Cinta Tuan Muda Arogan

Cinta Tuan Muda Arogan
Jangan Lihat Harga!


__ADS_3

"hah? buat apa? aku punya banyak tas dirumah. sudahlah, ayo kita pulang saja" ajak Kia.


"cepat turun" Andy tak menghiraukan ucapan Kia dan segera turun membukakan pintu untuk sang istri.


"hati hati" ucap Andy ketika melihat istrinya nampak sedikit kesulitan keluar dari mobil.


mereka pun memasuki sebuah store tempat mama Ranti biasa membeli tas branded.


"cepat pilih manapun sesukamu"


"tapi disini mahal mahal, belikan aku harga ratusan ribu saja" bisik Kia.


"cepat pilih, jangan lihat harga!" tegas Andy.


mau tidak mau Kia memilih salah satu tas yang harganya kisaran puluhan juta.


"ini saja" tunjuk Kia pada tas berwarna hitam bermodel kasual.


"hmm"


Kia pun membawanya ke kasir


"mana tas keluaran terbaru?" tanya Andy.


"ada tuan, mari saya tunjukan"


pegawai itu menunjukan 3 buah tas berbeda model dengan harga masing masing ratusan juta.


"aku ambil tiga tiganya" ucap Andy membuat Kia memelototkan matanya.


Andy tak menghiraukan Kia dan segera membayar 4 tas tadi.

__ADS_1


"oh, mungkin 3 tas yang dipilihnya tadi untuk Sindy" batin Kia karna tak mungkin Andy membelikannya tas semahal itu.


dimobil,


"kita ke apartemennya Sindy dulu kan?" tanya Kia.


Andy mengernyitkan dahinya


"memangnya ada apa?"


"loh, bukannya kau sudah membelikannya 3 tas keluaran terbaru tadi. apa kau berniat ingin memberinya kejutan?"


".." Andy hanya membisu.


"kejutan apa yang kau siapkan? bagaimana konsepnya? apa kau perlu bantuan? kalau iya aku siap membantu kok" ucap Kia menahan sesak didadanya.


"tas itu untukmu"


Kia memelototkan matanya


"a apa katamu?"


"tas itu untukmu"


"kau gila?! kenapa kau malah memberiku tas semahal itu?!" kesal Kia.


"memangnya kenapa?"


"ya itu terlalu mahal untukku, bahkan itu jauh lebih mahal dari mahar pernikahan kita" cetus Kia yang membuat Andy reflek mengerem mobilnya mendadak.


ckitt

__ADS_1


"e ehh kenapa mengerem mendadak? untung saja aku pake sabuk pengaman" Kia mengusap usap perut buncitnya.


"maaf, tadi aku kaget"


"kenapa kaget? bukankah benar?"


"i iya juga sih" Andy menjadi kikuk.


pasalnya mahar pernikahan yang diberikan Andy hanya 2 juta rupiah dan sepasang cincin untuk mereka berdua.


karna saat itu acaranya benar benar dadakan dan Andy hanya memiliki cash segitu.


(karna didesa Kia belum ada sistem pembayaran pakai blackcard🤣)


"tapi nggak papa juga sih, mau mahar seberapa pun yang penting kan hubungan pernikahannya. ya percuma kalo kamu ngasih aku mahar banyak tapi akhirnya juga sama gini juga. bakalan cerai kan?" oceh Kia.


"eh tapi ngomong ngomong makasih lo tasnya. kalo nanti kita udah pisah bolehkan tasnya aku bawa? kan lumayan kalo dijual dapet rumah sama mobil" canda Kia.


"tidak boleh dijual!" tegas Andy.


"loh memangnya kenapa? lagipula terlihat aneh kan, aku yang nantinya akan hidup sederhana malah memiliki tas semahal itu"


"aku akan memberi berapapun uang yang kau minta nanti setelah kita berpisah"


"cih, aku tidak butuh uangmu. aku masih punya tangan dan kaki yang lengkap untuk bekerja" Kia tak terima Suaminya berkata seolah merendahkannya.


"Terserah apa katamu" jawab Andy cuek.


sesampainya dirumah


"gimana kandungan kamu? sehat kan? cewek apa cowok?" pertanyaan mama Ranti menyambut kedatangan sang menantu.

__ADS_1


"sehat ma, kandungannya juga baik. tapi kalau jenis kelaminnya emang aku sama Andy sepakat buat nggak nyari tau ma. biar surprize nantinya"


__ADS_2