Cinta Tuan Muda Arogan

Cinta Tuan Muda Arogan
Sama Sama Arogan (Vino& Sella)


__ADS_3

"Cih,, lihat saja, pasti kau nanti akan memohon padaku untuk meminta pekerjaan"


Sella meninggalkan Vino begitu saja. Ia segera ke meja makan. Nampak semua keluarga berkumpul.


Perang dingin nampak terpancar dari pasangan Vino Sella. Sedangkan pasangan lainnya memancarkan aura hangat dan romantis.


Mami Ara memperhatikan leher kedua pengantin baru itu yang sama sama banyak tanda merah.


"Bagaimana bisa terjadi sesuatu diantara mereka berdua padahal tidak ada cinta" gumam Mami Ara.


Ia tak melihat raut sendu sama sekali dari wajah Sella yang Mami Ara artikan tak mungkin Sella diperkosa oleh suaminya sendiri. Yang mami Ara lihat hanya aura dingin dari masing masing pasangan.


Vino segera berangkat kerja begitupun Sella.


Tak lupa pasangan Vio dan Qian yang nampak sangat romantis.


Sella yang melihat bagaimana cara Qian berpamitan dengan sang istri dengan cara romantisnya. Bahkan ia melihat dengan mata kepalanya Qian mencium bibir Vio sekilas dan juga perut buncit sang istri.


Ada sedikit rasa iri di hati Sella melihat keromantisan 2 insan itu.


"Apa hal buruk yang sedang kau rencanakan" bisik Vino tepat ditelingan Sella kala melihat sang istri menatap sang adik dengan tatapan yang sulit diartikan.


"Kau menuduhku?!"

__ADS_1


Vino hanya mengedikan bahunya malas lalu meninggalkan Sella.


"Dasar laki laki bangsattt kau Vino" gumamnya yang masih didengar sayup sayup oleh Vio.


"Kau mengatakan sesuatu kak?" Tanya Vio pada Sella.


"Tidak" jawabnya singkat lalu meninggalkan Vio dan segera berangkat kerja dengan motornya.


"Ck, sepertinya mereka berdua memiliki kepribadian yang sama sama arogan" decak Vio menatap kepergian Sella dan Vino.


"Kenapa nak?" Tanya mama Diana yang kebetulan mendengar gerutuan yang putri.


"Sepertinya kak Sella dan Vino memang cocok, lihatlah ma mereka sama sama punya sifat dingin"


"Sepertinya semalam terjadi sesuatu diantara mereka" ucap Mami Ara yang baru saja datang.


"Hmm kupikir juga begitu"


"Vio juga mikirnya gitu juga sih, soalnya leher mereka berdua banyak merah merahnya juga"


"Menurut kalian apa Vino melakukan kekerasan pada Sella?" Tanya mama Diana mengkhawatirkan sang menantu karna mengingat sifat keras Vino.


"Sepertinya tidak, aku juga tak melihat gurat sendu diwajah Sella" jawab mami Ara.

__ADS_1


"Kalaupun memang pemaksaan tapi kenapa leher kak Vino juga banyak tanda merahnya" Vio bersuara.


"Iya juga ya, tapi kenapa bisa secepat itu?" Mami Diana bertanya tanya.


"Entahlah, Vio juga bingung ma. Mereka berdua susah ditebak" Vio berpendapat.


"Ya aku cuma bisa mendoakan semoga mereka baik baik saja" Mami Ara berucap yang di angguki semuanya.


Disisi lain,


Sella kaget saat tau ternyata dirinya ternyata dipecat tanpa alasan dari tempat kerjanya.


Ia langsung mencari tempat kerja baru namun sayanggnya semua perusahaan menolaknya entah karna alasan apa.


"Pasti ini ulah Vino brensekkk itu" geramnya.


Dengan amarahnya Sella datang ke perusahaan Vino.


Tanpa bertanya ke resepsionis Sella sudah tau ruangan sang suami karna ia juga anggota mafia yang pastinya tau semua info tentang Vino adira.


(Jadi si Sella itu mafia gengs,, tapi nggak mafia jahat. Dia hanya menyelamatkan orang orang hang diculik culik saja. Namun karna keahliannya dalam menembak dan bela diri membuatnya dijuluki mafia)


Brakkk

__ADS_1


Sella membuka pintu ruangan Vino dengan kasar.


__ADS_2