Cinta Tuan Muda Arogan

Cinta Tuan Muda Arogan
Kasih Sayang Mama Diana


__ADS_3

"Baiklah, kalau begitu bagaimana jika kita lanjutkan saja?" Tawar Vino masih menciumi leher istrinya itu.


"Bagaimana dengan kerjaanmu?"


"Itu masih bisa diatur ulang sayang"


"Baiklah" Sella pasrah karna sejujurnya ia juga merindukan sentuhan suaminya yang hampir 6 bulan ia tak merasakannya.


Beberapa jam kemudian,,


Tepat pukul 10 pagi


Mereka berdua sudah selesai dan keluar kamar dalam keadaan segar kembali.


"Kalian ngapain aja jam segini baru keluar kamar. Kasian itu Sella. Kamu gimana sih udah tau istrimu hamil kembar tapi malah lupa waktu bahkan sampai lupa sarapan juga. Seneng seneng boleh tapi kasian juga Sella sama anakmu" omel mama Diana pada Vino yang tau sebab putra dan menantunya telat sarapan.


Vino hanya diam sambil tersenyum tipis mendengar omelan sang mama. Artinya mama nya sangat menyayangi istri dan anaknya yang masih berada dikandungan.


"Iya ma, ini Vino baru mau berangkat ke kantor"


"Terus ini kenapa kamu pake bawa tas segala nak?" Tanya mama Diana melihat menantunya membawa tas kecil dupundaknya.


"Sella mau ikut mas Vino ke kantor ma" jawab Sella menyebut suaminya "mas" didepan mertuanya.


"Nggak boleh, kalau mau ikut kalian harus sarapan dulu"


"Tapi ma, Vino buru buru. Biar nanti Sella sarapan dikantor" kilah Vino.


"Ya udah kalau kamu buru buru, kamu dualuan aja biar nanti Sella nyusul dianter sopir. Kamu nggak kasian istrimu bawa 2 anak kamu pasti kelaperan itu" omel mama Diana lagi.

__ADS_1


Vino wajah sang istri yang memang terlihat sedikit lesu. Pantas saja mamanya mengomelinya.


"Ya udah kita berdua sarapan dulu"


Vino mengajak Sella kembali keruang makan dan segera memakan sarapan.


Setelah selesai Sella dan Vino berangkat menuju kantor.


"Aku langsung keruang meeting ya, kamu istirahat diruanganku aja dulu" ucap Vino membukakan pintu ruangannya.


"Iya sayang" Sella tersenyum manis.


Sella memasuki ruangan mewah itu. Ia segera duduk disofa empuk disana dan berbaring.


Sella membuka artikel khusus ibu hamil yang membahas seputar kesehatan ibu dan calon buah hati.


Vino kembali keruanganya,


Ia tersenyum saat melihat sang istri mengusap perut buncitnya itu sambil bergumam gumam.


"Anak momy harus sehat sehat terus ya. Bukankah kalian merasa betapa sayangnya dady kalian pada kalian. Bersabarlah, momy dan dady menunggu kelahiran kalian. Apapun yang momy dan dady lakukan nanti pasti itu yang terbaik untuk kalian"


Vino ikut berjongkok didepan perut sang istri


"Benar kata momy kalian, dady menyayangi kalian berdua. Sehat sehat ya didalam sana. Jangan membuat susah momy kalian, okey"


Cup


Vino kembali menciumi perut istrinya itu.

__ADS_1


Cup


Vino mencium sekilas bibir sang istri


"Sehat sehat ya bumilku sayang" Vino mengusap puncak kepala sang istri.


"Terimakasih dady" Sella menirukan suara anak anak.


Vino benar benar mengumpulkan para karyawannya dan beberapa kolega bisnisnya untuk mengumumkan nyonya muda Adira yaitu istrinya Sella.


Ia meminta semua bisa menerima dan berbaur baik dengan Sella tanpa prasangka buruk.


"Ke mall yuk" ajak Vino.


"Ngapain mas ke mall?"


"Ya jalan jalan, mau nggak?"


"Oke deh"


Vino pun melajukan mobilnya menuju mall


Ia menggandeng tangan istrinya memasuki sebuah toko tas branded.


"Ngapain kesini yang?" Tanya Sella.


"Ya beli tas lah, mau apa lagi?"


"Kamu mau beli tas baru?" Tanya Sella pada sang suami.

__ADS_1


__ADS_2