
...💙🤍Happy Reading🤍💙...
Saat Vian akan beranjak pergi dari situ,terlihat dokter dan perawat masuk keruang rawat Bening.
Vian menghentikan langkahnya dan berbalik menguping pembicaraan didalam.
"Dokter..Bagaimana keadaan putri saya dok??"
tanya ibu Bening.
"Keadaan putri ibu sudah membaik...Cuma?"
ucap dokter mengantung.
"Cuma apa dokter??"
tanya ayah bening penasaran.
"Dia masih shock karena mengetahui janin yang dikandungnya telah keguguran!"
ucap dokter.
"Apaaaaaahhh?ke..keguguran dokter?"
tanya ibu Bening terduduk lemas.
"Maaf..kami tidak bisa menyelamatkannya,mungkin karna benturan dan kondisi putri ibu saat itu tidak fit,jadi janinnya pun lemah,tidak bisa tertolong lagi!"
ucap dokter menjelaskan.
Brrruuuuuukkkkkk...
Vian jatuh tersungkur ke lantai luar ruang rawat setelah mendengarkan penuturan dokter.
"Kenapa?kenapa harus bayiku,bahkan dia belum sempat melihat indahnya dunia?kenapa harus malaikat kecilku yang kau ambil Tuhan!kenapa?"
ucap Vian sambil menangis terisak.
"Maaf..maaf sayang?apa ini semua juga karnaku!hiks..hiks..hiks.."
ucap Vian lirih sambil menyandarkan kepalanya ketembok ruangan.
"Tuann?"
ucap Doni yang ternyata sudah ada didepannya.
"Kau..kemana saja kau?"
"Maaf tuan muda"
"A..a..aku..aku kehilangan bayiku Don,ini semua gara-gara aku!"
ucap Vian yang tidak jadi marah mengenang nasib istri dan calon anaknya.
"Tuan muda,tenanglah!"
ucap Doni mendekati bossnya.
"Tenang bagaimana?gara-gara dia mengejarku kemarin,dia jadi terserempet mobil dan kehilangan bayi kami,apa aku bisa tenang!!"
teriak Vian.
"Tuan muda,ini semua sudah takdir,kita tidak bisa melawannya?kita tidak bisa menahan atau mempercepat ajal seseorang tuan muda,Alloh swt sudah menggariskan ini semua,bagaimana nyawa mereka hadir,bagaimana nyawa mereka akan diambil?ini semua sudah ketentuanNya tuan,tidak ada seseorangpun yang bisa mengubahnnya?"
ucap Doni.
"Tapi ini semua salahku Don!!"
ucap Vian masih menangis menyesali keadaan.
"Tapi kita harus tetap melakukannya saat itu tuan,untuk keamanan keluarga anda juga semua?"
ucap Doni memapah Vian berdiri.
"Don,aku harus bagaimana?bagaimana kalau Bening membenciku?dan bagaimana kalau dia tidak menerimaku,apalagi ditambah dia kehilangan janin yang ada dikandungannya karna aku?"
ucap Vian merana.
"Tinggal buat lagi kan bisa boss,berusahalah!"
ucap Doni dengan santainya.
"Kauuu..mau mati yaa!!"
bentak Vian.
"Hehe..Maaf bos,sudahlah,aku akan menjelaskan semuanya sekarang,ayo kita masuk,malu dilihatin orang daritadi,masak ada pria tampan yang cengeng menangis sambil klesotan!!"
ucap Doni mengecek.
__ADS_1
"Kauu memang minta gajimu dipotong 100% yaa!!"
ancam Vian.
"Lakukanlah..Kalau begitu saya tidak harus capek-capek menjelaskan semua ke nona Bening??"
ucap Doni mengancam.
"Kaaaauu,benar-benar asisten durhaka!!"
ucap Vian.
"Yes or no nie?"
ucap Doni makin meledek.
"Masuk!!"
ucap Vian menyuruh Doni masuk kedalam.
"E....I phone 12 bagus nih?hpku sepertinya minta ganti baru!!"
ucap Doni sambil memperlihatkan hpnya sambil menyindir.
"Masuklah,jelaskan semuannya,buat mereka percaya,besok kau akan mendapatkannya,dasar asisten licik!!"
ucap Vian kesal.
"Hehe..Dengan senang hati tuan muda!!"
ucap Doni masuk dengan tersenyum senang sambil memikirkan model i phone keluaran terbaru itu.
Doni masuk dan menjelaskan semua kejadian saat Bening melihat bosnya dikafe dan segala rencana yang dia buat dan juga memperlihatkan bukti dan vidio yang diambil dan memperlihatkan kekejaman wanita bernama Devina yang sekarang sudah meringkuk merasakan sadisnya jeruji besi.
"Lalu kemana perginya menantu durhaka itu sekarang??"
tanya ibu Bening.
"Dia ada..."
ucapan Doni terputus.
"Saya disini ma..!"
ucap Vian langsung menampakkan diri.
"Kenapa kamu tidak menceritakan pada kami semua??"
"Romo tidak memberikan kesempatan padaku untuk menjelaskannya!"
ucap Vian menunduk.
"Haaaahh,sudahlah,masuklah jangan berdiri dipintu!ambruk nanti itu pintu,jagalah Bening aku mau keruang administrasi dulu"
ucap ibu Bening asal.
"Baik ma"
ucap Vian.
Kini hanya ada Vian,Alan dan Bening yang masih tidur diruangan itu.
"Kenapa kau tidak keluar??"
ucap Vian pada Alan.
"Kau mengusirku!!"
bentak Alan.
"Apa telingamu sudah rosak??"
tanya Vian asal.
"Apa kau melupakan siapa yang menyelamatkan istrimu kemarin?"
tanya Alan kesal.
"Aaaahhh..Perbuatan baik tidak harus dipamerkan bukan?sayang lho?nanti bisa hilang pahalanya!"
ucap Vian asal.
"Kauu,benar-benar tidak tahu berterimakasih!!"
ucap Alan.
"Terima kasih tuan,atas segala pertolongan anda!saya pasti akan membalas jasa anda!"
ucap Vian kembali.
__ADS_1
"Aku tidak butuh jasamu!!"
ucap Alan.
"Alhamdulilah,pintunya ada disebelah sana tuan,maaf..aku tidak bisa mengantar,aku mau temu kangen dengan istriku tercintahhh dulu!!"
ucap Vian senyum meledek.
"Shitt...lihat saja,kalau kau tidak bisa menjaganya,aku pasti akan merebutnya kembali kesisiku!!"
Alan mengumpat sambil berdiri dan meninggalkan ruangan.
"Ciiihhh...coba saja,biar kubuat kau jadi makanan buaya dikebun binatang!"
ucap Vian.
Vian memandang wajah istri yang dirinduinya,terlihat dari raut wajah Vian dia merasa sangat bersalah,dikecupnya kening Bening lama untuk mengobati rasa rindu yang menggelora didada.
Vian kemudian tidur berbaring memeluk Bening yang terlihat sedikit kurus sekarang,kantung matanya juga sedikit menghitam karna kurang tidur pikirnya.
"Eemmmhhh..."
Bening terbangun merasakan rasa hangat yang menyelimuti tubuhnya.
"Sayang?kamu sudah bangun?"
tanya Vian memegang kedua pipi Bening dengan senyum merekah.
"Kau..kauuu..awas..jangan pegang aku!pergi...Pergiiiiiiiiii...!"
teriak Bening histeris.
"Sayang ada apa?"
tanya ibu Benimg berlari masuk mendengar jeritan putrinya.
"Suruh dia pergi ma,aku tidak mau melihatnya!"
ucap Bening sambil menangis.
"Nakk..Tenanglah,dia kan suamimu,biarkan dia disini!!"
nasehat ibu Bening.
"Kalau begitu biar Bening pulang aja!!"
ucap Bening.
"Nak..Kamu harus istirahat,kamu masih lemah sayang,menurutlah!"
ucap ibu Bening.
"Suruh dia pergi,atau aku yang pergi!!"
ancam Bening.
"Tapi......"
ucapan mami terputs.
"Sayang..Kamu boleh menghukumku apapun yang kamu inginkan,tapi satu hal yang harus kamu tahu,akan ada hati yang akan selalu menunggumu pulang kembali kesini!!💖"
Vian menunjuk dadanya dan segera beranjak pergi dari ruangan Bening.
"Sayang...kami semua sudah memdengarkan penjelasan Vian dan asistennya,Vian tidak sepenuhnya bersalah,dia hanya ingin menjebak wanita ular yang ingin merusak hubungan kalian,dan wanita itu sekarang sudah tertangkap polisi Bening!"
ucap ibu Bening membelai rambut putrinya.
"Kenapa kalian dengan mudah mempercayainya?"
tanya Bening.
"Dia menunjukkan bukti dan rekaman vidionya Bening,kamu bisa melihatnya nanti"
ucap mami Bening.
"Tapi ma,aku kehilangan janinku karena mengejarnya ma!!"
ucap Bening terisak.
"Sudahlah..Istirahatlah,besok kamu sudah bisa pulang!"
ucap mami tidak melayani pertanyaan Bening.
Vian terpaksa pergi namun dia tidak benar-benar pergi dari situ,dia menunggu dikursi depan ruangan dan menyenderkan kepalanya memikirkan cara meluluhkan hati istrinya kembali.
Apakah Bening akan memaafkanya?atau lebih memilih Alan?
Jangan lupa tinggalkan like,vote dan koment kalian gaess?
__ADS_1
Sentuhan jempol kalian sangat berharga buat author😉😉
Terima kasih😘