Cinta Tuan Muda Arogan

Cinta Tuan Muda Arogan
Rumah Sakit


__ADS_3

"Aduhh perutku sakit sekali yang" keluh Sella.


"Okey okey kita kerumah sakit ya"


Sella pun mengangguk mengiyakan


Mobil pun melaju menuju rumah sakit terdekat.


"Masih sakit?" Tanya Vino melihat istrinya yang terus saja mengusap perut buncitnya dengan keringat dingin menetes di dahinya.


"Sudah lebih berkurang tapi tetap masih sakit" keluh Sella.


"Sabar ya, sebentar lagi kita sampai" Vino menenangkan istrinya.


Sesampainya dirumah sakit Vino membantu istrinya berjalan.


Ia meminta suster untuk membawakan sang istri kursi roda.


Sella pun langsung ditangani dokter kandungan


"Bagaimana keadaan istri dan anak saya dok?" Tanya Vino tak sabaran.


"Kurang baik tuan Vino. Nyonya Sella mengalami kram perut karna terlalu kelelahan. Bahkan nyonya Sella sedikit mengeluarkan flek darah. Sebaiknya kejadian seperti ini jangan terulang lagi karna dapat berbahaya bagi janin maupun ibunya. Terlebih saat ini nyonya Sella sedang hamil anak kembar jadi harus lebih extra hati hati. Untuk saat ini nyonya Sella hanya perlu sebotol infus vitamin dan meminum obat pereda nyeri saja"


"Baik dok, terimakasih penjelasannya"


Vino pun memasuki ruangan tempat istrinya dirawat.

__ADS_1


Sella masih terus saja mengusap perutnya yang masih terasa sakit.


"Masih sakit?" Tanya Vino mengusap kepala Sella.


Sella mengangguk mengiyakan


"Maaf ya, aku nggak tau kalau bakal kayak gini" sesal Vino.


"Nggak papa yang, yang penting anak anak kita nggak papa" Sella menenangkan.


Vino mengusap perut buncit istrinya itu.


"Anak anak dady jangan nakal ya didalem. Kasian momy kalian, maafin dady udah bikin momy kalian kecapekan" ucap Vino sambil mengusap perut buncit itu.


"Udah, kamu istirahat aja dulu sambil nunggu infusnya habis" Vino berucap lembut sambil mengusap dahi istrinya.


Sella hanya mampu mengangguk lemah


Sesapainya dimansion Sella dituntun Vino berjalan memasuki mansion.


"Kalian jam segini tumben udah pulang?" Tanya mmaa Diana saat melihat jam menunjukan pukul 2 siang.


"Kita habis dari rumah sakit ma, tadi perut Sella kram karna kecapekan"


"Kok bisa? Kamu jadi suaminya gimana sih" omel mama Diana lagi.


"Ya udah bawa Sella masuk kamar dulu sana. Pasti Sella juga belum makan siang kan?" Tanya mama Diana yang diangguki Vino.

__ADS_1


Mama Diana langsung kedapur dan segera mengambilkan makanan dan beberapa buah buahan untuk sang menantu.


Ceklekk


Mama Diana membuka pintu kamar sang putra


"Udah, kamu balik kantor aja sana. Pasti ada banyak meeting kan hari ini?"


"Nggak papa ma, nanti bisa di reschedule ma"


"Kamu balik aja ke kantor nggak papa, aku udah nggak papa kok" ucap Sella.


"Tuh bener kata istrimu. Biar Sella mama temani, kamu fokus dulu sama kerjaan kamu"


"Ya udah deh Vino balik ke kantor aja"


Cupp


Vino mengecup dahi istrinya


"Aku berangkat ke kantor dulu ya" pamit Vino yang diangguki Sella.


"Makan siang dulu, baru nanti berangkat" ucap mama Diana mengingatkan sang putra yang pasti belum makan siang.


"Iya mamaku yang bawel" ucap Vino lalu segera berlari keluar kamar sebelum mendapat amukan dari sang mama.


"Masih sakit?" Tanya mama Diana sambil mengusap perut buncit menantunya itu.

__ADS_1


"Udah agak mendingan ma"


"Makan dulu ya?" Tawar mama Diana.


__ADS_2