamanya yang muncul.


"Apa kamu baik-baik saja?"


Ujar mama Alexa khawatir.


"Aku baik-baik saja ma"


"Sayang..kamu yang sabar ya?"


"Sudahlah ma..aku lelah,aku mau istirahat dulu"


"Baiklah..kalau ada apa-apa panggil mama ya sayang?"


"Iya ma"


Ucap Alexa sambil menutup pintu dan menguncinya kembali.


Alexa berjalan kearah jendela dan mematung disana.


"Padahal aku masih sangat merindukanmu bang"


Ucap Alexa lirih.


"Benarkah..?"


Ucap Doni yang tiba-tiba nongol didepan jendelanya.


Doni belum benar-benar pergi,dia hanya bersembunyi di bawah jendela luarnya.


"Astaga abanggg??"


Alexa terkejut hampir teriak tapi..


Cup..cup..


Kecupan manis mendarat dibibir ranum Alexa.


Doni kembali melompat jendela dan mendorong Alexa ketembok kamarnya,dengan kedua tangan kekar yang mengungkung tubuh ramping Alexa.


"Apa kamu mau aku menemanimu sampai pagi disini?"


"Ehh..ja jangan bang"

__ADS_1


"Emmm..atau kamu mau aku memelukmu sampai pagi lagi,seperti waktu itu?"


Ledek Doni semakin mendekatkan wajahnya.


"Ja..jangan,nanti abang ketahuan bisa gawat bang"


"Tapi katanya masih rindu?"


"Ta..tapi..aku takut"


"Tenanglah..abang akan pergi setelah kamu terlelap"


"Baiklah..aku ganti gaunku dulu,ini nggak nyaman"


Ucap Alexa bergegas kekamar mandi.


"Baiklah"


Ucap Doni mengatur siasat,dia tidak mungkin sampai pagi di kandang Singa ini pikirnya.


"Bang"


Bisik Alexa dari arah kamar mandi.


"Kenapa? ada apa?"


"Bi..bisa tolong bantu buka ini?"


Alexa membalikkan badannya dan menunjukkan resleting belakang digaunnya.


"Haah..ya"


Doni melangkah mendekat dengan ragu.


Diraihnya kancing resleting gaun Alexa,disibakkannya rambut yang tergerai dengan indahnya,terlihat leher jenjang putih Alexa memancarkan sinarnya🤭


Sretttt.....kancing gaun Alexa terbuka.


Glleeeekkk...Doni menelan salivanya dengan cepat.


Astaga..kuatkan iman dan iminku ya Tuhan


Doni memejamkan matanya dengan berat.


Aahh..sedikit sajalah,Ampuni aku Ya Tuhan..


Doni mencium leher dan bahu Alexa,dan meninggalkan beberapa jejak nya disitu.


Alexa yang terbuai dengan aksi Doni yang menggila segera tersadar.


"Bang..sudah,sebaiknya abang pulang saja dulu"


"Kamu ngusir?"


Ucap Doni kesal dan menghentikan aktifitasnya.


"Tidak bang,tapi aku takut kalau anak buah ayah melihat abang nanti,bisa bahaya bang"


"Iya juga sih..abang memarkirkan mobil abang dibawah"


Ucap Doni tersadar.


"Duh kalau begitu buruan..ntar bisa ketahuan,mereka sering berkeliling kalau malam"


"Baiklah abang pulang,tapi..?"


"Apalagi bang?"


"Cium dulu"


"Bang..jangan main-main,ini bisa bahaya?"


"Satu kali saja"


"Tadi udah berkali-kali"


"Kalau begitu abang tidur saja disini"


Ucap Doni pura-pura santai,padahal jantungnya dag dig dug juga.


Cup


Alexa mendaratkan kecupan dipipi Doni.


"Aku mau disini"


Ucap Doni menunjukkan bibirnya.


"Astaga bang?"


"Semakin lama kamu berpikir,semakin banyak peluang abang ketahuan ini?"


Cup..cup..


"Dahh..bonus sekalian buat abang,biar tidur nyenyak"


Ucap Alexa dengan cepatnya menyambar bibir Doni.


"Hehe..I love u"


"Too.."


"Yang bener ngomongnya?"


"I love U too Abang tampanku"


"Nah..gitu kan enak didengar"


"Haiiiss..cepatlah,hati-hati ya bang"


"Iya..kamu jangan khawatir ya,kita pasti akan bisa melewati ini semua dan bersama kembali"


Ucap Doni setelah meninggalkan kecupan dipuncak kepala Alexa sambil mengacaknya.


Alexa tersenyum manis mendengarnya,dia hanya bisa melihat punggung Doni yang sedang melompat dengan lihainya,sampai Doni berhasil masuk mobil dan melajukannya dengan cepat.


"Spidermanku..semoga kita bisa bersatu"


Akankah mereka bisa bersatu kembali??


Jangan Lupa berikan dukungan kalian gaess..

__ADS_1


Like,vote dan koment kalian..


Terimakaih🥰🥰


__ADS_2