CINTA INI TAK BERSYARAT

CINTA INI TAK BERSYARAT
37.Pernikahan yang tidak terlupakan


__ADS_3

...๐Ÿ’๐Ÿ’Happy Reading๐Ÿ’๐Ÿ’...


Ayook kita kondangan gaess๐Ÿ˜‰


Siapkan amplopmu๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚



Hari pernikahan yang sudah ditunggu - tunggu oleh kedua keluarga besar pun sudah tiba, pagi ini acara ijab qobul hanya dihadiri oleh keluarga besar dan teman-teman terdekat saja, karena menurut Bening dan Vian ijab qobul adalah peristiwa yang sakral dan harus penuh dengan hikmat, berbeda dengan acara nanti malam yang akan digelar dengan mewah dan megah tentunya.


Vian sudah siap dengan menggunakan baju adat jawanya dan tak lupa dengan blangkon yang terselipkan bunga kantil ditelinga dan juga keris dibelakang pinggangnya yang memancarkan aura ketampanan yang haqiqi.


"Vian apakah kamu sudah hafalkan ucapannya?"


tanya Herlambang dengan senyum yang tak pernah surut.


"Ayah aku gemeteran dari tadi"


ucap Vian ketakutan.


"Apa kamu belum sarapan?"


tanya ayah Vian.


"Udah yah...aku takut, gimana nanti kalau salah terus!"


ucap Vian ragu.


"Yaaa..kalau salah terus, nikahnya ditunda besok"


ucap ayah Vian meledek.


"Haaaaaahhh, nggak mau lah yah, aku nunggunya udah lama, emmm..Atau aku pakai contekan aja, gimana yahh?"


ucap Vian menemukan ide cemerlang.


"Diiiihhh...Seorang putra kebanggaan Herlambang yang sudah memegang banyak cabang perusahaan, mencontek? segitu dangkalnya memori ingatanmu, itu cuma beberapa kata nak?hiss..hiss..."


ucap ayah Vian meremehkan.


"Aaahh ayah, tapi kan ini beda yah, gimana dongg?"


ucap Vian prustasi.


"Haaahhh..Vian, jangan dengarkan ucapan ayah kamu, dulu ayahmu itu mengulang sampai tiga kali, sampai minum air satu galon baru bisa"


ucap ibu Vian nimbrung dari belakang.


"Pfffttttthhh... Ayah banyak gaya"


ucap Vian menahan ketawanya.


"Yang penting kamu niat dari dalam hati karna Alloh ta'alla dan jangan lupa bismilah, insya alloh semua lancar nak"


ucap ibu Vian menenangkan sambil mengelus dada putranya memberi semangat.


"Terima kasih ma, aku sayang mama"


ucap vian sambil memeluk ibu yang telah membesarkanya hingga kini.


Memang benar kata-kata dari seorang ibu lah yang bisa menyejukkan hati anak-anaknya.


"Sudah-sudah, dramanya sudah berakhir, penghulunya sudah siap menunggu nak!"


ucap ayah Herlambang.

__ADS_1


"Baik ayah, doakan putramu ini yah, biar semua berjalan dengan baik dan lancar"


ucap Vian sambil memeluk ayahnya.


"Doa ayah selalu menyertaimu nak, semoga kamu selalu bahagia dan selalu dalam lindunganNya."


ucap ayah Vian sambil memejamkan matanya.


Acara ijab qobul pun tiba, seluruh keluarga besar sudah berkumpul dan mulai mengabadikan moment indah ini, Vian sudah mulai menjabat tangan dari pak penghulu dengan satu tarikan nafas..


"Saya terima nikah dan kawinnya Bening ayu handoko binti Handoko Wijaya dengan mas kawin emas dua puluh satu gram dibayar tunai"


"Sahh?"


"Saaaaaaahhhhhhhhhh!"


"Alhamdulilahirobil'alamin"


ucap semua orang serentak ikut medoakan.


Akhirnya pengantin wanita dipersilahkan untuk keluar, Bening berjalan perlahan dengan diapit kedua saudara sepupu perempuanya dengan balutan baju adat jawa berwarna hitam gold dengan sanggulan dikepala dan segala hiasan dari bunga kantil yang melingkari kepalanya membuat wajah cantik Bening terpancarkan dengan indahnya.


Semua mata tertuju padanya dan memuji kecantikan Bening, Vian pun mengembangkan senyumannya, terpesona dengan kecantikan istri yang sudah sah dimata hukum dan agama.


Dengan wajah haru bahagia, Bening mencium tangan laki-laki yang kini sudah sah menjadi suaminya, dan Vian mencium kening Bening cukup lama dan tak lupa mengucap syukur didalam hatinya.


Terlihat banyak kamera yang tertuju pada kedua mempelai untuk mengabadikan momen bersejarah bagi Bening dan Vian yang terlihat cocok dan serasi, beserta seluruh keluarga besar mereka, dan dilanjut acara makan-makan.


("Lets go kita makan gaesss๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚! author sudah lapar๐Ÿ˜‹๐Ÿ˜‹)


Bening, Vian dan orang tua mereka masing-masing sudah duduk melingkari satu meja besar untuk menikmati hidangan mereka.


"Kamu hebat nak, cuma satu kali percobaan langsung lancar! nggak kayak ayahmu dulu!"


ucap ibu Vian memberi selamat pada putranya.


ucap Herlambang malu.


"Hahahahaha"


mereka serentak tertawa bersama.


"Dan sekarang kalian sudah sah dimata hukum dan agama, nggak perlu ada acara kucing-kucingan lagi bertemu dengan Bening nak Vian"


ucap ibu Bening pada Vian.


"Emangnya putraku sering main kucing-kucingan jengg?"


tanya ibu Vian kepada ibu Bening.


"Kamu mau tau, kelakuan putramu saat putriku masih dalam masa pinggitt?"


ucap ibu Vian dengan senyum liciknya.


"Mamiiiii jangaaannnnn!"


ucap Vian memohon dengan wajah paniknya.


"Katakannn.. katakan saja jeng, cepat katakan!"


ucap ibu Vian penasaran.


"Putramu itu memelukku dengan sangaattt eratt!dia bilang dia sangat merinduiku, hahahaha.."


ucap ibu Bening tertawa.

__ADS_1


"Haaaaahhhh kok bisa?"


tanya mereka serentak kecuali Vian yang mukanya sudah memucat menahan malu yang tidak terkira.


"Putramu mengira aku Bening, mereka mau bertemu diam-diam ditaman samping rumah, dan aku memergoki Bening yang baru mau keluar, aku laranglah dan aku temui Vian dengan memakai sweater Bening dan menggunakan masker, ooohhh...Pelukan putramu begitu hangat sekali!"


ucap ibu Bening tertawa sambil meledek habis-habisan Vian.


"Wakakakkakakka.. hahahhahahaha..."


mereka tertawa terbahak-bahak.


"Pantesan mami malam itu senyum-senyum terus setelah menemuimu yank!"


ucap Bening ikut tertawa.


"Hiis.. kamu jangan ikut tertawa yank?"


Umpat Vian.


"Hehe.. maaf yank, aku sedikit khilaf! haha.."


Tetap saja Bening tidak bisa menahan tawanya.


"Kamu yaa, berani-beraninya meluk istri papa!"


ucap ayah Bening ikut menimpali dan tertawa terbahak-bahak tentunya.


"Habisss sudah riwayatkuuuu.."


ucap Vian menangis dalam hati.


Terlihat Vian dengan ekspresi yang menyedihkan, muka memerah, pucat, lemah, lesu juga wajah yang sudah tidak terkondisikan menahan malu yang teramat sangat.


Dan saat sore menjelang, acara sudah selesai mereka sudah beristirahat dan mempersiapkan untuk acara pesta pada malam hari.


Pukul 08:00 malam pesta telah dimulai, terlihat Bening menggunakan gaun putih memanjang dengan hiasan bunga mutiara yang berkilau dan Vian menggunakan toxedo hitam yang terlihat gagah dan tampan tentunya, sedang memasuki ballroom hotel termewah dikota itu,yang telah dihiasi dengan ribuan bunga yang begitu memukau dipandang mata.



Ratusan tamu undangan pun sudah hadir untuk memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.


Rekan-rekan bisnis Vian dan orang tua mereka juga sudah memenuhi hotel malam itu.


Tak lupa, Doni pun terlihat hadir membawa sebuah kado dan memberikan ucapan selamat kepada boss dan istrinya.


Alexa pun datang bersama seluruh karyawan dari semua cabang restoran Handoko group.


Dan saat acara jamuan makan dimulai, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari luar hotel yang sangat kerass sekali.


Dyyyyyyaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrrrrr!


Seluruh tamu undangan yang hadir berhamburan, berteriakk histeriss, terlihat mereka berlari tak tentu arah sambil desak-desakan, kacau, semua meja, kursi dan semua hidangan jatuh berserakan.


Hancur sudah Resepsi pernikahan termewah malam ini, meninggalkan sejarah pernikahan yang tidak terlupakan.


Apa yang terjadi?


jangan lupa,ditunggu dukunganya yaa gaes๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


Ketik:


~LIKE


~VOTE

__ADS_1


~COMENT kalian dibawah,biar author tambah semangat updatenya.


Tunggu kelanjutanya..๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2