
"dok, kenapa istri saya mengeluh pusing saat membuka matanya dok?"
"ini bisa saja efek dari tekanan darah nona Kia yang belum sepenuhnya normal"
"tapi apakah aman dok?"
"saya akan memberikan suntikan pada nyonya Kia untuk membantu menurunkan tekanan darahnya"
dokter pun memberikan suntikan untuk Kia.
sepeninggal dokter,
Andy mengusap dahi istrinya
"makan ya?" tawar Andy.
"tidak" jawab Kia lirih dengan nata tertutupnya.
"kau harus makan untuk anak kita juga"
"lidahku pahit" keluhnya.
"dikit aja ya, aku beliin bubur ayam dulu"
beberapa saat kemudian Andy kembali sambil membawa bubur ayam.
"buka mulutmu" Andy menyuapkan untuk Kia.
baru 3x suap namun Kia sudah merasakan ingin muntah.
"huekk"
"kenapa? ingin muntah?" Andy sudah menyiapkan plastik untuk istrinya.
Kia menggeleng
"makan lagi ya?"
"aku sedang tidak nafsu makan"
Andy pun meletakan piring itu dinakas.
ia mengusap usap perut buncit istrinya lalu meciumnya sekilas dan mendapatkan tendangan dari anak nya yang masih berada dirahim sang istri.
__ADS_1
Kia mencoba membuka matanya kembali.
"jangan memaksa membuka matamu kalau benar benar pusing, lebih baik kau beristirahat" ucap Andy membuat Kia kembali menutup matanya.
Andy mengusap usap dahi sang istri sampai Kia benar benar terlelap.
beberapa hari kemudian,
Kia sudah kembali sembuh seperti sebelumnya.
hari ini jadwalnya check up kandungan.
dikantor Yulandres,
Kia sedang mengerjakan dokumen dokumen kantor.
drtt
drtt
handphone Kia berdering
"Suamiku❤️" itulah nama kontak yang tertera di handphonenya.
"halo An,,"
"tapi, ini masih siang An"
"aku sudah meminta izin pada Qian"
"tap..."
"aku tidak mau dibantah cepatlah bersiap"
beberapa saat kemudian,
mobil Andy sudah terparkir dibasement,
ia segera memasuki gedung itu dan segera menuju ke ruangan Kia.
"kau sudah siap?" suara Andy mengagetkan Kia yang sedang fokus dengan laptopnya.
"kau mengagetkanku saja" Kia mengusap dadanya.
__ADS_1
"kau belum selesai?"
"sudah, sebentar aku matikan dulu laptopnya"
setelah semua selesai Andy pun menggenggam tangan sang istri dan membawanya keluar dari kantor itu.
saat melewati lobi kantor itu, banyak orang membicarakan asisten sang bos yang kini telah menjadi CEO begitupun dengan Kia yang notabenya karyawan biasa kini menikah dengan CEO KN Company.
"mereka sangat serasi ya"
"aku tak menyangka ternyata tuan Andy adalah pewaris utama KN Company"
"Kia sangat beruntung sekali"
"mereka terlihat saling menyayangi"
begitulah bisik bisik para karyawan disana
'Dirumahsakit tempat Kia check up kandungan
"bagaimana kehamilan saya dok?" tanya Kia.
dokter itu tersenyum lembut
"kondisi janin anda baik nyonya, perkembangannya juga bagus. kondisi kesehatan anda juga bagus. tekanan darah anda normal. semoga lancar sampai lahiran ya nyonya"
"iya dok aamiin"
"karna anda mengalami preeklamsia, sebaiknya anda jangan terlalu stress. apalagi ini menjelang kelahiran bayi anda. ini semua untuk menghindari hal hal yang tak di ingin kan"
"iya dok, saya usahakan"
"untuk ayah bayi juga, bumilnya dijaga ya pak. jangan sampai stress. karna nanti bisa berpengaruh ketekanan darah yang bisa menyebabkan hal hal buruk"
"baik dok"
setelah pulang dari rumah sakit, Andy melajukan mobilnya ke mall.
"kita ngapain ke mall?" tanya Kia ketika sudah sampai dibasement.
"beli tas"
"kamu mau beli tas?"
__ADS_1
"bukan, buat kamu"
"hah? buat apa? aku punya banyak tas dirumah. sudahlah, ayo kita pulang saja" ajak Kia.