Cinta Tuan Muda Arogan

Cinta Tuan Muda Arogan
Kencan Romantis


__ADS_3

Arsellla Wijaya, kekasih Qian yang memiliki rupa yang tak kalah cantik dengan istri Qian saat ini.


Wajahnya yang cantik jelita didukung dengan badan se xy nya membuat para kaum adam selalu lupa mengedipkan mata saat melihat ke arahnya.


Gadis 22 tahun itu sudah menjalin hubungan dengan Qian sejak 2 tahun yang lalu.


Sifatnya yang selalu ceria dan humoris membuat Qian tertarik pada gadis itu karna sikap imutnya itu.


Namun kini Qian sadar, perasaannya pada Sella hanyalah obsesinya semata. Hatinya begitu yakin bahwa ia hanyalah mencintai Viona istrinya.


Qian memantapkan hatinya


"Setelah Sella kembali ke Indonesia, aku harus cepet cepet putusin dia" gumam Qian.


Tiba tiba otaknya memikirkan sebuah ide yang bagus.


Ia segera mengetikan sesuatu pada ponselnya.


Bibirnya tersungging senyum saat semuanya sudah dibawah kendalinya.


Qian melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda tadi.


Malam hari,


Qian baru pulang dari kantornya setelah menyelesaikan pekerjaannya.


Qian berjalan memasuki Villa. Ia membuka pintu kamarnya, terlihat sang istri yang sedang menonton drakor di TV yang ada dikamar itu.


"Vio" panggil Qian.


"Ada apa mas?" Tanya Vio menatap sang suami.

__ADS_1


"Kau sudah mandi?" Tanya nya.


"Sudah mas, memangnya kenapa?" Tanya Vio mengernyitkan dahinya.


"Pakailah pakaian yang ada di paperbag itu" tunjuk Qian pada sebuah paperbag yang ia letakan di sofa.


"Emangnya kenapa mas?"


"Pakai aja, nanti kamu juga tau" jawab Qian lalu berjalan menuju kamar mandi.


Jawaban Qian sungguh membuat Vio bingung. Ia tak mau ambil pusing lagi, ia segera memakai pakaian yang sudah disiapkan yang suami.


Qian keluar dari kamar mandi dengan sebuah kemeja berlengan pendek yang ia padukan dengan celana pendek pula.


"Sudah siap?" Tanya Qian pada sang istri yang masih duduk didepan meja rias nya.


"Emangnya mau kemana sih mas?" Tanya Vio.


Vio mencebikan bibirnya kesal atas jawaban sang suami.


Qian segera menggandeng tangan sang istri menuju mobil.


Qian segera duduk dikursi kemudi, khusus malam ini Qian ingin menjadi sopir untuk istrinya itu.


Beberapa saat kemudian, mobil telah sampai disebuah restoran mewah.


"Kita beneran mau makan disini mas?" Tanya Vio mengagumi tempat itu.


"Beneran lah, kamu suka sama tempatnya?" Tanya Qian.


Vio mengangguk mengiyakan

__ADS_1


Qian membawa sang istri memasuki restoran mewah itu.


Mata Vio tambah berbinar kala melihat ruangan itu sepi, bahkan kursinya hanya ada 2 dan satu meja yang dihias seromantis mungkin.


"Ini kamu booking mas?" Tanya Vio lagi.


Qian mengangguk meng iyakan


Mata Vio berbinar, ia langsung memeluk tubuh tegap suami tampannya itu.


"Makasih mas, aku serasa kencan romantis" celetuk Vio terkekeh dengan wajah masih ia sembunyikan didada bidang sang suami.


"Emang iya" jawab Qian enteng


Vio langsung mendongakan kepalanya menatap manik coklat sang suami.


"Kamu bilang apa tadi mas?" Tanya Vio sok tidak tau.


"Kita berdua memang sedang kencan romantis" jawab Qian santai.


"Beneran mas?" Tanya Vio dengan mata berbinar.


Qian langsung mengangguk mengiyakan


"Halah Bo'ong, paling cuma ketemu rekan bisnis. Iya kan?" Sanggah Vio.


"Bukankah kau bisa menghitung jumlah kursi dan mejanya?"


Vio tambah memeluk tubuh sang suami dengan erat.


"Makasih mas" ucapnya tulus.

__ADS_1


__ADS_2