Cinta Tuan Muda Arogan

Cinta Tuan Muda Arogan
Mandi Bersama


__ADS_3

Kia pun segera duduk dimeja nomor 21


"Perasaan tadi udah penuh deh meja sama kursinya, kok ini cuma ada Vio sama pak bos?" Batin Kia bertanya tanya.


"Kemana hilangnya para karyawan lain?" Pikirnya.


Beberapa saat kemudian, Asisten Andy duduk dihadapan Kia bersamaan dengan makanan yang datang.


Tanpa basa basi atau malu malu lagi Kia mengambil makanan itu.


"Makasih asisten Andy, anda baik sekali" pujinya.


"Apa aku sudah mengatakan bahwa itu untukmu?" Ucapan yang terlontar bagai pedang tajam yang membuat siapa saja bergidik ketakutan.


"Be belum"


"Oh kalau begitu saya pamit karna sudah waktunya kembali bekerja" Kia berdiri dari duduk nya.


"Duduk dan makanlah!" Intonasinya mulai naik satu oktaf membuat tubuh Kia menegang ketakutan.


"orang ini ngeri bat dah, tadi baik sekarang galak" gerutu Kia dalan hati.


Kia segera memakan makanannya dengan cepat dengan sesekali mencuri pandang pada asisten tampan bak iblis didepannya itu.


"Kendalikan matamu" ucap asisten itu dengan mata masib fokus dengan makanan nya.


"Ma maafkan kelancangan saya asisten Andy"


"Tau gini gua langsung kerja aja tadi, rasanya lebih ngeri dari pada kena tilang polisi" batinnya.


Kia pun menyelesaikan makan nya cepat cepat untuk menghindari asisten galak didepannya itu.


"Sekali lagi terimakasih atas traktirannya asisten Andy, saya pamit" ucap Kia sedikit membungkukan badannya.

__ADS_1


Tubuh asisten Andy tak bergeming dari posisinya, ia masih tetap memakan makanan nya dengan mata fokus dengan handphonenya.


Kia melangkahkan kakinya menuju meja kerjanya dan segera menyiapkan dokumen dokumen untuk meeting nanti.


Jam menunjukan pukul 1 siang,


Semua anggota yang ditunjuk telah duduk tenang diruang meeting.


Kia menjelaskan materi bahan miliknya.


Guratan ketakutan dan cemas tercetak jelas diwajah gadis cantik itu.


Bukan apa apa, ia sangat takut dengan tatapan asisten bos nya itu.


Asisten Andy mengajukan beberapa pertanyaan untuk Kia terkait dengan keuangan kantor.


Kini giliran Vio lah yang mempresentasikan pemasaran perusahaan.


Asisten Andy juga memberikan beberapa pertanyaan yang menguras otak Vio.


Setelah rapat selesai, Vio maupun Kia kembali ke meja kerjanya masing masing.


Sore hari,


Jam pulang kerja, para karyawan mulai meninggalkan ruangan mereka masing masing.


Berbeda dengan Vio, ia masih berkutat mengerjakan laporan yang diminta sang suami tadi.


Sebenarnya sudah selesai dari tadi, namun tak sengaja File nya terhapus jadi Vio harus mengulang dari awal.


"Vio, ayo pulang. Bahkan teman temanmu sudah pulang semua" ajak Qian pada sang istri.


"Iya mas bentar lagi, tadi nggak sengaja kehapus dokumennya"

__ADS_1


"Kehapus gimana?"


"Ya kehapus lah dokumennya, jadinya aku ngulang"


Qian mendekati sang istri, ia mengecek dikomputer milik Vio.


Ia mengklik beberapa tools lalu mengetikan beberapa tombol membuat dokumen Vio yang tadinya hilang otomatis langsung kembali.


"Tuh udah selesai kan"


Vio manggut manggut mengerti


"makasih mas" ucap Vio tulus.


"Ayo cepet pulang" ajak Qian menarik lengan sang istri.


Vio pun mengikuti langkah sang suami


Mobil pun melaju menuju kediaman Yulandres.


...


Dikamar,


"Buruan mandi gih mas, udah aku siapin airnya"


Ucap Vio.


Qian mengangguk, ia menarik tangan istrinya untuk ikut masuk ke kamar mandi.


"Loh kamu ngapain tarik tarik aku?"


"Kita mandi bareng" ucap Qian tanpa basa basi.

__ADS_1


Yhokk guys Vote poin kalian buat author.. biar Vita bisa menang lombašŸ¤­šŸ˜‚... yhokk guysss dukung aku dengan cara kasih point buat VitašŸ¤—


__ADS_2