Cinta Tuan Muda Arogan

Cinta Tuan Muda Arogan
Panggilan 'Sayang'


__ADS_3

Ia mengucapkan banyak syukur pada tuhan karna tuhan masih memberinya anugerah dengan memberinya kesempatan untuk bertemu kembali dengan istrinya yang tentu saja kebahagiaan itu bertambah saat mendengar tentang kehamilan sang istri. Ditambah lagi saat tahu ternyata ia akan mendapat anak kembar.


Namun hatinya sedikit mencelos kala mengingat sikap buruknya pada sang istri yang bahkan membuat Sella keluar rumah dalam keadaan hamil.


"Sehat sehat ya bumil ku" bisiknya lembut pada sang istri sambil mengusap perut buncit wanita itu.


Ia segera merengkuh wanita hamil itu kedalam pelukan hangatnya.


Pagi hari,,


Nampak Sella masih berada didalam pelukan Vino.


Vino lebih dulu bangun, ia menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah cantik istrinya itu.


"Sel, bangun" bisiknya tepat ditelinga Sella membuat wanita itu menggeliat.


Cupp


Vino mencium bibir Sella sekilas


"Morning sayang" sapa Vino menyebut kata sayang untuk pertama kalinya.


"Morning to sayang" jawab Sella dengan wajah yang sudah memerah karna malu.


"Wajah kamu kok merah gini? Kamu demam?" Goda Vino.


"Ih wajah kamu juga merah tuh mas" sindir Sella balik.


"Buruan mandi sana gih, abis itu ikut aku ke kantor"


"Ngapain ke kantor?"


"Ya nggak papa, aku cuma mau ngenalin kamu ke karyawan aku"

__ADS_1


"Tanpa kamu kenalin juga semua udah kenal. Kan kemarin syukuran 7 bulanan aja di siarin di tv"


"Ya itukan orang orang cuma lihatnya di tv bukan langsung"


"Ya udah deh iya"


Sella pun segera berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri sedangkan Vino ke lantai bawah dan berinisiatif membuatkan susu hamil untuk istri cantiknya itu.


Setelah selesai mandi, Sella segera keluar dari kamar mandi.


Ia segera duduk di depan meja rias dan mulai merias wajah cantiknya itu.


Ceklekk


Pintu kamar terbuka menampilkan sosok Vino yang sedang membawa segelas susu hamil.


"Ini, minum dulu susunya"


"Bentar ah, mau selesaiin makeupnya dulu"


Sella menghela napasnya, ia meraih segelas susu itu dan meminumnya hingga tandas.


"Hmm, tumben enak? Biasanya aku eneg minum susu kayak gini. Siapa yang buat?" Tanya Sella.


"Aku" jawab Vino santai.


"Hah?"


"Iya, aku yang buat?"


"Beneran?"


"Kalo nggak percaya juga nggak papa" jawab Vino santai.

__ADS_1


Bibir Sella menyunggingkan senyum manisnya.


Ia memeluk suaminya dan menyembunyikan wajah cantiknya itu diperut Vino karna posisinya saat ini Vino berdiri sedangkan Sella duduk di kursi.


"Makasih sayang" ucap Sella malu malu.


Vino melepaskan pelukan itu, ia berjongkok didepan dang istri dan menciumi perut buncit istrinya itu.


"Bilang makasih dulu dong sama dady" ucapnya yang lalu mendapat banyak tendangan dari anak anaknya.


"Makasih dady" ucap Sella menirukan suara anak anak sambil mengusap perutnya itu.


Cupp


Vino mengecup singkat kening sang istri


"Ini buat momy"


Cupp


Cupp


Vino kembali mengecup perut Sella


"Ini buat anak anak dady"


Ucapnya sambil tersenyum


"Aduhh" pekik Sella kaget saat anak didalam perutnya memberikan tendangan kuat hingga perutnya terlihat menonjol.


"Kenapa? Sakit ya?"


"Enggak terlalu kok, cuma kaget aja tadi" ucap Sella menenagkan.

__ADS_1


"Kalian jangan ribut ya didalem sana ya, kasian momy kalian. Bentar lagi kalian bisa main sama dady" ucapnya mengusap kembali perut buncit istrinya itu.


"Ya udah kamu buruan mandi sana" usir Sella.


__ADS_2