
...🏵🏵Happy Reading🏵🏵...
Bening mulai menyuapi Vian dengan telaten, Vianpun makan dengan lahap,selera makanya kembali muncul, semangat hidupnya kembali membara.
"Yank.. habis makan aku ke resto ya? aku sudah beberapa hari meninggalkan resto, apa kamu mau pulang setelah ini?"
"Kamu ngusirr aku yank!"
Vian memasang muka cemberut.
"Ya enggaklah! kalau kamu masih ingin istirahat disini nggak papa, aku ke resto dulu,bentar aja nggak lama!"
"A..a..Aduuhhh, kenapa kepalaku pusing lagi, aawwwww...!!"
akting Vian muncul kembali sambil memegang kepalanya.
"Heh... Masih sakit yank?"
tanya Bening kaget.
"Aduuuuhhh, obatnya tadi mana yank?"
"Eehh...Mana? kamu simpan dimana?"
ucap Bening panik.
"Sana yank.. diatas meja sana!"
ucapnya pura-pura kesakitan.
"Yawda minum dulu obatnya!"
"Yank.. jangan kemana-mana dulu yank, aku masih belum sehat sepenuhnya? Aku belum kuat ini!"
rengek Vian.
"Hemmm..Yawda, aku temenin kamu!"
"Kamu nggak marah kan yank?"
"Enggak, orang sakit mana boleh dimarahin!".
Ucap Bening sambil membelai rambut Vian dan mengirim pesan kepada Alexa.
"Makasih sayang".
ucap Vian.
"Iyesssss.. Akhirnya aku bisa seharian bersamamu." ucapnya dalam hati tertawa jahat.
Cekleeekk...
"Sayang.. Kami harus pergi cek resto dulu yaa?kamu udah baikan kan nak Vian?"
tanya ibu Bening.
"Eem..Udah mi, cuma masih lemes aja ini!"
jawab Vian.
"Kamu memang harus banyak istirahat kata dokter! yawda mami tinggal ya?"
ucap ibu Bening.
"Sempurrrnaaaaa!"
ucap Vian dalam hati.
"Okey mi..hati-hati yaa!"
"Yankk.. bisa pijitin kepala aku nggak, biar nggak pusing lagi?"
pinta Vian, ide jailnya muncul lagi.
"Masih pusing yank? sini..!"
ucap Bening langsung memangku kepala Vian.
"Hu um".
Ucap vian mendekat dan tiduran dipangkuan Bening sambil memeluknya, Vian tersenyum dalam hati, saatnya bermanja-manja pikirnya.
"Besok jangan sampai lupa makan lagi lho yank!bisa abis telingaku dijewer mami tauk!"
"Emang kamu dijewer yank!"
"Iyalah.. Masak aq di bilang mau bunuh kamu!"
"Emang iyaa kan!"
jawab Vian enteng.
"Iya apanya?"
"Kamu kan ninggalin aku, mana hpnya nggak aktif, nggak ada kabar? mau pecah tau yank kepalaku nyari kamu?"
"Masak sampe mau pecah yank, lebay deh!"
"Aku nggak kekantor yankk, nyariin kamu terus!"
"Trus gimana kerjaan kantor?"
"Doni yang mengurusnya!"
__ADS_1
"Kasihan Doni"
"Kok Donii sihh yank! yang tersakiti itu aku yank!bukan Doni!"
ucap Vian kesal sambil membalikkan badannya.
"Hehe..ciee ngambek ?"
sambil menoel hidung Vian.
"Apaan sihh!"
Vian pura-pura kesal.
"Yawda sini, mau aku pijit lagi nggak?"
tanya Bening.
"Nggak mau!"
"Terusss?"
"Peluuukkk"
ucap Vian manja.
"Haahhh...Dasar cowok manja!"
sambil berbaring memeluk Vian, sambil mengelus-elus rambutnya yang hitam.
"Yankk.. kita majukan pernikahan kita yuk yank !"
rengek Vian.
"Tidurlah yank..!"
"Yankk..Ngapain lama-lama? nikah itu ibadah lho!jadi lebih cepat lebih bagus tau!"
"Iyaa..Tidurlah dulu, nanti kita bicarain lagi!"
ucap Bening malas menanggapi dan mulai mengantuk karena sewaktu liburan dia cuma sebentar - sebentar tidurnya.
Dan akhirnya Vian pun tertidur lelap dipelukan Bening sampai sore menjelang mereka masih tidur berpelukan.
Doni yang sudah diberitahu tentang keberadaan Vian pun bermaksud ingin meminta tanda tangannya, dan datang kerumah Bening.
Sesampainya dirumah Bening, Doni berpapasan dengan perempuan yang sepertinya pernah dilihatnya.
Saat jarak sudah dekat arah pintu, Tiba-tiba mereka teringat..
"Kamuuuuuuuuu!"
ucap mereka serentak.
seru Doni.
"Kamu yang ngapain kesini? aku mau ketemu kak Bening !"
ucap Alexa kesal.
"Aku juga ada perlu disini!"
ucap Doni tak kalah kesal
"Emang nona Bening punya adek ya, kayaknya dia anak tunggal deh"
ucap Doni dalam hati.
Saat akan memasuki pintu mereka berebut.
"Hehhh.. Aku duluan ya!"
"Hehhh..enak aja, aku dulu dongg, ladies first taukk!"
"Nggak ada! awass!"
kata Doni tak mau kalah.
"Aku duluuuu!"
ucap Alexa sambil menarik baju Doni.
Karena terlalu kuat Alexaa menarik,dan Doni hilang keseimbangan akhirnyaa..
Bruuuukkkkkkkkkkkk.......
Cuupppp....
Tubuh Alexa menindih tubuh Doni dan terjadilah ciuman tanpa disengaja.
Mata mereka masih berpandang,dan bibir mereka masih menyatu, ada rasa hangat dihati mereka berdua.
"Ya ampun mba Alexa?"
ucap simbok yang terkejut melihat apa yang didepan mata.
"Haiiiiisssss..!"
Alexa tersadar dan segera bangkit dan mengusap bibirnya dengan kasar.
"Doni masih tercengang memegang bibirnya!"
"Awass minggir, aku mau ketemu kak Bening!"
__ADS_1
ucap Alexa membangunkan lamunan Doni.
"Apaa itu tadi?".
Doni menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Alexa sudah menuju kamar Bening hendak memberikan pesanan Bening yang minta tadi.
"Permisi bi, tuan Vian istirahat dikamar mana ya bi? saya asistenya!"
tanya Doni pada art Bening.
"Ooh.. Tuan Vian ada dikamar non Bening den, ada dilantai atas!"
tunjuk simbok.
"Makasih bi".
Doni segera berlari menuju kamar atas.
Dilihatnya Alexa didepan pintu sebuah kamar terbengong melihat ke arah dalam.
"Heehh.. Apa yang kamu laku...."
ucapan Doni terputus ketika melihat apa yang dilihat Alexa juga.
"Ayo keluarr.. Kamu ngapain ngintip orang tidur!"
ditutupnya mata Alexa dan ditariknya turun kebawah.
"Bukanya kak Bening sama pacarnya bertengkar ya, malah kemarin kak Bening berencana mengakhiri semuanya!"
ucap Alexa tanpa sadar.
"Heeehhh... kalau ngomong itu jangan sembarangan!"
ucap Doni sambil menyentil kepala Alexa.
"Aaawwwww... Sakitt taukk! emang kak Bening kemarin ngomong gitu kok! tapi kenapa mereka malah tidur berpelukan yaa!"
ucap Alexa penasaran.
"Hahaha.. Kamu pengen yaa!"
ledek Doni.
"Diiihhh apaan sih, kamu kalii yang pengen! dasar om-om mesumm!"
ujar Alexa kesal.
"Apa kamu bilanggg? om?"
tanya Doni dengan muka memerah.
"Iya..Emang salah om?"
"Kamu pikir aku menikah dengan tantemu haa!"
tanduk merah Doni sudah keluar.
"Jadiii? aku harus mangil apa? pak?"
tanya Alexa polos.
"Dasar bocah ingusan!"
tangan Doni mengepal.
"Hehehe..Marah om?"
ledek Alexa.
Dia memang sengaja memanggilnya om biar seru, habis dari tadi dia meledek terus, tampan memang tapi resek!
ucap Alexa dalam hati.
"Diiamlahhh!"
"Om mau kesini nyariin pacarnya kak Bening ya?"
Doni diam saja karena menahan amarahnya.
"Om sakit gigi ya? kok diam aja, makanya rajin sikat gigi jangan malas tau om!"
Kesabaran Doni sudah hampir habis,kupingnya sudah memanas, kepalanya mungkin sudah hampir mengeluarkan asap, kata-kata makian sudah tersusun rapi untuk segera ia semburkan kepada Alexa.
"Iyaaa mas ganteng! aku panggil mas ganteng aja gimana? hehe..Jangan marah lho, ntar cepet tua, mau jadi perjaka tua?"
ledek Alexa.
"Haaaahhhh..!"
Doni membuang nafas kasar, mau marah tapi melihat wajah Alexa yang imut gitu, jadi sirna semua.
Simbok datang menghidupkan suasana dengan membawakan dua cangkir teh hijau dan cemilan.
"Silahkan diminum den dan non, sambil menunggu den Vian dan nona Bening bangun"
ucap simbok.
Berantem trus..entar cintrong baru tahu rasa elu bang🤣🤣
Jangan lupa tinggalkan like,vote dan koment kalian gaes..
__ADS_1
Terimakasih🥰