Cinta Tuan Muda Arogan

Cinta Tuan Muda Arogan
Maaf,,..


__ADS_3

"Aku sudah memaafkanmu jauh sebelum kau memintanya. Aku percaya kau dapat menjaga anak kita dengan sangat baik suamiku"


"Tidak tidak, kita akan bersama dan membangun dari awal rumah tangga kita, Okey"


"Maaf" ucap Kia sangat lirih hingga perlahan matanya tertutup.


"Dokter, kenapa istri saya menutup matanya dok?" Tanya Andy.


Suster pun langsung memasangkan alat detak jantung dan juga mengecek tekanan darah Kia.


"Dok, tekanan darahnya sangat tinggi dok. Luka benturan di kepalanya juga parah. Kita tidak bisa melakukan operasi caesar sekarang" ucap asisten dokter.


"Maaf tuan Andy, jika kita tidak segera melakukan operasi caesar pasti akan terjadi hal buruk pada anak anda. Tapi jika dipaksakan operasi caesar pasti terjadi hal buruk pada istri anda. Sekarang pilihan ada ditangan Anda. Hanya bisa satu yang diselamatkan, istri atau anak anda" dokter itu memberi pilihan yang berat untuk Andy.


"Bagaimana bisa seperti itu dok, selamatkan keduanya. Kumohon" pinta Andy.


"Maaf tuan Andy, kami hanya dokter yang tidak bisa menjamin keselamatan seseorang. Saat ini hanya satu yang dapat diselamatkan"


"Istri saya dok, selamatkan istri saya" Andy mengambil keputusan.

__ADS_1


Ia tak bisa egois mengorbankan istrinya yang sudah kesekian kalinya menderita karnanya.


"Baiklah, kalau begitu tanda tangan disini dulu tuan" seorang suster menyerahkan lembaran kertas.


Andy pun segera menandatangani lembaran itu.


"Sekarang silahkan keluar dari ruangan ini karna dokter akan mengambil tindakan" seorang suster berucap.


Andy pun melepaskan genggaman tangannya pada sang istri.


Ia menciumi berkali kali dahi sang istri.


"Tuan Andy, operasi ini sangat beresiko tuan. Meskipun kami berupaya pada penyelamatan nyonya Kia namun juga tidak menutup kemungkinan bahwa akan terjadi hal yang tidak di inginkan karna mengingat benturan keras yang dialami nyonya Kia"


"Iya dok, lakukan yang terbaik. Saya memepercayakan semua pada anda" ucap Andy lalu keluar dari ruangan itu.


Mama Ranti memeluk anaknya yang matanya sudah memerah itu karna tadi menangis.


"Mama yakin, Kia dan anakmu pasti baik baik saja"

__ADS_1


"Tidak ma, aku akan kehilangan salah satu atau bahkan bisa dua duanya dari mereka. Kia mengalami benturan keras sedangkan dokter tidak bisa mengambil tindakan caesar karna tekanan darah Kia tinggi. Dokter memberi pilihan untuk memilih antara bayi dan ibunya, dan aku memilih Kia. Itupun dokter mengatakan kesempatan hidupnya hanya kecil karna benturan kepalanya" ucap Andy sambil meneteskan air matanya.


Ia segera duduk dikursi tunggu sambil menutup wajahnya yang bersimbah air mata itu.


3 jam kemudian,,


Dokter memanggil Andy agar masuk ke ruangan itu.


"Selamat pak Andy, ternyata anak anda dapat bertahan sampai tekanan darah ibunya benar benar kembali normal" ucap dokter itu membuat hati Andy sedikit lega.


Entah apa yang akan dikatakan pada istrinya nanti jika anaknya tidak selamat.


"Jenis kelaminnya laki laki ya pak Andy, beratnya 3,9 kilogram. Sangat tampan persis seperti ayahnya" ucap dokter itu menyerahkan bayi merah itu


"Ini, silahkan digendong pak Andy, bajunya dibuka ya untuk metode skin to skin karna ibu bayi masih ditangani"


Andy pun melepas bajunya dan bayi itupun diletakan tepat didadanya.


Hati Andy menghangat saat merasakan kulitnya bersentuhan dengan kulit sang anak.

__ADS_1


__ADS_2