Cinta Sang Abdi Negara

Cinta Sang Abdi Negara
visual pemeran


__ADS_3

wajah cantik Nisa yang menyejukkan mata yang memandangnya



wajah Adam sang polisi pujaan Nisa yang sebentar lagi jadi suami Nisa



jeng jeng ini adalah Aris cinta monyet Nisa waktu sekolah seorang Tentara tampan nan rupawan



ini Via si suster galak menurut Aris...



__ADS_1


ini ibu Andini ibu nya Nisa yang lemah lembut



ini adalah Dimas adik laki-laki Nisa tampan dan imut kannn



***


Setelah lamaran itu berjalan dengan lancar Adam dan keluarga nya pamit dari rumah keluarga Nisa, Adam pun merasa sangat bahagia dengan perjodohan ini bagaimana tidak Adam yang selama ini memendam perasaan pada Nisa terbalaskan dengan pertemuan ini.


"Emh seperti nya rencana kita sukses ya pah." tanya mama Mel pada suaminya "Tadi ada yang bilang enggak mau di jodohkan karena udah ada perempuan pilihan tapi ternyata oh ternyata dia terima juga." sindir mama Mel pada Adam.


Papa Bram hanya tertawa mendengar istrinya menyindir anaknya namun yang di sindir hanya diam saja dan tersenyum mesem.


"Oh atau jangan-jangan perempuan yang kamu taksir yang kamu bilang adalah Queen ya, kan kamu dengannya tetanggaan." tanya mama Mel menepuk pundak anaknya menunggu jawaban.

__ADS_1


Adam tersenyum mendengar tebakan mama nya yang benar. Melihat anaknya tersenyum mama Mel semakin gemas pada Adam mama Mel pun mencubit lengan anaknya yang sedang menyetir mobil nya. "Aww sakit mah." pekik Adam


"Kamu sih bikin Mama gemas aja kenapa enggak pernah bilang kamu suka sama anaknya Tante Andini." gemas mama Mel


"Mana Adam tahu Nisa itu anak Tante Andini mah." jawab Adam tanpa menatap mama nya. "Oh ya mah mama sama Tante Andini kan sahabat kuliah terus kenapa Adam sama Nisa umur nya jauh banget, harusnya kan Tante Andini punya anak seumuran sama Adam." tanya Adam penasaran


Mama Mel tersenyum dengan pertanyaan anaknya. "Mama sama Tante Andini memang seumur dan satu kampus tapi mama kan nikah muda bahkan waktu kuliah dulu mama sedang mengandung kamu, waktu mama mual dan muntah-muntah karena hamil muda Tante Andini yang selalu bantuin mama, mijitin tengkuk leher mama kadang juga suka bawain teh panas biar mama enggak mual waktu di kampus, kadang juga kalau mama lagi ngidam dan papa kamu lagi enggak sama mama Tante Andini yang suka cariin." mama Mel tersenyum saat bercerita tentang sahabatnya itu mengingat masa-masa dulu.


Adam tersenyum dan menatap ke arah papa nya yang duduk di sebelah kemudi, dan papa Bram pun membalas senyuman anaknya.


"Ya ni gara-gara papa kamu ngajak mama nikah pas baru banget kelulusan SMA jadi mama pas kuliah mama udah hamil kamu."


"Ya mama bersyukur dong papa ngajak nikah mama, berarti papa laki-laki yang gentleman enggak main-main serius sama mama." sahut papa bangga dengan dirinya sendiri.


"Ya benar kata papa mu dan karena papa juga cinta mati kan sama mama." puji mama menggoda suaminya itu.


"Ya ya ya." sahut papa malas menanggapi omongan istri nya

__ADS_1


Adam hanya tersenyum mendengar pembicaraan mama dan papa nya, bahagia bisa bersama kedua orang tuanya saat ini dan tak hanya itu juga Adam yang sedang bahagia karena Nisa akan menjadi istrinya sebentar lagi.


__ADS_2