
"Sayang, sakitt" keluh Sella pada sang suami saat kembali merasakan kontraksi.
Vino terus saja menggosok pinggang sang istri.
"Sabar ya, kan udah pembukaan 8"
"Tapi ini sakit banget yang" air mata Sella mulai membasahi wajah cantiknya.
Vino memeluk tubuh sang istri sesaat lalu segera menghapus air mata istrinya.
"Kamu yang kuat ya yang, kan ada aku yang nyemangatin kamu. Okey?"
Beberapa jam kemudian pembukaan Sella telah lengkap.
"Ayo nyonya Sella ikuti instruksi saya ya" dokter itu berbicara.
"Tarik nafas, buang.. tarik nafas lagi, buang lagi.. ayo 123 dorong ya bu Sella"
"Arhhhh" Sella mengejan
"Ayo dorong lagi yang lebih kuat ya nyonya"
"Arghhhh"
Huh, huh nafas Sella memburu
"Ayo sekali lagi nyonya Sella"
"Arghhh"
Oekkkkk
__ADS_1
Satu bayi berhasi keluar
"Laki laki ya pak Vino. Sehat dan lengkap, tampan juga seperti ayahnya" ucap dokter itu.
"Ayo dok, ini satu lagi udah pengen keluar juga ini" teriak Sella yang kembali merasakan kontraksi.
"Ayo dorong nyonya Sella"
"Arghhh"
"Ayo sedikit lagi nyonya, kepalanya sudah terlihat"
"Arghhhh"
Oekkk
Tangisan bayi kedua menggema memenuhi ruangan.
Sella meneteskan air mata harunya saat ia sudah berhasil melahirkan kedua anaknya.
"Makasih sayang" Vino menciumi dahi Sella bertubi tubi.
Dokter itupun menyerahkan bayi laki laki pada Vino untuk diadzani lalu bergantian dengan bayi perempuan.
Kini kedua bayi itu sama sama berada digendongan Vino.
"Alvarendra Adira (Al) dan Alexandra Adira (Lexa)" ucap Vino menyebutkan nama kedua anaknya.
"Jadi anak yang sholeh dan sholehah, berbakti kepada momy dan dady dan bermanfaat bagi banyak orang ya nak"
Vino mencium masing masing anaknya
__ADS_1
Sella meneteskan air matanya saat melihat betapa besar kasih sayang suaminya pada kedua anaknya.
Andai dulu Sella tidak kembali bersama Vino mungkin saat ini keadaannya pasti akan berbeda.
Mungkin hari ini ia pasti berjuang sendirian untuk melahirkan kedua anaknya.
Kedua bayi itupun segera diserahkan ke Sella untuk mendapatkan asi.
Wajah kedua bayi itu sangatlah tampan dan cantik.
Hidung mereka berdua mengikuti sang dady yang sangat mancung melebihi momy nya.
Bulu mata kedua bayi itu juga mengikuti sang dady yang lentik. Hanya garis bibir baby Lexa saja yang mengikuti Sella.
Sedangkan yang lainnya persis seperti dady nya. Namun walau begitu Sella sangat bersyukur.
Wajah suaminya memang sangat patut diturunkan pada kedua anaknya karna suaminya ini memanglah sangat tampan dan Sella mengakui itu.
Garis hidung mancung Vino yang melebihi hidung Sella. Kulit putih bersih seperti Sella dan bulu mata lentik Vino serta alis yang tebal membuat suaminya itu terlihat sangat tampan dan hampur mendekati sempurna.
Ia tak pernah menyangka bahwa pernikahan dadakannya dengan Vino menghasilkan 2 anak yang tampan dan cantik seperti Al dan Lexa.
"Tuh kan bener kataku, anak kita pasti bakal mirip sama aku" sombong Vino.
"Iya, mereka memang pantas mendapat turunan wajah darimu. Lihatlah, hidung mereka berdua sangat mancung sepertimu" ucap Sella menatap wajah kedua anaknya.
Para keluarga pun menjenguk Sella dan kedua bayinya.
2 hari kemudian, Sella sudah diperbolehkan pulang bersama kedua bayinya.
Beberapa minggu kemudian,,
__ADS_1
Usia kandungan Kia sudah memasuki minggu ke 16. Perutnya kian membuncit saja. Tak jarang para karyawan diperusahaan Yulandres menggunjingnya bahkan menuduhnya hamil diluar menikah.