
Vio dan Qian langsung keruang meeting karna ada jadwal meeting pagi.
Nampak diruangan itu ada asisten Andy yang duduk disamping kanan Qian dan Vio disamping kiri nya.
Tak lupa ada Kia yang duduk tepat disamping asisten Andy karna hari ini Kia lah yang ditunjuk untuk presentasi dalam meeting kali ini karna Qian tak mau istrinya kelelahan dan begadang untuk mempelajari materi meeting pagi ini.
Meeting pagi ini dihadiri banyak pemimpin dari beberapa perusahaan berbeda.
"Baik, selamat pagi semuanya. Saya Kiana Maharani Dewi, saya disini akan mempresentasikan dan membawakan materi meeting pada pagi hari ini..... Bla bla bla"
Jam menunjukan pukul 11 siang,
Setelah selesai dengan presentasinya semuanya saling bernegosiasi dan akhirnya banyak perusahaan yang mau bekerja sama dengan Yulandres grup.
Karna jam sudah menunjukan pukul 11, Qian mengajak Sang asisten dan Andy untuk sekalian makan siang bersamanya di mall.
Qian dan Vio sudah dicatat pesananya oleh pelayan restoran itu.
Asisten Andy memesan cumi cumi asam manis.
"Nona pesan apa?" Tanya pelayan itu yang melihat Kia bengong sambil memandang kagum asisten Andy.
"Nona?" Panggilnya sekali lagi.
"Eh, iya terserah" jawab Kia asal.
"Maksudnya nona?" Pelayan itu bingung.
__ADS_1
"Emm samakan saja dengan asisten Andy" ucap Kia asal padahal ia tak tau apa yang dipesan asisten Andy.
Asisten Andy menatap jengah Kia yang selalu mencari perhatiannya secara terang terangan.
Beberapa saat kemudian, pesanan Mereka telah datang.
Kia sempat kaget melihat makanan miliknya berupa cumi cumi.
Ia menatap sekilas asisten Andy.
"Kenapa? Makananmu ada di meja bukan diwajahku" tegas asisten Andy.
Qian dan Vio hanya geleng geleng kepala melihat tingkah 2 orang didepannya itu.
Mau tidak mau Kia memakan makanan di depannya itu dengan susah payah karna ia sebenarnya alergi cumi cumi.
Setelah makanan dipiringnya habis, Kia buru buru berdiri dari duduknya hendak memuntahkan makanannya ditoilet.
Namun naas,
Brukk
Ia menabrak pelayan disana hingga minuman yang dibawa pelayan itu menumpahi baju Kia.
"Mampus gua" batin Kia berteriak.
"Eh, maaf ya mbak. Aku nggak sengaja" ucap Kia tulus.
__ADS_1
Ia merogoh kantongnya dan segera mengeluarkan 2 lembar uang merah dan memberikannya pada pelayan itu.
"Ini sebagai ganti ruginya ya mbak, sekali lagi saya minta maaf" ucap Kia lalu berjalan santai ke kamar mandi padahal ia sangat tergesa gesa namun ia mencoba terlihat tenang.
"Itu temenmu kenapa?" Tanya Qian pada Vio.
"Nggak tau juga aku mas" jawab Vio mengedikan bahunya yang memang benar benar tidak tahu kalau Kia alergi cumi cumi.
Kia mencoba mengeluarkan cumi cumi yang dimakannya tadi tapi ternyata gagal.
"Duhh gimana dong ini terusan" Kia panik.
"Nggak mungkin kan aku ngilang ke rumah sakit , yang ada aku kena omel"
Kia mencoba tenang
"Okey Kia, alergi biasanya reaksinya 30 menit setelah ini. Kamu masih punya 20 menit" Kia mencoba menenangkan hatinya.
Ia membersihkan tumpahan minuman dibajunya.
Setelah dirasa cukup Kia kembali ke tempat duduknya.
"Kamu kok tadi buru buru pergi kemana?" Tanya Vio.
"Oh tadi ada temenku katanya mau pinjem uang. Dia tadi udah nunggu aku di ujung sana" jawab Kia asal.
Vio mengangguk mengerti
__ADS_1
"Andy, antarkan Kia untuk membeli pakaian baru" titah Qian pada sang asisten.