
...π¦π¦ HAPPY READING π¦π¦...
ππ€ππ€ππ€π
Sebelum air liur Bety menetes melihat adegan romantis itu, dia segera tersadar dari lamunan yang berkepanjangan.
" Ada seorang petani yang punya anjing, dan BINGO namanya O, Be i eN Ge O.. Be i eN Ge O.. dan BINGO namanya O..."
Bety menyanyikan lagu anak - anak yang lagi hits jaman now dan berjalan melewati sepasang kekasih itu dengan santai dan pura - pura tidak melihat adegan panas itu.
Doni dan Alexa pun seketika tersadar dan melepas pagutan mereka dan mulai membenahi baju mereka yang tanpa sadar mulai berantakan.
" Bibi mu benar - benar membuat jantungku hampir bergeser yank."
Ucap Doni mengusir kecanggungan diantara mereka.
" Aah ya.. bi Bety memang terlahir sedikit ajaib!"
" Nyidam apa dulu ibunya saat mengandungnya ya?"
" Nyidam Kue Laba - Laba kali, makanya suaranya cempreng kayak abang gerobak yang keliling itu!"
" Haiss.. masih bagus lagi suara penjual Tahu bulat ya kan?"
" Hihi.. opss, kenapa kita malah bercanda disini, ayo kita temui orang tuaku! "
" Huuufftt.. ternyata lebih deg - degan ketemu camer ya, daripada mau masuk ujian nasional dulu! "
" Emang dulu gitu? "
Tanya Alexa sambil berjalan.
" Iya.. jaman abang dulu lulus ujian tidak semudah sekarang, pakai standar nilai kelulusan, jadi kalau ada satu mata pelajaran yang nilainya dibawah standar, walaupun nilai lainnya bagus, tetap tidak lulus sekolah yank, dan harus ngulang tahun berikutnya."
Ucap Doni bercerita kisah jaman sekolah tahun 2007 an.
" Waah.. ngeri juga itu bang !"
" Bahkan ada yang hampir gila, karna nggak lulus !"
" Kalau ini bisa bikin gila kagak bang?"
Bisik Alexa ketika melihat sorot mata ayahnya yang tertuju pada mereka berdua.
Doni mulai mengatur nafasnya untuk menghadapi sosok Wilson yang terkenal dengan gila harta dan gila jabatan itu.
Alexa baru dua kali dalam hidupnya, mengajak seorang pria datang kerumahnya, pertama Kenand dan yang kedua Doni.
" Sayang kamu sudah pulang, ehh.. itu siapa, unclemu mana?"
sapa mama Alexa tersenyum.
" E.. dia.. dia.. anu mah !"
Alexa ragu ingin mengatakannya.
" Permisi om.. tante, perkenalkan saya Doni, teman Alexa !"
Ucap Doni membungkukkan badannya tanda hormat.
" Pacar.. dia.. dia.. kekasih Alexa ma !"
Ucap Alexa memberanikan diri.
Sreeekkkk..
Wilson langsung berdiri karena terkejut, kursi kayu yang dia duduki langsung terpental ke belakang.
" Apa maksud perkataanmu ?"
Wilson langsung berkacak pinggang dan menajamkan sorot matanya ke arah Doni.
" Sayang.. maksudnya gimana? kamu kan sudah bertunangan dengan Kenand nak? jangan gini dong sayang ?"
Ucap mama Alexa mendekat.
" Jangan mendekatinya..!"
Teriak Wilson kepada istrinya.
" Yah.. tenang dulu, kita tanyakan baik - baik ya? "
Ucap mama Alexa menenangkan suaminya yang mulai naik darah.
" Yah.. Kenand bukan laki - laki yang baik yah, dia..!"
Ucapan Alexa terhenti.
__ADS_1
Praaangggggggg..
Wilson menyampar gelas minuman diatas meja sampai hancur berceceran di lantai.
" Tau apa kamu tentang laki - laki hah !"
Bentak Wilson.
" Ayah.. jangan emosi, dengarkan dulu penjelasan Alexa ! "
" Diaaammm..! "
" Hiks.. hiks.. Ayah, sekali ini saja, jika ayah menganggap aku sebagai anak ayah, tolong dengarkan penjelasanku dulu, aku mohon !"
Lutut Alexa melemas, dia jatuh terduduk dilantai sambil terisak.
Doni berjalan mendekati Alexa dan ingin membantu Alexa berdiri.
" Jangan berani - beraninya menyentuh putriku! dia sudah bertunangan! "
Hardik Wilson.
" Ayaaahhh..! Kenand itu bandar narkoba yah, dia itu pria jahat, suka main perempuan, bekerja sama dengan mafia, dan sekarang menjadi buronan polisi Amerika yah! "
Ucap Alexa yang sudah tidak tahan lagi.
" Apa? benarkah itu sayang? "
Tanya mama Alexa.
" Ciiih.. kamu dengar gosip murahan dari mana Alexa, jangan asal bicara! "
bentak Wilson seketika.
Doni melangkah ke arah Wilson dan memberikan video rekaman perbincangan anak buah Kenand di gudang, dan bukti dari kepolisian Amerika.
Wilson masih belum percaya, dia segera menghubungi anak buahnya.
" Selidiki latar belakang Kenand di Amerika, sekarang juga! "
Ucap Wilson kepada anak buahnya di sambungan telepon.
" Kamu tahu darimana sayang? "
Tanya mama Alexa yang masih belum percaya, selama ini dia melihat Kenand pria yang baik dan sopan.
Ucap Alexa.
" Abang? abang siapa? "
tanya Wilson berteriak.
" Maaf, maksud Alexa saya om! "
Ucap Doni perlahan.
" Kamu? "
Wilson merubah posisi berdirinya sambil bersedekap.
" Bukannya aku sudah bilang yah.. ma.. dia kekasihku, aku tidak mau menikah dengan pria kejam seperti Kenand, aku mau menikah dengan abang Doni saja! "
Ucap Alexa cepat.
Gedubraaakkk..
Meja kayu didepan Wilson pun melayang dengan satu kali tendangan.
" Ayah.. tenanglah, jangan seperti itu! "
Mama Alexa memegang tangan Wilson untuk mencegah berbuat sesuatu yang lebih kasar lagi.
Doni hanya bisa menghela nafas dan memejamkan matanya, dia sudah menduga akan seperti ini.
" Kamu, jelas kan latar belakangmu! "
Ucap Wilson menajamkan matanya ke arah Doni.
" Ayah..?"
Suara Alexa melemah.
" Diaammm..! "
Benak Wilson.
" Siapa kamu? apa jabatanmu? Apa nama perusahaanmu? dan siapa orang tuamu? "
__ADS_1
Berderet pertanyaan maut yang dilontarkan Wilson dengan sorot mata yang sudah ber api - api ke arah Doni.
" Ayah.. apa cuma harta dan jabatan yang ada dipikiran ayah! apa tidak ada sedikitpun hati nurani ayah memikirkan kebahagiaan Alexa yah, aku tidak butuh harta yang melimpah yah, hidup" sederhana pun aku mau, asal bisa dengan abang Doni! "
Alexa terduduk kembali ke lantai penuh dengan deraian air mata.
Doni memejamkan matanya dan meneteskan air mata, dia tidak sanggup melihat orang yang dia sayangi begitu tertekan seperti ini.
" Katakan! Siapa kamu! "
Bentak Wilson tidak memperdulikan putrinya yang menangis di lantai.
" Maaf om, saya hanya orang biasa, tapi saya berjanji akan membahagiakan putri om, dan menjaganya walaupun nyawa taruhannya."
Ucap Doni ikut duduk dilantai merangkul Alexa.
" Apa? hahaha... orang biasa? hahaha... apa kata dunia? seorang putri Wilson menikah dengan rakyat jelata! Wuaaaahhh... Pergiiiiiii..! "
Teriak Wilson mengusir Doni.
" Ayahh..!"
Bentak Alexa.
"Penjaga..! bawa Alexa kekamar! "
Teriak Wilson pada ajudan nya yang setia berdiri 24 jam disisinya.
" Ayah.. aku nggak mau! lepasss.. ayah..!"
Alexa berontak dalam pegangan kedua ajudan ayahnya.
" Kunci dia di dalam kamar, jangan sampai lepas, jaga didepan pintu! "
Perintah Wilson kepada kedua ajudannya.
Mama Alexa hanya bisa terduduk dikursi memegang kepalanya yang terasa berat, kalau sudah seperti ini tidak ada yang bisa dia lakukan, membela Alexa pun tidak ada gunanya, apalagi tahu kalau Doni orang biasa, sulit untuk mendapatkan restu dari suaminya itu.
" Kamu sadar tidak siapa kamu..! kamu tau tidak siapa itu keluarga Wilson? "
Bentak Wilson ke arah Doni.
" Maaf om, maafkan saya sudah lancang mencintai putri om dan tante."
Ucap Doni melemah.
" Cinta.. hahahaha... makan itu cinta! keluarga Wilson tidak butuh cinta asal kau tahu! "
" Maaf ."
Hanya kata maaf yang terucap di bibir Doni.
" Apa jaminanmu bisa membuat Alexa bahagia? "
" Saya akan melakukan segala cara untuk membuat Alexa bahagia om, walaupun saya hanya orang biasa, akan saya pastikan putri om tidak kekurangan suatu apapun, walau bukan sesuatu hal yang mewah."
Ucap Doni yakin.
Doni memang mempunyai saham terbesar di salah satu mall terbesar di Jakarta dan beberapa bisnis properti disana, semua itu hasil dari jerih payahnya sebagai asisten di perusahaan Vian dari semasa kakeknya Vian masih hidup sampai sekarang.
" Cihh.. asal kau tahu, Alexa dari masih bayi, dia selalu hidup dalam kemewahan, dia sudah terbiasa dengan semua itu, dan setelah dia dewasa, apa menurutmu aku rela dia hidup susah denganmu! "
" Maaf om, tapi..! "
Ucapan Doni terputus.
" Dia pewaris dari keluarga Wilson! dia harus mendapatkan calon suami yang sederajat dengannya! kalau kau sadar diri, tinggalkan dia! "
" Om...!"
Ucapan Doni terputus kembali.
" Kalau kamu ingin Alexa bahagia, tinggalkan dia, atau kamu mau aku menyiksa Alexa, agar kau bisa pergi darinya! "
Skak..
Doni tidak bisa berkata - kata, ancaman Wilson yang satu ini yang paling dia takuti, dia tidak ingin Alexa terluka karena siksaan ayahnya yang kejam.
Dia selalu mengingat kata - kata tuan mudanya, Wilson adalah orang yang kejam, dia akan melakukan segala cara untuk mencapai keinginanya, tanpa belas kasihan sedikitpun.
Bagaimana nasib Doni babang tampan kita selanjutnya?
Tunggu next episode ya..
Jangan lupa, sentuh jempol kalian, LIKE..LIKE..LIKE..dong, beri semangat buat author.
Terima kasih juga, yang sudah berbaik jati memberikan VOTE, sungguh mulia hati kalian.
__ADS_1
Author sayang kalian, terima kasihππ