
...🌸🌸Happy Reading🌸🌸...
Bening berjalan turun dari panggung menunduk malu dengan tangannya yang masih digenggam erat oleh Vian, dan diikuti oleh Alexa yang masih seperti dalam dunia drama.
"Donnn.. Kamu antar Alexa pulang!"
ucap Vian sambil mengambil jas yang tadi dilemparnya dan segera membawa Bening masuk kedalam mobil.
"Yankk..Kamu tuh yaa, kalau kek gitu jangan diatas panggung, kan malu dilihat orang banyak!"
ucap Bening perlahan.
"Tapi kamu nggak ada malunya nyanyi kecentilan kek gitu didepan banyak mata laki-laki!"
jawab Vian cuek.
"Siapa yang kecentilan, orang nyanyi biasa aja!"
sungut Bening.
"Kamu suka jadi tontonan laki-laki kek gitu?"
ucap Vian yang masih kesal atau lebih tepatnya cemburu.
"Enggakk! aku kan cuma bete aja nunggu kamu lama bangett! jadi daripada boring mending nyanyilah!"
ujar Bening.
"Kamu mau aku beli kafe itu?"
"Untuk apa?"
jawab Bening heran.
"Untuk kuhancurkan, aku ratakan kafe itu pake buldoserr!"
ucap Vian kesal.
"Diiihhhh..sayanglah kafenya!"
Cekiiiiiiiittttttttttttt....
Vian mengerem mobilnya mendadak.
"Yankkkkk! kamu ini ngagetin aja deh!"
ucap Bening sambil memegang dadanya.
Diraihnya dagu Bening, ditatapnya mata Bening dengan wajah datarnya.
"Aku nggak suka kamu tebar pesona didepan laki-laki manapun! mengerti?"
perintah Vian.
"Aku...........emmmmmppphhhh"
Belum selesai Bening menjawab, bibirnya sudah dilahap dengan buasnya oleh Vian.
"Huuuhhhh heeemmmpphh"
Bening mulai kehabisan nafas, Vian bagai serigala yang kelaparan.
Akhirnya dijambakknya rambut Vian agar berhenti.
"Haaaahhhh...yankkk, kamu mau bunuh aku?"
ucap Bening sambil ngos-ngosan.
"Hemmmm.."
Vian juga ikut mengatur nafasnya, entah kenapa Vian marah sekali melihat Bening jadi pusat perhatian orang banyak terutama cowok.
"Kamu marah yankk?"
tanya Bening.
"Menurutmu?"
tanya Vian balik.
"Maaf yaa kesayanganku, lain kali janji nggak gitu lagi deh!"
ucap Bening sambil cengar cengir.
"Gitu apa?"
"Enggak nyanyi gitu lagi!"
ucap Bening sambil menyilangkan jarinya dibelakang tubuhnya.
"Kalau ada kamu, kalau enggak ya, nggak janji"
ucap Bening dalam hati tertawa jahat.
"Yawda.. kalau kamu ulangi lagi hukumannya apa!"
tanya Vian seakan tau isi pikiran Bening.
"Alamaaakkk? ada hukumanya?"
"O pastii itu!"
"Apa dong?"
"Kamu akan tau nanti dan pasti akan menyesall tujuh turunan kalau melanggar!"
__ADS_1
ancam Vian.
"Huuuuhhhhh atuutttttt!"
ucap Bening malah meledek.
"Awas kamu yaa!"
ucap Vian kesal melihat Bening yang nggak ada takutnya.
"Hukuuum aku banggg! bawa aku ke penjara hatimuuu!"
ucap Bening malah semakin meledek.
"Hahaha.. dasar gadis nakal".
Vian tak kuasa menahan tawanya melihat ekspresi Bening yang dibuat-buat, sambil terus mengacak rambut Bening sepanjang jalan menuju pulang.
Dan apa yang terjadi di mobil asistenya saat itu juga?
(Tanya author nie😂)
"Rumah kamu mana?"
tanya Doni dengan ketus.
"Enggak dibawa!"
jawab Alexa enteng.
"Haaahh! jadi mau kuturunkan dimana? tempat sampah?"
"Kalau kamu tega sebagai seorang
L-E-L-A-K-I...!"
jawab Alexa sambil menekankan kata-kata terakhirnya.
"Trus kamu maunya apa?"
ucap Doni kesal.
"Sosis bakar pake keju meleleh diatasnya, yang banyak yaa!"
ucap Alexa enteng.
"Haaaahhhhhhhhh!!"
ucap Doni kesal sambil mengacak-ngacak rambutnya sendiri.
Baru kali ini dia dipermainkan cewek ingusan seperti ini pikirnya.
Walau kesal, Doni tetap memberhentikan mobilnya disalah satu stand sosis bakar dipinggir jalan yang ditunjuk Alexa.
"Kamu beli aja sendiri sana!"
ucap Doni kesal.
tanya Alexa memasang wajah melow nya.
"Kalau begitu cari tempat lain, yang nggak ada cowoknya!"
jawab Doni enteng.
"Tapi aku maunya ituuu, kamu mau aku ngecess dan ngelap pakai bajumu ini!"
ucap Alexa sambil menarik jas yang dipakai Doni.
"Aaaahhhh lepassss, awasss! duduk diam disitu!merepotkan saja gadis ini!"
ucapnya kesal tapi tetap turun membelikan sosis bakar untuknya.
"Heeemmm...Sosisnya enak bangett!"
ucap Alexa saat menikmati sosis dengan ekspresi yang imut sekali.
"Dasar bocah!"
"Kamu mau?"
"Makanlah biar kamu cepat besar!"
"Aku sudah dewasa yaa? enak aja!"
jawab Alexa.
"Aku bilang besarr bukan dewasa gadis bodoh!"
"Apanya?"
tanya Alexa dengan polosnya.
Doni hanya tersenyum menyeringai sambil melirik Alexa tanpa menjawab pertanyaannya.
"Turunkan aku direstoran depan!"
ucap Alexa menunjuk restoran terbesar dikota itu.
"Haaaahh...Perutmu belom kenyang lagi? itu perut apa balon gass hahh!"
seru Doni terheran-heran.
"Hiissss dasar Mr Sotoy! aku tinggal disitu!"
jawab Alexa.
__ADS_1
"Ini bukanya salah satu restoran Handoko group?"
tanya Doni.
"Iyaa..aku bekerja dan numpang tinggal disini!kenapa? kau mau mengejekku lagi? silahhkannn!aku nggak peduli!"
ucap Alexa panjang lebar sambil turun dari mobil.
"Kau ini! selain bodoh sensitif juga kayak kulit bayi !"
ucap Doni ikut keluar mengamati restoran mewah itu.
Ternyata dari arah berlawanan ada mobil yang melaju sangat cepat, dan............
Ceprrooooooooooooooottttttt...
Baju Doni basah dan kotor terkena air genangan dipinggir jalan.
"Hahahhahahahhaha....Karma itu! rasain emang enakk?"
seru Alexa melihat wajah Doni yang kesal.
"Kauuu ya! masih bisa tertawa melihat orang menderita! dasarrr nggak ada akhlak!"
ucap Doni marah.
"Hehehe...opss im so sory! hahahahahaha.."
ucap Alexa tetap mengejek.
"Diaaammmmm..!"
teriak Doni.
"Eemmpptttthhh..."
Alexa menahan tawanya.
"Karna aku baik hati, ramah tamah dan tidak sombong ikutlah denganku, aku punya baju seukuranmu, bisa kamu ganti biar nggak bau comberan!"
ucap Alexa tetep dengan ejekanya.
Doni terpaksa mengikuti Alexa, dia tidak punya pilihan dari pada mobilnya pun ikut kotor dan bau air pinggir jalan pikirnya.
Doni pun sekalian numpang mandi, kamar yang ditempati Alexa memang cukup luas dan ada kamar mandinya didalam, karna dulu Bening juga sering nginap disitu kalau merasa lelah diresto.
Ceklekk...
Kamar mandi terbuka, keluarlah Doni dengan hanya memakai celana training tanpa kaos yang menampakkan dada bidang seperti roti sobeknya sambil mengibaskan rambutnya yang basah sehabis kramas.
Alexa melongo hampir saja air liurnya menetes melihat keseksian badan Doni.
"Tutup mulutmu! nanti ada lalat masuk!"
ucap Doni sambil melempar handuk ke wajah Alexa.
"Aaahhh dasar nyebelinn! ini kaosnya!"
sungut Alexa.
"Ini kaos siapa?"
"Ya kaosku lah, tenang itu masih baru kayaknya!"
"Hah...Kayaknya? dan apa? kaosmu?"
"Iya memang punya siapa lagi, aku tinggal sendirian disini! masak kaos hantu!"
ucap Alexa sebal.
"Tungguuu! sebenarnya kamu cewek apa cowokk sih?"
ucap Doni sambil memperhatikan Alexa dari atas kebawah.
"Sembarangan...! aku cewek tulen ya! kamu nggak liat badan aku seksiiii gini !"
ucap Alexa sambil berpose berputar.
"Diiiiihhhh kecilll, rata lagi..!"
ucap Doni mengejek.
"Kamu yaaaa! pulang sana!"
"Kamu ngusir!"
"Iyaa..Emang kenapa? mau apa!"
serang Alexa.
"Dasar tidak tau berterimakasih, sudah aku anter pulang ampe baju kotor kena genangan air juga!rutuk Doni sambil mengemasi bajunya dan melangkah keluar.
"Bye!"
ucap Alexa sambil menutup pintunya dengan kencang.
"Dasar wanita jadi-jadian! awas kau ya!"
balas Doni segera pulang.
Jangan main-main dengan wanita jadi-jadian itu bang🤣
Jangan lupa tetap dukung author ya gaes.
Klik Like,vote dan koment positif kalian.
__ADS_1
Terimakasih🥰