Cinta Tuan Muda Arogan

Cinta Tuan Muda Arogan
Bermain Main Denganku?! (Vino & Sella)


__ADS_3

"Bagaimana dia bisa tau semua tentangku?" Batin Sella bertanya tanya.


Sella bersikap acuh seakan tak menghiraukan ucapan suami barunya itu. Ia berjalan menuju Walk in closet.


"Kudengar kau pernah menjadi anggota mafia" ucapan Vino membuat Sella menghentikan langkahnya.


"Kau tau itu, maka jangan pernah bermain main denganku" ucap Sella dengan nada dinginnya.


"Ahahaha" tawa Vino menggelegar memenuhi ruangan itu.


"Kau pikir aku takut dengan hama kecil sepertimu?" Vino meremehkan.


"Terserah padamu" saat Sella akan melanjutkan langkahnya Vino lebih dulu mencekal tangan gadis itu.


Sella bukan gadis lemah,


Ia memutar badannya memelintir tangan Vinn dan mengunci tubuh yang jauh lebih tinggi tegap darinya itu.


"Kau jangan pernah macam macam denganku atau kau akan tau akibatnya. Aku akan melakukan hal lebih nekat dari kemarin" ancam Sella dengan tangan dileher Vino.


Jika orang melihat adegan ini akan terkesan lucu, karna saat ini Sella mengunci leher Vino sambil berjinjit karna Vino jauh lebih tinggi darinya.


Vino hanya tertawa hambar


"Kau pikir aku takut?"


Vino membalikan badannya ,


Kini keadaan berbalik, Vino mengunci


Pergerakan Sella.

__ADS_1


Dua manusia itu sama sama hebat dibidang bela diri.


Bughh


Vino membanting tubuh mungil Sella ke ranjang empuk miliknya.


"Baiklah hama kecil, mari kita bermain main merayakan pernikahan kita" Vino menunjukan senyum devilnya.


"Apa maksudmu?!"


"Kurasa kau cukup pandai mengartikan ucapanku" Vino mulai menindih tubuh Sella.


Bughh


Sella menendang tubuh Vino hingga terpental kebelakang. Ia segera bangun dari ranjang itu berniat akan melarikan diri.


Namun sayangnya Vino lebih dulu mencekal tangannya.


Sella menghempaskan tangan Vino.


Ia melempar barang apa saja yang ada didekatnya ke arah Vino.


Dengan sigap Vino mengelak dari barang barang yang melayang ke arahnya itu.


"Ahahaha kau terlalu terburu buru memulai perang"tawa Vino kembali menggelegar.


Vino mulai mendekati Sella dan mulai menghimpit tubuh mungil itu ke tembok.


Dukkkk


Sella kembali menendang perut Vino hinga Vino sedikit oleng ke belakang.

__ADS_1


"Kurasa cukup kita bermain main" Vino langsung menarik tubuh mungil itu dan kembali menghempaskannya di ranjang.


"Mau apa kau!!" Teriak Sella kala kaki dan tangannya sudah berhasil dikunci oleh Vino.


(Kedua tngannya dipegang Vino sedangkan kakinya diduduki Vino)


"Bukankah aku sudah bilang kita akan bersenang senang" Vino menyingkirkan anak rambut dari wajah Sella.


"Singkirkan tangan kotormu itu!!" Bentak Sella.


"Tangan kotor katamu?" Vino memasukan salah satu tangannya ke celana sang istri dan mulai meraba area sensitif itu.


"Apa yang kau lakukan?!! Singkirkan tanganmu!" Bentak Sella kala merasakan tangan Vino mulai meraba area sensitifnya.


Ahhh


Sella sedikit mengeluarkan dessahannnya kala jari Vino menerobos masuk ke area intinya.


"Hmmm dessssahhhan yang bagus,, kurasa kau masih virgin" ucap Vino santai.


"Lepaskan aku, jika kau sampai macam macam lihat saja apa yang akan kulakukan pada keluargamu" ancam Sella.


"Kau mengancamku baby?" Vino kembali memasukan jari jari nakalnya.


"Ahhhh, emmpp lepaskan brensek!!" Sella emosi.


"Bagaimana jika kita buat bisnis?" Vino menwarkan.


"Cih, itu pasti hanya akal akalanmu saja kan!" Hardir Sella.


"No baby, aku akan memberimu kesempatan untuk meminta apapun asal kau memberikan tubuhmu padaku dengan suka rela"

__ADS_1


"Tidak akan pernah!!"


__ADS_2