
Usia kandungan Kia sudah memasuki minggu ke 16. Perutnya kian membuncit saja. Tak jarang para karyawan diperusahaan Yulandres menggunjingnya bahkan menuduhnya hamil diluar menikah.
Hubungannya dengan asisten Andy kian merenggang. Apalagi semenjak Kia mengatakan bahwa anak yang dikandungnya adalah anak Aldo.
Siang hari,,
Kia mengirimkan sebuah pesan pada asisten Andy.
"Nanti malam temui aku di restoran X, ada hal penting yang ingin kubicarakan"
Pesan itu langsung dibaca asisten Andy tanpa berniat membalasnya.
Malam hari,,
Kia sudah berada direstoran sesuai yang ia tulis di pesannya pada asisten Andy.
Tak lupa Kia juga membawa sebuah map yang entah apa isinya.
30 menit wanita hamil itu menunggu akhirnya asisten Andy datang.
"Apa yang ingin kau katakan?" Asisten Andy
langsung to the point.
Kia menyerahkan map yang dibawanya tadi.
__ADS_1
"Bukalah" ucapnya.
Asisten Andy langsung membuka map itu yang ternyata didalamnya berisi beberapa foto usg milik Kia dan surat hasil check up nya.
Kini asisten itu memegang surat hasil check kandungan Kia yang terbaru.
"16 minggu?" Gumam asisten tampan itu pelan.
"Kau hanya ingin memamerkan hasil perselingkuhanmu?" Asisten Andy menaikan sebelah alisnya.
"Terserah apa katamu. Aku hanya ingin mengatakan bahwa anak yang ku kandung saat ini adalah anakmu" ucap Kia dengan nada dinginnya.
"Kau pikir aku percaya setelah apa yang pernah kau katakan dulu?" Sinis Andy.
"Cih, kau mengandung anak orang lain lalu kau malah meminta pertanggungjawabanku? Lalu bagaimana dengan kekasihmu itu" sinis Andy lagi.
"Sudah kubilang dia hanya temanku dan aku tidak pernah berselingkuh" bela Kia pada dirinya.
"Kau berani test DNA?" Tantang Andy.
"Aku tidak pernah takut. Bahkan kau bisa meminta visum berapa kali aku pernah berhubungan badan"
"Okey, kalau besok datanglah kerumah sakit Yulandres tepat pukul 09.00 kita akan membuktikan siapa ayah dari anak yang kau kandung itu"
"Baiklah, sesuai permintaanku. Jika ini terbukti anakmu kau harus tanda tangan di akta kelahirannya dan juga dokumen dokumen pentingnya nanti"
__ADS_1
"Baiklah, bahkan jika dia benar anakku aku siap menanggung semua biaya hidupnya"
"Kurasa kau tidak perlu merepotkan dirimu. Aku masih mampu membiayai kehidupan anakku sendiri" Kia menyombongkan diri.
"Cih, kau mulai menyombongkan diri nyonya Kia"
"Apakah aku peduli"
Keesokan harinya,
Kia dan Andy benar benar melakukan test DNA atas anak yang dikandung Kia.
"Baik tuan Andy, hasil test DNA dan visum nyonya Kia bisa diambil setelah 14 hari" ucap dokter itu.
"Baik dok, terimakasih atas kerja samanya" Andy menjabat tangan dokter itu.
14 hari kemudian,,
Kia dan Andy kembali datang kerumah sakit untuk mengetahui hasil test DNA bayi milik Kia.
"Masih tersegel ya tuan Andy dan nyonya Kia" dokter itu memperlihatkan sebuah amplop yang masih tersegel.
"Hasilnya 99% positif bahwa bayi yang dikandung nyonya Kiana maharani Dewi adalah anak dari tuan Andy Kurniawan. Dan untuk hasil visumnya menyatakan bahwa selama beberapa bulan ini tidak terdapat indikasi nyonya Kiana melakukan hubungan badan yang artinya bisa dikatakan bahwa nyonya Kiana hanya sekali melakukan hubungan badan selama kurang lebih 15 minggu terakhir terhitung sejak test kemarin" jelas dokter itu yang membuat nafas Andy tercekat dengan penuturan dokter itu.
Padahal tadi ia sangat yakin bahwa anak yang dikandung istrinya itu bukanlah anaknya.
__ADS_1