
...๐๐Happy Reading๐๐...
Jam menunjukkan pukul 10:00 malam, Vian segera memakai celana pendek dan kaos oblongnya, dia segera menelpon restoran hotel bawah untuk mengantar 2 porsi makanan kekamarnya.
Tok..tok..tok..
Vian segera membuka pintu.
"Tuan ini pesanan anda, silahkan menikmati!"
ucap pelayan restoran.
"Terima kasih"
ucap Vian kembali menutup pintunya.
Vian berjalan mendekat ke arah Bening,dia sebenarnya tidak tega membangunkan tidurnya yang pulas itu, tapi karna memang sesampainya di kuala lumpur mereka belom makan, dan tadi dibawah Bening hanya memakan kue-kue saja.
"Sayang...bangun, kita makan dulu yuk?"
ajak Vian.
"emmm yank, apa ini sudah pagi?"
tanya Bening mengerjapkan matanya.
"Belom sayang, ini masih jam sepuluh,kita kan belom makan dari tadi, nanti kamu sakit?"
ucap Vian sambil menbelai rambut Bening yang berantakan karna ulahnya.
"Ya udah aku pakai baju dulu!"
jawab Bening.
Vian tersenyum dan berjalan kembali kemeja makan dekat jendela hotel yang mengarah keluar dan terlihat indah dengan kerlap kerlip lampu menambah suasana romantis malam ini.
"Aawww...."
teriak Bening kesakitan dibagian bawahnya.
Vian segera berlari mendekat dan menangkap Bening yang hampir jatuh saat ingin bangun dari tempat tidurnya.
"Kamu nggak apa-apa sayang? apa masih sakit?"
tanya Vian khawatir.
"Masih..kamu sih kenceng banget bawa kudanya!mana panjang banget lagi belalainya"
umpat Bening.
"Hemmmmmmphh...sejak kapan kuda ada belalainya yank?"
ucap Vian menahan tawanya.
"Diiihhh kamu ini, lain kali diseting dulu sizenya, biar nggak jadi sakit kek gini!"
ucap Bening sambil merengut.
"Itu bukan hp yang bisa diseting yank? itu anugrah Tuhan yang tidak terkira!"
ucap Vian gemas sambil menciumi pipi istrinya yang imut kalau cemberut gitu.
"Trus gimana dong biar nggak perih gini? ngilu tau yank!"
sungut Bening.
"Nanti kalau sudah terbiasa, kamu nggak teriak kesakitan lagi yank, makannya kita harus sering-sering lakuin ini, sehari 3 atau 4 kali, lebih sering lebih bagus yank!"
ucap Vian ngasal.
"Masak sih...dih..Kayak minum obat harus rutin, bisa remuk badanku yank?"
ucap Bening dengan polosnya.
"Enggak akan, kamu pasti akan ketagihan!"
ucap Vian sambil membopong bening yang polos.
"Yank..Aku belum pakai apa-apa ini?"
__ADS_1
ucap Bening malu.
"Nggak usah, nanti juga dilepas lagi"
ucap Vian dengan seringai liciknya.
"Tapi aku malu yankk?"
"Malu sama siapa? nggak ada orang lain yang akan melihat yank!"
ucap Vian jail.
"Kamu aja pakai baju"
tanya Bening.
"Kamu mau aku lepas bajuku? tapi jangan salahkan aku ya, kalau kita nggak jadi makan? biar aku terkam kamu lagi aja, haauuuurrrrrrmmmmm..."
ucap Vian menggoda sambil mempraktekkan cakaran singanya.
"Diihhh..trus gimana ini"
ucap Bening kesal, dia memang sangat lapar sehabis pertempuran pertama kalinya ini.
"Ya udah..pake slimut aja biar nggak kedinginan, nanti aku suapin!"
ucap Vian sambil membenarkan posisi duduk Bening menyamping.
"Kamu pesen apa ini yank?"
tanya Bening.
"Ini namanya Tomyam seafood, ini ikan tiga rasa dan ini ayam goreng kunyit"
ucap Vian menjelaskan.
"Kamu hafal menu disini yank?"
"Aku kan sering melakukan perjalanan bisnis kesini, jadi sedikit banyak tau makanan enak dan tempat pariwisata disini yank"
"Benarkah? jadi besok kita bisa dong keliling negara Malaysia?"
ucap Bening sumringah.
"Apanya?"
"Kamu bisa jalan enggak!"
"Ddiiihh...Makanya jangan sering-sering lah!"
"Olahraga itu baik untuk kesehatan kita yank!apalagi sepak bola, itu kenapa sepak bola jadi olahraga yang digemari di seluruh dunia"
ucap Vian panjang lebar.
"Nyebeliinnn, terserah apa katamulah yank, penting bahagia aja!"
sungut Bening.
Mereka menikmati hidangan malam dengan nikmat ditemani cahaya bulan dan cahaya lampu gedung-gedung tinggi malam itu.
Vian dengan telaten menyuapi Bening sampai makananya habis, walaupun dalam waktu yang lama, karena tangan Vian tak henti-hentinya menjahili seluruh aset berharga Bening.
Ditempat lain, digedung hotel paling atas,yang bernama SKY Deck KL Tower ada dua orang yang sedang duduk menikmati dua cup coklat panas,didepanya ada sebuah kolam renang besar yang berbataskan kaca yang menembus pemandangan lampu-lampu kota dan gedung tinggi dan terpampang jelas menara twin tower KLCC dan terlihat juga dari situ seluruh penjuru kota.
"Apa kamu menyukai tempat ini?"
ucap Doni melihat Alexa yang dari tadi terlihat takjub dengan pemandangan didepan matanya.
"Heemmm..aku sangat menyukainya, pemandangannya begitu indah dipandang dan kolam renang itu begitu romantis"
ucap Alexa takjub.
"Apa kamu ingin berenang?"
tanya Doni.
"Apa boleh?"
"Tentuu, kenapa tidak?itu memang disediakan untuk berenang!"
__ADS_1
ucap Doni.
"Aaahhh...Sayang sekali, aku tidak membawa baju renang!"
ucap Alexa cemberut.
"Buka saja bajumu itu!"
ucap Doni asal.
"Enak ajaa!kamu mau moduss kan, dasar asisten mesum!"
pekik Alexa.
"Ciiiihhh..Aku nggak selera melihatnya!"
ucap Doni meremehkan.
"Apa kau bilang?"
ucap Alexa tidak terima.
"Lihatlah tubuhmu itu, kecil dan rata!"
ucap Doni menunjuk Alexa dari atas sampi bawah.
"Kauuu yaaaaa! dasar pria mesum akutt"
seru Alexa menyilangkan kedua tangannya menutupi dadanya.
"Pelankan suaramu, nanti orang kira kita melakukan hal mesum disini"
ucap Doni santai.
Padahal tidak akan ada yang melihatnya karna saat itu sudah larut malam, semua orang pasti sudah tidur.
Mereka tadi bertemu di lift sesaat setelah acara selesai, karna Doni belum ngantuk dia iseng saja mengajak Alexa minum coklat panas,dan ternyata Alexa pun menyanggupinya, karena dia memang tak punya teman disini untuk diajak ngobrol, ternyata ada tempat seindah ini dihotel tersebut.
Back to kamar vvip room๐๐
Bening sudah duduk bersender diatas ranjang kembali dengan hanya ditutupi oleh selimut, sedangkan Vian tidur berbaring diatas paha Bening.
"Sayang..apa kamu bahagia menikah denganku?"
tanya Vian.
"Tentu saja, kenapa nanyaknya kek gitu?"
ucap Bening heran.
"Jadi..maukah kamu berjanji, untuk tidak akan meninggalkanku apapun yang terjadi nanti?"
tanya Vian.
"Kamu ngomong apa sih yank, pasti aku tidak akan meninggalkanmulah, aku akan selalu disisimu apapun yang terjadi"
ucap Bening sambil mengelus puncak kepala Vian.
"Terimakasih sayang, jadi..Apa kita bisa lanjut lagi?"
tanya Vian menggoda.
"Apaan sih yankkk"
seru Bening terkejut
"Tadi dibawah kan aku sudah bilang, aku akan memberikanmu makanan yang enak dan bergizi tinggi!"
ucap Vian dengan seringai liciknya.
"Masak jam segini main bola lagi sih yankk, bisa gemporr kaki kiper nih"
seru Bening tak bisa menolak.
Vian hanya tersenyum sambil mengulang aktifitasnya kembali.
Vian segera membanting Bening ke arena permainan, dan siap bermain bola kembali, mereka melakukan penyatuan berkali-kali sampai pagi menjelang.
"Astagaa...Sayank, ampunnn yankkk, iklan dulu dong yankk!๐๐
__ADS_1
Iklan dulu dong gaess๐๐
Jangan lupa dukungnya LIKE,VOTE dan COMENT kalian ditunggu ya,terima kasih๐๐๐